Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 325 Sampai di Sekte Golok Kuning


__ADS_3

****


Perjalanan menuju sekte Golok Kuning memang cukup jauh, biarpun masih berada di wilayah kerajaan Zhu ternyata lokasi sekte tersebut cukup tersembunyi. Dari ingatan Han Que lokasi sekte Golok Kuning terletak di bagian selatan kerajaan Zhu yang dimana bagian selatan merupakan hutan luas dan lebat, Xiao Feng sendiri tidak heran kenapa pihak kerajaan atau sekte aliran putih tidak mengambil tindakan misalnya dengan membuat perhitungan dengan sekte Golok Kuning, karena melewati hutan biarpun terbang tetap cukup berbahaya.


Xiao Feng dan kedua bawahannya terbang tinggi melewati hutan, dengan teknik matanya pria muda itu bisa melihat kalau hutan dibawahnya memang berisi binatang buas bahkan monster, apalagi dibagian inti binatang buas yang menghuni nya berada di ranah Raja Kristal sampai Raja Sejati.


"Berapa lama lagi tuan kita akan sampai?" Tanya Bai Hu yang terbang disamping kanan Xiao Feng.


"Hmm jika dengan kecepatan kita paling tidak satu jam lagi kita sampai disana" jawab Xiao Feng dan Bai Hu menganggukkan kepalanya, dia sudah tidak sabar ingin membuat rusuh di sekte Golok Kuning.


****


Di ruangan penatua agung sekte semua tetua berkumpul membahas pecahnya giok kehidupan Patriak sekte yaitu Han Que, mereka berdiskusi siapa yang telah membunuh Patriak.


"Ini sangat berbahaya, apakah Patriak diserang musuh atau bagaimana?" Ucap salahsatu tetua. Penatua agung menghela nafasnya sejenak.


"Sulit di ketahui, seharusnya dengan kekuatan Patriak hanya beberapa saja yang bisa membunuhnya" ucap penatua agung.


"Apa mungkin dari pihak kerajaan?"


Mendengar itu penatua agung menggelengkan pelan kepalanya "kurasa tidak, pihak kerajaan tidak tahu identitas Patriak" ucapnya.


"Lalu langkah kita selanjutnya apa penatua?"


"Untuk saat ini perketat penjagaan dan mungkin aku akan meminta bantuan dari sekte aliansi, dendam ini harus kita balas kalau perlu kita sisir satu persatu kota dikerajaan Zhu untuk mencari tahu siapa yang membunuh Patriak" ucap penatua.


"Jika begitu bagaimana kalau pihak kerajaan akan turun tangan?"


"Paling pihak kerajaan hanya akan mengurus pengawal rendahan saja, pihak kerajaan tidak akan memperhatikan kota dipinggiran dengan begitu kita bisa melebarkan kekuasaan kita dan tentu akan banyak keuntungan salahsatunya harta, anak muda untuk kita latih dan wanita cantik!" Ucap penatua, semua tetua menganggukkan kepalanya setuju dengan usulan penatua.


"Baiklah itu saja, kalian bisa kembali dan untuk saat ini biar aku yang memegang sekte" ucap penatua dan disetujui semua tetua, ya walaupun kekuatannya dibawah Patriak. Penatua agung masih merupakan orang kuat disekte dengan tingkat Raja Kristal *3 nya.

__ADS_1


****


Sekita satu jam Xiao Feng serta Bai Hu, Qing Long sudah sampai dilokasi sekte Golok Kuning. Mereka melayang diatas udara dan melihat sekte yang tidak terlalu besar dengan beberapa bangunan yang berdiri ditengah lebatnya hutan. Xiao Feng melihat beberapa orang tampak berlalu lalang keluar masuk namun tidak melihat ada wanita atau anak-anak didalamnya.


"Hmm memang sekte aliran hitam di alam dewa agak lain, mereka tidak ada anggota perempuan" gumam Xiao Feng.


"Tentu saja tidak ada tuan, mereka memperlakukan wanita sebagai alat pemuas nafsu saja" ucap Bai Hu yang mendengar gumaman Xiao Feng.


"Benar juga, ayo kita turun!" Ucap Xiao Feng lalu turun ke bawah diikuti Bai Hu dan Qing Long. Mereka bertiga mendarat didepan gerbang yang dijaga oleh tiga orang pria muda dengan tampang sangar.


"Siapa kalian, ada keperluan apa!" Seru salahsatu penjaga sambil mengacungkan golok, Bai Hu yang sedikit kesal karena penjaga itu mengacungkan golok ke arah Xiao Feng lalu maju dan menampar penjaga hingga kepalanya pecah.


"Wuutt!"


"Prakk!"


Tidak ada jerit kematian ketika kepala penjaga itu pecah, Bai Hu mendengus dan melihat ke arah dua orang sisanya yang masih terbengong melihat kejadian yang sangat cepat itu.


"Kau sialan berani berbuat onar!" Teriaknya lalu menyerang Bai Hu, tentu saja Bai Hu kembali menampar kepalanya.


"Prakk!"


"Bukk!"


Kembali kepala penjaga pecah dengan otak berhamburan dan darah menyiprat dan tubuh tanpa kepala ambruk begitu saja ke tanah. Bai Hu melesat dengan cepat dan mencengkram leher penjaga yang masih hidup. Penjaga itu berusaha melepaskan diri namun cengkraman Bai Hu sangat kuat, Bai Hu meremas leher penjaga.


"Krakk!"


Lehernya patah dan penjaga langsung tewas dengan lidah terjulur dan mata melotot lalu Bai Hu melemparkan tubuh penjaga itu ke arah bangunan sekte. Xiao Feng yang melihat tetap berdiri dengan tenang sambil mengibas-ngibaskan pelan kipasnya didepan dada lalu berjalan memasuki sekte. Qing Long dan Bai Hu pun berjalan mengikuti dibelakang Xiao Feng.


Bunyi ledakan akibat lemparan tubuh penjaga yang dilemparkan Bai Hu cukup terdengar kencang dan melubangi dinding bangunan, sontak saja itu mengundang banyak orang disekte yang langsung melesat menuju ke arah gerbang sekte. Mereka sedikit heran melihat tiga pria muda tampan berjalan santai dan terkejut ketika melihat tubuh tanpa kepala dan potongan daging yang tercecer di tanah.

__ADS_1


"Siapa kalian!" Teriak orang yang pertama muncul.


"Kami datang untuk memusnahkan sekte sesat seperti kalian, sudah saatnya sekte ini tamat riwayatnya hari ini!" Ucap Xiao Feng pelan. Semua orang yang diperkirakan ada sekitar 20 an geram dengan perkataan Xiao Feng, tanpa basa basi mereka melesat untuk menyerang Xiao Feng. Bai Hu dan Qing Long langsung maju.


"Cakar Harimau!" Seru Bai Hu lalu mengibaskan tangan kanan dan seketika muncul siluet cakar dari elemen angin.


"Wushhh!"


"Slaashh!"


"Aarrghhh!"


Enam orang langsung ambruk ke tanah ketika terkena serangan cakar angin Bai Hu, terlihat tubuh ke enam orang itu terpotong menjadi tiga bagian, Bai Hu kembali mengibaskan tangan kanannya dan menumbangkan tiga orang lainnya.


Qing Long dengan wajah datarnya mengangkat tangan kanan dengan telunjuk diacungkan. Dari telunjuknya kemudian muncul kayu runcing sepanjang jari dan ditembakan ke arah para penyerangnya.


"Shiuut!"


"Zeepp!"


"Zeep!"


Qing Long menembakkan kayu runcing itu seolah pistol yang menembakkan peluru. Tujuh orang tewas dengan dahi tertancap kayu runcing dan darah mengucur, tiga orang sisanya menghentikan langkah dengan ketakutan melihat kawannya dibantai dengan sangat mudah oleh Bai Hu dan Qing Long.


"Mereka sangat kuat cepat beritahu tetua!" Seru salahsatu orang kepada temannya, tanpa fikir panjang salahsatu dari mereka melesat untuk melapor, Bai Hu dan Qing Long tidak mencegah. Mereka membiarkan saja orang itu untuk melapor.


"Hmm bagaimana dengan kalian berdua apakah sudah siap menerima kematian!" Ucap Bai Hu dengan senyum main-main ke arah dua orang yang berdiam diri ditempat dengan tubuh bergetar.


"Sialan,, tunggulah sampai tetua datang kalian akan segera dihabisi!" Serunya. Bai Hu tertawa kecil dan berjalan kembali ke belakang Xiao Feng, mereka menunggu kedatangan tetua agar bisa sekaligus dimusnahkan.


*** Bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2