Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 252 Menuju Kerajaan Youngzhou


__ADS_3

*****


"Tidak kusangka ternyata dia dalang dari semuanya" ucap Xiao Chen


"Benar Meimei aku juga tidak menyangka, orang yang aku percaya malah menusuk dari belakang,, oh iya kenapa kau dan Pangeran Xiao Chen berada disini, setahuku ini kediaman pribadi milik ayah" ucap Huang Zhi Yan, Huang Xiwen masih menangis mendengar cerita kakaknya.


"Kak..kakak..teganya dia membunuh ayah setelah sebelumnya ingin membunuhku" ucap Xiwen dan tentu Huang Zhi Yan terkejut.


"Apaaa!! benarkah itu?! coba kau ceritakan"


Huang Xiwen mengusap dulu air matanya dan meminum dulu teh yang disodorkan Xiao Chen, lalu mulai menceritakan ketika dia memergoki rencana Ling Xu Yuan sampai dia diselamatkan Xiao Chen. Huang Zhi Yan yang mendengar itu sangat geram, dia mengepalkan tangan dan aura merembes keluar dari tubuhnya membuat gazebo itu bergetar.


"Pangeran tenangkan diri dulu" ucap Xiao Chen. Huang Zhi Yan segera tersadar dan seketika aura dari tubuhnya menghilang.


"Memang benar-benar bajingan Ling Xu Yuan, segala tentang perdamaian dan rakyat hanyalah sampah,, aku akan ke istana dan membuat perhitungan dengannya!" ucap Huang Zhi Yan sambil hendak berdiri. Namun Xiao Chen menghentikannya.


"Pangeran jangan dulu untuk saat ini, kekuatanmu masih lemah dibandingkan dia dan kuyakin saat ini istana sudah dikuasainya,, kita perlu memikirkan dulu rencana dan mencari bantuan" ucap Xiao Chen.


"Benar Gege apa yang dikatakan Pangeran Xiao Chen saat ini kita harus meminta bantuan" ucap Xiwen, Huang Zhi Yan menghela nafasnya sejenak untuk meredam emosinya.


"Lalu apa ada rencana?" tanya Huang Zhi Yan setelah dia menenangkan diri.


"Lebih baik kalian ikut aku ke Youngzhou, disana kalian aman dan ada Pangeran Shi Jian dan Shi Zun juga disana. Kalian bisa berlatih dan pangeran bisa mengumpulkan orang yang masih setia disana" ucap Xiao Chen.


"Bagaimana caranya aku mengumpulkan orang? memang saat ini ada pasukan pribadiku berjumlah 50.000 namun aku bingung untuk memanggil mereka" ucap Huang Zhi Yan.


"Pangeran tidak perlu bingung, aku akan meminta adikku untuk mengumpulkannya dengan bantuan Paviliun Gagak Hitam" ucap Xiao Chen.


"Tapi apakah Pangeran Xiao Feng mau membantu?" tanya Xiwen, Xiao Chen hanya tertawa kecil.


"Tentu saja dia kan juga rakyat kekaisaran dan lebih daripada itu dia juga sepupu kalian anak dari Ratu Hua adik kandung mendiang kaisar" ucap Xiao Chen.

__ADS_1


"Benar juga, aku lupa itu haha,, kapan kita berangkat?" ucap Huang Zhi Yan.


"Kita akan berangkat sekarang, lebih cepat lebih baik" ucap Xiao Chen dan diangguki Huang Zhi Yan dan Huang Xiwen. Lalu mereka berdiri dan melesat terbang ke arah kerajaan Yongzhou.


*****


Saat ini Xiao Feng ditemani Yuan Li dan Ren Yan sudah berada di halaman belakang istana, sebuah halaman yang luas dan biasanya halaman itu memang digunakan untuk berlatih para prajurit istana.


"Pangeran apa kita akan melatih seluruh pasukan?" ucap Yuan Li.


"Melatih seluruh pasukan dalam satu waktu itu tidak boleh, karena istana akan kosong tanpa penjagaan. Meskipun aku sudah memasang array tetap kita harus waspada" ucap Xiao Feng


"Benar juga"


"Tentu saja benar, itu kan aturan dasar dari militer. Kau ini sudah lama mengikutiku tapi masih saja tidak belajar" ucap Xiao Feng. Yuan Li hanya tersenyum meringis sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.


"Sistem apa ada bangunan khusus untuk ruang kultivasi?"


[Ding.. silahkan tuan melihat tabel shop]


Agar tidak terlalu mencolok didepan Yuan Li dan Ren Yan, Xiao Feng pura-pura membuat segel tangan lalu dari langit muncul bangunan dua lantai dengan gaya China kuno yang dihiasi ornamen seekor naga diatapnya. Bangunan itu melayang turun secara perlahan dan mendarat diatas tanah.


"Luarbiasa, apakah tuan sudah bisa menggunakan elemen kayu?" ucap Yuan Li kagum.


"Tentu saja,, aku kan segala bisa" ucap Xiao Feng lalu kemudian memasuki bangunan itu, Xiao Feng mengangguk puas dengan bangunan yang dibelinya. Masuk lebih ke dalam ada lima ruangan dilantai bawah dan tiga ruangan di lantai atas. Xiao Feng kemudian kembali membuat segel tangan yang sama dengan ruang kultivasi di paviliun pusat.


"Teknik Ruang,, Pembesaran Ruang!"


"Nguungg!"


Sebuah array tercipta dan langsung menyelimuti ruangan di lantai bawah, Yuan Li dan Ren Yan sangat kagum melihat ruangan demi ruangan bagian dalamnya membesar. Xiao Feng memang sengaja lantai dua tidak dibuat besar, itu khusus untuk keluarganya jika ingin berkultivasi.

__ADS_1


Setelah selesai Xiao Feng kembali membuat array untuk mengumpulkan Qi dan waktu. Sekitar sepuluh menit Xiao Feng selesai dengan kegiatannya, kini bangunan itu memiliki energi Qi 10x lipat dan perbandingan 1 hari sama dengan 1 bulan di bagian luar. Xiao Feng diikuti Yuan Li dan Ren Yan kemudian keluar dari bangunan.


Baru saja keluar dari kejauhan ada seorang prajurit berlari.


"Salam Pangeran Kedua!" ucap prajurit memberi hormat.


"Ada apa kau terburu-buru sekali?" ucap Xiao Feng.


"Raja memerintahkan Pangeran untuk menghadap karena ada tamu dari kekaisaran yaitu Pangeran Huang Zhi Yan dan Tuan Putri Huang Xiwen, mereka datang bersama Pangeran Pertama" ucap prajurit, Xiao Feng mengangguk faham.


"Yuan Li dan Ren Yan kalian panggil Kavaleri Khusus Youngzhou untuk berlatih disini" ucap Xiao Feng.


"Baik,, tapi Kavaleri Khusus membutuhkan akses Raja karena itu dibentuk oleh Raja" ucap Yuan Li.


"Tidak masalah kalian tinggal tunjukan token ini" ucap Xiao Feng sambil menyerahkan token khusus sebagai identitas pangeran Youngzhou, Yuan Li segera menerimanya.


"Baik Pangeran" ucap Yuan Li, Xiao Feng mengangguk lalu berjalan menuju istana dengan prajurit sementara Yuan Li dan Ren Yan menuju barak militer Kavaleri Khusus Youngzhou.


*****


Di istana tepatnya di ruang tamu kerajaan, Xiao Dong memang sedang berkumpul dengan Xiao Chen yang baru sampai bersama dengan Huang Zhi Yan dan Huang Xiwen dan tak lama kemudian Pangeran Shi Jian dan Shi Zun juga muncul.


"Salam Raja, salam Pangeran dan Putri" ucap Shi Jian dan Shi Zun bersamaan. Xiao Dong menganggukkan kepala dan mempersilahkan duduk kedua pangeran itu.


"Kalian minum dulu, nanti kita bicara nanti setelah datang Feng'er" ucap Xiao Dong lalu pelayan segera membawakan teh dan beberapa jenis kue sebagai camilan.


"Kasim perintahkan prajurit untuk memanggil Feng'er di paviliun pusat" ucap Xiao Dong.


"Raja, saat ini pangeran kedua sedang berada dihalaman belakang istana" ucap Kasim.


"Kebetulan sekali, cepat panggil dia"

__ADS_1


"Baik"


**** bersambung ****


__ADS_2