
****
Xiao Feng diikuti Bai Hu, Qing Long dan Zhu Que turun dan berdiri di depan semua orang, Li Ying Segede berlari dan melompat ke pelukan Xiao Feng, biarpun sudah 16 tahun dia kalau didepan Xiao Feng selalu manja.
"Wah,, kakak hebat sekali!"
"Haha tentu Ying'er juga hebat tadi!" ucap Xiao Feng sambil mengelus kepala Li Ying. Feng Xi juga tampak berjalan mendekat.
"Syukurlah kau baik-baik saja dan tidak terluka!" ucapnya sambil tersenyum manis. Xiao Feng membalas senyumannya.
"Terimakasih kau juga tadi telah membantuku!" ucap Xiao Feng, mereka saling memandang sejenak sebelum Feng Xueyue mendekati mereka.
"Ehm,, ehmm, Pangeran Xiao Feng terimakasih telah membantu kerajaanku dari gelombang binatang buas!" Feng Xueyue pura-pura batuk. Xiao Feng dan Feng Xi segera mengalihkan pandangannya ke Feng Xueyue.
"Tidak pangeran, ini juga berkat bantuan dari Divisi Burung Api Qingzhou dan kerjasama semua orang kita dapat mengatasi masalah ini!" Xiao Feng berkata seraya tersenyum.
"Baiklah, karena kalian sudah bekerja keras dan pasti sangat lelah malam ini, aku mengundang kalian ke istana untuk berpesta!" ucap Feng Xueyue lantang dan tentu disoraki dengan antusias semua orang. Lalu Feng Xueyue kembali menghadap ke arah Xiao Feng.
"Pangeran Xiao Feng ikutlah bersama kami ke istana, aku mewakili rakyat Qingzhou sangat berterimakasih kepada Pangeran!" ucap Feng Xueyue sambil menangkupkan kedua tangan.
"Pangeran Feng terlalu murah hati mana mungkin aku berani menolak, tapi aku nanti menyusul setelah membereskan mayat binatang buas ini!" ucap Xiao Feng.
"Apakah perlu bantuan?" Feng Xueyue menawarkan.
"Tidak perlu aku sendiri juga sudah cukup!"
"Baiklah kalau begitu, aku dan pasukanku akan berangkat terlebih dahulu kuharap Pangeran datang tepat waktu!" ucap Feng Xueyue. Lalu dia berbalik dan memimpin pasukannya kembali ke istana sebagian tetap menjaga kota.
Xiao Feng masih memangku Li Ying menghadap ke arah anggota Paviliun Gagak Hitam yang masih berkumpul.
"Kalian bersama pasukan Qingzhou ke istana di temani Bai Hu, Yuan Li dan Ren Yan dan Sun Xie, Sun Guan dan Ling'er kalian ikut dengan Bai Hu!" ucap Xiao Feng memerintahkan.
"Baik Tuan Muda!" jawab mereka lalu berangkat beriringan menyusul pasukan Qingzhou.
"Kakak, aku ingin berangkat bersama kakak dan Feng jiejie nanti!" ucap Li Ying dengan mata polosnya.
"Tentu saja tapi tunggu disini dulu bersama Feng Jiejie mu ya!" ucap Xiao Feng sambil menurunkan Li Ying, gadis muda itu mengangguk faham lalu berjalan mendekat ke arah Feng Xi. Xiao Feng dan Qing Long kemudian terbang kembali menuju tanah lapang. Qing Long membuat segel tangan dan kayu yang melingkupi tempat itu turun secara perlahan masuk ke dalam tanah.
Xiao Feng langsung terbang rendah dan melayang di atas banyaknya mayat binatang buas itu. Tangannya membuat segel lalu mengalirkan qi elemen kegelapannya ke telapak tangan kanan kiri. Setelahnya Xiao Feng menyatukan telapak tangannya lalu kedua tangannya di angkat ke depan.
"Teknik Pelahap Kegelapan!"
Sebuah portal tidak terlalu besar muncul didepannya dan dari mayat binatang buas keluar secara perlahan aliran energi yang seperti asap meliuk-liuk tertiup angin. Portal itu berputar dan energi dari mayat binatang buas memasuki portal Dengan cepat.
"Wusshhh!"
Xiao Feng merasakan energi yang sangat besar memasuki tubuhnya, dia memerintahkan sistem untuk melepaskan penahan penerobosannya. Tak lama kemudian
"Buuum!"
__ADS_1
"Buuum!"
"Buumm!"
[Ding.. selamat Tuan telah menerobos ke Raja Platinum *2]
[Ding.. selamat Tuan telah menerobos ke Raja Platinum *3]
[Ding.. selamat Tuan telah menerobos ke Raja Platinum *4]
Ledakan kecil teredam terdengar dari tubuhnya sebanyak tiga kali dan Xiao Feng kembali menerobos ke Raja Platinum *4. Sekitar setengah jam kemudian energi dari mayat binatang buas habis terhisap, Xiao Feng menghentikan tekniknya dan portal secara perlahan menghilang.
Xiao Feng lalu turun dan duduk bersila di atas tanah untuk menstabilkan kekuatannya. Beberapa saat kemudian Xiao Feng sudah selesai, dia membuka kedua matanya dan berdiri.
"Sistem status!"
[Status]
Nama : Xiao Feng
Umur : 22 tahun
Ras : Manusia
Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius
Level : Alam Raja Platinum *4
Skill :
• Teknik Pelahap Bintang
• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)
• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)
• Teknik Petir Mengguncang Langit (100%)
• Teknik Pelahap Kegelapan (100%)
• Langkah Bayangan (100%)
• Mata Ruang (100%)
• Teleportasi (100%)
• Mata Ilusi (100%)
Elemen :
__ADS_1
• Es Abadi (100%)
• Api Emas (100%)
• Racun (100%)
• Ruang dan Waktu (100%)
• Petir Hitam (100%)
• Kegelapan (100%)
Job :
• Alkemis (Surgawi)
• Tabib (Surgawi)
• Array (Surgawi)
Point Sistem : 417.820.320
Point Pengalaman : 12.210.000 (13%)
Point Pemahaman : 10.000
Shop :
Penyimpanan :
• Pedang Dewa Elemen (8)
• Kipas Elemen(7)
• 1 kotak sedang perak
• 1 kotak besar emas
Xiao Feng mengangguk puas dirinya bisa naik 3 tingkat, sebab jika berkultivasi manual akan membutuhkan waktu lama. Karena semakin tinggi kultivasinya semakin banyak poin pengalaman yang dibutuhkan Xiao Feng. Kini dia terbang kembali ke udara lalu mengeluarkan kipasnya lalu mengeluarkan bola api emas sangat besar untuk membakar mayat binatang buas agar tidak menjadi sumber penyakit. sekita setengah jam seluruh mayat binatang buas habis terbakar, Xiao Feng bersama Qing Long kemudian kembali ke arah Feng dan Li Ying bersama Zhu Que dan Zhu Yue yang sibuk berdebat kecil.
"Hai kenapa kalian masih saja berdebat!" ucap Xiao Feng ketika tiba, Zhu Que segera terbang dan hinggap dipundak Xiao Feng.
"Tuan dia si burung jelek itu yang mulai duluan!"
"Kau yang mulai duluan burung bodoh!" ucap Zhu Yue yang bertengger di pundak Feng Xi tidak mau kalah, baik Xiao Feng dan Feng Xi menghela nafas panjang. Mereka memahami perseteruan keduanya burung itu.
"Haaahh,, baiklah terserah kalian, Xixi, Li Ying ayo kita berangkat" ajak Xiao Feng sambil menggandeng tangan Li Ying di kiri dan tangan Feng Xi di kanan, Feng Xi tentu sangat gugup bahkan pipinya sampai merona merah. Xiao Feng sendiri tidak sadar dengan tindakannya malah mengeratkan genggamannya dan tentu disambut Feng Xi
"Baik ayo!" ucap Feng Xi dengan sedikit menunduk malu, kalau dulu sebelum tahu Xiao Feng idolanya malah dia yang mulai duluan entah memeluk atau menggandeng tangan Xiao Feng, sekarang ketika sudah tahu gadis cantik berambut putih itu tentu sangat gugup namun dihatinya rasa hangat dan kebahagiaan mengalir. Mereka kemudian terbang menuju istana Qingzhou diikuti Qing Long dan Zhu Que, Zhu Yue. Kedua burung itu untuk sementara tidak berdebat sebab Qing Long menyorotkan mata dinginnya ke arah mereka berdua.
__ADS_1
***** bersambung