
****
[Ding,, selamat tuan telah membunuh 120 di level Raja Emas mendapatkan 2.160.000 PS dan 21.600.000 PP]
[Ding,, selamat tuan telah membunuh 80 di level Raja Platinum 2.880.000 PS dan 28.800.000 PP]
Xiao Feng yang mendengar pemberitahuan sistem tersenyum tipis, karena menandakan Qing Long dan Bai Hu sudah menghabisi dua ratus anggota sekte Golok Kuning. Sedangkan penatua agung dan sembilan tetua lainnya belum menyadari kalau anggotanya sudah lenyap ditelan tumbuhan teknik Qing Long karena masih terfokus kepada Xiao Feng.
Xiao Feng melompat ke belakang dan berdiri, kini penatua agung sudah bergabung lagi bersama sembilan tetua lainnya. Mereka berkumpul sambil memasang kuda-kuda. Xiao Feng memegang kipasnya yang tertutup dengan tangan kanan lalu dengan gerakan cepat kipas itu terbuka, sepuluh tetua langsung melompat satu langkah ke belakang namun tidak terjadi apa-apa karena Xiao Feng hanya membentangkan kipas lalu di kibaskan pelan didepan dada.
"Haha!"
Xiao Feng tertawa karena sepuluh tetua itu kaget mengira dirinya akan menyerang.
"Bangsat sialan, berani sekali dia menipu!" ucap penatua agung dengan kesal.
"Bocah sialan ini membuat kaget saja!" tetua lainnya menimpali. Xiao Feng kini menyimpan kipasnya ke dalam inventory sistem.
"Baiklah saatnya serius"
Xiao Feng merapatkan kedua telapak tangan lalu mengalirkan elemen angin, sepuluh tetua langsung waspada melihat Xiao Feng apalagi mereka merasakan ada aura Qi mengalir di tangan Xiao Feng.
"Waspada, siapkan kekuatan kalian bocah ini akan melakukan sesuatu!" seru penatua agung dan langsung diangguki yang lainnya, Xiao Feng membuka kedua tangannya.
"Teknik Bintang Angin : Pedang Angin!"
Seketika muncul dua buah siluet pedang melengkung tanpa gagang yang terbuat dari elemen angin, Xiao Feng menangkap bagian tengah kedua pedang anginnya lalu melemparkan ke arah sepuluh pria tua didepannya.
"Wusshh!"
Kedua siluet pedang angin berputar dan melesat rendah dipermukaan tanah dengan cepat, terlihat tanah yang dilewati pedang angin berhamburan ke udara.
"Berbahaya lekas menghindar!" seru penatua agung lalu melompat ke atas, siluet pedang angin melesat dengan cepat dan menghantam lima orang tetua yang dengan bodohnya malah membuat perisai pertahanan.
__ADS_1
"Trankk!"
"Slaashh!"
"Arrghhh!"
Perisai pertahanan yang dibuat lima tetua langsung hancur dan siluet pedang angin Xiao Feng terus meluncur dan berputar cepat memotong-motong tubuh lima tetua seperti mesin giling.
[Ding,, selamat tuan telah membunuh lima di level Raja Kristal mendapatkan 722.000 PS dan 7.220.000 PP]
Siluet Pedang angin kembali lagi dan ditangkap Xiao Feng, penatua agung dan empat tetua lainnya yang masih selamat karena sempat menghindar meneguk ludahnya kasar melihat pemandangan mengerikan itu dalam benak penatua agung, siapa orang ini dan kenapa membuat kerusuhan di sekte seingatnya tidak pernah menyinggung pria muda didepannya.
"Katakan siapa kau sebenarnya!" ucap penatua agung dengan terbata.
Xiao Feng menghilangkan tekniknya lalu melemparkan dua bungkusan kain berlumuran darah, bungkusan itu menggelinding dan berhenti didepan penatua agung dan empat tetua lainnya.
"Buka dan ingat-ingat apakah kalian mengenal wajahku ini!" ucap Xiao Feng, dengan gemetar penatua agung membuka bungkusan kain dan nafasnya seolah terhenti karena bungkusan kain itu adalah kepala Patriak Sekte Golok Kuning Han Que dan tuan muda mereka yang tak lain Han Di anaknya, lalu dia mengambil secarik kertas berisi sketsa wajah Xiao Feng.
"Ka..kau adalah buronan sekte dan membunuh Patriak dan tuan muda kami!" seru penatua agung tidak percaya dan Xiao Feng hanya menganggukkan kepalanya santai.
"Biarpun kau telah membunuh Patriak namun aku tidak akan menyerah!" seru penatua agung lalu memasang kuda-kuda bersiap bertarung habis-habisan.
"Tidak perlu seperti itu, aku sudah kehabisan waktu!" ucap Xiao Feng lalu mengangkat tangan kanannya dengan jari terbuka.
"Teknik Bintang Angin : Angin Lima Penjuru!"
Dari setiap ujung jari Xiao Feng muncul angin bergulung dan membentuk tongkat seukuran tangan, penatua agung dan empat tetua lainnya yang melihat pun bersiap, mereka tidak peduli yang jelas mereka akan bertarung habis-habisan.
"Bocah keras kepala,, Teknik Api : Letusan Api Neraka!"
Muncul siluet bola api besar dari tangan kanan penatua agung, empat tetua lainnya mengikuti lalu melemparkan bola api ke arah Xiao Feng, Xiao Feng langsung menembakkan tekniknya dan melesat cepat ke arah lima orang pria tua itu.
"Wusshh!"
__ADS_1
"Wusshh!"
"Boomm!"
Lima ledakan tercipta akibat benturan dua teknik tingkat tinggi, namun teknik Angin Lima Penjuru milik Xiao Feng lebih unggul, siluet tongkat elemen angin terus melesat dan akhirnya menghantam kelima tubuh pria tua itu.
"Boom!"
Kelima pria tua itu mampu untuk melawan bahkan perisai pertahanan yang sempat dibuat sesaat sebelum serangan Xiao Feng menghantam mereka pun hancur bersama tubuh mereka yang juga hancur menjadi serpihan kecil dengan daging dan darah berhamburan ke udara.
[Ding,, selamat tuan telah membunuh lima di level Raja Kristal mendapatkan 722.000 PS dan 7.220.000 PP]
Akhirnya seluruh anggota sekte Golok Kuning pun musnah tak tersisa, Xiao Feng menepuk kedua tangannya, Bai Hu dan Qing Long pun muncul dan berdiri dibelakang Xiao Feng.
Bai Hu kemudian mengarahkan tangan kanan dan sepuluh cincin penyimpanan milik semua tetua yang tergeletak di tanah melayang ke arahnya, Bai Hu mengambil kain kecil dari balik bajunya lalu membersihkan sepuluh cincin itu dan diserahkan kepada Xiao Feng.
"Ayo kita telusuri dulu tempat ini siapa tahu ada hal yang menguntungkan!" ucap Xiao Feng lalu berjalan diikuti Qing Long dan Bai Hu.
Xiao Feng menyisir setiap bangunan dan tidak ada hal yang istimewa, dia lalu berjalan menuju gudang penyimpanan dan hanya menemukan beberapa peti batu roh tingkat rendah, herbal, pil dan senjata tingkat 4 dan 5.
"Isinya hanya sampah saja!" ucapnya namun tetap saja memasukkan semua itu ke dalam cincinnya. Bai Hu hanya tersenyum geli melihat tuannya mengomel namun tetap mengambil. Xiao Feng melanjutkan langkah menuju ruang bawah tanah dan itu merupakan sebuah penjara, bau apek dan pengap merasuki Indra penciuman. Ketika sudah sampai Xiao Feng melihat banyak tulang manusia berserakan dan beberapa mayat yang sudah membusuk, kebanyakan mayat itu merupakan mayat gadis dan wanita muda.
"Sepertinya ini adalah ruang penyiksaan, kalau dilihat dari keadaan mayat besar kemungkinan diperkosa, disiksa lalu dibunuh!" ucap Xiao Feng.
"Benar tuan sepertinya begitu, yang sudah mati juga tidak dikuburkan!" ucap Bai Hu menimpali, Xiao Feng sedikit geram dengan melihat itu, biarpun dia kejam terhadap musuhnya namun minimal dia walaupun tidak mengubur setidaknya membakar mayatnya hingga menjadi abu.
"Ayo kita pergi!"
"Kemana rencana tuan selanjutnya?"
"Kita masih di kerajaan Zhu, namun kita akan menuju kota Mawar Putih yang berada tidak jauh dari ibukota disana ada sekte Kalajengking Merah yang merupakan sekutu sekte Golok Kuning!" ucap Xiao Feng.
Ketika mereka bertiga sudah berada di udara Xiao Feng mengeluarkan teknik Burung Petir dan langsung menghancurkan seluruh bangunan sekte Golok Kuning hingga rata dengan tanah. Kini sekte aliran hitam yang sudah lama malang melintang membuat keonaran di kerajaan Zhu sudah tamat riwayatnya.
__ADS_1
*** Bersambung ***