Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 157 Menuju Kerajaan Qingzhou


__ADS_3

****


Kebetulan pada saat ini Feng Xi berkunjung ke kerajaan Qingzhou setelah mendapat ijin dari Matriak sekte sambil mencari informasi mengenai Xiao Feng, ya Feng Xi sejak menghilangnya Xiao Feng dia merasa sedikit kehilangan, jauh didalam lubuk hatinya nama Hei Feng Xi pemilik Paviliun Gagak Hitam terukir dihatinya selain nama Pangeran Kedua Youngzhou Xiao Feng, padahal andai dia tahu kedua orang itu sama saja cuma satu orang. Kini dia sedang berkumpul dengan Feng Xueyue Pangeran Pertama Qingzhou


"Gege aku tidak mau melakukan hal merepotkan seperti itu"


"Ayolah Meimei di pengadilan Qingzhou siapa lagi pangeran dan putri selain kita dan ayah juga menugaskan kita saja"


"Tapi Gege tahu sendiri kalau aku tidak ingin terlibat hal-hal mengenai pengadilan istana lebih enak bertualang dan bermain didunia kultivator"


"Ciakk,,ciaak,,!" burung Phoenix es berwarna putih yang bertengger dipundaknya mengangguk-anggukkan kepalanya seolah menyetujui ucapan Feng Xi.


"Haisss kau ini,, kau itu putri kerajaan jadi bantulah gegemu sekali saja"


"Hhh yasudah melihat Gege yang memohon seperti itu aku akan membantu, ingat cuma satu kali"


"Nah harusnya seperti itu baru itu adik Gege" ucapnya sambil mengacak rambut Feng Xi. Feng Xi hanya merenggut kesal dan membuat Feng Xueyue tertawa lebar.


"Baiklah sudah diputuskan nanti pada acara pertemuan antar kerajaan kau sebagai pendampingku, ingat jangan berbuat ulah"


"Cih, memangnya aku seperti itu"


"Haha sudahlah ayo kita temui ayah dan ibu mereka sudah menunggu di ruang makan"


Feng Xi bangkit berdiri dan berjalan menuju ruang makan sambil memeluk lengan Feng Xueyue, Feng Xi kalau dikerajaan dia memang selalu bertingkah manja terhadap Xueyue.


Mereka akhirnya sampai diruang makan dan disana sudah menunggu Raja Feng Xiong dan Ratu Feng Xuening.


"Oohh anak gadis ibu sudah lama tidak berkunjung" ucap Ratu Xuening sambil memeluk Feng Xi.


"Hehe, ya begitulah kalau Gege tidak menghubungiku aku tidak akan berkunjung dalam waktu dekat"


"Sudah ayo duduk kita makan dulu" Feng Xiong menimpali

__ADS_1


"Baik ayah"


Mereka makan dengan diiringi canda tawa karena kedatangan Feng Xi yang sudah lama baru berkunjung kembali.


"Meimei bagaimana kabar tuan muda yang bersamamu tempo hari kapan kau akan mengenalkan kepada kami?" ucap Feng Xueyue disela-sela makannya. Feng Xi sontak tersedak, buru-buru dia mengambil air minum.


"Gege sembarangan bicara, tuan muda siapa?"


"Ah kau ini,, itu tuan muda yang waktu itu bersamamu pada waktu pembukaan makam kuno"


"Wah,, kau dekat dengan seorang tuan muda, apa dia tampan?" ratu Xuening berkata. Feng Xi hanya tersenyum canggung dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Ayah,,"


"Haha sudahlah jangan kalian goda Xiyun, cepat habiskan makan kalian, ayah dan gegemu ada hal yang harus diurus"


Mereka melanjutkan makan dan setelah selesai Raja Feng Xiong dan Xueyue kembali ke ruang kerjanya untuk membahas masalah yang akhir-akhir ini melanda Qingzhou, sementara Feng Xi berkumpul dengan ratu Xuening berbincang-bincang di gazebo sekitar taman istana.


*****


Dia segera bangun dan merapikan tempat tidur lalu beranjak membersihkan diri dan berpakaian rapi berwarna hitam. Merasa sudah sempurna penampilannya Xiao Feng kemudian turun ke bawah dan disana sudah menunggu Bai Hu dan Qing Long.


"Selamat pagi tuan" ucap Bai Hu dan Qing Long bersamaan sambil menangkupkan kedua tangan.


"Selamat pagi"


"Sepertinya Tuan pagi ini sangat tampan mungkinkah akan menemui gadis cantik?" Bai Hu berkata memuji dengan sedikit menggoda.


"Aku memang tampan dari lahir Bai Hu kau saja yang baru tahu"


Mereka berbincang sebentar lalu pemilik rumah makan muncul sambil membawa sarapan.


"Selamat pagi Tuan Muda, silahkan sarapan dulu. Hidangan ini aku yang memasak sendiri" ucap Pemilik rumah makan sambil menata hidangan diatas meja.

__ADS_1


"Terimakasih kakek sudah merepotkan"


"Hoho tidak masalah, silahkan tuan muda nikmati hidangannya aku masih ada pekerjaan" ucap kakek itu lalu berlalu pergi ke belakang. Xiao Feng makan dengan santai, setelah selesai Xiao Feng meletakkan kantung berisi 20 koin emas dan keluar dari rumah makan diikuti Bai Hu dan Qing Long.


Mereka bertiga terbang keluar dari kota kecil, sebelumnya Xiao Feng membuat segel tangan dan array besar melingkupi kota tersebut. Array yang dibuat Xiao Feng tidak akan berpengaruh kepada penduduk kota, itu hanya akan aktif jika ada binatang buas atau monster yang berada jarak satu kilometer dari kota. Setelah semua selesai Xiao Feng dan bawahannya terbang ke arah kota Qingzhen ibukota kerajaan Qingzhou.


"Tuan apa kita langsung ke kota Qingzhen?" Bai Hu yang disebelah kanan Xiao Feng bertanya.


"Iya kita langsung saja ke ibukota kerajaan untuk melaporkan kejadian yang menimpa dua kota dan desa kemarin"


"Ya kalau itu keputusan tuan aku mengikuti saja, memang lebih baik kita melaporkan dulu ke istana"


"Maka dari itu,, aku juga akan menugaskan orang dari seluruh cabang paviliun Gagak Hitam yang berada di wilayah kerajaan Qingzhou untuk mengawasi dan mencari informasi sekalian membantu menghalau serbuan binatang buas jika terjadi lagi"


Xiao Feng menambah kecepatan terbangnya untuk segera sampai di ibukota Qingzhou, menurut peta sistem jaraknya tinggal 50 kilometer lagi. Dengan kecepatannya sekarang paling hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai.


Tigapuluh menit kemudian Xiao Feng sudah memasuki kawasan ibukota Qingzhou kota Qingzhen, kota itu terlihat besar dan ramai. Berbagai orang sedang melakukan aktifitas sehari-hari seolah kegiatan itu tampak abadi disetiap pagi kota Qingzhen. Xiao Feng turun sekitar 200 meter dan melanjutkan dengan berjalan menuju gerbang kota.


Digerbang banyak sekali orang yang mengantri untuk memasuki kota, kebanyakan orang itu adalah para pedagang dan kultivator bebas. Bahkan ada beberapa kereta yang ditarik kuda maupun kerbau mengangkut berbagai bahan pokok dan hasil kebun. Xiao Feng ikut mengantri di jalur bukan pedagang. Dia mengamati sejenak orang-orang.


Tak lama kemudian gilirannya maju. Dua orang penjaga segera memeriksa Xiao Feng namun kedua penjaga itu tidak berani berbuat lancang sebab melihat dari penampilan Xiao Feng yang elegan dan mengeluarkan aura bangsawan, kedua penjaga yakin kalau Xiao Feng adalah tuan muda klan atau sekte besar yang sedang menjalankan misi. Ditambah Bai Hu dan Qing Long dibelakang Xiao Feng.


"Tunjukan identitas dan biaya masuk 3 koin emas"


Xiao Feng mengeluarkan token paviliun Gagak Hitam dan kedua penjaga seketika terkejut.


"Tu..tuan muda berasal dari paviliun Gagak Hitam" Ucap penjaga setelah memeriksa token emas bergambar burung gagak sedang terbang. Xiao Feng hanya menganggukkan kepala.


"Maafkan kami tuan muda, silahkan masuk dan tidak perlu membayar"


"Tidak apa-apa kalian sudah melakukan pekerjaan dengan baik" ucap Xiao Feng sambil tersenyum, dia melemparkan kantung kain berisi 20 koin emas lalu melenggang masuk ke dalam kota. Penjaga yang menerima segera membuka dan dia kaget lagi setelah melihat isinya.


"Baru kali ini dari sekian banyak tuan muda, hanya tuan muda dari paviliun Gagak Hitam yang memiliki kepribadian baik" ucap penjaga sambil tersenyum lalu dia melanjutkan memeriksa yang akan masuk ke dalam kota.

__ADS_1


*****bersambung


__ADS_2