Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 330 Anggota Sekte Kalajengking Merah


__ADS_3

****


Disebuah tempat yang merupakan kediaman tidak terlalu megah, terdapat 5 orang sedang berkumpul. Kelima pria paruh baya itu dari auranya terlihat berada di alam Raja Kristal dan hanya satu orang yang berada di alam Raja Sejati *1. Mereka tampak sedang membicarakan hal serius.


"Apa rencana ini yakin akan berhasil?" ucap salahsatu pria paruh baya berpakaian biru.


"Aku jamin berhasil, karena aku telah memonopoli pasukan kerajaan Zhu"


"Tapi bukankah akan banyak orang-orang kuat akan berkumpul? para Patriak bukan hanya nama kosong saja!"


"Itu bisa diatur" ucap seseorang berpakaian putih lalu dari balik bajunya dia mengeluarkan botol giok berisi bubuk.


"Dengan ini kita bisa berhasil"


"Apa itu?"


Pria paruh baya yang mengeluarkan botol membuka tutupnya sedikit, lalu menuangkan sedikit kedalam gelas.


"Ini adalah Bubuk Pelemas Raga!" ucapnya dan membuat semua orang terkejut.


"Bukankah bubuk ini tidak banyak beredar dari mana tuan Hu mendapatkannya?"


"Pasar Gelap Baiyun"


"Pantas saja jika begitu dengan ini kita akan berhasil hahaha, kompetisi alkemis akan menjadi kuburan bagi para kekuatan besar dengan begitu kita akan menguasai kerajaan Zhu"


"Tentu saja, aku telah mempersiapkan sejak lama,, kerajaan Zhu akan secepatnya berada di tanganku!" ucap pria yang dipanggil Hu sambil mengepalkan tangannya.


****


Xiao Feng setelah pergi dari Asosiasi Xuanhuan melanjutkan jalan-jalannya selain ingin mencari informasi dia ingin lebih mengenal kota yang dekat dengan ibukota kerajaan Zhu ini.


"Fiuuhh aku tidak terbiasa dengan keadaan seperti ini,, jika di alam manusia aku memiliki paviliun Gagak Hitam hal sekecil ini sangat mudah, tapi jika ingin membangun paviliun di Alam Dewa aku agak malas,, dulu aku membangun paviliun sebagai tameng dan perlindungan diri sekarang rasanya tidak perlu" gumamnya sambil berjalan, tak terasa dia berjalan sampai di taman kecil dekat hutan di pinggir kota Zhu dan ditaman indah itu tidak ada orang.


Xiao Feng duduk di atas rumput sambil mengeluarkan sebotol minuman yang dibeli dari sistem dan mengeluarkan alat musik berupa gitar, semasa hidup dibumi dulu dia memang ahli dalam memainkan alat musik itu sebagai mengisi hari-hari dikala pulang bekerja beruntung ditoko sistem juga tersedia segala hal yang ada dibumi dulu.


Xiao Feng mulai memetik gitarnya, jarinya bergerak lincah seolah menari dan irama melodi indah dan halus laksana air mengalir pun terdengar membuat siapapun yang mendengar akan merasakan tenang bahkan burung-burung pun mendekat dan berkicau seolah mengiringi irama petikan gitar, Xiao Feng tersenyum tipis melihatnya dan semakin banyak hewan kecil mendekat.


"Wah irama musik ini sungguh enak didengar" tiba-tiba sebuah suara terdengar dibelakang Xiao Feng, Xiao Feng menghentikan sejenak lalu menoleh tampak anak perempuan kecil yang cantik menggemaskan berdiri dibelakang Xiao Feng sambil mengedipkan matanya lucu, Xiao Feng melihat usia anak ini baru 8 atau 10 tahun.


"Kenapa aku tidak bisa merasakan aura anak ini,, anak ini tidak sederhana" gumam Xiao Feng "Sistem analisa!"


[Ding]


Nama : Chu Huanran


Usia : 7 tahun

__ADS_1


Ras : Manusia


Level : -


Garis Keturunan : Dewi Yu Xuanyu


Elemen : Yin Yang


"Dia memiliki garis keturunan Dewi Yu Xuanyu yang dikenal sebagai ahli dari formasi dan array memiliki teknik formasi tingkat tinggi dan mendominasi, pantas dia memiliki elemen Yin dan Yang" gumam Xiao Feng setelah melihat tabel sistem.


"Adik kecil sini duduk" ucap Xiao Feng dan anak kecil itu menganggukkan kepala lalu duduk di samping Xiao Feng.


"Kakak tampan aku Chu Huanran nona muda klan Chu di kota ini kakak namanya siapa?" ucap Chu Huanran dengan matanya membulat lucu membuat Xiao Feng gemas sendiri.


"Nama kakak Hei Feng Xi"


"Hmm Hei Feng Xi, bukankah nama yang keren, burung Phoenix hitam haha"


"Bukan burung Phoenix hitam tapi rubah hitam kalau kata Xixi" ucap Xiao Feng, tentu dia mengucapkan itu hanya dalam hatinya.


"Ayo kakak mainkan lagi Huan'er ingin mendengarnya lagi"


"Baiklah,, baiklah demi nona Huan'er yang cantik kakak akan memainkan lagu indah"


"Yeayyy!"


"Aura kegelapan" gumam Xiao Feng.


Muncul empat orang pria muda berjarak 10 langkah dan mengagetkan Chu Huanran, Xiao Feng menghentikan musiknya dan menyimpan gitarnya lalu bangkit berdiri, gadis kecil itu pun berdiri dan langsung bersembunyi dibelakang Xiao Feng sambil memegang celananya.


"Kakak siapa mereka Huan'er takut" ucap gadis kecil itu gugup, Xiao Feng mengelus kepalanya agar tenang.


"Ada kakak tenang saja" ucap Xiao Feng "Permisi ada keperluan apa tuan-tuan yang hebat ini kemari?" Xiao Feng berkata dengan menangkupkan kedua tangan, pria paling depan yang memiliki badan kekar dan beranting di telinganya berkata.


"Kami diutus untuk membawa anak kecil dibelakangmu!" ucap pria itu.


"Kenapa, apakah kau keluarganya?" ucap Xiao Feng sambil memperhatikan, keempat orang itu memiliki kultivasi di alam Raja Berlian *1 dan *2.


"Nak kusarankan kau tidak menghalangi, kami dari sekte Kalajengking Merah tidak akan sungkan!"


Xiao Feng sedikit terkejut namun dalam hatinya dia senang setelah mencari informasi tidak disangka dia mendapat sesuatu.


"Karena dia adikku, tentu aku akan bertindak lalu kalian dengan menyebutkan asal kalian apa tidak takut ada orang yang tahu!"


"Nyaliku sungguh besar nak, baiklah lebih baik dibunuh saja dengan begitu tidak akan ada yang membocorkan informasi,, hiyyaa"


Pria paling depan melesatkan tinjunya, dia mengeluarkan 50% energi Qi supaya bisa menghabisi dengan cepat.

__ADS_1


"Mati dengan tinju kalejengkingku merupakan kehormatan bagimu!"


"Tap!"


"Eh"


Semua orang terkejut ketika Xiao Feng dengan enteng menahan tinju orang itu dengan satu jarinya.


"Kau mau menghabisi ku dengan kekuatan semut ini,, maaf kau tidak layak" ucap Xiao Feng lalu menyentilkan jarinya dan pria itu terhempas ke belakang.


"Brengsek ayo serang dia,,"


"Hiyyaa"


Dengan cepat keempat orang dari sekte Kalajengking Merah mengurung dan menyerang Xiao Feng, Xiao Feng menangkap Chu Huanran dan melemparnya ke atas. Lalu mengeluarkan dan melemparkan kipasnya.


"Sreet!"


"Wuungggg!"


Kipas Elemen Xiao Feng terbang berputar dan dengan kecepatan yang luar biasa dan tidak dapat ditahan kipas itu langsung menyayat leher ketiga orang itu.


"Crass!"


"Crass!"


"Crass!"


"Uhuukk!"


Darah menyembur dari leher dan tiga orang itu langsung tewas ditempat dengan tubuh ambruk.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh tiga dilevel Raja Berlian mendapatkan 216.000 PS dan 2.160.000 PP]


Xiao Feng menangkap kembali Chu Huanran dan pria sisanya yang merupakan pemimpin mundur tiga langkah dengan keterkejutan di wajahnya terlihat jelas.


"Huhu Kakak kau tega sekali melemparkan aku takut" ucap Chu Huanran sambil memeluk leher Xiao Feng digendongnya.


"Huan'er tenang saja,, kau apa ada kata terkahir?" ucap Xiao Feng sambil menatap pria didepannya.


"Kalajengking Merah akan memburumu!" ucap pria itu lalu dari mulutnya keluar busa dan ambruk ke tanah


"Sial sengaja aku sisakan untuk mencari informasi malah bunuh diri, tampaknya sekte Kalajengking Merah tidak sederhana" gumam Xiao Feng.


"Ayo Huan'er kakak akan mengantarmu pulang, tunjukan jalannya!" ucap Xiao Feng lalu melesat, sebelumnya dia dengan qi nya mengambil cincin penyimpanan keempat pria tadi dan membakar mayatnya untuk menghilangkan jejak.


*** bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2