Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 231 Membuka Kotak Emas


__ADS_3

*****


Karena hari sudah semakin sore menjelang malam Xiao Feng dan Feng Xi terbang rendah melewati hutan setelah keluar dari lembah, Xiao Feng melihat ada sebuah gua di dekat sungai. Mereka langsung turun ke arah sungai.


"Xixi sebaiknya kita bermalam dulu disini,, baru besok melanjutkan perjalanan" ucap Xiao Feng dan Feng Xi hanya mengangguk, lalu Xiao Feng mengajak masuk ke dalam gua dan membuka dunia jiwa.


"Kyaaa aku rindu sekali dengan tempat ini dan semakin indah saja!" seru Feng Xi sambil berlari menuju taman, Xiao Feng hanya tersenyum melihatnya dia berjalan santai mendekati gadis cantik itu yang sedang asyik menciumi bunga. Xiao Feng memetik satu bunga lalu memasangkannya di atas telinga Feng Xi.


"Hmm dilihat-lihat kau sangat cantik Xixi" ucapnya, Feng Xi tentu wajahnya memerah, dalam hatinya sangat senang. Wanita mana yang tidak senang dipuji cantik oleh pujaan hatinya.


"Ayo kita istirahat dulu, aku mau membersihkan diri!"


"Ayo aku juga sekalian membersihkan diri"


Mereka berdua berjalan bergandengan tangan menuju istana. Feng Xi langsung masuk ke kamarnya dan Xiao Feng malah mengikuti. Feng Xi mengerutkan kening dan menghentikan Xiao Feng.


"Berhenti mau apa kau?"


"Tentu saja mau masuk!"


"Kau dikamar sebelah jangan satu kamar denganku, ingat kita belum menikah!"


"Hai,, memangnya kenapa aku tidak akan berbuat macam-macam"


"Cih, mulut pria tidak bisa dipercaya, sudah aku mau masuk!" ucap Feng Xi sambil menutup pintu, Xiao Feng hanya menghela nafasnya lalu masuk ke kamarnya. Dia melemparkan dirinya ke atas ranjang.


"Sistem status"


[Ding]


[Status]


Nama : Xiao Feng


Umur : 22 tahun


Ras : Manusia


Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius


Level : Alam Raja Platinum *7


Garis Keturunan : Tubuh Surgawi


Skill :


• Teknik Pelahap Bintang


• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)

__ADS_1


• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)


• Teknik Petir Mengguncang Langit (100%)


• Teknik Pelahap Kegelapan (100%)


• Langkah Bayangan (100%)


• Mata Ruang (100%)


• Teleportasi (100%)


• Mata Ilusi (100%)


Elemen :


• Es Abadi (100%)


• Api Emas (100%)


• Racun (100%)


• Ruang dan Waktu (100%)


• Petir Hitam (100%)


Job :


• Alkemis (Surgawi)


• Tabib (Surgawi)


• Array (Surgawi)


Point Sistem : 468.820.320


Point Pengalaman : 1.860.120.000 (47%)


Point Pemahaman : 10.000


Shop :


Penyimpanan :


• Pedang Dewa Elemen (8)


• Kipas Elemen(7)


• 1 kotak sedang perak

__ADS_1


• 1 kotak besar emas


"Sistem buka kotak hadiah berwarna emas"


[Ding,, membuka satu kotak besar emas]


[Ding,, selamat Tuan mendapatkan 100 bawahan tingkat Raja Emas *9]


Xiao Feng terperanjat kaget sampai bangun dari tidurannya dan tak lama kemudian didepannya muncul banyak cahaya dan sekejap dari cahaya itu muncul 100 pria muda dengan memakai baju zirah dan dipinggangnya tergantung pedang panjang berwarna putih dan memakai topeng tengkorak.


"Kami siap melayani Tuan!" ucap 100 orang itu serempak sambil mencabut pedang lalu mereka berlutut dengan pedang ditancapkan dilantai. Xiao Feng menggosok matanya berulang kali lalu mendapat pipinya.


"Plakk!"


"Brengsek ini sakit, ternyata bukan mimpi aku mempunyai 100 bawahan tingkat Raja Emas hahaha!" Xiao Feng tertawa senang mendapat jackpot luar biasa.


"Sistem bagaimana memanggil dan menghilangkan mereka?"


[Ding,, Tuan mereka tidak bisa dihilangkan,, tapi Tuan bisa menyimpan mereka di bayangan Tuan, Tuan tinggal sebutkan dalam benak Tuan pasukan kembali untuk menyimpan mereka dan pasukan keluar untuk mengeluarkannya]


"Hmm seperti itu ya,, Pasukan kembali" ucap Xiao Feng lalu secara ajaib seratus orang itu menjadi cahaya dan masuk ke dalam bayangan Xiao Feng. Xiao Feng mengangguk puas, lalu dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setengah jam kemudian Xiao Feng selesai membersihkan diri dia keluar hanya memakai handuk dari pinggang sampai sebatas lutut.


Feng Xi yang sudah selesai membersihkan diri memakai pakaian santainya, dia merias sedikit wajahnya dan membiarkan rambutnya tergerai diatas pundak, dirasa sudah cantik dia keluar dari kamar dan menuju kamar Xiao Feng.


"Kenapa dia tidak menutup pintu" gumam Feng Xi ketika melihat pintu kamar Xiao Feng terbuka setengahnya, dia langsung saja membuka pintu dan berjalan masuk. Kebetulan setelah pintu terbuka dan hendak masuk, Feng Xi melihat Xiao Feng yang baru keluar dengan hanya memakai handuk. Feng Xi terdiam mematung dengan wajah sedikit memerah, tanpa sadar gadis itu meneguk ludahnya melihat tubuh Xiao Feng yang kekar dan proporsional dengan otot tidak terlalu besar dan ada enam kotak diperutnya ditambah bulir air masih menetes dari beberapa bagian tubuhnya bagian atas membuatnya terlihat seksi Dimata Feng Xi.


"Dia sungguh sangat tampan sekali dan menggoda, uhh perutnya itu" gumamnya tanpa sadar bahkan sampai tidak menyadari kalau Xiao Feng memperhatikan sambil tersenyum geli.


"Xixi usap dulu air liurmu yang menetes, yah aku tahu aku tampan,, kau nanti akan selalu terbiasa melihatnya" ucap Xiao Feng sambil berjalan menuju cermin. Feng Xi menurut saja apa kata Xiao Feng, gadis cantik itu mengusap sudut bibirnya namun tidak ada apa-apa sadar telah ditipu Xiao Feng dan sadar dia melihat sesuatu yang tidak seharusnya dilihat gadis, Feng Xi berteriak dan menutup wajahnya dengan kedua tangan.


"Kyaaa,,,!! kau rubah hitam yang mesum,, kenapa kau hanya memakai itu,, cepat kau pakai pakaianmu" ucap Feng Xi.


"Hai ini kan kamarku,, seharusnya aku yang bertanya kenapa kau masuk ke kamarku tanpa mengetuk pintu dulu" ucap Xiao Feng, dia dengan santai saja memakai pakaian santainya. Feng Xi yang tersadar tidak menjawab dia langsung berlari keluar dan turun ke bawah.


"Xixi tunggu aku diruang makan!" teriak Xiao Feng, Feng Xi tidak menjawab karena sangat malu. Xiao Feng tertawa terbahak-bahak melihatnya.


*****


Xiao Feng dan Feng Xi sudah berada didapur yang menyatu dengan ruang makan, Feng Xi duduk dikursi dengan wajahnya masih memerah, dia melihat Xiao Feng memasak dengan menyandarkan dagunya di tangan.


"Hmm dia seorang Pangeran licik yang tampan, kuat, kaya, penyayang dan pandai memasak" gumam Feng Xi dalam hatinya sambil tersenyum, sejak Xiao Feng menyatakan cintanya. Feng Xi semakin dalam perasaannya kepada Xiao Feng.


Tak butuh waktu lama aroma wangi dari masakan Xiao Feng pun tercium dan pria itu langsung menata makanan diatas meja dan duduk berhadapan dengan Feng Xi.


"Ka,,kau jangan menatapku seperti itu,, aku sungguh malu" ucap Feng Xi sambil menunduk dan Xiao Feng hanya tertawa.


"Kau ini lucu sekali,, ayo coba masakanku, aku memasak semua makanan kesukaanmu!" ucap Xiao Feng, Feng Xi hanya mengangguk dan mulai memakannya dengan lahap. Setelah selesai mereka berdua membersihkan piring kotor disertai tawa canda.


***** bersambung

__ADS_1


__ADS_2