
****
Satu Minggu berlalu dengan cepat.
Generasi muda klan Xiao semuanya sudah bisa memasuki lantai lima dari pagoda sepuluh tingkat, sesuai perkiraan Xiao Feng kultivasi mereka meningkat walaupun hanya satu dua tingkat itu sudah cukup lumayan bagi generasi muda klan Xiao yang sebelumnya jarang berlatih.
Generasi muda klan Xiao kemudian dibawa oleh Yuan Li ke tempat untuk latihan fisik yang sudah disiapkan Xiao Feng.
Ditempat itu sudah menunggu Xiao Feng, Feng Xi, Sun Xie, Sun Ling'er, Sun Guan dan Li Ying. Generasi muda klan Xiao apalagi para laki-laki memandang takjub pada tiga gadis cantik didekat Xiao Feng begitupun para gadis mereka berantusias berlatih selain sudah bisa merasakan hasil latihan tentu saja mereka bisa melihat ketampanan Xiao Feng dan yang lainnya.
"Baiklah karena kalian sudah berada disini, kalian harus berlatih fisik terlebih dahulu nanti Yuan Li dan yang lainnya mengajari kalian!" seru Xiao Feng ketika mereka sudah didalam kotak berisi peralatan untuk melatih fisik.
"Tuan muda aku baru melihat peralatan aneh seperti ini?" ucap Xiao Yu.
"Tentu saja karena ini alat yang digunakan kultivator alam manusia untuk berlatih fisik" ujar Xiao Feng sedikit menjelaskan lalu memperagakan penggunaan beberapa alat.
Saat sedang menjelaskan seorang penjaga mendatangi, Xiao Feng langsung beralih melihat penjaga yang baru datang.
"Tuan muda ada tamu untuk tuan muda" ucap penjaga sambil menangkupkan kedua tangan.
"Siapa?"
"Tamu itu mengenalkan diri dari Kedai Tianwei"
Mendengar itu Xiao Feng mengangguk faham lalu dia menyuruh Yuan Li dan yang lainnya untuk mulai melatih generasi muda klan Xiao. Dia kemudian bersama penjaga menuju sebuah kediaman kecil khusus menyambut tamu didekat gerbang klan Xiao.
****
__ADS_1
"Salam tuan muda Feng!" Sapa Tetua Li yang sedang duduk langsung berdiri dan menangkupkan kedua tangan, Xiao Feng tersenyum ternyata yang datang adalah tetua Li langsung.
"Oh ternyata tetua Li,, silahkan duduk!" ujar Xiao Feng kemudian dia duduk dikursi diikuti tetua Li pelayan pun datang dan menyajikan teh serta cemilan.
Xiao Feng menyesap tehnya "Sungguh kehormatan tetua Li mengunjungi klan Xiao?"
"Hehe tuan muda aku sangat sibuk dan baru bisa bertemu"
"Tentu aku mengamati kesibukan tetua, apalagi setelah Kedai Tianwei resmi menjalin kerjasama dengan klan Xiao tentang penjualan formasi tentu sangat sibuk,, omong-omong kenapa tetua Li tidak langsung menemui leluhur?" ucap Xiao Feng
"Yah begitulah tuan muda,, ehm tadi aku sudah bertemu dengan patriak Xiao dan urusan kami sudah selesai, aku ingin bertemu dengan tuan muda karena ada hal penting yang ingin aku bicarakan. Seingatku tuan muda pernah berkata mencari informasi keluarga Lin dan kota lain" ucap tetua Li, Xiao Feng menganggukkan kepalanya.
"Informasi apa itu tetua?"
"Menurut informan kami, kalau keluarga Ming sudah resmi akan melamar putri patriak Lin dua hari lagi"
"Tentu saja tuan muda, kabar ini sangat terpercaya dan akurat dan kabarnya guru dari tuan muda keluarga Ming yaitu Tetua De dari sekte Serigala Hitam juga hadir"
"Tetua bisa jelaskan sedikit mengenai sekte Serigala Hitam"
"Bisa,, sekte Serigala Hitam sendiri merupakan sekte dibagian dalam pusat alam dewa, bagian dalam pusat alam dewa sendiri luasnya hampir sama dengan bagian luar dan diduduki oleh 10 sekte saja dan sekte Serigala Hitam sendiri termasuk salahsatunya"
"Apakah sekte Serigala Hitam termasuk sekte kelas atas?"
"Pembagian sekte dibagian dalam pusat alam dewa dibagi menjadi sepuluh peringkat dan sekte Serigala Hitam berada diurutan ke tujuh biarpun kekuatan para patriaknya hampir sama namun dari segi kekuatan jumlah seluruh anggota tentu berbeda jauh saat ini sekte Serigala Hitam memiliki delapan tetua yang kekuatannya minimal berada di ranah Dewa Perak sedangkan guru tuan muda Ming berada di ranah Dewa Emas tahap akhir dan dia merupakan tetua kedua" tetua Li menjelaskan "Namun ada hal yang sedikit aneh dari sekte itu?" lanjutnya dan membuat Xiao Feng menaikkan sebelah alisnya.
"Hal aneh apa tetua?"
__ADS_1
"Menurut kabar konon sekte Serigala Hitam menggunakan kultivasi menyimpang yaitu menyerap energi Yin dengan melakukan kultivasi ganda dan bagi pasangannya yaitu wanita masa hidupnya akan berkurang dan vitalitasnya terus menurun hingga akhirnya akan terserap seluruh energinya baik energi kehidupan energi yin dan energi Qi nya maka dari itu sekte Serigala Hitam seluruh anggotanya merupakan laki-laki" ucap tetua Li, Xiao Feng sedikit terkejut mendengar itu tanpa sadar tangannya dibawah meja terkepal.
"Berarti Mei Ling dalam bahaya, apakah ini firasatku yang mengatakan kalau ada sesuatu yang buruk akan terjadi" gumam Xiao Feng dalam hati.
"Tuan muda apakah ada yang salah?" ucap tetua Li yang melihat Xiao Feng merenung.
"Tidak ada hanya saja aku khawatir temanku"
"Apakah teman tuan muda itu putri patriak Lin?"
Xiao Feng menganggukkan kepala, Tetua Li tersenyum tipis "Anak muda ini,, dia sudah memiliki gadis berambut putih yang sangat cantik dan ternyata dia juga berteman dengan putri patriak Lin kurasa tidak lebih sekedar berteman" gumam tetua Li dalam hati.
"Tapi tetua apakah anggota keluarga Lin tahu kalau tuan muda Ming adalah murid sekte Serigala Hitam?"
"Tentu saja mereka tahu namun mereka tidak tahu sekte Serigala Hitam yang mereka tahu bahwasanya sekte itu sekte hebat yang kekuatannya bisa menyapu satu kota dibagian luar pusat alam dewa"
Xiao Feng menganggukkan kepalanya faham, tadinya dia berfikir kalau Lin Feng tahu dan tetap meneruskan, namun mengingat dia pernah bertemu dengan Lin Feng di alam roh tentu dia tidak serta Merta menyetujui lamaran pernikahan ini apalagi anaknya yang sudah payah dia temukan dan bisa dibawa kembali ke alam dewa.
"Baiklah seperti itu saja tuan muda, jangan khawatir informasi ini akurat karena ada orang kami di sekte Serigala Hitam. Kedai Tianwei sendiri memiliki banyak cabang dan tentu saja di bagian dalam pusat alam dewa ada cabang kami"
"Tetua Li terimakasih atas informasinya, aku mengucapkan terimakasih jika ada hal yang lain tetua bisa langsung memberi kabar kepadaku" ucap Xiao Feng.
"Hahaha hanya masalah kecil tuan muda,, baiklah aku pamit dulu karena masih banyak hal yang harus dikerjakan" ucap tetua Li sambil berdiri.
"Baiklah mari ku antar tetua" ucap Xiao Feng juga berdiri lalu mengantar tetua Li. Sepeninggal tetua Li Xiao Feng kembali duduk.
"Secepatnya aku harus kesana kebetulan letak kota itu tidak jauh dari sini" gumam Xiao Feng lalu sebuah riak seperti gelombang airu muncul diudara dan perlahan sosok Xiao Feng terhisap oleh riak itu dan menghilang.
__ADS_1
****bersambung****