Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 378 Berlatih Bersama


__ADS_3

****


"Xixi, perhatikan langkahmu jangan terlalu lambat!"


"Mei Ling gerakan pedangmu masih sedikit kasar perhalus lagi!"


Xiao Feng, Bai Feng Xi, Lin Mei Ling pada keesokan harinya berlatih bersama Qing Long sedangkan Bai Hu masih berada didunia luar untuk memantau lokasi pertemuan Organisasi Kapak Ganda.


Saat ini hanya Feng Xi dan Lin Mei Ling yang sedang berlatih, kedua gadis cantik itu berlatih tanding bersama Qing Long dan Xiao Feng hanya memantau dari pinggir sambil memberikan arahan. Terlihat kedua gadis itu mengeluarkan keringat menahan serangan Qing Long, dengan masing-masing pedang ditangan Pedang Salju dan Pedang Hujan Angin Timur tampak menari menggempur Qing Long.


Qing Long hanya dengan santai menahan gempuran mereka, dengan pedang kayu ditangan kanannya dia berulang kali menahan serangan sesekali menyerang. Namun serangan Qing Long memang berbahaya, dalam melatih Qing Long memang keras dia tidak berbelas kasih biarpun itu adalah calon Nyonya mereka.


"Hiyaatt!"


"Wusshh!"


Feng Xi menebaskan pedangnya mendatar dan langsung muncul puluhan pedang es hitam diudara yang bergerak cepat ke arah Qing Long, Qing Long berlari zig zag menghindari serangan Feng Xi.


"Boom!"


"Boom!"


Seperti peluru pedang es hitam terus menembaki Qing Long dan menimbulkan ledakan kecil, Feng Xi kembali menyerang dan Qing Long memutar pedang kayu ditangannya seperti baling-baling.


"Swosshh!"


"Trankk!"


"Trankk!"


Seperti suara logam sebuah dentingan disertai percikan api mewarnai setiap benturan pedang es dan pedang kayu, Lin Mei Ling juga ikut menyerang dia memutar pedangnya disertai mengalirkan energi Qi elemen air. Muncul tetesan air sangat banyak disekitar Lin Mei Ling, Lin Mei Ling mengarahkan serangannya langsung.


"Wusshh!"


Melihat itu Qing Long dengan cepat menggoreskan pedang kayu ditanah dari kiri ke kanan.

__ADS_1


"Srakkk!"


Seketika muncul dinding kayu setebal dua jengkal didepan Qing Long yang langsung menahan serangan tetesan Lin Mei Ling.


"Boom!"


"Boom!"


Tetesan air menghantam dinding kayu Qing Long dan menimbulkan lubang-lubang kecil berjumlah puluhan, Feng Xi tidak tinggal diam dia mengerahkan pedangnya menghantam tanah.


"Boom!"


"Wusshh!"


seketika area dalam radius 100 meter berubah menjadi es licin yang mana bermunculan es hitam runcing yang mencuat ke atas tampaknya Feng Xi ingin menyerang Qing Long dari bawah.


Qing Long melompat ke atas melempar pedang kayunya lalu membuat segel tangan, mulutnya menggembung dan dia mulai meniup.


"Wuusss!"


Semburan api merah panas menyembur dari mulut Qing Long membakar es es runcing milik Feng Xi sekaligus mencairkannya, melihat itu Lin Mei Ling menggerakkan pedangnya kini es yang telah mencair berubah menjadi sulur seperti akar tanaman yang bergerak mencambuk dan berusaha melilit Qing Long. Dengan elemen airnya Lin Mei Ling bisa memanipulasi atau mengendalikan benda cair disekitarnya tapi tidak dengan darah dalam tubuh.


"Wusshh!"


Kedua gadis cantik itu segera memutar pedang ditangannya dan berhasil memotong beberapa kayu Qing Long.


"Sreeett!"


Namun ada beberapa yang masih mengenai mereka hingga beberapa bagian dari pakaiannya robek dan menampilkan kulit putih giok mereka dan darah menetes, kedua gadis itu menggertakan gigi dan berusaha melawan lagi, namun Qing Long dengan kayunya yang sangat merepotkan terlalu tangguh bagi kedua gadis itu.


Setelah sekitar dua jam berlatih, mereka menyudahi kegiatannya.


"Huh Qing Long ini sangat tangguh seranganku tidak berhasil mengenainya!" ucap Feng Xi sambil menyimpan pedangnya.


"Yah walau bagaimanapun tingkat dia lebih tinggi dari kita, kalau dia serius mungkin kita akan cidera!" ucap Lin Mei Ling.

__ADS_1


"Dia tidak akan berani berbuat seperti itu, jika berani aku adukan saja kepada si rubah hitam haha!" Feng Xi tertawa kecil lalu mereka bertiga berjalan ke arah Xiao Feng yang sedang duduk membaca buku.


"Hmm lumayan peningkatan kalian" ucap Xiao Feng melihat ketiga orang itu mendekatinya.


"Yah Qing Long sangat tangguh dan lagi elemen kayu nya sangat merepotkan!" keluh Feng Xi, Xiao Feng tertawa kecil mendengarnya.


"Makanya kau harus rajin berlatih lagi, oh iya ini kalian pelajari lagi" ucap Xiao Feng sambil menyerahkan dua kitab kepada Feng Xi dan Lin Mei Ling.


"Ini kita teknik semesta dengan kekuatan kalian yang sudah berada di alam dewa seharusnya bisa menggunakannya!"


"Hmm kitab Pedang Es Abadi!" ucap Feng Xi membaca sampul kitab dan Lin Mei Ling juga melihat tulisan di kitab satunya.


"Teknik Pedang Angin Memotong Tulang"


"Ya karena kau memiliki elemen angin, kitab ini cocok untukmu dan Xixi kita ini cocok dengan elemen es mu" ucap Xiao Feng, dia memang membeli beberapa kitab dari toko sistem untuk melatih kedua gadis cantik itu agar lebih kuat dalam bertarung.


"Kalian berlatih lah lagi, aku dan Qing Long ada hal yang harus dibicarakan" ucap Xiao Feng, Feng Xi dan Lin Mei Ling mengangguk faham.


"Baiklah kalau begitu ayo Mei Ling kita berlatih lagi tapi rubah hitam saatnya nanti aku juga ingin bertarung sudah bosan aku berlatih terus dan ingin jalan-jalan keluar" ucap Feng Xi.


"Memangnya dunia jiwa tidak menarik!"


"Ish kau ini aku juga ingin menjelajah alam dewa dan bertarung dengan musuh"


"Yayaya baiklah nanti jika saatnya tiba kita akan bertarung lagi"


"Yeayy baiklah aku akan berlatih teknik ini dulu dan mempelajarinya, ayo Mei Ling!" ucap Feng sambil menarik tangan Lin Mei Ling.


"Ayo Nona Feng, Feng terimakasih atas tekniknya!" Lin Mei Ling berkata dengan senyum manisnya ke arah Xiao Feng.


"Tidak perlu seperti itu aku senang jika kalian semakin kuat dan lagi sebelum berlatih ganti dulu baju kalian!" ucap Xiao Feng. Feng Xi dan Lin Mei Ling melirik penampilan mereka lalu dengan wajah memerah mereka berdua bergegas meninggalkan Xiao Feng dan Qing Long.


"Haiss kau ini terlalu keras untung cuma ada aku disini, coba kalau diluar mana mungkin aku membiarkan mata yang lain memandang mereka" ucap Xiao Feng sambil menggelengkan kepala melihat penampilan kedua gadis itu yang berantakan. Berlatih dengan Qing Long seperti pertarungan hidup dan mati yang sesungguhnya karena memang Qing Long seperti itu, Xiao Feng tidak mempermasalahkan malah bagus untuk keduanya karena bisa mengeluarkan potensi maksimalnya.


"Maaf tuan!"

__ADS_1


Qing Long dengan wajah datarnya berkata Xiao Feng menghela nafasnya, yah Qing Long memang seperti itu dia juga memaklumi. Xiao Feng dan Qing Long keluar dari dunia jiwa karena Xiao Feng mendapatkan pesan batu giok dari Bai Hu.


***bersambung***


__ADS_2