Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
Ch. 32 Kembali Ke Penginapan


__ADS_3

"Pelelangan penutup akan di mulai. Barang ini bukanlah kejutan, karena salah satu dari barang ini telah di lelang pada sesi barang langka. Barang ini adalah ramuan ajaib yang sangat harum dan dapat mengusir serangga. Sudah di jelaskan bahwa ramuan ini hanya ada 10 botol, dan itu sudah kita lelang 1, dan kita buka untuk sampel satu, dan yang berikutnya akan kita lelang 2 botol lagi. Untuk botol-botol lain masih tersembunyi dan kita hanya mendapat total 4 botol saja. Baiklah pelelangan dimulai dari harga terendah yaitu 1juta untuk satu botolnya. Lelang dimulai."


"Ternyata ramuan ajaib itu masih ada lagi di pelelangan Jinduo."


"Ya, walaupun mereka bilang hanya 4 saja totalnya, tapi bukankah itu hampir setengahnya yang ada di dunia."


"Ya mereka terlalu menindas kita!"


"Pelelangan Jinduo mampu untuk melakukannya, jadi mereka berhak berbicara."


"Ya aku tahu akan hal itu."


"Aku harus mendapatkan keduanya, dan satunya nanti akan berguna jika di berikan kepada Tuan utusan itu, kita dapat kesempatan untuk merekrutnya menjadi berpihak pada kita, itu sangat menguntungkan untuk mendapat dukungan dari sekte angkasa." ucap tamu-tamu yang berminat pada ramuan ajaib ini.


"Aku harus mendapatkannya walaupun itu hanya satu, itu sangat berguna untukku." ucap Alone yang berambisi.


"Aku harus mendapatkannya kali ini untuk di persembahkan kepada Ayah sebagai pengganti mutiara perak yang diambil olehnya. Ngomong-ngomong tadi dia juga menawar ramuan ajaib itu, itu berarti sebenarnya dia juga menginginkannya. Ini bisa di manfaatkan." ucap Meng Rui.


"2juta!"


"2juta 2ratus!"


"2juta 5ratus!"


"2juta 6ratus!"


"3juta!"


"3juta 5ratus!"


"3juta 6ratus!"


"3juta 8ratus!


"4juta!"


"4 juta seratus!"


"4juta 2ratus!"


"4juta 3ratus!"


"5juta, tak usah bertele-tele." ucap Meng Rui.


"Sialan, sebanyak itu hanya untuk satu botol kecil yang dia sudah dapatkan sebelumnya."


"Akan ku rebut saat botol kedua di lelang!"


"5juta, tidak ada yang akan menawar lagi?"


"5juta, ramuan ajaib terjual. Terimakasih Tuan Muda Meng barang akan di antar ke ruangan Anda."


"Bagus! Aku telah mendapatkan dua botol!"

__ADS_1


"Bagus! Dengan begini aku akan kaya!"


"Botol kedua di lelang dengan harga awal 1juta. Lelang dimulai."


"1juta 5ratus!"


"1juta 8ratus!"


"2juta!"


"2juta seratus!"


"2juta 3ratus!"


"2juta 4ratus!"


"2juta 5ratus!"


"3juta!"


"3juta 5ratus!"


"4juta!"


"4juta seratus!"


"4juta 5ratus!"


"4juta 6ratus!" ucap Alone.


"Jika tidak, Selamat pada Tuan nomor 33 barang akan diantar ke ruangan anda segera."


"Baiklah, kita tutup pelelangan kali ini. Terimakasih kepada para tamu yang telah datang pada Pelelangan Jinduo ini. Para tamu yang tidak berkepentingan silahkan dapat keluar melalui pintu keluar (sembari menunjuk pintu) dan bagi yang melakukan transaksi dan lain-lain dapat meneruskan kegiatan Anda. Terimakasih!" ucap pemandu lelang.


"Akhirnya tak jatuh pada keluarga Meng lagi dan lagi. Tapi kali ini aku menjadi kaya." ekspresi bahagia.


"Tuan, silahkan jika ingin mencairkan uang Tuan, Mo Ci antar kan."


"Baiklah, ayo!" ucap Xiao Lei, berbarengan dengan Mo Ci yang memimpin jalan menuju ke ruang pemilik pelelangan.


"Maafkan saya, Tuan. Saya tidak terlalu baik menjadi Tuan rumah. Silahkan duduk Tuan."


"Ya."


"Tuan, hasil penjualan 3 botol 13juta 2ratus. Dan Tuan membelanjakannya dengan 4 barang sebesar 3juta 7ratus. Total akhir uang Tuan sebesar 9juta 5ratus ribu Tuan. Uang Tuan telah di tambahkan pada lencana Tuan, jika Tuan ingin mencairkannya dapat melalui semua bank yang berada di kawasan Selatan. Tuan Tidak dapat membawa nya dengan lencana jika Tuan kembali ke sekte angkasa."


"Baiklah, aku mengerti. Tapi, bukankah sempel yang ku berikan padamu ini masih sisa banyak dan kau juga mengambil keuntungan untuk pelelangan mu ini. Bagaimana cara untuk menghitungnya."


"Maaf Tuan, Tuan dapat ke pelelangan Jinduo jika mencari sesuatu kita akan utamakan yang terbaik untuk Tuan. Kompensasi lain Tuan dapat menyebutkan apa yang Tuan inginkan?"


"Aku ingin pelayan ini (menunjuk Mo Ci) dan aku juga menginginkan identitas baru untuk satu pria dan satu wanita. Identitas pria harus memiliki pengakuan yang sah atas alkemis dan tabib."


"Baiklah Tuan, berikan saya tiga hari. Tuan dapat mengambil identitasnya ke pelelangan Jinduo kami. Dan untuk pelayan ini silahkan Tuan bawa jika Tuan menginginkannya. Saya akan mengambilkan kontrak dia untuk di serahkan pada Tuan."

__ADS_1


"Kontrak bisa serahkan sekalian 3 hari lagi, aku pergi dulu!" ucap Xiao Lei sembari mengajak Mo Ci untuk mengikutinya.


"Tuan, Tunggu sebentar. Ini ada pil obat tingkat 3 untuk Tuan sebagai tanda baik dari pelelangan kami."


"Walaupun aku tak perlu tapi pelayan ini perlu. Ambil pil obat itu dan kita pulang." ucap Xiao Lei memerintah Mo Ci untuk mengambil pil obatnya.


"Terimakasih, Tuan! Gaji pelayan dapat di ambil pada ruang kepegawaian." ucap Wan Ru berbarengan dengan Xiao Lei yang meninggalkan ruangan.


"Mo Ci, ambilah gaji mu gunakan untuk kebutuhanmu selama tiga hari, pulanglah dan berlatih sungguh-sungguh. Tiga hari lagi kemari dan temui aku, aku akan memberikanmu kontraknya dan sesuatu untukmu berlatih."


"Baiklah, Tuan. Mo Ci akan berlatih dengan bersungguh-sungguh dan akan menemui Tuan tiga hari lagi disini."


"Oke, aku pergi."


"Hati-hati Tuan."


Xiao Lei keluar dari pelelangan.


"Tuan, banyak orang yang sedang memperhatikanmu, sepertinya mereka berencana mengikuti mu." ucap Meme.


"Biarkanlah dulu, kita akan tetap kembali ke penginapan melalui jalur belakang, ketika melewati pinggiran nanti biarkan aku mengurus para penguntit ini."


"Baiklah, Tuan sesuai keinginan Tuan."


"Meme, siapkan barang dan dapat menekan jiwa."


"Baiklah Tuan, saya akan menyiapkannya."


Xiao Lei pun meneruskan perjalanannya untuk pulang ke penginapan tanpa membuat semua yang mengikutinya sadar bahwa sebenarnya Xiao Lei telah tahu tentang keberadaan mereka.


Hingga akhirnya sampai pada pinggiran kota, Xiao Lei kini berdiri di sebuah tugu.


"Meme, mana barangnya."


"Ini Tuan, Meme akan mengaktifkannya."


"Hari yang indah, sayang akan ada malam yang gelap setelah awan berjalan." ucap Xiao Lei yang membuat semua orang yang mengikutinya merasa tertekan di jiwanya dan tiba-tiba ketakutan.


"Apa yang harus kita perbuat saat ini?"


"Ternyata dia benar-benar master yang sangat kuat."


"Aku tak dapat menahan ini terlalu lama."


"Dia benar-benar menakutkan."


"Apa dia sedang mengisyaratkan sesuatu untuk kita."


"Apa itu artinya akan ada hal buruk terjadi setelah mengikutinya."


"Apa yang harus kita lakukan."


Tiba-tiba salah satu di antara mereka, keluar dari persembunyian.

__ADS_1


"Maafkan saya Tuan Master. Saya tidak bermaksud mengikuti Tuan hanya saja saya tak bisa menolak perintah dari Tuan saya. Saya Mohon ampun Tuan." ucap salah satu pengikut sembari memukul-mukulkan kepalanya ke tanah dengan keras dan berulang-ulang.


"Siapa Tuanmu?" tanya Xiao Lei tegas tanpa menoleh dan melihat orang itu.


__ADS_2