Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 254 Menjemput Pasukan Huang Zhi Yan


__ADS_3

*****


Xiao Feng telah sampai di wilayah ibukota kekaisaran dia kali ini menggunakan pakaian bertudung menutupi kepalanya, Xiao Feng memang melihat tidak ada yang aneh semua orang beraktifitas seperti biasa, Dia melanjutkan menuju istana kekaisaran.


Diistana sendiri memang lebih ketat daripada biasanya, penjaga gerbang pun bukan prajurit tapi orang berpakaian hitam yang memiliki kultivasi di ranah Alam Langit, Xiao Feng yang melihat dari atas udara hanya tersenyum tipis.


"Ling Xu Yuan ini dia begitu teliti bahkan penjaga saja di tempatkan orang yang kultivasi seperti itu" gumamnya, lalu Xiao Feng menggunakan teknik matanya dan memindai seluruh istana, dia cukup terkejut dengan adanya beberapa orang yang memiliki kultivasi sudah berada di Alam Raja.


"Tampaknya istana sebagian besar diisi orang-orang Ling Xu Yuan, entah apa yang dia miliki hingga bisa mengumpulkan pasukan kultivasi tinggi" ucap Xiao Feng, dia sedikit mengerti tentang kekuatan Ling Xu Yuan, sementara Ling Xu Yuan sendiri tidak terlihat.


Xiao Feng akhirnya memutuskan untuk ke kota Anzhi, kota terdekat dari ibukota Huangzhen yang menurut perkataan Huang Zhi Yan pasukan khusus miliknya ditempatkan di kota itu. Dengan teleportasi Xiao Feng akhirnya sampai di kota Anzhi. Keadaan kota Anzhi sama seperti ibukota yang dijaga orang berpakaian hitam, Xiao Feng pun mulai berjalan menuju gerbang kota.


"Identitas dan buka penutup kepalamu" ucap penjaga, Xiao Feng mengeluarkan aura kegelapan dari tubuhnya dan tentu dirasakan oleh penjaga.


"Aku anggota baru disini dan ditugaskan tuan untuk bergabung disini" ucap Xiao Feng, penjaga itu dengan bodohnya percaya saja sebab dia merasakan aura kegelapan dari Xiao Feng.


"Hmm baik, masuklah" ucap penjaga lalu Xiao Feng pun memasuki kota. Dia berjalan sambil melihat kanan kiri, warga juga beraktivitas seperti biasa, seperti berdagang, berkebun dan lain sebagainya.


"Pangeran Huang tidak memberi tahu dimana posisi pasti pasukannya" gumam Xiao Feng lalu dia berjalan dan memasuki sebuah rumah makan sederhana dan tidak terlalu mewah.


"Selamat datang Tuan" ucap pelayan laki-laki menyambut Xiao Feng, Xiao Feng memperhatikan kalau pelayan itu biarpun sudah berumur namun badannya masih kekar dan tangannya terlihat ada beberapa luka, Xiao Feng memindai dengan sistemnya kalau pelayan itu memiliki kultivasi ramah Alam Ilahi *1.


"Hmm sepertinya mungkin ini adalah salahsatu pasukan Huang Zhi Yan" ucap Xiao Feng dalam hati.


"Aku ingin makan dan aku akan membayar disini langsung berapa harganya?"


"Harganya 2 koin perak tuan" ucap pelayan, Xiao Feng mengeluarkan satu koin emas dan token milik Huang Zhi Yan, pelayan yang melihat token itu terkejut karena dia sangat mengetahui keaslian token itu.


"Baik Tuan silahkan duduk kami akan segera menyiapkan" ucap pelayan, Xiao Feng mengangguk lalu menyimpan kembali token dan berjalan menuju meja kosong dekat jendela. Beruntung keadaan di rumah makan sepi hanya beberapa warga biasa saja yang sedang makan. Tak lama kemudian pelayan datang membawa makanan, setelah menatanya pelayan itu kembali ke tempatnya


Xiao Feng melihat dibawah piring ada secarik kertas, dia mengambil dan membukanya.


"****temui aku di**** *****bagian belakang setelah makan***** ****nanti****"

__ADS_1


Xiao Feng menyimpan kertas dan menghabiskan makanan dengan cepat, dia kemudian berdiri dan berjalan menuju bagian belakang. Ketika sudah sampai disebuah ruangan yang sepertinya adalah dapur pelayan tadi muncul.


"Tuan langsung saja kenapa kau memiliki token Pangeran Huang?" tanya pelayan.


"Kau pasti sudah mendengar kabar dari istana yang dikudeta seseorang?" jawab Xiao Feng.


"Benar dan kabarnya Pangeran menghilang lalu kenapa kau memiliki token itu, apa kau yang membunuh Pangeran?" ucap pelayan dengan dingin. Xiao Feng membuka penutup kepalanya.


"Aku Pangeran Xiao Feng dari Youngzhou dan Pangeran Huang Zhi Yan saat ini berada di istana Youngzhou, dia memintaku menjemput pasukan Khususnya untuk seger bergabung di Youngzhou" ucap Xiao Feng sambil mengeluarkan aura agung dan bangsawannya. Pelayan itu terkejut setelah Xiao Feng mengenalkan diri, buru-buru dia memberi hormat.


"Maaf Pangeran, aku tidak melihat"


"Sudahlah kau lekas kumpulkan orangmu, nanti malam kita akan segera ke Youngzhou" ucap Xiao Feng.


"Baik Pangeran, saya akan segera menghubungi pasukan. Saya sendiri disini adalah komandan pasukan, Pangeran Huang sengaja menempatkan kami dikota ini untuk mencegah hal yang berbahaya jadi kami menyamar sebagai warga biasa dengan menekan kultivasi kami, namun tetap saja aku ketahuan" ucap pelayan.


"Aku tahu itu karena tidak mungkin warga biasa memiliki luka senjata tajam ditangan dan aura pertempuran, biarpun tipis aku sangat menyadarinya" ucap Xiao Feng.


*****


Tak terasa malam pun tiba, Xiao Feng yang terlarut dalam kultivasi menghentikan kegiatannya ketika pintu diketuk. Dia membuka matanya lalu berdiri dan berjalan membuka pintu.


"Pangeran, semua orang sudah siap dan menunggu di hutan sebelah Utara kota" ucap pelayan ketika pintu sudah dibuka. Xiao Feng mengangguk saja sebagai jawaban.


"Ayo kita bergegas kau tunjukan jalan"


"Baik Pangeran!"


Mereka keluar dari rumah makan dan langsung melesat ke arah hutan dengan pelayan tadi berada didepan, Xiao Feng tersenyum ketika mendapati beberapa orang mengikuti mereka dari belakang. Dengan teknik matanya Xiao Feng sudah bisa melihat dimana berkumpulnya orang Huang Zhi Yan.


"Kau duluan aku harus mengurus sesuatu dulu" ucap Xiao Feng kepada pelayan didepannya.


"Baik Pangeran" ucap pelayan itu, dia tidak bertanya urusan apa, sebab pelayan tahu untuk tidak mencampuri lebih jauh urusan seorang anggota kerajaan, jadi pelayan itu terus melesat ke arah hutan sementara Xiao Feng berhenti dan melayang diudara. Tak lama kemudian sekitar 10 orang berpakaian hitam muncul.

__ADS_1


"Siapa kau malam-malam begini berkeliaran dikota?" ucap salahsatu orang berpakaian hitam dengan sedikit membentak, Xiao Feng tidak menjawab dia hanya tersenyum sinis lalu melesat menyerang.


"Bajingan dia menyerang!" seru orang tadi, Xiao Feng melesat dengan cepat ke arah orang yang bicara lalu tangan kanannya terulur mencekik leher orang itu, temannya yang disamping segera melesat ke arah Xiao Feng sambil mengirimkan tinju, Xiao Feng memundurkan kepalanya sedikit dan tinju itu lewat didepannya dengan cepat Xiao Feng mencekik leher penyerangnya dengan tangan kiri. Dua orang yang dicekik Xiao Feng meronta melepaskan diri namun cekikan Xiao Feng sangat kuat.


"Apa ada kata-kata terakhir" ucap Xiao Feng lalu dia menggerakkan kedua tangan membenturkan kepala dua orang berpakaian hitam.


"Buukk!"


"Prakkk!"


[Ding... selamat tuan telah membunuh dua di level Alam Ilahi mendapatkan 90.000 PS dan 900.000 PP]


Dua kepala beradu dan langsung pecah dengan darah dan otak berhamburan yang langsung membuatnya tewas tanpa bisa melawan, Xiao Feng kemudian menjatuhkan kedua tubuh itu dan menatap ke arah delapan orang sisanya yang masih kaget.


Tanpa basa basi Xiao Feng langsung menyerbu delapan orang sisanya. Jelas delapan orang itu tidak ingin mati sia-sia, dengan seluruh kemampuannya mereka berusaha melawan tapi mereka tidak tahu lawan yang dihadapi bahkan Xiao Feng hanya dengan kekuatan fisiknya saja tak membutuhkan waktu lama dia sudah menghabisi 10 orang itu. Xiao Feng kemudian mengeluarkan api emasnya dan membakar mayat sepuluh orang itu hingga menjadi abu untuk menghilangkan jejak.


"Yah lumayan ada point"


Xiao Feng setelah selesai langsung menuju hutan, ketika sudah sampai tampak sudah banyak orang, Xiao Feng memperkirakan ada 10.000 orang disana termasuk pelayan tadi.


"Salam kepada Pangeran" ucap semua orang bersamaan.


"Apa sudah berkumpul semua?"


"Sudah pangeran, sebelumnya perkenalkan diri dulu aku Ji Tian komandan Divisi Zhifeng, pasukan khusus Pangeran Huang Zhi Yan" ucap pelayan sambil maju ke depan.


"Baiklah karena kalian sudah berkumpul, ayo kita segera berangkat ke Youngzhou" ucap Xiao Feng


"Maaf Pangeran dengan orang sebanyak ini apa tidak terlalu mencolok kita terbang melintasi kota?" ucap Ji Tian, Xiao Feng tersenyum mendengarnya. Lalu dia membuat segel tangan dan tak lama kemudian muncul sebuah portal.


"Kita tidak terbang tapi kita akan berteleportasi, kalian memakai portal itu untuk ke Youngzhou" ucap Xiao Feng dan semua orang pun faham sekaligus kagum sebab tidak pernah terdengar seorang kultivator yang bisa menggunakan elemen ruang dan waktu. Dengan arahan Xiao Feng semua orang akhirnya memasuki portal dan muncul di halaman belakang istana Youngzhou yang terdapat ruang kultivasi.


**** bersambung *****

__ADS_1


__ADS_2