Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 298 Babak Pertama Kompetisi


__ADS_3

****


"Lin Mei Ling?" Ucap Xiao Feng pelan dan dia berjalan hingga sampai didepan gadis cantik itu, gadis cantik yang sedang duduk kemudian berdiri.


"Tuan Muda Feng Xi" ucap gadis cantik sambil tersenyum manis hingga lesung pipi muncul dipipi kanan kirinya.


"Lin Mei Ling kau kah ini? Aku tidak salah lihat?" Ucap Xiao Feng, gadis cantik yang ternyata adalah Lin Mei Ling yang merupakan gadis tercantik yang ditemui oleh Xiao Feng sewaktu bertualang di Alam Roh, Lin Mei Ling kemudian memegang tangan Xiao Feng dan air matanya kembali menetes.


"Benar aku adalah Lin Mei Ling, aku sangat senang bisa bertemu lagi dengan tuan muda Feng disini, ayo duduk dulu" ucap Lin Mei Ling nada suaranya masih sama seperti pertama kali bertemu begitu lembut, lalu Xiao Feng pun duduk disebelahnya. Pria muda yang tadi menutup bukunya dan memperhatikan interaksi kedua orang itu, dadanya panas melihat kedekatan Lin Mei Ling dan Xiao Feng hingga tanpa sadar tangannya meremas buku yang digenggamnya. Pria muda itu bernama Gu Jong ya g merupakan tuan muda sekte Bintang Timur yang menaruh rasa kepada Lin Mei Ling.


"Siapa pemuda ini tampaknya sangat dekat dengan adik seperguruan" ucap pria muda dalam hatinya, dia merasa sedikit tertekan dengan kedatangan Xiao Feng. Bagaimana tidak dari penampilan saja dia sudah kalah.


"Mei Ling bagaimana bisa kau berada ditempat ini, bagaimana kabar ayah dan nenek?" Ucap Xiao Feng. Lin Mei Ling menatap sejenak wajah tampan pria disampingnya.


"Ceritanya panjang sekali tuan muda Feng, sejak batu tujuh warna meledak dan menghisap semua orang di istana She Mo aku terlempar ke alam ini dan terpisah dengan nenek sedangkan ayah saat ini pergi bertualang di alam ini" ucap Lin Mei Ling, ketika hendak meneruskan cerita seorang pria tua berseru diatas panggung disertai bunyi gong yang dipukul.


"Nanti saja kita lanjutkan!" Ucap Xiao Feng dan Lin Mei Ling hanya menganggukkan kepala.


"Gong!"


"Hadirin sekalian pertama aku mengucapkan terimakasih atas waktunya menghadiri acara kompetisi beladiri generasi muda tahun ini. Langsung saja tanpa basa basi kita mulai acaranya, kompetisi ini dibagi menjadi tiga babak yang pertama 15 peserta akan saling menjatuhkan di satu panggung jika keluar dari arena akan dinyatakan gugur dan hanya diambil lima peserta saja"


"Babak kedua akan dilanjutkan lagi dengan sistem yang sama dimana lima orang itu akan saling bertarung lagi hingga tersisa satu orang dan babak ketiga merupakan finalnya setiap perwakilan panggung akan bertarung satu lawan satu" ucap pria tua menjelaskan dan disambut tepuk tangan riuh para hadirin dan peserta.

__ADS_1


"Aku yakin Pangeran Ketiga Zhu Lian akan lolos sebab dia salahsatu dari lima keajaiban kerajaan Zhu" ucap salahsatu penonton.


"Benar dan jangan lupakan Liu Xi dari sekte Tombak Salju dia masih berumur 20 tahun tapi sudah mencapai ranah Raja Berlian *1 merupakan salahsatu dari keajaiban juga"


"Kurasa kompetisi ini akan banyak bintang baru kita nantikan saja"


Xiao Feng tersenyum tipis mendengar pembicaraan para penonton jika paling tinggi generasi muda berada diranah Raja Berlian bukankah Lin Mei Ling juga termasuk jenius sebab Xiao Feng melihat sekelas kultivasi Lin Mei Ling sudah berada di ranah Raja Berlian *1.


"Baiklah peserta nomor satu sampai lima belas naik panggung satu diikuti seterusnya" seru pria tua itu dan semua peserta pun berdiri dan berjalan menuju panggung.


"Tuan Muda Feng semoga kau menang" ucap Lin Mei Ling lembut sambil tersenyum dan menatap Xiao Feng sejenak.


"Aku yakin kau juga akan menang Mei Ling" balas Xiao Feng lalu mereka berdua sama-sama berjalan ke arah panggung. Lin Mei Ling dipanggung pertama dan Xiao Feng dipanggung 8. Pangeran Ketiga Zhu Lian di arena nomor 3 dan Liu Xi dari sekte Tombak Salju diarena nomor lima. Pria tua itu melihat 150 peserta mulai memasuki panggung arena pertempuran menganggukkan kepala lalu menepuk tangannya dan kemudian muncul 10 orang pria berumur 40 an yang bertindak sebagai juri.


"Baiklah babak pertama kompetisi dimulai!" Seru pria tua itu.


"Trankk!"


"Bukk!"


Pertarungan pun dimulai dengan diawali suara benturan senjata dan pukulan, dipanggung nomor 1 Lin Mei Ling menjadi incaran peserta lain sebab hanya dia satu-satunya wanita di arena nomor satu namun Lin Mei Ling tidak mudah dijatuhkan begitu saja menghadapi serangan peserta lain yang kultivasinya dibawahnya Lin Mei Ling bergerak lincah kesana kemari menghindari setiap serangan kadang-kadang tubuhnya berubah menjadi air dan berpindah ke tempat lain.


Diarena nomor lima, Liu Xi dengan tombaknya tampak serius bertarung dan dalam sekejap mata dia sudah melemparkan tiga peserta lain begitupun dengan Pangeran Zhu Lian di arena nomor tiga dengan senjata berupa dua pedang dia sudah menumbangkan dua peserta keluar arena.

__ADS_1


"Benar-benar Pertarungan seru dalam satu gebrakan saja pangeran Zhu dan Liu Xi sudah mengeluarkan dua tiga peserta" ucap penonton.


Dari beberapa arena sudah ada yang terlempar keluar dan dinyatakan gugur, tuan muda dari sekte Golok Kuning dia masih bertahan di arena nomor tujuh.


Dipanggung arena nomor delapan Xiao Feng sendiri hanya menghindari saja dan tidak ingin terlalu menunjukan kekuatannya empat belas orang di arena yang sama dengan Xiao Feng memiliki kultivasi di ranah Raja Emas *3 dan paling tinggi di ranah Raja Platinum *1 tentu hal yang mudah sebenarnya bagi Xiao Feng namun dia memilih santai saja.


Sebuah serangan tapak mencoba menyerang Xiao Feng dari sisi belakang namun dengan mudah Xiao Feng menghindarinya dan balas menyerang dengan tinjuan yang diarahkan ke wajah penyerangnya, sempat berkelit menghindari namun akhirnya tetap di terbangkan Xiao Feng ketika serangan susulan dari kakinya menendang dada orang itu sampai terbang keluar arena. Tak hanya sampai disitu Xiao Feng juga mengibaskan pelan kipasnya, siuran angin dingin dengan butiran es menerpa dan lagi menerbangkan dua orang keluar arena.


"Siapa pemuda tampan itu? Dia memiliki kultivasi paling rendah tapi mampu menumbangkan lawan dua tingkat diatasnya" ucap salahsatu penonton.


"Benar aku juga baru melihatnya kurasa dari penampilan mewahnya dia merupakan tuan muda klan bangsawan atau sekte" ucap penonton yang lain.


"Baru kali ini aku melihat orang bersenjata kipas"


Pertarungan semakin seru, semua peserta berusaha untuk saling menjatuhkan demi mengamankan posisi diperingkat lima puluh besar sebagai syarat minimal memasuki situs warisan. Di arena nomor satu sepuluh orang sudah tumbang dan hanya menyisakan Lin Mei Ling dan empat orang pria, arena nomor tiga, nomor lima juga sama. Di arena nomor tujuh tuan muda sekte Golok Kuning juga masih berdiri, sedangkan Gu Jong yang satu sekte dengan Lin Mei Ling juga masih berdiri di arena nomor sembilan. Tak berselang lama di arena nomor delapan sudah menyisakan lima orang termasuk Xiao Feng didalamnya, sedangkan di arena nomor sepuluh seorang gadis bercadar yang ditemui tempo hari oleh Xiao Feng dirumah makan juga masih berdiri dengan empat pria.


"Gong!"


Hasil akhir dari babak pertama pun selesai kini sudah ada lima orang dari masing-masing arena, pria tua kemudian melompat ke salahsatu arena.


"Pertandingan babak pertama selesai dan waktu istirahat setengah jam baru dilanjutkan ke babak kedua!" Ucapnya lalu terbang melesat ke sisi panggung, para peserta yang lolos kemudian menuruni panggung dan kembali ke tempat duduknya. Lin Mei Ling langsung mendekat ke arah Xiao Feng.


"Tuan Muda Feng aku sudah yakin kau akan lolos" ucap gadis cantik itu dengan senyum tidak pernah luntur diwajahnya. Xiao Feng tersenyum juga.

__ADS_1


"Mei Ling kau juga hebat bisa lolos," ucap Xiao Feng lalu keduanya duduk dikursi khusus peserta.


**** Bersambung ****


__ADS_2