
*****
Dua Minggu kemudian hari ini semua orang diistana sedang berkumpul mengadakan pertemuan diaula, hanya Xiao Feng saja yang tidak hadir.
Xiao Feng saat ini berada disebuah kediaman klan bangsawan Lin yang kabarnya putrinya hendak dinikahkan dengan Pangeran Xiao Chen, dia bersama Feng Xi ditemani Yuan Li, Qing Long dan Bai Hu menemui Patriak.
"Salam Pangeran Kedua" sapa Lin Dan Patriak bangsawan Lin memberi hormat. Namun Xiao Feng tidak menjawab dia melirik Qing Long. Qing Long mengangguk lalu bergerak cepat melilit tubuh Lin Dan dengan elemen kayunya.
"Xiao Feng apa maksudnya ini berani sekali kau berbuat seperti ini,, aku ini bangsawan" seru Lin Dan agak berteriak. Xiao Feng maju mendekati Lin Dan.
"18 tahun lalu bulan kelima kau bersama Ratu Lian dan Perdana Mentri Wang kalian bertiga bersekongkol meracuni Ratu Hua dengan racun Xuji" ucap Xiao Feng.
"Omong kosong!"
"Benarkah?" Xiao Feng lalu mengeluarkan tumpukan kertas, Lin Dan terkejut namun dia masih bisa menyembunyikannya tetapi tentu saja tidak bisa lepas dari penglihatan Xiao Feng.
"Ini adalah surat rahasia yang dikirimkan Ratu Lian kepadamu saat itu, kau meminta orang untuk membakarnya namun bawahanmu diam-diam menyimpan untuk jaminan hidupnya" ucap Xiao Feng lalu menatap tajam Lin Dan
"Lin Dan apa kau tahu alasanku menangkapmu?"
"Kau bisa langsung membawaku ke Mentri hukum kenapa menangkapku disini, apa kau mau menghukum secara pribadi?" seru Lin Dan.
"Youngzhou saat itu sedang lemah dan dengan dinikahkannya Ratu Hua, Youngzhou memiliki dukungan kuat dan bisa bertahan sampai sekarang, dia tidak mengambil keuntungan dari kalian. Kenapa kalian melakukan ini,, jawabb!" ucap Xiao Feng dengan nada sedikit tinggi.
"Ratu Hua berasal dari keluarga kekaisaran, awalnya memang untuk memperkuat hubungan kemudian Youngzhou berkembang. Jika dia tidak mati maka selamanya Youngzhou terikat dengan kekaisaran dan tidak akan pernah bisa mengambil alih dunia!"
"Apakah ayah tahu hal ini?"
"Tidak semua yang dilakukan pejabat harus dilaporkan kepada raja"
"Apakah rencana pernikahan kakak dan putri dari keluarga kalian ada hubungannya?"
"Benar,, Ratu Lian sengaja menikahkan putriku dengan Pangeran Pertama agar kau tidak memiliki dukungan kuat, Ratu Lian tahu kalau Pangeran Pertama dekat dengan Ratu Hua dan otomatis dia akan mendukungmu!" ucap Lin Dan, Xiao Feng menggangguk.
"Chen Nian apa kau sudah mencatatnya" seru Xiao Feng dan dari balik pintu muncul Chen Nian.
"Aku sebagai Mentri hukum telah mendengar semuanya, Bangsawan Lin adalah tersangka pembunuhan Ratu Hua. Dosa ini dicatat sebagai pemberontakan dan hukuman mati adalah sesuatu yang harus diterima Patriak Lin Dan, semua telah aku catat!" ucap Chen Nian. Lin Dan berlutut didepan Xiao Feng.
"Pangeran, maafkan aku!"
"Selama kau mengakui semuanya didepan ayah, aku bisa membiarkan keluargamu hidup tapi jangan pernah berada di Youngzhou!" ucap Xiao Feng.
"Terimakasih Pangeran!"
__ADS_1
"Bawa dia"
"Baik" Yuan Li membawa Lin Dan, Namun tiba-tiba Sun Xie muncul.
"Tuan Gawat!"
"Ada masalah apa coba jelaskan!" ucap Xiao Feng
"Menurut orang yang kukirim untuk mengawasi kediaman Pangeran Ketiga dia mendapatkan informasi kalau Pangeran Ketiga sedang menggerakkan pasukannya diam-diam ke istana, mereka berjumlah 10 ribu orang. Dan ketika aku melewati istana kakak Ren Yan memberi kabar kalau pasukan pengawal istana bertukar tempat dengan pasukan penjaga kota" ucap Sun Xie, Xiao Feng menyimak penjelasan Sun Xie.
"Pasukan penjaga kota adalah orangnya Perdana Mentri Wang kan"
"Benar pangeran" ucap Chen Nian.
"Sudah dipastikan Xiao Jun ingin memberontak, Yuan Li kau bawa Lin Dan sekalian Duan Xianming!"
"Baik!"
"Xixi, Chen Nian, Bai Hu, Qing Long kita segera menuju istana untuk menghalangi Xiao Jun"
"Apa hanya kita saja Pangeran? mereka membawa sepuluh ribu orang" ucap Chen Nian.
"Tidak masalah kita bisa mengatasinya, ayo!" Xiao Feng langsung membawa mereka berteleportasi.
*****
"Lapor!"
Semua orang menghentikan kegiatannya sejenak. Xiao Dong yang hendak meminum arak meletakkan kembali cangkirnya diatas meja.
"Ada apa?"
"Raja ada yang bergerak hendak menyerang kota!" ucap penjaga, semua orang terkejut dan berdiri dari duduknya.
"Ada yang menyerang kota, apa kau tidak salah?"
"Ampun raja, saya tidak berani melaporkan kebohongan sebesar ini, banyak orang berusaha menerobos gerbang ibukota diperkirakan berjumlah 10 ribu lebih!"
"Apa ada bendera atau tanda khusus?"
"Mereka terlihat membawa bendera lambang Pangeran Kedua"
"Xiao Feng!! Selidiki lagi!"
__ADS_1
"Baik!" ucap penjaga lalu berlari keluar dari aula. Perdana Mentri Wang berkata.
"Raja, apakah Pangeran Kedua mau memaksa turun tahta, Dia ini mau memberontak,, pengawal!" seru Perdana Mentri Wang, lalu puluhan penjaga memasuki aula dan berdiri berbaris didepan semua orang. Xiao Dong juga terkejut
"Dimana orangku,, Wang Chi jelaskan!" ucap Xiao Dong sambil menunjuk Perdana Mentri Wang.
"Lapor Raja,, ini untuk keselamatan Mentri dan Raja"
"Raja ada yang aneh kenapa Pangeran Kedua mengirim banyak pasukan ke istana, ini sangat tidak masuk akal!" ucap Perdana Mentri Qin.
"Mengirim pasukan sudah dipastikan memaksa turun tahta" ucap Ratu Xiao Lian
"Tapi apakah mereka memberontak dengan terang-terangan mengibarkan tanda bendera lambang Pangeran Kedua, bagaimana bisa dipastikan itu benar pasukan Pangeran Kedua,, Raja hal ini perlu diselidiki lagi" ucap perdana Mentri Qin
"Raja bukan saatnya membicarakan ini, Pangeran Kedua pasti datang dengan persiapan dan sebagian pasukan istana masih berada di selatan dan tidak ada peluang menang" ucap Perdana Mentri Wang lalu melirik Xiao Jun. Xiao Jun yang faham lalu maju.
"Aku akan membantu ayah,, aku akan keluar mencari bantuan" ucap Xiao Jun
"Ini adalah pilihan terbaik dan tidak boleh ditunda" Perdana Mentri Wang menimpali, yang lain hanya diam menyimak semua itu. Xiao Dong menghela nafasnya.
"Hanya saja aku membutuhkan token militer untuk mencari bantuan" ucap Xiao Jun.
"Kas bawakan token militer kesini!" perintah Xiao Dong.
"Raja,, ini..."
"Pergi!"
"Baik!" Kasim lalu pergi untuk mengambil token militer, sebenarnya dia tidak ingin membawakan token itu namun karena perintah raja dia tidak bisa menolak. Tak lama kemudian Kasim datang membawa sebuah token kotak dari emas berbentuk harimau yang sedang mengaum.
Xiao Dong mengambil token lalu berdiri mendekati Xiao Jun.
"Jun'er kau tahu pentingnya token ini, kuharap kau bisa menggunakannya dengan bijak. Memiliki token ini berarti memiliki seluruh pasukan Youngzhou" ucap Xiao Dong.
"Ananda akan berusaha sebaik mungkin" ucap Xiao Jun.
"Dan berikan titah kalau Xiao Feng memimpin pemberontakan dan Xiao Jun setia membela negara, maka posisi penerus akan diberikan kepada Xiao Jun" ucap Xiao Dong sambil menyerahkan token, ketika Xiao Jun hendak menerima ada sebuah teriakan lantang dari arah pintu depan.
"Berhenti!!! siapa yang memberontak!!"
Semua orang melihat ke arah pintu masuk melihat siapa yang barusan berteriak.
***** bersambung
__ADS_1