Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 153 Bai Hu mendapatkan bentuk Manusia


__ADS_3

*****


Xiao Feng masih belum tahu ketika dia di Alam Roh bertualang, semua orang yang dekat dengannya mencari kabar tentang dirinya. Xiao Feng kini mulai memasuki wilayah kerajaan Qingzhou dan mendapati sebuah kota kecil namun ramai.


"Tunjukan identitas!" ucap seorang penjaga gerbang ketika Xiao Feng dan Qing Long mau memasuki gerbang. Xiao Feng mengeluarkan token emas bermotif Naga yang merupakan token anggota kerajaan Yongzhou. Penjaga itu terkejut lalu menangkupkan kedua tangan.


"Mohon maaf telah bersikap tidak sopan kepada pangeran Youngzhou, kalau boleh tahu kenapa pangeran tidak membawa kereta kuda"


"Aku sedang dalam misi, kuharap kau bisa merahasiakannya dan jangan panggil aku pangeran panggil saja tuan muda!" ucap Xiao Feng lalu melemparkan kantung kecil berisi 10 koin emas. Penjaga buru-buru mempersilahkan masuk.


"Tentu pang.. eh tuan muda, maaf telah mengganggu perjalanan tuan muda" ucap penjaga dia sering mendengar rumor kalau para pangeran Youngzhou berbakat dan hebat kali ini dia menyaksikan sendiri dengan kedua matanya kalau rumor itu benar, apalagi melihat Qing Long dibelakang Xiao Feng penjaga itu merasakan dirinya terancam kalau mengusik mereka.


Xiao Feng dan Qing Long memasuki kota. Kota itu bernama Kota Qintian terletak paling ujung barat kerajaan. Meskipun paling ujung tetapi keadaan kota ini sangat ramai dengan penduduknya yang tampak damai dan tentram.


"Raja Feng Xiong memang luar biasa dalam mengatur kerajaannya, tidak heran seluruh kota maupun desa bahkan diperbatasan pun diperhatikan,, suatu hari aku ingin belajar darinya" gumam Xiao Feng yang melihat kiri kanan kota. Qing Long tidak berkata apa-apa, wajah dinginnya seolah patung saja.


Mereka berdua terus berjalan dan tak lama kemudian mereka memasuki sebuah rumah makan agak besar. Didalamnya sedikit ramai.


"Permisi tuan muda, apa ada yang bisa kami bantu" sapa seorang pelayan wanita berusia 20an, wajah wanita itu memerah karena ketampanan Xiao Feng dan Qing Long.


"Kami memesan hidangan dan arak terbaik disini!" ucap Xiao Feng sambil tersenyum.


"Baik tuan muda silahkan menunggu sebentar" pelayan itu kemudian mengantar Xiao Feng dan Qing Long menuju meja. Rumah makan itu memiliki dua lantai, dilantai kedua memang lebih sepi karena ruangan khusus namun Xiao Feng lebih enak disuasana agak ramai setidaknya dia sambil mendapat informasi.


Xiao Feng pun duduk di kursi dan Qing Long berdiri dibelakang Xiao Feng. Pelayan wanita itu kemudian pergi untuk menyiapkan pesanan Xiao Feng.


"Qing Long kau duduklah"


"Maaf tuan sebagai bawahan tidak pantas duduk sama rata" ucap Qing Long singkat, Xiao Feng hanya menghela nafas dia sudah tahu watak Qing Long memang selalu seperti itu. Sedangkan semua orang menghentikan sejenak aktifitasnya untuk melihat ke arah Xiao Feng.


"Siapa tuan muda itu dari penampilannya tampaknya seorang bangsawan" ucap salahsatu pengunjung.


"Tidak tahu mungkin salah satu tuan muda klan besar atau sekte yang ingin membeli tanah atau bangunan"

__ADS_1


"Memangnya ada bangunan disini yang dijual?"


"Ada disebelah timur itu ada bangunan besar namun sudah lama tidak dihuni jadi pemiliknya memutuskan untuk menjual"


"Mungkin saja tuan muda itu ingin membeli"


Xiao Feng hanya tersenyum mendengar percakapan pengunjung biarpun jauh tapi indera pendengaran Xiao Feng sangat tajam.


"Benar juga kota ini aku belum memiliki cabang Paviliun Gagak Hitam, nanti aku akan melihat bangunan itu dan menghubungi Yuan Li untuk mendirikan paviliun disini"


Tak lama kemudian dua orang pelayan menyajikan hidangan dan menata dimejanya. Xiao Feng kemudian mulai makan dan minum dengan santai. Setelah selesai Xiao Feng menaruh 10 koin emas diatas meja lalu pergi meninggalkan rumah makan tersebut.


Xiao Feng ingin meninjau bangunan yang kabarnya hendak dijual, tapi berhubung hari sudah sore, Xiao Feng memutuskan besok saja untuk melihatnya. Dia dan Qing Long mencari penginapan.


*****


Xiao Feng kini sudah berada dikamar penginapan, dia lalu masuk ke dunia jiwa nya. Xiao Feng berjalan menuju istananya namun dia dikagetkan dengan sosok pria muda tampan sekitar berumur 20an sedang berdiri di taman. Merasa ada yang berjalan pria muda itu berbalik. Xiao Feng melihat tampilan pemuda tampan berpakaian putih dengan garis biru disetiap pinggiran bajunya dan sebuah gambar kecil kepala harimau terlihat didahinya. Pria itu begitu melihat Xiao Feng langsung membungkukkan badannya.


"Tuan!"


"Kau siapa?"


"Aku Bai Hu tuan, masa tuan tidak bisa mengenaliku" ucap pria muda yang ternyata adalah Bai Hu yang sudah mendapatkan bentuk manusianya.


"Kau Bai Hu? Kau sudah mendapatkan bentuk manusiamu?"


"Benar tuan, berkat banyaknya inti kristal dan pil yang tuan berikan serta berada disini aku sudah mencapai ranah Raja Berlian dan akhirnya mendapat bentuk manusiamu" ucap Bai Hu dengan bangga. Xiao Feng menganalisa dengan sistemnya dan ternyata memang benar Bai Hu sudah berada di Raja Berlian *3. Xiao Feng mendekati Bai Hu dan menepuk pundaknya.


"Selamat Bai Hu kini kau sudah naik tingkat dan mendapatkan bentuk manusiamu aku turut senang!"


"Semua ini berkat Tuan"


"Sudah aku mau istirahat dulu, kalau kau mau keluar nanti saja"

__ADS_1


"Baik Tuan"


Xiao Feng kemudian memasuki istananya dan langsung menuju kamar. Setelah membersihkan diri dia langsung tidur.


Keesokkan harinya didunia jiwa Xiao Feng duduk di gazebo ditemani Bai Hu yang sedang menyajikan teh hangat. Asap tipis mengepul keluar dari dalam gelas kecil.


"Sepertinya setelah menjadi manusia kau terlihat seperti bawahan!" ucap Xiao Feng sambil menyesap tehnya. Bai Hu hanya tertawa canggung. Lalu dia duduk di depan Xiao Feng.


"Haha,, aku memang bawahan tuan paling setia,, owh iya tuan apa ada sesuatu yang terjadi?"


"Aku sudah meninggalkan Alam Roh setelah membunuh She Mo dan kini kita berada di Alam Manusia tepatnya di kawasan Kerajaan Qingzhou"


Bai Hu terkejut mendengarnya, wajar dia selama ini tertidur berkultivasi jadi belum tahu informasi dunia luar.


"Terus yang lain seperti Ao Xuan dan Nona Mei Ling bagaimana?"


Xiao Feng menghela nafasnya sejenak "Aku juga tidak tahu kejadian setelahnya, kurasa mereka terhisap portal dimensi dan terlempar ke alam lain atau ke alam manusia, tapi aku harap mereka baik-baik saja"


"Apa tuan mengkhawatirkan nona Mei Ling?" ucap Bai Hu sambil menyengir. Xiao Feng menghentikan sejenak tangannya yang hendak menyesap teh. Lalu dia menggerakkan telunjuknya memberi kode Bai Hu untuk mendekatinya. Dengan polos Bai Hu mendekatkan kepalanya ke arah Xiao Feng.


"Awww!"


Bai Hu mengaduh ketika Xiao Feng tiba-tiba menyentil dahinya, dia menyesal karena dengan polosnya menurut.


"Memangnya aku terlihat seperti itu"


"Yeaahh siapa tahu tuan,, apalagi nona Mei itu sangat cantik sebanding dengan nona Feng"


"Terserah kau saja lah" ucap Xiao Feng sambil bangkit berdiri dan berjalan keluar gazebo, Bai Hu mengikutinya.


"Tuan karena kebetulan kita berada di kerajaan Qingzhou bagaimana kalau kita sekalian mencari nona Feng siapa tahu bisa mengobati kerinduan tuan"


"Kau ini cerewet sekali"

__ADS_1


Xiao Feng tidak menanggapi dia menuju ruang kultivasi, rencananya Xiao Feng ingin menyerap inti kristal ular hitam yang disempat dikalahkan oleh Qing Long di Alam Roh, agar penguasaan pedang rantainya lebih sempurna jika menguasai elemen kegelapan.


***** bersambung


__ADS_2