Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 55 Keluar dari lorong


__ADS_3

Xiao Feng yang mendengar itu sangat terkejut kalau kipas yang dia sering gunakan juga senjata pasangan pedang dewa elemen.Dia memegang pedang dan mencoba mengalirkan qi elemen api.Batu pertama warna merah bersinar dan pedang mengeluarkan api keemasan yang menyelimuti bilah pedang.Xiao Feng kemudian mencoba mengalirkan elemen esnya dan kini batu permata yang bersinar adalah warna biru,bilah pedang juga kini dari api berganti menjadi es tipis dengan butirannya berjatuhan.


Xiao Feng yang melihat itu mengangguk puas ternyata pedang itu bisa berubah sesuai elemen yang dialirkan.Dia berlatih beberapa saat kemudian kembali untuk melihat Feng Xi.


Xiao Feng tiba dikamar Feng Xi sambil membawa makanan dan arak,melihat Feng Xi yang sudah bangun sedang bercermin ditemani Bai Hu yang sedang tiduran di dekatnya sambil menggerak-gerakkan ekornya. Feng Xi yang merasa ada orang yang masuk segera menyimpan cermin dan turun dari ranjang.


"Heii rubah hitam kenapa rambutku memutih,apa,,apa aku sudah tua?"tanya Feng Xi panik


Xiao Feng terdiam sejenak kemudian tertawa lebar.


"Xixi,,kau lucu sekali bagaimana orang sudah tua tidak keriput wajahnya,lagipula kau sudah minum pil kecantikan 100 tahun,haha" kata Xuao Feng sambil menyimpan makanan di atas meja.


"Lalu kenapa rambutku putih dan dan mataku berubah jadi biru dan tunggu matamu juga berubah jadi emas?" kata Feng Xi sambil mendekatkan wajahnya melihat mata Xiao Feng.


"Eh.." Xiao Feng yang baru menyadari mata Feng Xi berubah,dia menunjuk dahi Feng Xi dan mendorongnya.


"Jangan terlalu dekat Xixi dan heii kau benar, matamu berubah jadi sangat cantik"


Xiao Feng yang melihat perubahan Feng Xi sangat kagum,Feng Xi yang sekarang sangat mempesona membuat Xiao Feng wajahnya memerah.


"Sini duduk dulu,aku akan ceritakan semuanya" kata Xiao Feng duduk dan menuangkan arak lalu memberikan pada Feng Xi.


******


"Jadi seperti itu kenapa aku dan kau bisa memiliki perubahan,apakah kau merasa ada yang aneh?" tanya Xiao Feng setelah menjelaskan.


"Hmm,,memang ada sih selain aku tambah cantik aku merasakan di benakku ada beberapa bayangan orang berpedang"


"Itu kan teknik kitab Tarian Dewi Phoenix telah menyatu jadi kau kini menguasai teknik berpedang,,dan apa tadi,,mau bilang tambah cantik ? memangnya ada pria yang mau denganmu" kata Xiao Feng sambil menuangkan arak.


"Cih,,kau ini selalu saja iri denganku"


"Ohh ini,,karena kau memiliki teknik pedang,aku beri kau pedang ini" kata Xiao Feng sambil mengeluarkan Pedang Saljunya.

__ADS_1


"Bukankah pedang ini milikmu kenapa diberikan padaku,,aku tidak sampai hati mengambilnya darimu"kata Feng Xi sambil memasukkan pedang itu ke cincinnya.


Xiao Feng alisnya berkedut-kedut melihatnya,menghela nafas panjang dan berkata


"Terima kasih"


"Terima kasih" kata Feng Xi sambil tersenyum


******


Xiao Feng dan Feng Xi kembali ke lorong,mereka menyusuri lorong dan terlihat kalau lorong itu sudah runtuh menutupi jalan.Xiao Feng dengan santai mengibaskan kipasnya menyingkirkan bebatuan.


Mereka menuju keluar dari ruang bawah tanah,mereka lupa kalau masih ada lorong yang belum mereka kunjungi,namun orang-orang yang berdatangan sebelumnya ada di lorong itu dan saling berebut harta.Ketika sampai mereka dikejutkan dengan beberapa orang berpakaian hitam sedang berdiri didekat mereka.


"Hehehe,,kalian sudah keluar sepertinya kalian mendapat keberuntungan,cepat serahkan cincin penyimpananmu" kata pemimpin orang berpakaian hitam


"Siapa kalian memangnya?"


"Kami dari Sekte Serigala Hitam dan kau cepat serahkan cincin dan gadis disampingmu,lalu kau bunuh diri"


"Haha aku suka bocah yang berani,,anak-anak serang mereka"


6 orang yang berada di Alam Prajurit *6 berloncatan menyerang Xiao Feng,mereka dengan ganas menyerang dengan teknik terkuat mereka.


Sementara Xiao Feng hanya menghindar saja dengan tetap berada di posisinya bahkan kakinya tidak bergeser.


"Brengsekk bocah ini,,heii bocah jangan hanya menghindar saja"


"Haha dasar dungu,,apa aku harus diam saja"


"Bajingan,,"


Mereka terus menyerang dan lambat laun pergerakan mereka melambat dan berhenti menyerang.Nafas mereka memburu cepat.

__ADS_1


"Baiklah karena kalian sudah berkerja keras sebaiknya istirahat saja.." kata Xiao Feng kemudian melemparkan kipasnya dan kipas itu terbang berputar menyerang orang dari sekte Serigala Hitam.Karena serangan Xiao Feng terlalu cepat membuat orang-orang itu tidak bisa menghindar dan kepalanya berjatuhan terpenggal.


[Ding..berhasil membunuh 6 level Alam Prajurit *6 mendapatkan 1200 PS dan 12.000 PP]


"Huh,,semut saja banyak tingkah di hadapanku"


"Kau,,kau,,lepaskan aku jika kau membunuhku sekte Serigala Hitam akan memburumu"


Xiao Feng tidak menanggapi dia berbalik dan menuju Feng Xi,,pemimpin itu merasa senang karena mengira dia takut pada sekte Serigala Hitam namun kesenangannya tidak bertahan lama tubuhnya tiba-tiba mati rasa dan menyemburkan darah.Melihat ke arah dadanya tampak selendang putih yang mengeras menusuk dadanya tembus ke punggungnya.


"Ka..kau"


"Memang dia melepaskanmu tetapi aku tidak" kata Feng Xi yang barusan menyerang.Feng Xi menyerang pemimpin itu karena dia melihat Feng Xi dengan tatapan mesum dan membuat Feng Xi kesal.


Semua orang dari kelompok lain yang melihat gemetar,mereka tidak menyangka orang dari sekte Serigala Hitam akan mati dengan mudah.Bahkan pemimpinnya yang berada di Alam Raja *3 dengan mudah terbunuh.


Xiao Feng dan Feng Xi kemudian melesat meninggalkan tempat itu.Xiao Feng menuju tempat yang di tandai peta untuk berburu monster.Karena memang awalnya Xiao Feng ingin berburu monster dan untuk beberapa keberuntungan yang dia dapat hanyalah bonus.


*****


Ketika Xiao Feng dan Feng Xi pergi,semua orang akhirnya bernafas lega,mereka ketakutan kalau Xiao Feng dan Feng Xi akan membantai mereka semua,namun Xiao Feng setelah membunuh orang dari sekte Serigala Hitam langsung pergi,berarti Xiao Feng hanya akan bersikap kejam sama yang mengganggunya.


"Hei apa kau tahu darimana dia?" tanya seseorang pada temannya


"Aku sempat di tolong olehnya ketika diserang monster kalau tidak salah dia Feng Xi dari kota Liang"


"Feng Xi ? sepertinya aku baru dengar"


"Benar mungkin dia pendatang baru dan memiliki kekuatan besar,bahkan Alam Raja saja tidak berkutik terhadap satu serangannya."


"Benar,,orang seperti ini sulit di tebak dan kemungkinan dia bisa menjadi salah satu Tuan Muda Hebat''


"Haha,,jangan terlalu beranggapan kita baru tahu dia,kita belum tahu sesungguhnya kemampuannya apakah layak bersanding dengan Tiga Tuan Muda Hebat atau tidak"

__ADS_1


"Benar biarpun kelihatannya kuat,belum tentu dia bisa disejajarkan dengan tiga Tuan Muda Hebat,,meskipun itu Pangeran Xiao Feng dari Yongzhou yang tidak bisa berkultivasi"


*****bersambung


__ADS_2