
****
Xiao Feng dan Feng Xi saling berpandangan dan menganggukkan kepala,kemudian mereka mulai melesat ke arah monster. Xiao Feng menggunakan Langkah Cahaya dan bergerak cepat meninggalkan bayangan tubuhnya.
"Teknik Pedang Membelah Langit,Tebasan Bulan Sabit"
Feng Xi pun mengeluarkan tekniknya dengan memunculkan tombak es besar kemudian diarahkan ke kepala monster.Tombak Es dan Siluet Bulan Sabit menghantam monster.
"Roarrhh"
Monster itu mengeluarkan bola cahaya dari mulutnya dan beradu dengan serangan Duo Feng Xi.
"Boom"
Dentuman besar meledak dan menggetarkan lorong itu,Duo Feng Xi terhempas mundur namun masih bisa menstabilkan diri tidak sampai jatuh.Sementara monster tidak mengalami apa-apa dan tetap kokoh berdiri.
"Xixi kau bantu aku dari belakang serang dari jarak jauh aku akan menyerang dari jarak dekat"
"Baik"
Mereka pun kembali menyerang diawali Xiao Feng yang menebaskan pedangnya.Pedang Salju Xiao Feng gagal mengenai monster karena monster besar ternyata cukup lincah juga.Sementara Feng Xi terus menerus mengeluarkan tombak es besar untuk membatasi pergerakan monster.
Berkali-kali siluet bulan sabit mengenai monster namun pertahanan monster itu sangat kokoh bahkan es yang dihasilkan dari tombak Feng Xi hanya membekukannya sesaat kemudian langsung mencair.
"Sial kalau begini terus kita akan susah sendiri" Xiao Feng memaki kesal.
"Kita serang saja terus untuk menguras staminanya" kata Feng Xi.
"Ya,,ayo kita coba"
"Hohoho manusia apa kalian sudah merasa putus asa?" terdengar suara monster mengejek.
Xiao Feng tidak menjawab dan kembali menyerang dengan pedangnya,sementara Feng Xi juga mengeluarkan selendangnya yang sudah di aliri qi.
"Srinnkk"
"Sreett"
"Trankk"
Suara benturan pedang dan selendang terdengar ketika beradu dengan kaki dan tubuh monster yang keras.Percikan api terlihat dari benturan itu.Xiao Feng yang terdorong mundur dikagetkan dengan monster yang tiba-tiba menyeruduk menggunakan kepalanya ke arah Xiao Feng.Dengan cepat Xiao Feng menyilangkan pedang didepan dadanya menahan serangan monster.
"Bbuukk"
Xiao Feng terdorong mundur sejauh 10 meter dan membuat garis memanjang di tanahnya.Kaki Xiao Feng bergetar dan monster itu kembali menyerang dengan cepat.Feng Xi yang melihat segera memanjangkan seledangnya,Xiao Feng yang melihat segera menangkapnya kemudian tubuhnya di tarik Feng Xi ke samping.
__ADS_1
"Boom"
Monster itu menyeruduk terus dan menabrak dinding lorong hingga menyebabkan lubang besar.
"Hohoho kau bisa menghindar juga"
Xiao Feng dan Feng Xi nafasnya memburu,dengan cepat Xiao Feng meminum pil dan memberikannya satu pada Feng Xi.
Monster itu kemudian membentuk bola cahaya didepan mulutnya mulanya sekecil kelereng dan membesar sebesar buah semangka.Lalu bola cahaya yang mengandung energi qi yang sangat kuat di tembakkan ke arah Duo Feng Xi.
Feng Xi segera membuat dinding es tebal dibantu Xiao Feng yang juga membuat garis memanjang di tanah dengan pedangnya kemudian dari garis itu muncul dinding es melapisi dinding yang telah dibuat Feng Xi.
"Wusshh"
"Duaarr"
Bola energi dan dinding gabungan Duo Feng Xi hancur berantakan menyebabkan ledakan hebat.Duo Feng Xi terhempas dan jatuh bergulingan terlihat dari mulut keduanya sedikit meneteskan darah segar.
"Uhhuuk...uhhuukk"
"Xixi kau tidak apa-apa"
"Aku hanya sedikit terluka dalam,sial monster itu sangat kuat"
Xiao Feng dan Feng Xi langsung menelan pil dan lukanya perlahan membaik.Xiao Feng kemudian bangkit mengeluarkan kipasnya,kini di tangan kanan kirinya Xiao Feng memegang pedang dan kipas.Feng Xi pun kembali mengeluarkan selendang putihnya dan bersiap-siap menyerang.
"Hoho percuma saja manusia kau tidak akan bisa menang melawanku"
"Cih,,ayo kita bermain lagi monster jelek"
Xiao Feng terlebih dulu menyerang dia mengibaskan kipasnya dan muncul bola api keemasan menerjang monster.Monster itu kemudian membuat perisai dari qi menahan bola api Xiao Feng.
"Wusshh"
"Blaarr"
Karena api yang di gunakan Xiao Feng adalah api tingkat tertinggi jadi perisai yang dibuat monster hancur berantakan.Monster itu terjajar mundur lima langkah dan Xiao Feng terjajar mundur 10 meter.Kemudian Xiao Feng menyerang lagi dia melemparkan pedangnya ke atas dan di langsung di lilit oleh selendang Feng Xi.
Feng Xi pun memanjangkan selendang yang telah mengikat pedang kemudian menyerang monster dengan menebaskan berulang kali ke tubuh monster,tidak lupa juga dia mengeluarkan tombak es untuk menambah daya serangnya.Xiao Feng mengeluarkan bola api dan kabur racunnya bersama dengan serangan Feng Xi.
Monster yang melihat serangan itu hanya tertawa melihatnya dia kemudian membuat bola energi lagi menyambut serangan Duo Feng Xi.
"Blaarr"
"Boom"
__ADS_1
"Boom"
"Trankk...ttrrankk"
Tabrakan serangan antara Duo Feng Xi kembali terjadi dan menimbulkan berbagai cahaya serta menggetarkan lorong.Duo Feng Xi pun lagi-lagi terhempas mundur dan memuntahkan darah segar.
"Uhuukk...uhhukk"
"Rubah hitam kita lebih baik cari cara melarikan diri dulu, akan sangat gawat dengan keadaan kita sekarang jika terus melawan" kata Feng Xi sambil terbatuk mengeluarkan darah.
Keadaan Xiao Feng pun sama berantakannya dengan Feng Xi,mereka kelelahan akibat pertarungan yang telah terjadi selama satu jam dan monster itu masih segar bugar,hanya beberapa bagian tubuhnya yang harus.
"Xixi kita gunakan serangan terkuat yang kita punya,lalu kita lari dulu.Ingat nanti setelah melakukan serangan pegang tanganku"
Feng Xi yang tidak mengerti kenapa Xiao Feng berkata seperti itu hanya bisa menganggukkan kepala,fikirnya pasti Xiao Feng mempunyai rencana.
Segera Xiao Feng memasukkan kipasnya dan memegang pedang dan Feng Xi pun mengeluarkan Qi elemen esnya membentuk burung phoenix es besar.
Mereka berpandangan dan menganggukkan kepala.
"Teknik Pedang Membelah Langit,,Gerakan ketiga Pedang Penembus Hati"
"Teknik Dewi Es Utara..Phoenix Membekukan Dunia"
Pedang Es besar dan dingin disertai butiran es berjatuhan serta Phoenix Es melesat dengan cepat ke arah monster,,hawa dingin menusuk menyebar menyebabkan gerakan monster sedikit kaku.Dengan cepat monster itu mengeluarkan bola energi menyambut serangan gabungan Duo Feng Xi.
"Boom"
"Boom"
"Boom"
Dentuman besar hasil dari bentrokan serangan Duo Feng Xi dan monster menggelegar dan menggetarkan dinding lorong sampai stalaktit berjatuhan ke bawah.Hawa dingin dan pecahan es menyebar ke segala arah menimbulkan lubang kecil di setiap tempat jatuhnya.
Asap debu hasil benturan serangan tercipta dan menghalangi pandangan.
Monster itu terdorong mundur sejauh 10 meter dan menabrak dinding,namun dia tidak terjatuh hanya sedikit kulitnya tergores dan darah pun menetes. Dia meniup keras dan debu yang menghalangi pandangan pun menghilang,namun ketika debu menghilang dia tidak melihat Duo Feng Xi hanya ada ceceran darahnya saja.
"Manusia kau tidak akan kubiarkan hidup" Monster itu meraung marah dan melesat ke arah menghilangnya Duo Feng Xi.
**karena hari ini aku libur kerja dan ulang tahun**,,spesial update 5 chapter untuk menemani libur kalian.
yukk gaspoll like,komen dan vote dan giftnya 😁😁😁
****bersambung
__ADS_1