
*****
Xiao Feng, Feng Xi, Bai Hu, Qing Long dan Tuan Rou kini sudah memasuki pasar gelap Chengxi, didalam pasar memang banyak orang yang melakukan jual beli rata-rata didominasi oleh orang bertopeng perak, sementara yang memakai topeng hitam hanya sedikit. Kebanyakan pedagang tidak mau menjual kepada orang yang menggunakan topeng hitam.
"Ternyata memang ada aturannya disini" ucap Xiao Feng
"Benar Tuan Muda, ini baru sebagian saja kalau yang menggunakan topeng emas kebanyakan berada dibagian terdalam pasar ini termasuk tabib yang hendak Tuan Muda kunjungi" ucap Tuan Rou, lalu mereka berjalan ke bagian terdalam pasar. Ternyata memang benar banyak orang yang memakai topeng emas dan ada beberapa yang memakai topeng perak. Mereka berjalan dan sampai disebuah rumah kecil. Seorang penjaga maju mendekati kelompok Xiao Feng.
Tuan Rou mengeluarkan benda berupa token dari kayu dan penjaga menerimanya.
"Bulan selalu bersinar terang" ucap penjaga.
"Salju akan selalu putih" Tuan Rou menjawab, Xiao Feng dan yang lain hanya memperhatikan saja.
"Ada keperluan apa?" tanya penjaga
"Kami membutuhkan satu botol racun Xuji" ucap Tuan Rou dan membuat penjaga menyipitkan matanya ke arah kelompok Xiao Feng.
"Tunggu sebentar aku akan menanyakannya dulu" ucap penjaga lalu masuk ke dalam rumah.
"Dia berada di Alam Langit *9 dan dia banyak membunuh orang, aura pembunuhnya sangat kental. Seharusnya dia telah mengalami banyak perang. Ciri seperti ini memang hanya dimiliki oleh pasukan pengawal kekaisaran" ucap Xiao Feng, tak lama kemudian penjaga itu datang dan ditangannya membawa kotak kecil. Penjaga itu menyerahkan kotak dan Feng Xi menerimanya.
"Harganya lima ribu koin emas" ucap penjaga dan Feng Xi melirik Xiao Feng. Xiao Feng faham lalu mengeluarkan cincin penyimpanan berisi lima koin emas.
"Ini silahkan periksa sendiri" ucap Xiao Feng sambil memberikan cincin. Penjaga itu tentu tahu cincin penyimpanan dan hanya orang tertentu saja yang memilikinya, dia mengedarkan kesadarannya lalu mengangguk. Penjaga itu kemudian menangkupkan tangan dan kembali ke dalam rumah.
"Tuan Rou terimakasih" ucap Xiao Feng, Tuan Rou menangkupkan kedua tangannya lalu dia pergi meninggalkan kelompok Xiao Feng. Setelah mendapatkan barang yang diinginkan Xiao Feng dan yang lainnya berjalan keluar dari pasar gelap.
"Tabib ini sangat misterius, bahkan bertransaksi juga cukup rumit" ucap Bai Hu yang berjalan dibelakang Xiao Feng dan Feng Xi.
"Namun dia tetap gagal menutupinya, kotak ini terbuat dari kayu gaharu berusia diatas 100 tahun dan tercium aroma Bunga Anggrek Kristal, itu adalah wewangian yang selalu digunakan oleh orang istana" ucap Feng Xi
"Benar dan itu hanya orang yang memiliki jabatan tinggi salahsatunya dibagian obat-obatan" Xiao Feng berkata sambil melihat ke arah samping. Mereka kini sudah berada di luar pasar gelap dan masih berjalan, ketika sudah dekat pinggiran hutan Xiao Feng melirik Qing Long. Qing Long yang faham langsung menghilang dan tak lama kemudian dia tampak menyeret seseorang yang sudah dililit oleh elemen kayu nya. Lalu melemparkannya ke hadapan Xiao Feng.
__ADS_1
"Hmmm,, sungguh bernyali besar penjaga tabib hebat mengikuti kami" ucap Xiao Feng sambil tersenyum.
"Kenapa kau bisa tahu padahal aku sudah menyembunyikan auraku"
"Itu tidak perlu kujawab, sekarang aku bertanya kenapa kau mengikuti kami?" tanya Xiao Feng lagi.
"Kami hanya ingin tahu identitas pembelian barang langka" jawab orang itu, Xiao Feng mengangguk.
"Tunggu sebentar, kau berkata ingin mengetahui identitas pembelian racun Xuji, berarti sebelumnya ada yang membeli juga" ucap Feng Xi namun orang itu tidak menjawab.
"Baiklah jika kau tidak mau menjawab" ucap Xiao Feng lalu menggunakan teknik matanya untuk membaca ingatan orang itu.
"Hmmm sepertinya memang benar setiap transaksi yang dilakukan Tabib itu dicatat dalam sebuah buku termasuk identitas pembeli" ucap Xiao Feng.
"Jika begitu sebelumnya berarti ada yang membeli racun Xuji dan besar kemungkinan pembeli itu di catat dalam buku" Feng Xi menganalisa.
"Benar,, kita harus melihat buku itu,, bukunya kini masih berada ditangan Tabib itu" ucap Xiao Feng.
"Bagaimana kita mengambilnya?" Feng Xi kembali bertanya.
"Si,,siapa kalian?" seru tabib kaget melihat kemunculan Xiao Feng dan Feng Xi tiba-tiba. Tabib itu berdiri dan hendak melemparkan bola kecil. Xiao Feng yang tahu kalau itu bola asap langsung bergerak cepat mencengkram tangan tabib dan memelintirnya ke punggungnya.
"Awww... lep..lepaskan ini sakit sialan,, katakan apa mau kalian" ucap tabib itu.
"Kau bukan tabib kan, dari penampilanmu sepertinya kau pejabat istana" ucap Xiao Feng. Tabib itu terkejut mendengar ucapan Xiao Feng.
"Ke,, kenapa kau tahu"
"Sebaiknya kau bekerjasama dengan kami, kami hanya ingin bertanya beberapa hal" ucap Xiao Feng.
"Si,, silahkan bertanya tapi lepaskan dulu tanganku!"
Xiao Feng mengeluarkan tali lalu mengikat kedua tangan tabib itu ke belakang. Tabib itu didudukkan dikurisnya.
__ADS_1
"Aku hanya bertanya, siapa terkahir kali yang membeli racun Xuji" ucap Xiao Feng
"Huh,, sampai mati aku tidak akan mengatakan"
"Oh,, benarkah" seru Feng Xi lalu mengeluarkan pedang dan menempelkannya dileher pria yang disebut tabib itu.
"Eeehh,, tunggu tunggu, aku akan bicara"
"Aku tanya sekali lagi siapa sebelumnya yang membeli racun Xuji"
"Aa..aku tidak tahu siapa namanya tapi semua pembeli aku gambar wajahnya"
"Dimana buku itu?"
"A..ada di balik bajuku"
Feng Xi hendak bergerak memeriksa, namun Xiao Feng mencegah.
"Biar aku saja, kau gadis bisa-bisanya meraba tubuh pria" ucap Xiao Feng terasa nadanya sedikit mengandung unsur cemburu. Feng Xi hanya tersenyum kecil lalu membiarkan Xiao Feng memeriksa tabib. Tak berselang lama Xiao Feng sudah menemukan buku itu, dia lalu membuka satu persatu halaman dan memang ada gambar dari orang-orang yang bertransaksi dengan tabib itu. Feng Xi mendekati Xiao Feng dan melihat buku.
Pandangan Xiao Feng dan Feng Xi tertuju pada gambar seorang wanita yang dibawahnya ada keterangan racun Xuji disertai tanggal pembelian.
"18 tahun lalu wanita ini membeli racun Xuji, tapi siapa dia" ucap Xiao Feng.
"Hei apa kau melihat dipinggangnya ada token yang tergantung" ucap Feng Xi sambil menunjuk gambar. Xiao Feng segera melihat token itu.
"Token kerajaan Youngzhou!! dan ini hanya diberikan kepada pelayan dalam!!" seru Xiao Feng terkejut dia langsung merobek kertas yang ada gambar wanita itu lalu melihat tabib.
"Hai kenapa kau robek!" seru tabib. Xiao Feng menampar pelan pipi tabib dengan buku.
"Terimakasih telah bekerjasama, ayo Xixi kita pergi" ucap Xiao Feng lalu memegang tangan Feng Xi dan keduanya menghilang. Tabib hanya mendesah pelan melihat kepergian mereka.
"Siapa mereka,, kenapa menginginkan identitas pembeli"
__ADS_1
***** bersambung