
*****
Tidak terasa malam pun berlalu digantikan dengan pagi yang sedikit dingin, Xiao Feng dan Feng Xi yang menghabiskan malam dengan minum arak dan memandangi kembang api tidak sadar kalau keduanya sudah tertidur dengan Feng Xi yang memeluk Xiao Feng.
Xiao Feng terbangun lebih dahulu ketika merasakan dadanya ada yang menindih kan, dia membuka mata perlahan dan melihat ada sebuah lengan diatas dadanya dan sebuah hembusan nafas menerpa wajahnya, Xiao Feng melihat ke samping namun tidak segera bangun.
"Dia memelukku dari semalam" gumam Xiao Feng dalam hatinya sambil melihat wajah cantik Feng Xi yang damai saat tidur. Tak berselang lama dia melihat kelopak mata gadis itu perlahan membuka, dengan cepat Xiao Feng memejamkan mata pura-pura tertidur. Feng Xi membuka kedua matanya dan langsung melotot ketika tangannya sedang berada diatas dada Xiao Feng memeluknya.
"Apakah,, aku tertidur seperti ini" gumamnya lalu dengan cepat bangun dan menghirup nafas panjang lalu menghembuskannya. Dia melirik lagi Xiao Feng yang masih tertidur dalam penglihatannya.
"Syukurlah dia belum bangun,, kalau tidak aku seperti orang bodoh memeluk dia" ucap Feng Xi.
"Siapa yang bodoh" ucap sebuah suara terdengar dibelakangnya dan ketika melihat ternyata Xiao Feng sudah bangun. Feng Xi lekas bangkit berdiri.
"Ehm,, tidak ada apa-apa hanya saja kita seperti orang bodoh tertidur disini haha" ucap Feng Xi sambil tertawa canggung, Xiao Feng hanya tersenyum saja. Lalu dia berdiri dan membereskan kursi menyimpannya kembali ke dalam cincin penyimpanan.
"Haaahh baiklah karena sudah pagi sebaiknya kita pulang" ucap Xiao Feng lalu memegang tangan Feng Xi dan mengajaknya terbang, gadis itu hanya diam saja tidak menolak ketika Xiao Feng memegang tangannya, namun senyum dan rona merah tercetak jelas diwajahnya.
****
Xiao Feng sudah kembali ke kediamannya namun kali ini bersama Feng Xi, mereka berdua berada diruang kerja Xiao Feng. Tak lama kemudian pintu diketuk.
"Masukk!"
Pintu terbuka dan muncul sosok gadis cantik yang ternyata Mentri Hukum Chen Nian, Chen Nian sedikit terkejut melihat Xiao Feng bersama seorang gadis.
"Ehmm,, maaf pangeran sepertinya aku mengganggu" ucap Chen Nian, Xiao Feng tersenyum saja.
"Ada apa Mentri Chen menemuiku? tanya Xiao Feng. Chen Nian kemudian mengeluarkan buku kecil dan memberikannya kepada Xiao Feng. Xiao Feng menerima dan membacanya.
"Hmm,, dua wakil Mentri melakukan korupsi 500.000 koin emas dan ini jumlah yang sangat banyak dan ayah memerintahkan Xiao Jun untuk menyelidikinya" ucap Xiao Feng setelah membaca isi buku itu.
__ADS_1
"Benar Pangeran, Raja telah menuliskan titah tadi pagi, namun ada hal yang aneh"
"Apa itu?"
"Menurut informasi dua wakil Mentri yang melakukan korupsi adalah orang dari fraksi dan pendukung Pangeran Ketiga, bagaimana bisa dia menyerahkan orangnya untuk dieksekusi" ucap Chen Nian, Xiao Feng mengelus dagunya.
"Sepertinya raja telah memberikan uang yang banyak untuk memperkuat pasukan dan demi mendapat apresiasi Pangeran ketiga kalian menyerahkan orangnya sendiri disisi lain dia bisa menggunakan kesempatan ini untuk memutuskan hubungan dengan pejabat korup dan membersihkan namanya,, aku yakin setidaknya uang yang dikorupsi sebagian masuk ke kantong pribadi Pangeran Ketiga" ucap Feng Xi yang dari tadi menyimak saja, Xiao Feng juga membenarkan apa yang dikatakan Feng Xi.
"Hmm masuk akal juga apa yang kau katakan" ucap Xiao Feng.
"Perkataan nona benar sekali, kami dari divisi hukum juga menyimpulkan hal tersebut tapi nona yang baru mendengar bisa langsung menyimpulkan sungguh nona memiliki intuisi tajam" ucap Chen Nian sambil tersenyum memuji Feng Xi.
"Hahaha itu hanya perkiraan saja dan jangan panggil aku nona, panggil aku Feng Xi saja" ucap Feng Xi dan membuat Chen Nian terkejut.
"Ternyata anda adalah Bai Feng Xi yang terkenal itu, salam kepada nona Feng Xi aku Chen Nian dari kementrian hukum Youngzhou" ucap Chen Nian sambil menangkupkan kedua tangan.
"Mentri wanita yang dikabarkan tangguh dan hebat dalam sejarah Youngzhou aku sungguh terhormat bisa bertemu denganmu" seru Feng Xi.
"Xiao Jun akhir-akhir ini memiliki hubungan dengan Ling Xu Yuan, aku tidak tahu maksud dia datang ke Youngzhou namun jika dia membantu Xiao Jun dari belakang, aku khawatir Xiao Jun memiliki rencana lain" ucap Xiao Feng
"Apa maksud Pangeran Ketiga ingin membersihkan halangan?"
"Hmm raja telah menghabiskan banyak uang dan tentu kas negara menipis, biarpun Pangeran Ketiga Xiao Jun melakukan kesalahan asal mendapatkan bukti dan uang bisa dikembalikan, aku fikir raja akan berpura-pura tidak melihatnya apalagi dia memiliki titah raja tentu akan lebih leluasa bertindak" ucap Feng Xi. Xiao Feng dan Chen Nian mengangguk membenarkan.
"Tidak kusangka Nona Feng mengetahui tentang pengadilan istana,, biasanya para kultivator tidak begitu mengerti urusan kerajaan" ucap Chen Nian memuji, Feng Xi hanya tersenyum saja.
"Dia sudah pasti mengerti karena dia Putri Xiyun dari Qingzhou" ucap Xiao Feng dalam hatinya, dia tidak membeberkan identitas sesungguhnya Feng Xi kepada orang lain.
"Beri tahu semua orang kita jangan melakukan kesalahan diperiode ini karena aku berfikir kalau Ling Xu Yuan tidak akan membantu Xiao Jun dengan sesederhana itu terlebih dia juga selalu disisi Huang Zhi Yan, kita semua tahu kalau semua kerajaan dan kekaisaran dipermukaan tampak baik namun sebenarnya saling bersaing dan ada kemungkinan untuk merebut kerajaan lain dan menguasai dunia" ucap Xiao Feng.
"Apakah Ling Xu Yuan bermaksud menggangu Youngzhou?" tanya Chen Nian.
__ADS_1
"Bukan tidak mungkin, pemuda nomor satu ini ambisinya besar,, nanti aku akan menyuruh Yuan Li untuk mengirim orang lagi guna mengawasi gerak gerik Ling Xu Yuan" ucap Xiao Feng.
*****
Disisi lain Xiao Jun kini sedang menghadap Raja Xiao Dong.
"Salam kepada ayah,," ucap Xiao Jun, Xiao Dong yang sedang membaca laporan menghentikan kegiatannya.
"Apa yang membuatmu panik?"
"Ayah,, ruang pembendaharaan istana ada yang membobol dan uang kas yang disimpan dalam peti telah dicuri"
"Apa,,," Xiao Dong terkejut lalu berdiri "Jelaskan!"
"Aku setelah menerima perintah langsung melakukan penyelidikan diawali dari pembendaharaan istana, namun petugas mendapati kalau peti tempat menyimpan uang telah hilang bahkan buku catatannya juga hilang" ucap Xiao Jun
"Berani sekali,, aku baru mau menghukum yang korupsi malah uang kas hilang" ucap Xiao Dong geram lalu melihat Xiao Jun yang masih berlutut.
"Bukankah ini terlalu kebetulan, apakah ada orang dalam yang bekerjasama?" tanya Xiao Dong, Xiao Jun hanya diam.
"Mengapa kau tidak menjawab?"
"Maaf ayah aku khawatir buktinya belum cukup dan pada akhirnya aku yang akan dituduh menjebak pejabat tinggi"
"Katakan!"
"Aku sudah mengintrogasi pejabat yang korup, memang ada yang terlibat dan dia adalah Chen Zhou wakil kementria pendapatan negara dan dia ditugaskan sebagai pengawas kas negara, Mentri Hukum Chen Nian tadi pagi bertemu Kakak kedua. Chen Zhou adalah orang yang paling dicurigai membawa uang kas dan dia adalah orangnya kakak kedua" ucap Xiao Jun.
"Hmm,, begitu ya,, kau tahan dan interogasi dulu Chen Zhou. Jika benar terlibat selidiki semuanya jangan sampai terlewat" perintah Xiao Dong
"Baik ayah!"
__ADS_1
***** bersambung