
****
"Tuan muda rambutmu?" ucap Yuan Li yang baru menyadari perubahan pada rambut Xiao Feng, beberapa helai berwarna putih keemasan justru menambah penampilan Xiao Feng semakin menawan.
"Ah ini efek mengobati Mei Ling tidak perlu khawatir"
Yuan Li menghela nafas lega dia tidak bertanya lagi.
"Tuan Muda menurut informasi yang aku dapat kalau kita ingin ke bagian dalam pusat alam dewa jarak yang sangat jauh tentu tidak bisa hanya dengan terbang saja kebanyakan orang harus menggunakan alat transportasi khusus yaitu kapal terbang, itupun sekitar satu bulan perjalanan baru sampai" ucap Yuan Li, saat ini mereka sedang singgah terlebih dahulu di sebuah rumah makan di kota kecil.
"Memang benar aku juga tahu tetapi itu tidak menjadi soal aku bisa berteleportasi kapan saja, dibagian dalam pusat alam dewa memang ada sepuluh sekte dan setiap sekte berada di puncak pegunungan dan sekte Serigala Hitam sendiri berada dipuncak gunung Chaongsan" ucap Xiao Feng, dia menunjuk titik peta yang di cetak sistem setelah membaca ingatan Yang Tian.
"Hmm jadi kita akan bergerak sekarang?"
"Kita bergerak besok saja kau harus memulihkan diri terlebih dahulu"
"Ehm tuan muda kenapa kau tidak membawa nona Feng?"
Mendengar itu Xiao Feng menghela nafasnya "Xixi biar menemani dulu Mei Ling aku khawatir para tetua brengsek itu masih akan mencari cara untuk mempengaruhi apalagi Lin Chang. Dengan adanya Xixi setidaknya Mei Ling terjamin keamanannya" ujar Xiao Feng.
"Apa tuan muda berencana menjadikan nona Mei istri kedua?" ucap Yuan Li dengan senyumnya, Xiao Feng mengetuk kepala Yuan Li dengan kipasnya.
"Menurutmu?"
"Hehe tuan muda, jika mau ambil saja lagipula nona Mei tidak kalah cantik dengan nona Feng dan untuk hal lain tuan muda tahu sendiri lah"
Diantara yang lain hanya Yuan Li yang bisa bercanda dan berbicara hal pribadi dengan Xiao Feng karena hanya Yuan Li yang paling memahami Xiao Feng, tentu saja Yuan Li mengikuti Xiao Feng sedari kecil jadi hubungan lebih ke saudara bukan atasan bawahan walaupun ketika dilingkungan istana etiket tetap berlaku.
"Aku takut mengecewakan Xixi tapi aku hatiku juga sakit melihat Mei Ling terluka"
"Aku tahu tuan muda bimbang karena trauma masa lalu tetapi itu kembali lagi kepada keputusan tuan muda. Menurutku nona Mei memiliki kepribadian baik dan berbeda dengan mendiang Ratu Lian" ucap Yuan Li, Xiao Feng mengambil satu batang rokok dan menyalakannya.
"ssshh,,, fiuuhh!"
__ADS_1
Asap tipis membentuk cincin keluar dari mulut Xiao Feng "Biarlah seperti air mengalir masalah itu, fokus kita saat ini menghancurkan sekte Serigala Hitam"ujarnya. Setelah berbincang ringan dan menghabiskan tiga batang rokok lagi Xiao Feng dan Yuan Li meninggalkan rumah makan.
****
Keesokan harinya Xiao Feng dan Yuan Li bergerak menuju gunung Chaongsan sebuah gunung curam dan tinggi menjulang awan tempat berdiri nya sekte Serigala Hitam, menurut sejarah sekte Serigala Hitam sudah berdiri sejak tiga generasi dan tentu saja itu masih muda untuk ukuran sekte dibandingkan sekte lain dibagian dalam pusat alam dewa rata-rata sudah berdiri puluhan generasi.
Namun karena teknik kultivasi yang sangat tabu dikalangan kultivator membuat sekte tersebut naik cepat hingga berada di peringkat ke tujuh. Sekte Serigala Hitam pandai menyembunyikan tekniknya dan itu memungkinkan sekte lain tidak mengetahui apa yang sebenarnya sekte Serigala Hitam lakukan hanya mendengar rumor saja kalau sekte Serigala Hitam cukup luar biasa.
Di puncak gunung tersebut berdiri dengan megah kediaman dengan beberapa bangunan yang bernuansa cina kuno didominasi warna hitam, kediaman yang cukup luas dan didepan gerbang patung serigala mengaum berdiri dengan gagah.
Didepan gerbang muncul sebuah riak seperti gelombang air dan tak lama kemudian dua sosok pemuda tampan muncul.
"Ternyata seperti ini keadaan sekte dibagian dalam pusat alam dewa" gumam Xiao Feng, dia merasakan ketebalan energi Qi dua kali lipat dibandingkan bagian luas pusat alam dewa.
Saat sedang mengamati muncul dua orang berusia sekitar tiga puluhan dengan pedang didepan Xiao Feng dan Yuan Li, tampaknya mereka adalah penjaga gerbang dan memiliki kultivasi di ranah Dewa Putih tahap menengah.
"Siapa kalian dan apa tujuan kalian?" ucap salah satu orang sambil menunjuk dengan pedang.
"Disini sekte Serigala... Ahhh!" lanjutnya tetapi sebelum menyelesaikan ucapannya dia berteriak kesakitan dan melihat sebuah tangan yang memegang pedang melayang dan jatuh ke tanah.
"Cepat panggil bantuan, ada serangan musuh!" seru salah-seorang penjaga dan penjaga yang lain segera melesat masuk namun tidak bergerak lebih jauh karena kepalanya sudah terlepas dari tubuh.
"Plukk!"
Penjaga yang dipotong tangannya terkejut melihat kecepatan Yuan Li dia hendak masuk namun Yuan Li dengan cepat melesat dan melayangkan tendangan.
"Wusshh!"
"Bukkk!"
"Blarrr!"
Tubuh penjaga terpental menabrak gerbang sekaligus menghancurkannya, penjaga tersebut tubuhnya bergetar sebentar kemudian mati dengan mata melotot.
__ADS_1
Xiao Feng dengan santai mengeluarkan kipasnya dan berjalan memasuki gerbang diikuti Yuan Li. Begitu masuk beberapa orang bermunculan menghadang. Tentu saja akibat ledakan keras beberapa orang langsung berdatangan untuk melihat apa yang terjadi.
"Bunuh mereka yang telah berbuat onar disini!" tanpa basa basi beberapa orang itu langsung menyerang, Xiao Feng berdiri diam dan mengeluarkan satu batang rokok dan menyalakannya.
"Matilah!"
Yuan Li dengan cepat bergerak menebaskan pedangnya.
"Wusshh!"
Kobaran api merah mendatar dan sangat panas menyebar, beberapa orang yang berusaha menahan mengalami nasib naas karena tidak mampu menahan kobaran api.
"Boom!"
"Ahhh!"
Beberapa tubuh langsung terbakar menjadi seonggok debu, Yuan Li kembali melesat dan menghabisi sisa orang. Xiao Feng berjalan semakin memasuki ke dalam sekte sedangkan Yuan Li sudah selesai menghabisi orang yang menghadang.
"Dongg,,!"
"Dongg,,!"
Suara lonceng bergema dikejauhan sebanyak dua kali, Xiao Feng berhenti dan perlahan satu persatu sosok berpakaian hitam muncul. Jumlahnya terus bertambah dan kini sosok berpakaian hitam sudah ada sekitar 200 orang didepan Xiao Feng dan Yuan Li, semuanya merupakan pria dan tidak satupun terdapat wanita.
"Kau katakan apa tujuanmu dan kenapa mengacau di sekte Serigala Hitam!" seru seseorang paruh baya, Xiao Feng melihat tingkat kultivasi orang ini berada di ranah Dewa Merah tahap awal.
"Aku Hei Feng Xi dari Paviliun Gagak Hitam tujuanku adalah satu yaitu menghapus sekte Serigala Hitam dari peta alam dewa" ucap Xiao Feng sambil menghembuskan asap rokoknya.
"Tetua orang ini sudah menghabisi murid-murid luar yang mengepung sebaiknya langsung kita habisi saja!"
"Haha baru kali ini ada orang yang berani berkata akan menghapus sekte Serigala Hitam,, tunggu apalagi cepat habisi mereka" seru pria paruh baya itu yang ternyata merupakan salahsatu tetua.
Dengan teriakan penuh amarah sekitar 200 orang menyerbu sementara tetua sendiri diam menyaksikan baginya Xiao Feng dan Yuan Li berusia sekitar dua puluhan tentu saja akan mudah ditangani mengingat yang menyerbu mereka berada di ranah Dewa Putih tahap awal dan menengah. Tetua berfikir kalau Xiao Feng dan Yuan Li juga berada di ranah Dewa Putih kalau melihat dari umurnya.
__ADS_1
***bersambung***