Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 182 Gagalnya Rencana Xiao Jun


__ADS_3

*****


Matahari sudah beranjak naik bahkan teh sudah habis namun Xiao Feng dan Feng Xi masih asyik bercerita berdua, tak lama kemudian Yuan Li muncul.


"Tuan Muda!" ucap Yuan Li, Xiao Feng dan Feng Xi menoleh ke belakang.


"Ada apa Yuan Li?"


"Raja mengumumkan akan mengadakan pertemuan besok di aula istana untuk memberi tugas setiap pangeran!" ucap Yuan Li, Xiao Feng terdiam sejenak memikirkan sesuatu. Lalu dia berdiri.


"Baiklah kalau begitu kita pulang sekarang!" ucap Xiao Feng


"Tunggu aku ikut denganmu!" ucap Feng Xi sambil berdiri, Xiao Feng melihat ke arah Feng Xi sambil menaikkan alisnya.


"Kau mau ikut?"


"Benar, rencananya aku akan kembali ke sekte tapi aku ingin mampir dulu dan ingin melihat kerajaan Qingzhou, apa aku boleh ikut?" ucap gadis itu dengan ekspresi dibuat sepolos mungkin. Xiao Feng tersenyum lalu mengangguk.


"Boleh kau boleh ikut bersamaku pulang ke Youngzhou!"


"Terimakasih!" ucap Feng Xi, dia bergerak hendak memeluk Xiao Feng namun tidak jadi mengingat ada Yuan Li didepan mereka. Yuan Li sendiri hanya bisa memalingkan pandangan ke arah lain.


"Ayo kita pamit dulu pada Raja Feng!"


"Ayo"


Mereka kemudian menuju ke kediaman untuk memberi tahu timnya bahwa akan pulang sekalian pamit kepada Feng Xiong.


******


"Apa terburu-buru?" ucap Feng Xiong ketika Xiao Feng dan yang lain sudah berkumpul menemuinya.


"Saya ada urusan mendesak, di lain waktu saya pasti akan mampir ke Qingzhou!"


"Baiklah kalau begitu, jika Pangeran membutuhkan bantuan Qingzhou akan selalu menjadi sekutu terbaik bagi Pangeran!" ucap Feng Xiong. Feng Xi yang berdiri dibelakang Xiao Feng hanya tersenyum.


"Apakah nona Bai Feng Xi juga akan ikut? tanya Xuening.


"Benar yang mulia Ratu aku berencana ke sekte tapi singgah dulu sebentar di Qingzhou!" ucap Feng Xi. Ratu Xuening hanya tersenyum melihat putrinya.


"Baiklah kalau begitu kalian hati-hati!"


"Terimakasih yang mulia Raja dan yang mulia Ratu!"


Xiao Feng dan Feng Xi bersama yang lain kemudian berpamitan dan meninggalkan istana diantar oleh Pangeran Feng Xueyue sampai gerbang kota. Lalu Xiao Feng membawa semua orang dengan teknik teleportasi agar cepat sampai di Youngzhou.


Feng Xueyue tersenyum sambil menggelengkan kepala melihat kepergian mereka "Xiyun ini, anak gadis kalau sudah besar memang tidak betah dirumah" gumamnya lalu dia berbalik kembali ke istana. Xiao Feng berteleportasi ke paviliun pusat dan dia bersama Bai Hu dan Yuan Li langsung ke kediaman di istana. Sementara Qing Long, Feng Xi dan yang lain berada di paviliun.

__ADS_1


*****


Keesokkan harinya di aula kerajaan Youngzhou, Xiao Dong melakukan pertemuan dan sekitar dua jam akhirnya selesai. Xiao Dong menugaskan ketiga pangeran untuk bertugas di masing-masing divisi istana. Xiao Chen di bagian Pekerjaan Umum, Xiao Feng dibagian kemiliteran dan Xiao Jun dibagian Pembendaharaan.


Xiao Feng kini sudah dikediamannya bersama Guru Ren sedang memeriksa laporan, tak lama kemudian Chen Nian masuk.


"Ada apa Mentri Chen?"


"Hari ini Raja menugaskan ketiga Pangeran tentu sudah jelas maksudnya yaitu ingin melihat kinerja lebih dari pangeran, Xiao Jun memilih bagian Pembendaharaan sudah jelas karena pamannya bertugas disitu, Jika ada prestasi tidak terlalu dihargai jika ada kesalahan semua anggotanya klannya yang malu" ucap Chen Nian.


"Lalu Mentri Chen ingin apa?"


"Di pembendaharaan juga ada orangku, mungkin pangeran..."


"Tidak perlu, akan menimbulkan banyak jejak sebaiknya kau awasi saja dari jauh!"


"Baik Pangeran!"


Chen Nian menangkupkan kedua tangan lalu berlalu pergi, Xiao Feng meneruskan kegiatannya dia berdiskusi dengan Guru Ren mengenai hal-hal dikemiliteran.


"Tok,,tok!!"


"Masuk!" ucap Guru Ren ketika mendengar pintu diketuk. Kemudian pintu terbuka dan ternyata Yuan Li yang masuk.


"Pangeran,,, Pangeran Ketiga membawa orang dari Pembendaharaan menerobos masuk atas titah Raja, katanya mau memeriksa pembukuan di kemiliteran!'' ucap Yuan Li melapor, Xiao Feng menghentikan sejenak kegiatannya.


"Xiao Jun datang pasti ada alasan, Guru apakah ada masalah dipembukuan?" tanya Xiao Feng.


"Sebenarnya.."


"Jika Guru tidak berkata aku susah untuk melindungi guru!"


"Mohon bantuannya Pangeran, memang ada sedikit masalah. Dua bulan lalu di bagian Utara ada serangan sekelompok perampok yang menjarah desa desa kecil dekat perbatasan. Aku mengirim orang dan berhasil memusnahkan kelompok itu namun juga menderita kerugian jadi aku meminjam dana sebanyak 100.000 koin emas untuk memberi bantuan!" ucap Guru Ren. Xiao Feng mengangguk faham karena hal itu.


"Pinjaman yang mana?"


"Biaya perawatan senjata!"


*****


Xiao Jun dan orangnya sudah sampai dia langsung memerintahkan orang memeriksa setiap buku laporan dari kemiliteran.


"Buka peti itu!" perintah Xiao Jun


"Berhenti,,!" sebuah teriakan terdengar dari luar. Tak lama kemudian masuk Xiao Feng dikuti Guru Ren dan Yuan Li


"Xiao Jun, kau berani menerobos ke bagian kemiliteran tanpa pemberitahuan, kau masih menghargaimu atau tidak?" ucap Xiao Feng dengan dingin. Xiao Jun hanya tersenyum menyeringai.

__ADS_1


"Kakak kedua, aku tidak berani menerobos begitu saja, laporan dari setiap divisi dengan pembendaharaan pusat tidak cocok jadi aku datang kesini untuk memeriksa!" ucap Xiao Jun


"Laporan diperiksa setiap akhir tahun, jika ingin memeriksa boleh saja dan itupun harus ada titah langsung dari Raja jika tidak ada maka dapat terkena hukuman mati siapapun itu!"


"Kakak,, fikiranmu selalu saja ingin membunuh. Disini pejabat penting jika dibunuh adalah sebuah kerugian. Apa ucapan lisan dari ayah bukan perintah?" Xiao Jun berkata sambil tersenyum tipis.


"Lanjutkan periksa, biar aku yang menanggungnya jika ada kesalahan apa kalian ingin melawan titah Raja!" perintah Xiao Jun, lalu pengawal yang dibawanya langsung memeriksa kembali dan membuka peti kecil. Begitu terbuka peti itu kosong tidak ada isinya.


"Kakak,, kemana uang dipeti ini?"


"Pangeran sudah ditemukan, ini pengeluaran 100.000 ribu koin emas!" ucap pengawal sambil menunjukan buku laporan kepada Xiao Jun.


"Sungguh berani, bagaimana kalian menjelaskan pengeluaran ini, kakak kau bertugas di bagian kemiliteran dan kau mengurusnya seperti ini?" ucap Xiao Jun.


"Aku baru saja kemarin bertugas dan tidak mengetahui banyak hal lagipula kita hanya membantu!" Xiao Feng menjawab, Xiao Jun menyeringai tipis lalu mengelus dagunya.


"Sepertinya ada yang mau melempar tanggung jawab, kakak jika tidak ada izin darimu mereka tidak akan berani melakukannya. Menggunakan koin emas secara pribadi dalam jumlah besar apapun alasannya tetap harus diselidiki dan dihukum, pantas saja kakak selalu menghalangi!" ucap Xiao Jun.


"Ayo ikut aku untuk laporkan ini kepada ayah!" ajak Xiao Jun kepada pengawalnya. Xiao Feng tiba-tiba berkata


"Siapa yang bilang kalau kemiliteran menggunakan koin emas dalam jumlah besar" Xiao Jun berbalik lalu mengambil dan menunjukan buku laporan.


"Bukti sudah jelas dan kakak masih menyangkal?"


"Adik ketiga bicara begitu banyak dan masih menyalahkanku?" ucap Xiao Feng lalu berjalan lemari disudut ruangan. Dia membuka penutup dan ada kotak kecil didalamnya, Xiao Feng membuka kotak peti lalu diam-diam dia mengeluarkan 100.000 koin emas dari cincin penyimpanannya. Xiao Feng kemudian berjalan ke arah Xiao Jun sambil membawa kotak.


"Koin emas baik-baik saja disini, silahkan hitung sendiri!" ucap Xiao Feng sambil membuka kotak dan terlihat banyak sekali koin emas yang membuat Xiao Jun dan yang lain terkejut.


"Lalu bagaimana dengan laporan ini?"


"Koin emas yang banyak tentu saja disimpan di tempat aman tidak mungkin disimpan dengan begitu saja, mengenai laporan kita semua tahu di kemiliteran selalu waspada akan hal kecil sekalipun. Laporan bisa dibuat palsu tapi bukti atau barang nyata selalu aman dan dapat ditunjukan ketika ada pemeriksaan!" ucap Xiao Feng sambil tersenyum.


"Sayang sekali ada orang berambisi tinggi dan ingin merusak citra militer dengan hal konyol seperti ini!" ucapnya lagi sambil menatap Xiao Jun. Xiao Jun menggeram kesal dalam hatinya.


"Guru Ren tadi Pangeran Ketiga berkata melakukan pemeriksaan atas nama Ayah benar?"


"Ya kami mendengarnya!" ucap Ren Zhi.


"Yuan Li bawa tokenku dan datang ke Kasim bagian pencatatan agenda, tanyakan apakah ayah memberi perintah atau tidak?" perintah Xiao Feng.


"Baik!"


"Tunggu, adik yang salah dan ini salah faham!" Xiao Jun menghentikan. Guru Ren maju satu langkah.


"Salah faham? salah faham yang bisa membunuh kami. Tidak perlu melihat catatan harian Raja, sekarang juga aku akan menghadap Raja untuk membersihkan nama atas fitnahan ini. Mohon Pangeran Kedua bersedia ikut bersamaku?" ucap Guru Ren.


"Silahkan Guru?" ucap Xiao Feng lalu berjalan keluar diikuti Ren Zhi dan Yuan Li. Sementara itu Xiao Jun mengepalkan tangannya kesal karena rencananya untuk menjatuhkan Xiao Feng gagal.

__ADS_1


**** bersambung


__ADS_2