Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 159 Gagal Bertemu dan Persiapan Pertemuan


__ADS_3

*****


"Sial dia kemana sih, sudah hampir satu tahun dia tidak ada kabar beritanya, kini dia muncul di istana!" Feng Xi yang sedang terbang merutuk pelan.


"Tuan, siapa orang itu?" suara seperti anak kecil terdengar di benak Feng Xi, suara itu berasal dari burung phoenix kecil yang bertengger dipundaknya.


"Hanya seorang teman saja Zhu Yue"


Feng Xi mencari disekitar ibukota namun tidak menemukannya, dia turun dan berjalan disekitar alun-alun kota karena dia tahu kalau Xiao Feng suka berjalan-jalan. Dia melihat ke kanan kiri dan pandangannya terpaku pada punggung sosok pria muda berpakaian hitam yang rambutnya digelung ke atas, pria muda itu tidak sendirian ada dua orang mengikutinya dari belakang.


"Bayangan punggung itu tampak familiar,, pasti si rubah hitam" gumamnya lalu mendekati pria muda itu, namun dia ditabrak seorang anak kecil yang berlarian.


"Bukk!"


"Aduh, maaf Jiejie!"


Feng Xi melihat ke anak kecil yang setinggi pahanya, dia lalu berjongkok sambil tersenyum. Feng Xi kemudian mengelus kepala anak kecil itu "Lain kali hati-hati kalau berlari"


Anak kecil itu mengangguk sebentar lalu berlari kembali ke arah teman-temannya. Feng Xi berdiri dan melihat kembali ke arah bayangan tiga pria muda itu, namun mereka sudah menghilang di balik kerumunan orang.


"Ahh sial, dia menghilang!"


Disisi lain bayangan pria itu memang Xiao Feng, dia setelah keluar dari istana memang berencana kembali menyisir kota dan desa sekitaran barat Qingzhou namun sebelum itu dia ingin mengunjungi dulu cabang paviliun Gagak Hitam di kota Qingzhen sambil berjalan-jalan.


Ketika berjalan Xiao Feng merasa ada orang yang memperhatikannya, dia memutar kepalanya ke belakang tapi tidak ada orang yang dirasa memperhatikan. Karena mengganggap itu sebuah perasaan saja Xiao Feng tidak menggunakan teknik matanya untuk melihat.


"Ada apa tuan?" tanya Bai Hu yang berjalan disamping kanannya.


"Tidak ada apa-apa"


Mereka terus berjalan sambil menikmati keramaian kota Qingzhen sore hari. Sementara Feng Xi yang lelah dia kembali ke istana dengan wajah tertekuk, dia tidak menghiraukan Feng Xueyue yang menyapanya. Feng Xi langsung masuk ke kamarnya.

__ADS_1


"Kenapa dengan dia, aneh sekali hari ini" gumam Feng Xueyue. Ya semenjak menghilangnya Xiao Feng sikap dia berubah tidak seperti dulu, biarpun kalau bicara kadang masih sedikit asal ucap, namun yang lain dia lebih mementingkan etika.


*****


Xiao Feng sudah sampai di paviliun Gagak Hitam dia segera disambut oleh anggotanya.


"Tuan Muda syukurlah sudah kembali, apa aku perlu memberitahukan ke markas pusat?"


"Lee untuk saat ini belum perlu, kau kirim pesan ke seluruh cabang paviliun untuk mengirim dua atau tiga orang yang memiliki kultivasi di ranah Alam Langit di kerajaan Qingzhou untuk mengawasi dan mencari informasi disetiap desa atau kota bagian barat Qingzhou"


"Informasi seperti apa tuan?"


"Informasi mengenai binatang buas,, sebelumnya aku menghalau gelombang binatang buas yang akan menyerang kota jadi aku tugaskan kau untuk menghubungi setiap cabang yang ada di kerajaan Qingzhou!"


"Baik Tuan Muda, aku akan segera mengaturnya" ucap bawahan yang dipanggil Lee, lalu Lee menangkupkan tangan dan segera melakukan apa yang diperintahkan Xiao Feng.


*****


Dikerajaan Youngzhou Raja Xiao Dong sedang duduk berdua bersama Xiao Chen mereka membahas pertemuan kerajaan yang akan diwakili setiap pangeran.


"Belum ayah,, aku sudah mengerahkan orangku bahkan sampai membeli informasi dari paviliun Gagak Hitam belum juga menemukan atau mendapat kabar dari Feng'er" ucap Xiao Chen, dia terlihat lemas dan sedikit frustasi.


"Apa kau sudah mencoba menghubungi dari batu giok komunikasi?"


"Sudah ayah tapi tidak terhubung, aku juga bingung kemana dia pergi"


"Ayah juga khawatir namun ayah yakin dia akan baik-baik saja, adik keduamu itu selalu di limpahi keberuntungan"


"Semoga saja ayah"


"Lalu untuk pertemuan nanti kau akan mengajak siapa sebagai pendamping?"

__ADS_1


"Sebenarnya aku ingin mengajak Feng'er tapi dia belum ditemukan, mau mengajak Xiao Jun dia selalu sibuk. Paling nanti aku membawa pengawalku saja"


"Hmm ya sudah kalau begitu, aku harap pertemuan nanti tidak ada kendala"


Meraka berdua menyudahi pembicaraannya dan kembali melanjutkan aktifitas masing-masing. Xiao Chen kembali ke kediamannya, dia iseng mencoba mengirim pesan kepada Xiao Feng melalui batu giok komunikasi.


Xiao Feng yang hendak membersihkan diri tiba-tiba mendapat pesan dari Xiao Chen, setelah membaca pesan itu dia tersenyum lalu dia mengirim balasan.


"Kakak pertama sepertinya dia frustasi ketika aku menghilang ke Alam Roh, mungkin besok aku akan kembali dulu ke istana"


Xiao Chen yang mendapat balasan dari Xiao Feng sangat kaget tapi dia akhirnya senang. Sebab pesannya kini tersampaikan dan itu menandakan kalau Xiao Feng memang masih hidup apalagi dia mengirim balasan akan datang besok ke kerajaan Youngzhou kemudian menyanggupi akan menemaninya ke pertemuan kerajaan. Dia segera pergi mengabarkan ke Xiao Dong.


*****


Diistana kekaisaran Huangzhou tempat dilangsungkannya pertemuan antar kerajaan yang akan diwakili oleh para pangeran dan putri, Kaisar Huang Bianfeng sedang mempersiapkan istana dengan Pangeran Huang Zhi Yan.


"Ayah, apakah kerajaan Youngzhou akan mengirimkan Pangeran Xiao Feng juga?"


"Ayah tidak tahu, kabarnya pangeran kedua itu jarang muncul di tempat umum mungkin sedikit kurang percaya diri karena tidak bisa berkultivasi namun ayah juga salut dia tidak bisa berkultivasi tapi prestasinya menyamaimu bahkan termasuk dalam empat Tuan Muda Hebat dunia" Huang Bainfeng berkata. Huang Zhi Yan memang sedikit setuju dengan prestasi Pangeran Xiao Feng.


"Ya tapi aku berharap dia datang, aku penasaran seperti apa orangnya Pangeran Kedua Youngzhou" ucap Huang Zhi Yan.


"Oh iya Feng Xiong juga tadi mengirim pesan, kabarnya Putri Xiyun dari Qingzhou juga akan datang" Huang Bianfeng berkata dan membuat Huang Zhi Yan terkejut.


"Putri yang menyandang kecantikan nomor satu Qingzhou? kalau benar ini akan sangat menarik"


"Ya kabarnya Putri Xiyun juga berusia dua puluh tahun dan sudah memasuki usia pernikahan, jika kau bisa mengambil hatinya maka kekaisaran kita akan semakin kuat dengan dukungan dari Qingzhou"


"Benar ayah aku akan berusaha mendapatkan perhatiannya lagipula aku memang mengagumi Putri Xiyun selain cantik dia memang piawai dalam mengatur kerajaan"


"Memang wanita yang memiliki kemampuan dan status yang sama dengan putraku yang cocok menjadi permaisuri kekaisaran Huangzhou,, hahaha!"

__ADS_1


Huang Biangfeng dan Huang Zhi Yan melanjutkan memeriksa persiapan pertemuan yang akan diadakan enam hari lagi. Huang Bianfeng tidak ingin ada hal yang membuat acara pertemuan menjadi kurang baik, itu akan membuat citra kekaisaran menjadi jelek.


**** bersambung


__ADS_2