Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 42 Memasuki Makam Kuno


__ADS_3

*****


Xiao Feng dan Feng Xi berpindah,mereka berdiri dibawah pohon,tak lama kemudian terdengar suara mendengung menyebar ke seluruh lapangan luas dan membuat semua orang yang ramai dengan perbincangan mereka sontak terdiam.Semua mata tertuju ke arah utara lapangan yang ada dua batu besar.


Kemudian tanah bergetar kecil dan muncul sebuah gerbang besar diantara kedua batu besar itu.Ya itu adalah gerbang yang menuju ke situs makam kuno yang telah terbuka.Semua orang yang berusia paling tua 20 tahun melihat bersiap-siap untuk masuk ke dalam gerbang.


"Ling Xu Yuan apakah kau tertarik dan akan masuk?" tanya Huang Zhi Yan.


"Tentu saja Pangeran untuk apa aku jauh-jauh kemari jika hanya menjadi penonton" jawab Ling Xu Yuan sambil tersenyum.


"Baiklah kalau begitu dengan kultivasimu seharusnya kau tidak akan mendapat halangan berarti"


"Baiklah pangeran kalau begitu aku masuk dulu".


"Yuan gege hati-hati" kata Huang Xiwen perlahan sambil menunduk malu.


Ling Xu Yuan dan Huang Zhi Yan hanya tersenyum melihatnya.Kemudian Ling Xu Yuan pun melesat menuju ke gerbang makam kuno.


"Ayo,,semuanya mari masuk jangan sampai kalian tertinggal waktu di dalam makam hanya terbuka selama dua bulan saja"


"Ya,,ayo,,!!"


Para kultivator dari berbagai fraksi mulai melesat maju seolah-olah berlomba.Mereka sudah pasti ingin mendapat sesuatu yang menguntungkan didalam makam,baik sumber daya ataupun senjata.


Xiao Feng dan Feng Xi tampak tenang saja,mereka mulai bergerak ketika hampir semua orang sudah masuk.


"Ayo Xixi kita masuk juga,aku penasaran seperti apa didalamnya" ajak Xiao Feng


"Ya,,ayo kita berlomba siapa yang dapat sumberdaya dia yang menang,,cepat rubah hitam jangan sampai kau makan debuku" kata Feng Xi sambil melesat maju.


"Hah,,kau yang akan makan debuku"


Xiao Feng pun melesat maju mengejar Feng Xi dan langsung menghilang didalam gerbang.Sementara Xiao Chen melihat dan tersenyum tipis.


"Sepertinya adikku ini mendapat keberuntungan besar,entah sampai kapan aku menyendiri" gumam Xiao Chen yang salah faham kalau Xiao Feng dan Feng Xi adalah sepasang kekasih.Namun Xiao Chen sudah memberi tugas pada bawahannya yang masuk untuk memantau gerak gerik Xiao Feng dari balik bayangan,jika menemui kesulitan pengawal itu wajib membantunya.


Tentu saja pengawal itu menerima tugasnya bahkan jika tidak dimintapun,pengawal akan berinisiatif melindunginya karena bagaimanapun juga Xiao Feng adalah anggota kerajaan tempat mereka mengabdi.


"wussh.."

__ADS_1


"wusshh.."


Satu-persatu sosok akhirnya bermunculan di berbagai tempat dan Xiao Feng terpisah dengan Feng Xi.Semua orang tampak heran karena yang terlihat bukan seperti makam tetapi seperti dunia lain.Karena sejauh mata memandang tidak ada makam satupun.


"Aneh ini seperti bukan makam,tapi seperti dunia lain"


"Untuk apa kau fikirkan mau itu makam atau dunia lain yang penting ada sumberdaya yang berguna untuk kekuatan kita"


"Ya,,ayo kita bergerak waktu hanya dua bulan jangan menyia-nyiakan kesempatan."


Para kultivator pun bergerak ke segala arah yang mereka yakini akan terdapat sumber daya.Xiao Feng sendiri yang mendarat di hutan,terdiam sejenak mengamati sekeliling.


"Sistem apakah kau bisa menganalisis wilayah ini?"


[Bisa Tuan, tapi Tuan harus melihat dulu karena sistem bisa menganalisis sesuai yang dilihat Tuan]


Xiao Feng langsung terbang tinggi dan melihat sekeliling karena sudah berada di Alam Bumi jarak pandang Xiao Feng lebih jauh dan bisa melihat sejauh 50 km persegi.


"Hufftt seandainya saja aku mempunyai teknik mata"


[Ding,,analisis selesai]


"Sistem apa maksud tanda merah ini?"


[Tanda merah itu menunjukan ada sesuatu yang berbahaya baik keadaan alam maupun hewan buas atau monster]


"Hmm begitu ya,,kalau itu monster atau binatang buas bukankah bagus untukku,memang benar kata pepatah semakin berbahaya semakin dekat keberuntungan,Xixi ku harap kau baik-baik saja"gumam Xiao Feng


"eh kenapa juga aku harus mengkhawatirkan gadis tidak tahu itu,siapa juga yang akan menindas dia,,hahaha"


Xiao Feng pun melesat ke dalam hutan yang dia yakini ada banyak monster.


Sementara di padang pasir yang luas Feng Xi terlihat berdiri mengamati sekeliling,dia kesal karena ditempatkan di padang luas,melihat kejauhan ada titik kecil.


"Hmm sepertinya titik itu adalah hutan atau semacamnya,,sungguh sial nasibku berpisah dengan si rubah hitam yang licik itu dan dijatuhkan di tempat panas seperti ini" Feng Xi mengomel.


"Baiklah mari kita ke titik itu,dan semoga si rubah hitam tidak mati disini hihihi"


"Wushh"

__ADS_1


Feng Xi pun terbang melesat dengan cepat.Ya untungnya disini tidak di tekan kultivasi dan hanya usia saja,mungkin yang pemilik situs ini sebelumnya tidak akan menduga orang dibawah umur 20 akan mencapai tingkat Alam Bumi.


"Haattchii..."


"Orang sialan macam apa yang berani mengatakan hal buruk kepadaku" kata Xiao Feng sambil menggosok hidungnya.


"Boom"


Tiba-tiba terdengar suara ledakan sejauh 100 meter di tempat berdiri Xiao Feng.Mendengar itu Xiao Feng melesat menuju sumber ledakan.Terlihat ada monster kalajengking besar berada di ranah Alam Kaisar *5 sedang bertarung dengan enam orang berpakaian putih.


"Sialan aku tidak menyangka akan bertemu monster ini,kita tidak mungkin menghadapinya." kata pemuda berusia sekitar 20 tahun dan berada di ranah Alam Raja *1


"Bagaimana lagi kita juga tidak tahu kalau akan sial seperti ini" balas temannya.


"Ayo kita serang saja,,kabur pun percuma tetap saja kita akan mati"


Mereka langsung menyerang kalajengking itu dengan serangan terkuat mereka,namun karena kalajengking itu berbeda jauh kekuatannya tentu saja serangan mereka dengan mudah di tangkisnya.


"Boom"


"Boom"


"Grrooaahh"


Kalajengking itu berkali-kali menusukkan ekor dan capitnya ke arah enam orang itu.Mereka pun sontak berloncatan menghindar namun ada satu yang terlambat menghindar, akhirnya di cabik-cabik oleh capitnya.


"Tolong aku,,aaaaa"


Sisa orang yang selamat bergetar ketakutan melihat teman mereka tubuhnya dicabik-cabik dan dimakan oleh kalajengking itu,bahkan ada yang muntah melihat pemandangan mengerikan itu.


Xiao Feng yang baru datang juga melihat kematian orang itu,dia memperhatikan kalau kelompok orang yang melawan kalajengking akan kalah.


Setelah memakan satu,kalajengking itu kembali mengarahkan serangannya,orang-orang yang tidak siap kaget dan sekuat tenaga menghindar.Satu orang yang sedang muntah tidak sempat menghindar,dia pasrah saja saat capitnya sudah berjarak 2 meter didepannya.


"Srriiinngg"


Disaat orang itu sudah putus asa,sebuah kipas putih terbang berputar dan memotong kedua capit kalajengking,kemudian terbang kembali dan ditangkap pemuda tampan berbaju hitam.


**** bersambung

__ADS_1


__ADS_2