
****
Didalam ruang kultivasi kedua gadis cantik itu diam-diam tersenyum ketika merasakan kehadiran Xiao Feng, mereka berdua lebih fokus lagi dalam meningkatkan kekuatannya terlebih Feng Xi. Dia selalu ingin kembali bertarung bersama Xiao Feng seperti dimasa lalu membasmi musuh, menghancurkan organisasi, klan atau keluarga yang berpotensi mengancam. Maka dari itu dia bertekad minimal sampai dulu di ranah Alam Dewa dia akan bisa bertarung bersama Xiao Feng.
Lin Mei Ling juga berfikiran demikian, biarpun tidak pasti apakah Xiao Feng dimasa depan akan berdampingan dengannya ataupun tidak yang jelas dia ingin menunjukan kalau dia juga bisa kuat dan diandalkan tidak ingin menjadi beban. Walaupun kemungkinan terburuk dia tidak akan bersama dengan Xiao Feng setidaknya dia bisa menjaga dirinya sendiri, Xiao Feng sendiri tidak tahu fikiran kedua gadis cantik itu.
Xiao Feng sendiri di kamarnya berkultivasi sejenak, merasa ada sedikit tidak fokus sebelum akhirnya menghentikan kegiatannya, sedikit merenggangkan tubuh dia kemudian bangkit menuju kamar mandinya dan mulai berendam di bak air panas "Hmm entah kenapa aku merasakan aura kuat didunia luar berada disekitaran penginapan, tetapi itu merupakan aura pencarian jejak, sistem apa kau tahu sesuatu?" tanya Xiao Feng kepada sistem.
[Ding,, menurut analisis sistem besar kemungkinan itu orang yang mencari tuan]
"Hmm mencariku? seingatku aku tidak memiliki beberapa teman disini selain Pangeran Zhu Lian dan Keluarga Chu" gumamnya "Apa kau bisa mengetahui dia sistem?"
[Ding,, sistem tidak bisa mengetahui orang tetapi dia cukup kuat berada di level Dewa Merah tahap awal]
Xiao Feng sedikit terkejut mendengar itu, masalah kekuatannya Xiao Feng tidak takut sebab dia setingkat lebih tinggi namun orang dengan kekuatan seperti itu muncul mencarinya pasti bukan orang sembarangan, Xiao Feng berfikir sejenak.
"Aku rasa dia orang dari Organisasi Kapak Ganda, sebab tidak mungkin orang dengan kekuatan seperti itu mencariku tanpa tujuan lagipula siapa dialam Dewa yang mengetahui dirimu selain keluarga Chu, Tabib Ni, Tuan Hong dan Pangeran Zhu Lian. Sepertinya mereka sudah tidak sabar jadi berinisiatif mencariku" gumam Xiao Feng.
"Tapi santai dulu saja sih, tiba waktunya mereka akan kubereskan" ucapnya, dia bersender di dinding bak kayu dan menambahkan beberapa ramuan herbal ke dalam air panas. Aroma wangi menyebar, Xiao Feng merasakan rileks ditubuhnya.
****
__ADS_1
Sesuai yang diperkirakan Agen Nomor Dua kalau Xiao Feng pasti melewati kota, kini pria paruh baya itu duduk diatap bangunan paling tinggi sambil mengerahkan kesadarannya memindai seluruh kota.
"Aneh jelas-jelas kata orang yang kutanya dia ada di kota ini, namun aku tidak dapat merasakan auranya, apakah dia menghilang atau memiliki teknik menyembunyikan aura? orang ini tidak sederhana. Mungkin aku bisa membujuknya untuk bergabung lagipula tidak rugi jika orang ini bergabung walaupun kehilangan lima anggota, namun jika dia bersikeras aku akan langsung membunuhnya" ucap agen nomor dua sambil terus mengedarkan kesadarannya.
Xiao Feng sendiri sambil berendam dia melihat dari dalam dunia jiwa "Oh ternyata dia yang mencariku, benar dugaanku dia berasal dari Organisasi Kapak Ganda dan dia memiliki kekuatan Dewa Merah tahap awal pasti dia orang nomor dua atau wakil dari organisasi itu" ucap Xiao Feng, segera dia menyudahi aktifitasnya dan langsung berpakaian rapi.
****
Pusaran seperti riak air di kamar penginapan muncul dan keluar sosok pria muda tampan yang tak lain Xiao Feng, ya Xiao Feng memutuskan untuk menghajar agen nomor dua. Rencananya dia akan membantai sekaligus di acara pertemuan nanti namun setelah fikirkan kembali lebih baik di bunuh dulu satu persatu biar lebih muda lagipula dia yang datang sendiri seperti ular mencari tongkat.
Jadi setelah berpakaian rapi dia keluar dari dunia jiwa dan muncul di kamar penginapan, dengan sengaja Xiao Feng mengeluarkan sedikit auranya dan langsung melompat keluar jendela terus melesat ke arah hutan kecil.
Agen nomor dua yang sedang duduk sambil mengedarkan kesadaran samar-samar merasakan aura asing "Hmm dia muncul juga akhirnya, sangat sombong sekali dia mengeluarkan auranya" ucap agen nomor dua lalu sosoknya melesat mengejar Xiao Feng.
****
Tepat ditengah hutan Xiao Feng berdiri tegak dengan tangan kiri ditaruh dibelakang pinggang dan tangan kanan memegang kipasnya yang sudah dibuka, angin malam semilir menerbangkan beberapa helai rambutnya dan menyebarkan aroma wangi tubuhnya. lima menit kemudian dia merasakan aura mendekatinya dan berhenti dibelakangnya.
"Apakah kau yang membunuh para anggotaku?" sosok yang baru datang yang tak lain adalah agen nomor dua langsung mengajukan pertanyaan. Xiao Feng yang masih berdiri membelakangi agen nomor dua berucap.
"Datang tanpa diundang dan langsung mengajukan pertanyaan tanpa menyapa, apakah kau tidak memiliki etiket" ucap Xiao Feng.
__ADS_1
"Persetan dengan etiket, jawab saja pertanyaanku!" seru agen nomor dua dengan suara berat, jelas dia menahan amarahnya yang sudah muncul. Xiao Feng tersenyum tipis lantas berbalik. Agen nomor dua sedikit terkejut dia mengira kalau orang yang membantai anggotanya sudah tua namun setelah melihat Xiao Feng dia melihat kalau pria ini baru berusia 20 an.
"Hmm anak yang menarik dan berbakat diusia 20 an sudah bisa membunuh anggotaku bahkan agen nomor lima pun dibunuhnya. Bibit bagus seperti ini sayang kalau disia-siakan" Agen nomor dua bergumam.
"Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan" ucap Xiao Feng
Agen nomor dua mendengus "Kau berpura-pura tidak tahu apa yang telah kau lakukan kepada anggota organisasi kami, kami tahu kau pelakunya"
"Yah benar aku yang membunuh orang-orang di organisasimu jadi konsekuensi apa yang harus kelu terima?" ucap Xiao Feng, dia tenang sambil mengibaskan kipasnya berulang kali dengan pelan.
"Kuberi kau dua pilihan, pertama aku bisa melupakan perbuatanmu asal kau bergabung dengan organisasi kami dan yang kedua jika kau menolak maka riwayatmu akan berakhir hari ini" ucap agen nomor dua sambil mengangkat kedua jari tangan kanan.
"Aku memiliki yang ketika!"
"Apa maksudmu?"
"Yaitu membunuh dan menghancurkan organisasi sampah kalian" seru Xiao Feng dengan santai namun bagi agen nomor dua ini merupakan penghinaan. Xiao Feng dengan gamblang mengatakan akan menghancurkan Organisasi Kapak Ganda, agen nomor dua tersenyum tipis.
"Yah kau boleh membunuhku jika kau memiliki kemampuan" sahut agen nomor dua, dia sangat percaya diri sebab dia yakin bisa mengalahkan Xiao Feng dengan kekuatannya apalagi dia di level Dewa Merah tahap awal. Agen nomor dua berfikir kalau Xiao Feng paling berada di alam Dewa pUtih mengengah atau akhir.
"Baiklah jika itu keputusanmu, maka aku juga tidak berbekas kasih. Kau ditakdirkan mati hari ini, sayang sekali kalau aku harus membunuh orang berbakat sepertimu namun jika tidak kau akan menjadi duri bagi sekte kami.
__ADS_1
***BERSAMBUNG***