Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 429 Xiao Feng vs Patriak Sekte Serigala Hitam


__ADS_3

*****


"Wusshh!"


Yang Jie atau Patriak Sekte Serigala Hitam mengawali serangan dengan melesat cepat sembari menebaskan pedangnya ke arah leher Xiao Feng. Xiao Feng memundurkan tubuhnya dua langkah dan serangan pedang lewat begitu saja.


Xiao Feng sembari mundur dia membuat gerakan berputar dan dengan kaki kanan dia mengirimkan tendangan ke tangan Yang Jie yang memegang pedang, Yang Jie menarik kembali tangannya untuk menghindari tendangan Xiao Feng.


"Hiyaaa!"


Ketika menarik kembali tangannya, Yang Jie menyusul dengan mengirimkan serangan tapak dengan tangan kiri di sertai aliran energi kegelapan berwarna hitam pekat, di tangannya muncul bola cahaya hitam kehijauan seukuran buah kelapa.


Xiao Feng tahu teknik itu sama seperti teknik tetua pertama yang menyerang Lin Mei Ling, besar kemungkinan dia dan patriak merupakan saudara karena marga dan tekniknya hampir sama.


"Teknik Cakar Serigala!"


Ketika dilepaskan bola cahaya hitam melesat dan berubah menjadi siluet cakar hitam kehijauan besar, Xiao Feng melompat mundur dan bersalto dua kali, tangan kiri dialirkan energi Qi lalu dengan posisi terkepal tangan itu didorongkan ke depan.


"Teknik Tapak Dewa Naga!"


"Wusshh!"


"Groaahh!"


Begitu kepalan tangan dibuka, muncul siluet kepala naga berwarna merah disertai Auman kencang, siluet kepala naga langsung bergerak ke arah serangan cakar hitam milik Patriak Sekte Serigala.


"Boomm!"


"Blaarr!"


Dua ledakan keras terjadi dan menimbulkan lubang kawah besar ditanah, angin efek ledakan menyebar ke sekeliling dan merobohkan beberapa kediaman, Yang Jie tampak mundur lima langkah ke belakang.


Dia menggertakkan gigi melihat itu, tak disangka kekuatan anak muda didepannya sangat kuat. Dia kembali melesat dengan pedangnya.


"Trankk!"


"Trankk!"


Yang Jie dan Xiao Feng beradu teknik pedang diudara dalam satu menit sudah terjadi puluhan gerakan namun sejauh ini Yang Jie belum bisa mendaratkan satu serangan pun.


Xiao Feng bisa saja menghabisi dengan cepat namun menurutnya tidak menarik, Xiao Feng memutar tangannya dan Pedang Elemen berputar menebas dari bawah ke atas dengan menyerang sisi kiri dan kanan Yang Jie.


"Trankk!"


"Trankk!"


"Sreet!"


Yang Jie yang melihat serangan itu juga memutar pedang anehnya, benturan kedua senjata berungkali terdengar dan satu serangan Xiao Feng berhasil menggores dada Yang Jie hingga baju depannya robek dan mengeluarkan darah.


Yang Jie mundur dan melihat lukanya, dia merasa sedikit panas dan dingin secara bersamaan. Yang Jie mengedarkan Qi nya menahan luka. Melihat senyum Xiao Feng Yang Jie semakin marah.

__ADS_1


"Aku tidak percaya bocah ini kuat tadi dia hanya beruntung!"


"Rasakan ini bocah sialan,,!"


"Wusshh!"


Begitu Yang Jie kembali menebaskan pedangnya disertai aliran energi Qi kegelapan yang sangat besar, perlahan udara disekitar menggelap seperti malam.


Teknik ini merupakan teknik andalan Yang Jie dimana merubah suasana menjadi gelap sehingga membatasi jarak pandang musuh dan menelan aura Yang Jie sehingga musuh tidak bisa melihat dan merasakan. Jika musuh biasa pasti akan kewalahan namun didepan Xiao Feng teknik ini tidak berguna.


Kedua bola mata Xiao Feng berubah menjadi keemasan sehingga suasana gelap tidak berbeda dengan siang hari. Yang Jie dengan percaya diri bergerak melesat menebaskan pedangnya mengarah ke dada.


Ujung pedang yang bercabang tiga membentuk cakar melesat cepat, Yang Jie sudah yakin dia akan membunuh Xiao Feng. Karena pedang ditangannya sudah terkenal sebagai Pedang Pemecah Jantung dimana begitu ditusukkan ujung pedang akan menusuk jantung dan ketika ditarik jantung akan terbetot keluar.


"Wusshh!"


"Klankk!"


"Apa!"


Yang Jie membelalakkan kedua mata melihat serangannya ditahan.


"Hehe bermain gelap-gelapan denganku apa kau bercyandhaa?" ucap Xiao Feng lalu mengirimkan tendangan cepat.


"Wuutt!"


"Bukk!"


"Uhukkk!"


"Boomm!"


Xiao Feng melesat dengan cepat memburu Yang Jie yang sudah terkapar.


"Tak ada cara lain, bocah sialan ini memaksaku menggunakan teknik ini!" ucap Yang Jie yang melihat Xiao Feng mendatanginya dia membakar esensi darahnya.


"Booom!"


Aura kuat menyebar, Xiao Feng menghentikan gerakannya dan melihat Yang Jie bangkit dengan tubuhnya membesar dua kali lipat, kedua matanya merah. Xiao Feng melihat kekuatan Yang Jie naik menjadi Dewa Giok tahap awal.


"Hehe bocah kau sungguh beruntung melihatku menggunakan teknik ini!" seru Yang Jie, suaranya serak seperti terdengar dari bawah jurang. Xiao Feng mencibir baginya tetap saja toh Xiao Feng dapat membunuhnya.


Yang Jie sendiri hanya memiliki waktu 10 menit menggunakan teknik ini dan efeknya jika sudah habis waktu kultivasinya menurun hingga ke ranah kultivasi alam fana tetapi asal bisa membunuh Xiao Feng itu cukup sepadan


"Hiyaa!"


Yang Jie melesat dengan mengirimkan serangan memakai kedua tangan, pedangnya tergeletak dipuing bangunan.


"Wuutt!"


"Wuutt!"

__ADS_1


Serangan dua tinjunya terus menyerbu, Xiao Feng dengan santai menggunakan teknik Langkah Bayangan menghindari, dia sudah tahu kalau memaksa naik ranah pasti akan ada efek tertentu dan ada durasi waktu.


"Sistem berapa lama dia bisa menggunakan tekniknya?"


[Ding,, sepuluh menit]


Xiao Feng tersenyum tipis dia tetap bergerak kesana kemari menghindari, sementara Yang Jie semakin kesal dan khawatir jika dalam sepuluh menit dia tidak berhasil membunuh Xiao Feng akibatnya sangat fatal.


Yang Jie menyatukan kedua telapak tangan dengan mengalirkan seluruh energi Qi kegelapan miliknya yang dicampur dengan elemen racun.


Bola cahaya hitam kehijauan sebesar buah kelapa muncul dan semakin membesar.


"Teknik Bola Serigala Menghancurkan Gunung!"


"Wusshhh!"


Bola cahaya hitam kehijauan melesat cepat menimbulkan bekas garis memanjang diatas tanah, Xiao Feng menyimpan pedangnya dan mengalirkan energi Qi elemen cahaya ke dalam tangan kanan.


"Teknik Cahaya Kehancuran!"


Tangan kanan dari ujung jari hingga ke bahu bercahaya putih keemasan, Xiao Feng langsung mendorong kan tangan kanan dan seberkas cahaya putih keemasan itu muncul dan memanjang seperti pancaran sinar laser.


"Wusshh!"


"Booom!"


Kedua serangan beradu, ledakan sangat besar tercipta bangunan kediaman hancur berantakan dan menimbulkan kawah diatas tanah, Yuan Li sudah bergerak menjauh pun masih terkena angin efek ledakan.


Suasana hening sejenak dan ketika angin menerbangkan debu terlihat Yang Jie terkapar di tanah dengan tubuhnya kembali seperti semula, wajahnya berantakan dipenuhi darah.


Xiao Feng berjalan menghampiri


"Si,,siapa ka,, kau sebenarnya?"


"Aku adalah seseorang yang tidak bisa kau singgung!"


"Crashhh!"


Xiao Feng langsung menebas leher Yang Jie dengan kipasnya.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Dewa Emas tahap akhir mendapatkan 100 juta PS dan 10 milyar PP]


Xiao Feng mengambil cincin penyimpanan Yang Jie dan melihat isinya lalu menganggukkan kepala "Lumayan lah dia cukup kaya"


Yuan Li pun muncul "Tuan Muda apa sudah selesai?" ucapnya.


"Sudah,, apa kau sudah mengambil seluruh cincin penyimpanan?"


"Sudah tuan muda"


"Baiklah ayo kita kembali" ucap Xiao Feng lalu dia bersama Yuan Li melayang diudara dan membakar seluruh kediaman sekte Serigala Hitam hingga rata dengan tanah, sebelum pergi dia menancapkan bendera segitiga yang bergambar burung gagak terbang disertai tulisan Paviliun Gagak Hitam.

__ADS_1


Riak udara seperti gelombang air muncul dikehampaan dan sosok Xiao Feng serta Tuan Li pun menghilang.


****bersambung***


__ADS_2