
*****
Keesokkan harinya Xiao Feng dan Feng Xi menuju ke paviliun keluarga Han karena pelelangan akan dimulai hari ini. Suasana dipaviliun sangat ramai karena banyak orang-orang yang datang, sebagian besar dari kultivator dan ada beberapa Tuan Muda dari klan bangsawan maupun sekte. Xiao Feng masuk dan menunjukkan tokennya.
"Silahkan Tuan dan Nona Muda!" ucap penjaga dengan hormat setelah melihat token yang diberikan Xiao Feng. Penjaga itu tahu kalau pemilik token itu hanya beberapa orang dan menandakan pemiliknya merupakan tamu terhormat paviliun. Dengan diantar penjaga Xiao Feng dan Feng Xi memasuki ruangan VIP yang berada di lantai dua.
"Xixi kira-kira apa saja yang akan dilelang hari ini?" ucap Xiao Feng sambil meminum teh.
"Hmm entahlah mungkin ada sesuatu yang menarik"
Satu persatu orang mulai memasuki ruangan pelelangan yang lumayan besar dan terdapat sekitar 50 meja. Para Tuan Muda maupun Patriak sekte juga hadir mengikuti pelelangan.
"Tuan Muda Shin tiba,, beri jalan!"
Sebuah teriakan lantang terdengar ke seluruh ruangan, orang-orang melihat ke arah pintu masuk dan tampak seorang pemuda angkuh berjalan dengan kepala tegak diikuti lima pengawalnya yang kemarin dihajar Xiao Feng. Tuan Muda Shin langsung duduk dimejanya yang berada dibarisan depan. Xiao Feng yang melihat itu tertawa geli.
"Sepertinya mereka belum kapok ya,, mari kita permainkan mereka" ucap Xiao Feng.
"Kau si rubah hitam yang licik rencana apa lagi yang akan kau lakukan?"
"Lihat saja nanti" ucap Xiao Feng, Feng Xi hanya menggelengkan kepalanya. Tak lama kemudian sebuah teriakan lagi terdengar.
"Pangeran Feng Xueyue tiba!"
Semua orang langsung memalingkan pandangan ke arah pintu dan berdiri, masuklah seorang pemuda tampan dengan penampilan mewah dibelakangnya 10 orang bertampang sangar berjalan mengikuti. Xiao Feng dan Feng Xi pun melihat kedatangan Feng Xueyue.
"Sedang apa Gege disini" ucap Feng Xi.
"Kurasa dia hendak mengikuti pelelangan"
Semua orang berdiri dan memberi hormat kepada Feng Xueyue, sebagai putra mahkota tentu statusnya sangat agung. Feng Xueyue kemudian memasuki ruangan VIP bersebelahan dengan ruangan Xiao Feng. Setelah semua orang masuk dari arah panggung muncul gadis cantik.
"Baiklah para hadirin sekalian perkenalkan namaku Han Wei, hari ini adalah hari spesial karena paviliun ini kembali mengadakan pelelangan lagi dan terima kasih untuk semua yang sudah meluangkan waktunya menghadiri acara ini. Langsung saja hari ini akan dilelang tujuh barang dan kami jamin kalian akan sangat puas jadi siapkan uang kalian dan mulai pelelangannya" ucap gadis cantik yang bernama Han Wei itu sedikit lantang.
"Goong!!"
Suara gong yang dipukul terdengar dan tepuk tangan dari pengunjung pun terdengar meriah. Seorang pelayan laki-laki muncul dari belakang panggung membawa sebuah nampan yang ditutup kain, Han Wei membuka penutup dan terlihat ada sebuah kitab tidak terlalu tebal.
"Hadirin kitab ini adalah kitab teknik pedang tingkat langit tahap akhir dan di temukan oleh seorang kultivator yang tidak ingin disebutkan namanya, langsung saja harganya 1000 koin emas dan kenaikan minimal 100 koin" seru Han Wei.
__ADS_1
"1.200"
"1.500"
"2000"
Berbagai penawaran saling bersahutan karena teknik tingkat langit tahap akhir memang belum banyak yang memiliki.
"4000"
Teriak seorang pria tua dengan janggut dan rambutnya yang sudah memutih. Dia adalah Patriak salahsatu sekte di ibukota Qingzhen.
"5000"
"7000" tawar kakek tua itu lagi.
"7000 koin emas ada yg ingin menawar lagi?" seru Han Wei.
"7000 satu.. 7000 dua.. 7000 tiga,, selamat kepada Tuan disebelah sana berhasil menangkan kitab ini" ucap Han Wei lalu pelayan pria tadi langsung mengantarkan kita itu ke meja kakek tua yang menawar. Setelah menerima kantung kain berisi koin pelayan pun kembali ke tempatnya.
"Baiklah sekarang kita lanjutkan," seru Han Wei lalu pelayan kembali membawa nampan. Dan diatasnya terdapat buah apel emas milik Xiao Feng.
"Barang yang akan dilelang selanjutnya adalah apel emas ini" seru Han Wei. Para penonton terdiam melihatnya.
"Ya benar apakah paviliun ini bercanda melelang buah yang bisa dibeli dipasar,hahaha"
Beberapa pengunjung memberi komentar seolah mencemooh namun Han Wei tersenyum.
"Tuan-tuan aku belum selesai buah apel ini memiliki khasiat bisa menaikkan satu tingkat bagi kultivator dibawah Alam Langit dan aku yakin kalian tahu kredibilitas paviliun kami kan" ucap Han Wei. Para pengunjung terkejut mendengarnya
"Benar paviliun ini selalu jujur dan tidak menipu,, ayo cepat buka harga" seru seseorang sambil berdiri.
"Ya benar ayo!"
Han Wei melihat ke arah orang-orang yang sudah tidak sabar.
"Baiklah harganya mulai dari 2000 koin emas kenaikan tidak kurang dari 100 koin emas!"
"3000!"
__ADS_1
"4000!"
"6000!"
"Sial mereka berani bersaing,, baiklah 7000!"
Penawaran terus naik hingga mencapai 10.000 ribu koin emas dan tampaknya masih belum berakhir karena banyak sekali orang yang menginginkan buah itu, Xiao Feng sendiri hanya tertawa kecil sambil meminum teh.
"12.000 ini batasku huh!"
"Haha kau sangat miskin,, aku tawar 15.000!" kali ini Tuan Muda Shin yang menawar, semua orang berhenti melakukan penawaran selain uangnya tidak cukup mereka tidak ingin bersinggungan dengan Mentri istana. Akhirnya buah apel itu jatuh ke tangan Tuan Muda Shin.
Dan barang selanjutnya yang dilelang adalah jamur pelangi dan persik perak yang terjual dengan harga 18.000 koin emas dan 17.000 koin oleh ketua alkemis kerajaan Qingzhou. Sementara dua senjata tingkat 6 milik Xiao Feng masih belum dikeluarkan.
"Baiklah para pengunjung barang yang dilelang selanjutnya adalah pecahan artefak, kami juga tidak tahu fungsinya apa namun benda ini memiliki aura, mungkin bisa digunakan untuk membuat artefak lain atau penguat array dan benda ini ditemukan oleh kultivator yang kebetulan bertualang ke suatu tempat" ucap Han Wei lalu memperlihatkan sebuah pecahan artefak, orang yang melihat tampak tidak tertarik sebab fungsinya saja tidak jelas. Tetapi berbeda dengan Xiao Feng dia segera menggunakan teknik matanya.
[Ding... pecahan artefak itu adalah pecahan yang sama dimiliki Tuan, pecahan untuk menyegel gerbang iblis]
Suara sistem terdengar dan membuat Xiao Feng terkejut.
"Dan harganya 500 koin emas" ucap Han Wei, Xiao Feng langsung berkata menawar.
"1000 koin emas!" ucap Xiao Feng namun tidak ada penawaran lagi dari yang lain.
"1000 koin apa ada yang berani menawar lagi?" ucap Han Wei sambil melihat ke seluruh ruangan.
"Hanya orang bodoh yang membeli barang tidak jelas seperti itu ahaha!"
"Benar,, kurasa sia-sia saja dia mengeluarkan 1000 koin hanya untuk membeli benda itu!"
"Baiklah karena tidak ada yang menawar, maka ini menjadi milik Tuan yang berada di ruang VIP no 2" ucap Han Wei lantang, pelayan segera mengantarkannya kepada Xiao Feng.
"Feng Ge kau kenapa membeli benda itu?" ucap Feng Xi ketika melihat Xiao Feng memasukkan benda itu ke dalam cincinnya.
"Aku pernah bercerita kalau gerbang iblis bisa dihalangi dengan array dan array itu membutuhkan artefak"
"Ya aku tahu, dan kau memiliki salahsatunya,, lalu...." ucapan Feng Xi terhenti lalu melirik Xiao Feng yang tersenyum sambil menganggukkan kepala.
"Kau benar pecahan ini baru saja kubeli" ucap Xiao Feng, Feng Xi yang terkejut hampir saja berteriak kalau tidak dengan cepat Xiao Feng menutup mulutnya.
__ADS_1
Pelelangan dilanjutkan kembali dan kini tinggal pedang dan tombak milik Xiao Feng yang akan dilelang
***** bersambung