Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 143 Salah Faham


__ADS_3

*****


[Ding.. selamat Tuan telah mendapatkan senjata Rantai Raja Neraka, kini tuan bisa mengeluarkan dan memasukkan rantai ke tangan tuan sesuai perintah tuan]


Xiao Feng yang sudah selesai mengalirkan qi merasa bingung dengan pemberitahuan sistem.


"Sistem bagaimana cara kerja senjata ini?" tanya Xiao Feng dibenaknya


[Tuan bisa mengeluarkan rantai sekaligus pedang ditangan kiri, rantai itu bisa memanjang dan memendek sesuai keinginan tuan. Tapi jarak yang bisa dipanjangkan rantai hanya 30 meter]


"Hmm begitu ya,, tigapuluh meter lumayan jauh juga" Xiao Feng merasa senang dengan mendapatkan itu, senjata barunya bisa menjadi kartu truf disaat genting dalam pertarungan. Xiao Feng ingin mencobanya namun belum sempat karena Xian Hu'er sudah turun dan berdiri didepannya.


"Aku lihat tadi adalah Pedang Kegelepan dan Rantai Raja Neraka, apa hubunganmu dengan She Mo" Xian Hu'er berucap dingin.


Xiao Feng menetap sejenak wajah Xian Hu'er, yang ditatap merasakan sedikit getaran aneh.


"Peri senjata tadi memang Pedang Kegelapan dan Rantai Raja Neraka, aku sempat bentrok dengan She Mo beberapa waktu lalu ketika dia hendak menculik Lin Mei Ling dan aku berhasil merampas senjatanya dan dia kabur"


"Lin Mei Ling? Gadis tercantik daratan bawah Alam Roh?" tanya Xian Hu'er penasaran. Xiao Feng mengangguk.


"Benar dan kami sudah berpisah"


"Hmm apa kalian berdua terlibat sebuah hubu.." Xian Hu'er menghentikan ucapannya ketika menyadari salah berucap. Gadis itu merutuk dalam hati kenapa menanyakan hal konyol seperti itu. Xiao Feng menaikkan alisnya heran.


"Terlibat apa peri?"


Xian Hu'er tidak menjawab dia memanggil tunggangannya lalu naik ke punggungnya. Kupu-kupu itu kemudian terbang ke atas, Xian Hu'er melihat kembali Xiao Feng lalu berkata.


"Kuharap kau berhati-hati terhadap She No, aku mendapat firasat kalau akan ada kejadian besar"

__ADS_1


Habis berkata seperti itu Xian Hu'er terbang tinggi dan menghilang dari pandangan Xiao Feng. Pria muda itu tersenyum.


"Peri itu,, untuk apa dia memperingatiku!"


"Qing Long, ayo kita lanjutkan perjalanan kita cari desa atau kota untuk beristirahat malam ini"


"Baik Tuan"


Mereka berdua melesat dengan kecepatan tinggi meninggalkan hutan, karena Xiao Feng sedang menggunakan teknik matanya jadi dia bisa memindai area dalam radius 20 kilometer dan membuat sistem bisa membuat peta. Xiao Feng dan Qing Long terbang lurus ke arah timur.


****


Xiao Feng telah keluar dari hutan dan hari beranjak sore kini dia sedang melewati sebuah lembah hijau dengan sungai. Xiao Feng dan Qing Long turun ke bawah dan berjalan ke tepi sungai untuk sekedar beristirahat. Xiao Feng mulai mengeluarkan beberapa peralatan memasaknya. Setelah selesai dia membuka baju atasnya dan melompat ke dalam sungai. Dia ingin berenang sekaligus menangkap beberapa ikan untuk dimasak. Qing Long duduk bersila dan menutup kedua matanya untuk sekedar berkultivasi. Xiao Feng berenang ke hulu sungai sesekali kepalanya keluar.


Sementara itu di sisi lain sungai dekat dengan Xiao Feng, ada seorang gadis cantik yang ternyata Lin Mei Ling juga kebetulan berada di sungai itu, matanya kemerahan seperti habis menangis namun tidak mengurangi kecantikannya. Xiao Feng yang kebetulan kepalanya keluar dari air melihat dari samping ke arah Lin Mei Ling.


"Mei Ling sedang apa dia disini?"


Kedua mata Xiao Feng membulat melihat punggung Lin Mei Ling yang putih bagai giok, dia terkejut melihat pemandangan tidak terduga itu. Dengan cepat Xiao Feng menenggelamkan kepalanya tidak ingin melihat pemandangan itu.


"Astaga apa itu tadi, gadis itu berani sekali mandi di tempat terbuka seperti ini, dan ini juga sialan kenapa juga kau bangun!' maki Xiao Feng sambil menepuk bagian bawah tubuhnya.


Lin Mei Ling berendam disungai sesekali menggosok bagian tubuhnya. Tiba-tiba dari atas pohon melesat sosok bayangan hitam berwajah seram melesat ke arah batu tempat Lin Mei Ling menyimpan pakaiannya. Sosok berwajah seram itu memeriksa pakaian seperti mencari sesuatu.


Tiba-tiba terdengar sebuah teriakan yang membuat sosok berwajah seram itu kaget. Bahkan Xiao Feng juga mendengar. Biarpun didalam air tetapi karena teriakan itu disertai energi Qi jadi getarannya tetap sampai ke telinga Xiao Feng. Xiao Feng kemudian keluar dari dalam air untuk melihat apa yang terjadi.


"Kurang ajar,, kau hendak mengintip gadis!"


Tiba-tiba seorang nenek yang ternyata adalah Lin Mu yang mengikuti tanpa sepengetahuan Lin Mei Ling muncul dan langsung menyerang sosok berwajah seram itu. Sosok berwajah seram lekas berbalik dan menahan serangan ganas elemen air Lin Mu.

__ADS_1


"Buum!"


Suara ledakan menggetarkan area itu, Lin Mei Ling kaget ketika mendengar suara teriakan dan ledakan didekatnya. Dia segera keluar dari dalam sungai untuk mengambil pakaiannya. Namun gerakan terhenti ketika nenek itu berteriak.


"Mei'er, jangan keluar dari dalam air ada laki-laki kurang ajar mengintip kau mandi! Biar kuberi dia pelajaran!"


Lin Mei Ling tidak jadi keluar dari sungai, dia menenggelamkan tubuhnya dan hanya menyisakan kepalanya saja. Ingin sekali dia menghajar sosok itu. Namun karena peringatan nenek Lin Mu dia terpaksa bertahan dalam air.


"Tunggu, aku tidak berniat mengintip gadis itu, aku...!"


"Bajingan sudah tertangkap basah masih berani mengelak!"


Si nenek tetap menyerang, kini dia mengeluarkan tekniknya ke arah sosok itu. Gelombang air membentuk siluet tiga ekor ikan besar muncul dari tangan si nenek dan dengan cepat menuju sosok berwajah seram.


"Teknik Gelombang Air Tiga Sirip!" ucap sosok berwajah seram kaget. Dia tidak menyangka kalau nenek Lin Mu akan mengeluarkan teknik turun temurun klan Ikan Tiga Sirip. Si nenek juga kaget karena orang itu mengetahui tekniknya, sebab selama ini hanya beberapa orang saja yang mengetahui teknik rahasia klan ikan tiga Sirip. Akibatnya serangannya sedikit tertahan dan dipergunakan oleh sosok berwajah seram untuk menghindarinya.


"Wushh!"


"Bumm!"


Siluet tiga ekor ikan menghantam tanah dan menimbulkan ledakan dan lubang besar namun sosok berwajah seram berhasil melarikan diri.


"Siapa orang itu sekilas wajahnya menyeramkan, Mei'er sempat berkata kalau dia selalu diikuti sosok itu?" Lin Mu kemudian mendekati pakaian Lin Mei Ling dan melemparkannya ke dalam air tempat Mei Ling berendam.


"Mei'er lekas pakai pakaianmu!"


Lin Mei Ling menangkap pakaiannya dan memakainya, tidak perduli basah. Lalu dia naik ke tepi sungai, dia tidak menyangka kalau yang menolongnya adalah neneknya Lin Mu. Gadis itu berlari dan memeluk Lin Mu.


"Nenek terimakasih, jika nenek tidak ada mungkin orang itu akan berbuat lebih kurang ajar, apa nenek tahu siapa dia?"

__ADS_1


Ketika Lin Mu hendak menjawab tepat saat itu Xiao Feng muncul dia hanya memakai celananya dan bertelanjang dada ditangannya memegang seekor ikan besar. Melihat itu Lin Mei Ling menjadi salah sangka, dia mengira kalau Xiao Feng lah yang mengintipnya.


**** bersambung


__ADS_2