
****
Sang Surya perlahan muncul di ufuk timur merupakan suatu fenomena abadi yang menandakan malam gelap berganti ke pagi cerah.Angin sejuk bertiup lembut menggoyangkan rumput-rumput dan dedaunan kering yang berjatuhan dari pohon.Membuat orang-orang segera melakukan aktifitas sehari-hari mereka dengan semangat.Begitupun yang terjadi di kediaman Tuan Kota Ninjing.
"Pagi ini sungguh cerah,,burung berkicau seolah bernyanyi,angin bertiup sangat sejuk seolah membelai untuk menikmati sebentar suasana ini" Tuan Kota bergumam pelan.Dia sedang duduk diteras kediamannya ditemani pisang rebus dan secangkir teh,tampak asap tipis membumbung keluar dari gelas.
"Pengawal apakah ada tanda-tanda hal mencurigakan yang?" Tuan kota bertanya pada pengawal yang berada dibelakangnya.
"Untuk saat ini belum Tuan,,orang baru dikirim kemarin jadi kemampuan mengirim kabar masih kurang"suara berat pengawal menjelaskan.
"Aku harap hari ini dan seterusnya kota kita bisa aman dan berharap bantuan segera tiba untuk berjaga-jaga"Tuan kota berkata ringan tampak kerutan di dahinya timbul.Meskipun dalam hati tetap perasaan was-was dan khawatir menyelimuti hatinya.
"Baiklah kau lanjutkan tugasmu "
"Baik,,Tuan"
****
Sementara di suatu tempat dekat hutan belantara yang dimana terdapat sebuah bangunan yang dikelilingi pagar tinggi tampak sekelompok orang sedang berbaris dihalaman salahsatu bangunan.Mereka adalah kelompok Naga Hitam yang sedang mempersiapkan diri untuk menyantroni kota Ninjing.Tak lama kemudian seorang pria tambun berjalan keluar dari dalam bangunan dan berdiri didepan sekelompok orang itu.Sesaat kemudian suaranya terdengar,tidak kencang juga tidak pelan
"Apakah kalian sudah siap?"
"Siap Ketua"
"Baiklah tidak usah berlama-lama ayo kita berangkat"
Sekelompok orang itu melesat bergerak dengan dipimpin pria tambun itu.Mereka tidak lain adalah kelompok Naga Hitam dan pemimpinnya sudah jelas Mo Duan yang bergerak paling depan diikuti bawahannya,mereka tidak menunggangi kuda atau kereta dan lebih memilih berlari.Jarak ke kota Ninjing memang tidak terlalu jauh kalau menunggangi kuda membutuhkan waktu satu hari perjalanan,sedangkan bagi kultivator yang berlari dengan kemampuan bergeraknya tentu lebih singkat lagi dan hanya membutuhkan setengah hari untuk sampai ke kota Ninjing dari markas mereka.
*****
Ketika hari menjelang siang kelompok Naga Hitam sudah tiba di kota Ninjing,mereka langsung menyerbu masuk ke gerbang kota dan membuat kekacauan.Penjaga gerbang tidak bisa berbuat apa-apa dia mencoba menghentikan namun langsung dibunuh.
"Haha,,ayo kita ambil harta dan wanita kita akan berpesta malam ini" Mo Duan berteriak dengan semangat.
__ADS_1
"Kalian kelompok iblis,langit akan memberikan kutukan pada kalian" teriak seorang pengawal,matanya merah dan seluruh tubuhnya telah luka-luka.Dia mencoba bertahan dari serangan anak buah Mo Duan.
"Bangsa semut saja berani bertingkah didepanku,Kalian cepat habisi mereka"Perintah Mo Duan.
"Satu orang bunyikan tanda agar tuan kota mengetahui kalau kita diserang" ucap pengawal itu kepada temannya.Tanpa berfikir panjang teman pengawal langsung lari menuju menara peringatan.
"Dong...Dong..."
Suara lonceng besar yang dipukul terdengar kencang,membuat Tuan Kota yang sedang melakukan pekerjaannya terhenti sejenak.
"Lonceng peringatan,apa yang membuat penjaga membunyikan lonceng?" Tuan kota menaruh kuasnya dan langsung bangkit menuju keluar ruangan dan dia melihat pemandangan yang membuat amarahnya mendidih,sekelompok orang berpakaian hitam sedang bertarung dengan para pengawal kota dan dalam keadaan terdesak.Sementara yang lain tampak sedang menjarah dan membunuhi warga yang ditemui termasuk mengambil anak gadis mereka.
"Haha,,ini adalah gadis paling cantik yang kutemui,ini adalah milikku" seorang dari kelompok Naga Hitam menangkap dan memeluk seorang gadis muda.
"lepaskan aku bajingan,kau dan kelompokmu ada iblis" teriak gadis itu sambil meronta memberontak ketika seorang dari kelompok Naga Hitam memeluk dan menciuminya.
Sementara anggota yang lain juga tampak semangat menangkap gadis-gadis yang mereka temukan.Tuan kota amarahnya memuncak dia langsung melesat ke arah orang itu.
"Bajingan seperti kalian sudah sepantasnya menjadi kerak neraka" Tuan Kota menangkap bagian belakang baju dari orang kelompok Naga Hitam yang sedang memeluk gadis,Tuan kota kemudian membantingnya ke tanah dengan posisi kepala dibawah.
"Kraakk,,"
Setelah dijatuhkan kebawah Tuan kota langsung menginjak leher orang itu hingga patah dan mati dengan lidah menjulur.Tuan kota sendiri berada di Alam Raja *5 sedangkan bawahan dari Mo Duan berada di Alam Raja *1 jadi dengan mudah dibunuh langsung tuan kota.Gadis yang telah diselamatkan tuan kota segera merapikan pakaiannya dan merasa lega.
"kalian cepat pergi sejauh mungkin dari kota ini,disini biar aku yang menanganinya" tanpa menunggu jawaban, tuan kota langsung melesat menerjang kelompok Naga Hitam.Gadis tadi langsung berlari menjauh untuk menyelamatkan diri.
Tuan kota kini telah membunuh lebih dari 10 orang yang sedang bertarung dengan pengawalnya.Pengawal yang tadinya terdesak kini sedikit lebih ringan dengan bantuan Tuan Kota.
"Hmm,,tidak kusangka Tuan Kota Ji Bei ini punya kemampuan,Lan Duo bereskan dia" Mo Duan memberi perintah ,dia melihat dari pertama kedatangan Tuan kota Ji Bei,dia ingin melihat dulu kemampuannya namun tidak disangka bawahannya di Alam Raja *1 telah terbunuh 10 orang ini adalah sebuah kerugian.
Lan Duo mengangguk dan langsung melesat menyerang Tuan Kota.Lan Duo mengirimkan tendangan disertai qi elemen angin.Merasa ada sambaran angin dari belakang,Ji Bei segera berbalik dan menyimpangkan kedua tangan didepan dada.
"Bukk"
__ADS_1
"Aarkkh"
Ji BEI terdorong mundur sejauh 10 langkah,tangannya memerah dan sangat sakit karena tulang tangannya retak.Dia melihat sosok pria dengan tampang buruk sedang berdiri dan menyunggingkan senyum kecil.
"Tuan Kota Ninjing Ji BEI ternyata kau punya kemampuan"Lan Duo berkata dengan senyum main-main.
"Kalian siapa kenapa menyerang kotaku?" Ji Bei membentak marah.
"Kami dari organisasi yang akan menguasai kekaisaran,yaitu Naga Hitam dan kota Ninjing adalah awal dari tujuan kami,,haha" Setelah mengatakan itu Lan Duo menyerang Ji Bei
"Kalian kelompok sesat aku akan mengadu jiwa denganmu?"
Tuan kota meraung dan menyongsong serangan Lan Duo.Keduanya langsung terlibat pertarungan sengit,Ji Bei yang terluka sebelumnya didesak untuk mundur terus.
Lan Duo tampaknya masih ingin bermain-main,Ji Bei jelas lawan yang mudah berada di Alam Raja *5 sedangkan dia di Alam Kaisar *2.Tentu perbedaan kultivasi mereka sangat jauh dan membuat Ji BEI terdesak.
"Lan Duo cepat bereskan jangan buang-buang waktu" Mo Duan berteriak dari kejauhan.Tanpa menjawab perkataan Mo Duan,Lan Duo langsung menyerang kembali Ji Bei.
"Tapak Iblis Menghujam Bumi"
Siluet telapak tangan berelemen angin terbuka muncul ketika Lan Duo mendorong kan tangan kanannya,Ji Bei yang melihat dengan cepat menyalurkan qi ke tangannya dan mencoba menahan serangan Lan Duo.Ji Bei mengerahkan seluruh qi nya.
"Tapak Petir"
"Boom"
Kedua siluet telapak tangan beradu,namun serangan Ji Bei tidak bertahan lama setelah tekniknya hancur dia terbang ke belakang dan membentur pohon dengan kepala terlebih dahulu.
"Prakk"
Suara kepala pecah dan isi kepalanya berhamburan dan Ji BEI tewas seketika membuat pengawal yang masih bertarung menjadi kaget dan kehilangan semangatnya.
"Haha,,dia telah mati ayo kita bereskan cepat aku ingin bersenang-senang dengan gadis kota Ninjing"Mo Duan tertawa lebar melihat kematian Ji Bei
__ADS_1
Suara jeritan,rintihan dan pekikan mewarnai siang hari kota Ninjing.Setelah pertarungan tidak seimbang dengan kelompok Naga Hitam,kini kota Ninjing telah di taklukan dan Mo Duan kembali ke markasnya.Sedangkan Lan Duo tetap berada di kota Ninjing untuk mengambil alih kota.
**** bersambung