
Xiao Lei dan Mira pun keluar untuk berbelanja dan bersenang-senang. Mira lebih memilih berjalan-jalan dan makan-makanan ringan selagi menikmati suasana kebersamaan mereka hingga larut malam. Dan ketika Xiao Lei dan Mira hendak kembali ke penginapan Beifeng tanpa sengaja melihat orang dari kekaisaran Laozi yang bertemu Xiao Wang diam-diam. Xiao Lei pun memerintahkan Mira untuk pulang terlebih dahulu ke penginapan Beifeng. Mira pun mengiyakannya dan dia kembali ke penginapan sendiri karena tidak mau menjadi beban Xiao Lei.
"Meme, bantu alat pendengaran seperti kemaren!"
"Baik, Tuan. Silahkan."
Xiao Lei pun memakai alat pendengarannya.
"Hutan Devil telah di telusuri seluruhnya dan kita tak menemukannya!" ucap utusan kekaisaran Laozi
"Lalu, kemana lagi dia selain ke sana?" tanya Xiao Wang
"Itu kau pikirkan dulu sendiri, yang terpenting perintah kaisar tak boleh di tentang!"
"Bukankah perjanjian hanyalah dengan akting ku, kini semua telah berakhir. Mengapa aku harus mencarinya bukankah itu tugasmu?"
"Terserah saja! Tapi asal kau tahu saja, kaisar dapat memberimu posisi ini tapi juga dapat menjatuhkan mu dengan murah seperti keluarga mu itu!" ancam orang kaisar Laozi itu.
"Sialan! Kau mengancam ku? Tapi sayang perjanjian itu sudah selesai, dan dia bukan urusanku lagi!"
"Cih.... dasar anjing yang tak tau malu! Siap-siap lah kehilangan posisimu saat ini! Perjanjian tak ada artinya di hadapan yang mulia kaisar."
Xiao Wang yang sudah sangat kesal pun akhirnya mulai menyerang orang yang di utus oleh kaisar Laozi itu dan terjadilah pertarungan antara mereka. Xiao Lei pun hanya menonton dari kejauhan. Terlihat Xiao Wang yang melawan dengan sekuat tenaganya sama sekali tidak di anggab dan hanya di jadikan mainan oleh orang negara Laozi itu hingga Xiao Wang terlihat terluka dan mulai kehabisan energi. Hingga akhirnya Xiao Wang tak kuat untuk melawan lagi, dia mutah darah dan tergeletak di tanah.
"Ku peringatkan sekali lagi, kau hanyalah anjing yang kapan saja dapat di buat mainan ataupun di singkirkan ketika bosan!"
"Tidak! Aku tak mau kehilangan segalanya! Aku masih mau menjadi orang yang di puji-puji! Bantulah aku, aku berjanji akan melakukan tugas dari kaisar. Aku akan pergi mencari dia, tolong beri aku kesempatan! Aku akan mencarinya setelah aku pulih."
"Huh kesempatan terakhir telah kau tolak bukan dengan cara menyerang ku?"
"Tolong beri aku kesempatan lagi, aku mohon!"
"Boleh saja, mohon ampun lah dengan mencium kakiku sebanyak sepuluh kali!"
Xiao Wang pun berusaha meraih kaki orang utusan itu dan menciumnya sembari meminta ampun.
"Huh... kaki ku sangat kotor sekarang, bersihkan!"
"Baik, akan aku bersihkan." ucap Xiao Wang sembari membersihkan.
__ADS_1
"Pergi sana! Kau harus menemukannya!" ucap orang utusan kaisar Laozi sembari pergi meninggalkan Xiao Wang yang terluka parah.
Xiao Wang pun hanya tergeletak dan menahan semua nya, dia pun berteriak "Dasar brengsek sialan! Awas saja kau Xiao Lei! Aku tak akan mengampuni mu telah merebut segalanya dan menjadikan ku seperti ini!!!!"
Xiao Lei pun masih berada di tempatnya dan belum pergi.
"Oh, dia yang mereka maksut yaitu aku. Aku sangat bodoh dulu tertipu olehnya! Dia mengkhianati ku setelah ku anggab dia sebagai teman sekaligus saudara."
"Ya, Tuan memang bodoh!" ucap Meme membenarkan.
"Di saat aku begitu kesal kenapa kau malah mengejekku? Seharusnya kau menghiburku dan memberiku semangat atau pun solusi!"
"Meme, berbicara jujur Tuan, jika Tuan tidak bodoh mengapa bisa sampai meridiannya hancur hanya karena orang blo'on seperti dia!"
"Baik! Aku mengakui kebodohan ku! Apa kau puas?!"
"Tuan tenanglah. Tak perlu terbawa emosi, karena sekarang ada Meme yang mendampingi mu mari kita balaskan dendam Tuan."
"Tidak untuk sekarang, kita akan lihat dulu dan membuat reputasi yang dia inginkan itu hancur dulu."
"Ternyata Tuan masih sedikit pintar. Meme, sangat terharu."
"Cih, baru juga pintar sedikit, sudahlah Tuan, lihatlah dia saat ini sedang memulihkan kekuatannya dengan obat-obatan miliknya."
"Wah, hebat juga semenjak menjadi Tuan Muda Meng dan mengganti marga nya sepertinya dia saat ini menjadi kaya."
"Ya, Tuan. Itu semua hasil dari dia yang menipumu dan mengkhianati mu. Bukankah sangat mengharukan?"
"Diam lah Meme!" ucap Xiao Lei sembari menyuruh Meme diam, tapi justru ternyata malah memutus komunikasi. Xiao Lei pun baru mengerti jika dia dapat memutuskan atau pun menyambungkan komunikasi dengan Meme, tetapi karena Xiao Lei kasihan melihat Meme sehingga dia menyambungkan lagi komunikasinya. Karena walaupun Meme sedikit cerewet dan terkadang juga menyebalkan tetapi tetap saja dialah yang sering mendampingi dan membantu Xiao Lei hingga menjadi seperti saat ini.
Xiao Wang yang telah pulih pun mulai berdiri dan kembali ke keluarga Meng lagi. Xiao Lei yang belum pergi memilih untuk mengikuti Xiao Wang hingga di kediaman keluarga Meng.
"Tuan Muda, tetua mencari mu." ucap pelayan di kediaman keluarga Meng.
"Dimana tetua sekarang?"
"Di aula Tuan Muda."
Xiao Wang atau Meng Wang ini akhirnya menuju ke aula utama kediaman keluarga Meng.
__ADS_1
"Meme, carikan aku barang yang dapat menyembunyikan ku, agar aku bisa masuk tanpa di lihat dan di rasakan siapapun."
"Baik, Tuan. Ini adalah jubah transparan, Tuan tak akan terlihat ataupun di ketahui walaupun Tuan duduk di samping mereka."
"Tukar dengan ini saja."
"Tuan ingin membeli atau menyewanya?"
"Beli saja Meme, barang ini akan sangat berguna kedepannya."
"Baiklah, Tuan. Poin telah berkurang, ini barangnya silahkan."
"Oke makasih Meme ku."
Xiao Lei pun mengenakannya dan masuk mengikuti Xiao Wang. Setelah sampai di aula, Xiao Wang pun memberi hormat kepada ketuanya.
"Salam, Tetua. Ada apa Tetua mencari saya?"
"Aku mencari mu, karena semua telah setuju mengadakan pertunjukan drama di alun-alun kota empat hari lagi."
"Saya, akan membantu mempersiapkannya tetua."
"Baiklah, selanjutnya kau lah yang akan menjadi peran utama dari drama ini."
"Apa Tetua tidak salah? Saya tidak bisa berakting."
"Kau hanya perlu berakting sesuai kondisimu ketika mengkhianati keluarga Xiao!"
"Apa? Tetua ini semua untuk apa?" ucap Xiao Wang kaget.
"Aku ingin merekrut utusan sekte angkasa itu untuk berpihak kepada keluarga Meng kita, dan setelah diselidiki dia mempunyai ketertarikan dengan penghianatan-penghianatan. Dan disini yang paling cocok memerankannya adalah dirimu!"
"Tapi tetua...."
"Tak ada tapi tapian, setelah kau menjadi Tuan Muda kediaman keluarga Meng, kau juga harus berkonstribusi kepada keluarga!"
"Baik, Tuan! Aku akan melakukannya." ucap Xiao Wang sembari membatin "Sialan! Tak ada hal baik yang terjadi hari ini! Tapi saat ini aku tak ada pilihan selain mengikutinya!"
"Baiklah, mengenai cerita kau harus mengangkat kisah mu yang sebenarnya agar cerita lebih hidup! Untuk pengisi tokoh lain kau bisa mengambilnya dari para pelayan kau tentukan sendiri."
__ADS_1
"Baiklah Tetua!" ucap Xiao Wang sembari membatin "Sialan! Mengapa ceritanya harus sama!"