Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 342 Pertarungan di Arena Kompetisi


__ADS_3

****


Dipuncak akan berakhirnya kompetisi, kedua peserta begitu tegang mereka berkonsentrasi pada proses terakhir begitupun penonton turut tegang menyaksikan jalannya kompetisi, namun tiba-tiba sebuah kembang api muncul dan meledak diudara mengagetkan semua orang.


"Sialan siapa yang menyalakan kembang api siang-siang begini!" ucap seorang penonton, tak tak lama setelah kembang api muncul dari beberapa sudut penonton melesat ke udara orang-orang berpakaian hitam.


Orang-orang itu langsung membuat segel tangan dan cahaya merah muncul membumbung dari tanah melesat ke udara dan bersatu di satu titik diatas dan membentuk dinding transparan dengan simbol aneh, kini arena pertandingan terbungkus sebuah formasi array.


"Awas ada serangan musuh lindungi yang mulia" sebuah teriakan terdengar dan para penonton pun gaduh, pasukan kerajaan yang berjaga segera melesat melindungi keluarga kerajaan.


"Sudah dimulai ya tampaknya mereka tidak sabar" ucap Xiao Feng sambil berdiri diikuti Zhu Lian, Lin Mei Ling, Feng Xi, Tabib Ni dan Tuan Hong.


"Tuan Muda Feng apakah ini serangan musuh?" ucap Tabib Ni.


"Benar, mereka sepertinya merencanakan lama dan baru bergerak saat keluarga kerajaan datang, pangeran cepat kau bersama raja!" ucap Xiao Feng, Zhu Lian menganggukkan kepala lalu melesat bersama pengawalnya menuju ke tempat keluarga kerajaan.


"Qing Long ikut pangeran Zhu Lian lindungi keluarga kerajaan, aku akan membantu yang lain!" ucap Xiao Feng, Qing Long tanpa berbicara segera melesat mengikuti Zhu Lian, Feng Xi menepuk pundak Xiao Feng.


"Sepertinya kau sudah tahu, makanya tenang saja dari tadi dan kebetulan aku juga sudah lama tidak menggerakkan ototku" ucap Feng Xi.


"Benar, kurasa mereka berencana merebut kerajaan dan memaksa raja turun tahta!" ucap Xiao Feng.


"Ishh,, kenapa semua orang begitu menginginkan hal yang merepotkan itu"


"Bai Hu kau bantu warga yang menonton sebisa mungkin kau arahkan ke bagian timur aku akan memecah formasinya, kurasa pemimpinnya ada disalahsatu penonton aku akan mencegahnya!" ucap Xiao Feng lalu melesat, Feng Xi dan Lin Mei Ling menyusul sedangkan tabib Ni dan tuan Hong juga bersama pengawalnya bersiap. Bai Hu juga langsung membantu warga.


Dari beberapa sudut penonton muncul puluhan orang berpakaian hitam mereka menghunus pedang dan langsung menyerang para warga dan pasukan kerajaan yang berjaga.


"Brengsek kalian pemberontak darimana berani mengacau kerajaan!"


"Banyak omong kosong"


"Trankk!"


"Bukk!"


Pertarungan pun pecah dibeberapa titik, pasukan kerajaan yang hanya sedikit tidak bisa menahan gempuran orang berbaju hitam yang berjumlah lebih dari seribu orang, karena tidak menduga akan ada serangan mendadak seperti ini. Xiao Feng melesat ke arah udara lalu mengalirkan qi elemen cahaya ke dalam jarinya.


"Wusshh!"


Selarik sinar panjang seperti laser melesat dari jarinya dan membuat lubang disalahsatu sisi formasi, Bai Hu yang melihat segera memandu warga untuk keluar dari formasi.


"Kalian mau kabur tidak akan bisa!" ucap orang berbaju hitam menghadang Bai Hu.


"Cih,, rasakan cakarku,, cakar angin!"

__ADS_1


"wusshhh!"


"Boom!"


"Arrghh!"


Siluet cakar harimau dari elemen angin melesat dan langsung melemparkan dan membunuh 30 orang berbaju hitam yang menghadang, warga pun dengan cepat memasuki lubang untuk keluar dibantu Bai Hu.


***


Disisi lain keluarga kerajaan sedang dikepung 200 orang lebih dengan kultivasi di ranah Raja Berlian *1 dan paling tinggi di Raja Berlian *5 mencoba untuk menyerang raja dan yang lainnya.


"Sial dimana pasukanku!" seru Raja Zhu Cheng. Sebuah suara terdengar disertai tawa mencemooh.


"Hahah dasar raja bodoh, pasukanmu tertahan diistana, kini istana juga sedang diserang!" ucap suara itu lalu muncul lima orang pria tua, Raja mengenali salahsatunya adalah perdana menteri kerajaan.


"Brengsek kau berkhianat dengan pemberontak"


"Haha seharusnya tahta ini milikku kau yang merebutnya secara paksa!"


"Kau pengkhianat seharusnya dihukum mati!"


"Haha Zhu Cheng dengan formasi ini tidak ada yang bisa masuk atau keluar kau akan segera tamat, serang mereka!" ucap perdana menteri.


"Ayah gawat kekuatan lima orang itu berada di alam Raja Kristal ditambah 200 orang yang mengepung di alam Raja Berlian bagaimana ini?" ucap Zhu Ming pangeran pertama.


Tepat disaat itu Zhu Lian bersama Qing Long sudah sampai "Ayah aku datang!" ucap Zhu Lian lalu mengeluarkan pedang ganda nya.


"Majulah sialan!"


"Hehe pangeran ketiga sayang sekali bakatnya seharusnya bisa menguasai dunia namun kau ditakdirkan mati hari ini"


"Banyak omong kosong,, Tebasan Pedang Kembar!"


"Wusshh!"


Siluet dua bulan sabit dari tebasan pedang Zhu Lian melesat namun dengan santai salahsatu lima pria tua hanya mengibaskan tangannya membuyarkan serangan itu.


"Cih kemampuan tidak seberapa berani melawan!"


Berbagai serangan langsung ditujukan kepada keluarga kerajaan, semua orang sudah panik dan pasrah akan nasibnya, namun tiba-tiba tanah bergetar dan muncul kayu yang mencuat ke atas membentuk mangkok terbalik menutupi keluarga kerajaan.


"Elemen Kayu : Dinding Kayu"


"Booom!"

__ADS_1


"Boom!"


Semua serangan membentur dinding kayu Qing Long dan menimbulkan ledakan besar, namun dinding kayu itu tidak bergeming sedikitpun retak pun tidak. Raja Zhu Cheng dan yang lainnya menghela nafas lega.


"Lian'er apakah ini temanmu?" ucap Zhu Cheng ketika melihat Qing Long.


"Bukan ayah, dia adalah bawahan temanku yang tadi kusebutkan"


"Apa dinding ini tidak akan hancur?" ucap Zhu Cheng, Qing Long hanya melirik sekilas.


"Selain tuanku tidak ada yang bisa menghancurkan dinding kayu ku ini!" ucap Qing Long "Untuk sementara kalian berdiam dulu disini, aku akan mengawasi dari luar. Kalian tenang saja" lanjutnya lalu tubuhnya masuk ke dalam tanah.


"Lian'er bawahan temanmu saja sudah seperti itu bagaimana dengan tuannya"


"Ayah tidak usah khawatir temanku itu, kekuatannya tidak bisa diprediksi" ucap Zhu Lian.


"Lain kali kenalkan pada kami, kau sangat beruntung memiliki teman seperti itu"


"Iya ibu aku berjanji akan mengenalkan temanku itu"


***


"Sialan kayu ini kenapa bisa sangat keras,, aku tidak percaya serang lagi!"


"Wusshh!"


"Tinju Api!"


"Tapak Bayangan"


"Cakar Setan!"


"Angin Pemusnah!"


"Booom,, boom,, boomm!"


Tetap saja serangan yang mereka lakukan tidak berhasil menghancurkan dinding kayu Qing Long, Qing Long sendiri hanya mengawasi saja dia belum bertarung karena biar tuannya saja yang menghabisi mereka, bukan tidak mau tapi Qing Long memahami kalau tuannya malah sangat senang jika bertarung dengan banyak musuh.


Disisi lain Bai Hu pun sudah berhasil mengeluarkan para warga termasuk Tabib Ni dan tuan Hong. Mereka sebenarnya ingin bertarung namun Xiao Feng mencegahnya dengan alasan kalau tabib Ni dan tuan Hong adalah tabib dan alkemis jika mati dimedan pertempuran akan berdampak bagi Asosiasi Xuanhuan, padahal itu hanya alasan saja agar Xiao Feng bisa dengan bebas menjadikan orang berpakaian hitam sebagai lumbung poinnya. Untungnya diluar formasi pasukan berbaju hitam tidak ada. Pasukan pembelot milik perdana menteri juga tidak ke arena karena sedang bertempur di istana.


"Kalian cepat tinggalkan tempat ini" ucap Bai Hu.


"Terimakasih tuan muda!"


Para warga segera bergegas meninggalkan arena kompetisi, Bai Hu kembali masuk. Xiao Feng yang melihat Bai Hu sudah berhasil mengeluarkan warga kembali menembakkan sinar kecil dan formasinya kembali menutup. Xiao Feng sengaja tidak menghancurkan formasi agar dia bisa membantai tanpa khawatir ada yang kabur karena Xiao Feng tahu formasi ini merupakan formasi bertahan dan tidak akan hilang selama dua hari karena mata formasinya adalah tubuh orang yang berpakaian hitam sebagai titiknya.

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2