
*****
Xiao Feng tidak membutuhkan waktu yang lama, dia sudah sampai di kerajaan Qingzhou dan tentu disambut oleh Raja Feng Xiong dan Pangeran Feng Xueyue. Kini mereka bertiga duduk di ruang tamu dengan ditemani camilan dan arak.
"Bagaimana kabarmu Feng'er?" Tanya Feng Xiong membuka percakapan.
"Aku baik-baik saja ayah,, owh iya kemana ibu?"
"Ratu sedang ada keperluan di ibukota paling sebentar lagi pulang,, Xiyun baik-baik saja? Kudengar sekte Teratai kemarin membutuhkan bantuan"
"Xixi baik-baik saja, saat ini dia sedang berlatih. Memang kemarin sekte diserang namun aku beruntung datang tepat waktu" jawabnya, lalu Xiao Feng menceritakan semua hal yang terjadi di Bingzhou selama beberapa hari terakhir. Feng Xiong dan Feng Xueyue hanya menyimak.
"Apakah Bi Han sudah tahu kalau istana berhasil di rebut kembali?" Tanya Feng Xiong.
"Besar kemungkinan sudah tahu dan aku sudah menugaskan orang untuk memberitahu kalau mereka sudah bisa kembali ke istana mengingat Ling Xu Yuan sudah menarik pasukannya ke kekaisaran" jawab Xiao Feng sambil menyesap araknya.
"Dengan begini bukankah dia bermaksud bertahan saja?!" Ucap Feng Xueyue.
"Benar kurasa demikian mengingat dia juga tidak ingin menderita kerugian lebih jauh" ucap Xiao Feng.
"Jadi kita akan mulai menyerang kekaisaran kapan?"
"Lebih cepat lebih baik, Pangeran Feng sebaiknya Qingzhou bergabung bersama Bingzhou bergerak dari arah Utara, sementara biar Pangeran Huang Zhi Yan dan Pangeran Shi Jian bergerak dari selatan biar aku dan kakak Xiao Chen bergerak dari timur" ucap Xiao Feng menjelaskan.
__ADS_1
"Kenapa harus bergerak dari Bingzhou?" Tanya Raja Feng Xiong.
"Saat ini keadaan Qingzhou aman dan keadaan kerajaan Bingzhou masih lemah, tentu saja aku yakin Raja Bi Han dan Pangeran Bi Yao ingin ikut bagian dalam perang. Maka aku menyarankan agar Qingzhou bergerak bersama Bingzhou untuk memperkuat pasukan mereka, kalau Shangzhou mereka sudah cukup kuat dengan tambahan pasukan Huang Zhi Yan" ucap Xiao Feng dan Feng Xiong mengangguk-anggukkan kepalanya faham.
"Benar juga, aturlah bagaimana baiknya. Ini adalah pertarungan generasi muda seperti kalian, ayah bukannya tidak ingin membantu tapi jika semua bergerak siapa yang akan mengawasi kerajaan. Aku yakin Xiao Dong dan Bi Han juga memahaminya!" Ucap Feng Xiong. Mereka pun menyudahi pembicaraannya karena tepat Ratu Feng Xuening sudah pulang.
*****
Keesokkan harinya
Xiao Feng saat ini sedang bersama Pangeran Feng Xueyue di halaman belakang istana, mereka berdua rencananya akan berangkat hari ini ke kerajaan Bingzhou. Feng Xueyue memerintahkan pasukannya untuk berkumpul, tak berselang lama sekitar 70.000 pasukan sudah berbaris rapi keluar dari bangunan kultivasi. Xiao Feng menganggukkan kepala melihat kultivasi mereka sudah berada di ranah Raja Perunggu *5
"Baiklah, hari ini semua sudah berkumpul kita akan langsung menuju Bingzhou untuk bergabung dan kita akan bergerak dari Utara kuharap kalian nanti di Medan perang keluarkan kemampuan terbaik karena ini menyangkut masa depan dunia" ucap Feng Xueyue.
"Baik Pangeran!" Jawab pasukan serentak, Xiao Feng kemudian membuat segel tangan dan tak lama sebuah portal muncul dibelakangnya. Pasukan Qingzhou pun mulai memasuki portal disusul Xiao Feng dan Feng Xueyue terakhir memasuki portal.
****
"Jendral Bu, bagaimana keadaan istana selama ini?" tanya Bi Han, saat ini bersama Bi Yao sedang berada di kamp militer Bingzhou yang terletak di belakang istana. Jendral Bu menangkupkan kedua tangannya terlebih dahulu.
"Keadaan setelah penyerangan sangat buruk yang mulia, korban pasukan yang tewas hampir 60% dari total pasukan yang kita miliki beruntung ada yang menyelamatkan istana. Aku pun kagum dengan kemampuan orang itu biarpun sendirian dia mampu menghabisi seluruh ras iblis dan pasukan Naga Hitam" jawab Jendral Bu.
"Apa kau tahu orangnya?" tanya Pangeran Bi Yao.
__ADS_1
"Hamba tidak tahu pangeran sebab dia memakai topeng dan berpakaian hitam"
"Dia adalah Hei Feng Xi pemilik Paviliun Gagak Hitam" ucap Bi Yao dan tentu Jendral Bu sedikit terkejut.
"He..Hei Feng Xi?! tokoh muda yang termasuk jajaran kultivator kelas atas dan salahsatu Tuan Muda Hebat dunia?" ucap Jendral dengan kaget.
"Benar, dia adalah orangnya,, jendral tidak perlu terkejut sebab identitas dia lebih daripada itu"
"Maksud Pangeran bagaimana? mohon maaf jika hamba tidak mengerti?" ucap jendral Bu.
"Hei Feng Xi juga adalah Pangeran Kedua Youngzhou Xiao Feng" ucap Bi Yao santai. Tentu jendral Bu lagi-lagi terkejut.
"Luar biasa aku tidak menyangka, ternyata rumor kalau Pangeran Kedua Youngzhou tidak bisa berkultivasi adalah salah besar" ucap Jendral Bu kagum.
"Benar jika saja Yao'er tidak ikut pada waktu pertemuan antar pangeran mungkin kita tidak akan pernah tahu kalau sebenarnya orang yang menduduki dua posisi dari empat Tuan muda hebat dunia adalah satu orang" ucap Raja Bi Han sambil tersenyum, dia mengelus dagunya sambil berfikir andai saja Xiao Feng belum menjalin hubungan dengan Putri Xiyun dari Qingzhou mungkin dia akan menarik Xiao Feng sebagai menantunya. "rubah tua Feng Xiong sangat diberkahi langit mendapatkan menantu hebat seperti dia" gumamnya.
Ketika sedang berbincang tiba-tiba muncul sebuah portal tidak jauh dari mereka berdiri. Bi Han, Bi Yao dan Jendral Bu langsung waspada melihat kemunculan portal, namun mereka bernafas lega ketika melihat Feng Xueyue dan Xiao Feng berjalan keluar dari portal disusul banyaknya orang mengenakan pakaian prajurit kerajaan Qingzhou.
"Salam Raja Bi Han dan Pangeran Bi Yao!" ucap Xiao Feng dan Feng Xueyue bersamaan sambil menangkupkan kedua tangan.
"Hoho dua pangeran hebat datang menemui kediaman sederhanaku, salam juga Pangeran Feng Xueyue dan Pangeran Xiao Feng" Raja Bi Han membalas hormat,
"Ada apakah sampai-sampai kedua pangeran mendatangi Bingzhou?" tanya Pangeran Bi Yao.
__ADS_1
"Yao'er sebaiknya kita bicarakan di dalam!" ucap Raja Bi Han, merasa ada sesuatu yang hendak dibicarakan Raja Bi Han kemudian mengajak dua pangeran itu ke istana. Xiao Feng menganggukkan kepala. Setelah semua pasukan Qingzhou keluar dia bersama Feng Xueyue berjalan mengikuti Raja Bi Han dan Pangeran Bi Yao ke istananya setelah sebelumnya Feng Xueyue berkata kepada Jendral Bu kalau pasukannya sementara ikut di kamp Bingzhou. Jendral Bu tentu menyanggupi dia kemudian memanggil wakilnya dan mengkondisikan pasukan Qingzhou untuk bergabung dengan pasukan Bingzhou, beruntung tempat itu sangat luas dan bisa menampung pasukan Qingzhou yang baru saja sampai.
*** bersambung ***