
****
Didunia jiwa Xiao Feng dan Feng Xi sedang berada diruang makan.Feng Xi yang sudah membersihkan diri dan berganti pakaian yang dibelikan Xiao Feng dari sistem tampak lebih segar.
"emm,emm rubah hitam kemampuan masakmu sepertinya meningkat,kenapa kau tidak membuka restoran dengan kemampuanmu ini" kata Feng Xi yang dengan rakus memakan hampir semua masakan yang dibuat Xiao Feng.Pipinya bahkan samapi menggembung lucu.
"Hah,,kau makan terlalu cepat"
"Aku sangat kelaparan,jadi aku mau membalas dendam"
Xiao Feng pun tidak berkata-kata lagi.Setelah makan mereka pun langsung keluar dari dunia jiwa dan mereka kembali ke tempat sebelumnya,namun hari masih siang jadi Xiao Feng dan Feng Xi memutuskan untuk kembali menuju titik yang ditandai peta.
Meraka terbang dan Xiao Feng melihat sekeliling untuk memindai wilayah tersebut yang nantinya akan dijadikan peta oleh sistem.
"Hei rubah hitam kita mau kemana?"
"Entahlah aku hanya mengikuti langkah kakiku ini membawaku,,yang pasti kita berharap menemukan suatu keberuntungan"
"Setelah mendengarmu aku jadi ingat,kemarin menemukan sebuah telur"
"Telur?" tanya Xiao Feng sambil melirik Feng Xi
"Paling telur ayam hutan,hahah!!"
"Isshh kau ini,,tapi mungkin juga sih aku mau memakannya tapi telur itu dingin dan sangat keras"
Xiao Feng yang mendengar sontak berhenti,dia melihat Feng Xi dengan serius.
"Tunjukkan padaku!"
Feng Xi kemudian mengeluarkan telur yang di dapatnya dan memperlihatkan pada Xiao Feng.Xiao Feng menyuruh sistem untuk menganalisa dan ternyata telur itu adalah telur salahsatu binatang suci dari ras Phoenix es.
Xiao Feng kemudian memegang telur itu dan memutarnya.
"Xixi apa kau tahu telur apa ini?"
"Mana aku tahu,,aku menemukannya ketika berada di sebuah gua,,ketika aku dikejar orang dari sekte matahari" jawab Feng Xi sambil memperhatikan Xiao Feng yang memutar-mutar telur.
__ADS_1
"Sekte Matahari ya,,tampaknya aku harus berkunjung melihat-lihat keindahan Sekte Matahari" kata Xiao Feng sambil menyeringai
"Xixi telur ini adalah salahsatu binatang suci dari ras Phoenix Es,aku juga menemukan satu dan itu dari ras Phoenix Api,,Kau mendapatkan keberuntungan.Simpan dengan baik nanti kita coba menetaskannya" kata Xiao Feng sambil menyerahkan telur itu pada Feng Xi.
"Aappaa..!!! Phoenix Es..!?? Rubah Hitam kau tidak bercanda??" seru Feng Xi kaget
"Benar,,bagaimana kau tidak tahu kalau telur itu berharga,,kau ini jangan hanya makan dan bermain saja yang difikirkan coba baca buku pengetahuan biar tidak kelihatan bodohnya" kata Xiao Feng mengejek.
"Aku tidak bodoh,,aku sebenarnya tahu cuma karena kelaparan jadi tidak fokus" jawab Feng Xi sambil memasukkan telur ke dalam cincinnya.Sementara Xiao Feng hanya tertawa kecil.
Kemudian Xiao Feng dan Feng Xi bergerak lagi.Mereka menuju arah utara hutan yang ada gunung kecil.Ketika sudah sampai mereka melihat banyak orang yang sedang berkumpul didepan sebuah gua besar.
Mereka seperti menunggu sesuatu,tidak lama kemudian dari dalam gua muncul seekor ular putih besar yang panjangnya 15 meter dan berada di Alam Bumi *5.Sepertinya ular itu sedang beristirahat namun ketika merasakan aura kultivator didepan gua,ular itu terusik dan keluar dari gua.
Orang-orang yang berkumpul bergetar ketakutan,mereka sebagian besar berada di Alam Jendral dan hanya beberapa di Alam Raja.
"Sial ini ular sisik salju,konon ular ini sangat ganas"
"Benar kita tidak akan menang melawannya"
Sepertinya orang-orang itu ketika melihat gua memang bermaksud memasukinya namun setelah melihat ada yang menjaganya mereka berkumpul untuk menyerang bersama.
"Sialan,,lebih baik kita lawan ular itu daripada diam menunggu kematian"
"Ya ayo kita serang"
Kultivator yamg berjumlah 30 an langsung beramai-ramai menyerang.Mereka mengeluarkan berbagai teknik namun tidak sedikitpun membuat ular itu terluka bahkan ular itu semakin mengamuk.
"Boom"
"Duaar"
"Aaaarrkkhh"
Suara ledakan dan teriakan menggema saat mereka bertarung,,beberapa orang sudah tewas dan tersisa tinggal 8 orang.mereka yang tewas akibat terkena serangan ular baik oleh racun maupun cambukan ekornya.
Xiao Feng yang melihatnya bersemangat racun ular itu adalah racun ganas yang berada di urutan teratas yaitu Racun Pembeku Darah,setingkat lebih tinggi dari racun kalajengking biru yang dimiliki Xiao Feng sebelumnya.
__ADS_1
"Xixi apa kau mau ikut menghajar cacing itu?"
"Tentu,,kenapa tidak?"
Xiao Feng dan Feng Xi segera melesat menuju ular itu.Sisa kultivator yang selamat pun kaget dan langsung mundur melihat sepasang pemuda pemudi tiba-tiba datang.
"Siapa anak muda itu berani menyerang ular itu hanya berdua saja?"
"Aku juga tidak tahu,,tapi aku rasanya pernah melihat mereka ketika mau memasuki gerbang makam kuno ini"
"Benar,,tapi sayang mereka terlalu gegabah.Mereka tidak akan bisa melawan ular itu,sayang masih muda tapi malah menjemput kematian dengan cepat."
Kultivator itu meragukan Xiao Feng dan Feng Xi karena menyerang secara langsung.Xiao Feng mengeluarkan kipasnya kemudian mengibaskan menyerang ular.Sementara Feng Xi mengeluarkan selendang putihnya.
Angin dingin disertai butiran es berjatuhan muncul dan menyerang ular setelah Xiao Feng mengibaskan kipasnya.Hawa dingin tajam menusuk menyebar ke segala arah dan membuat orang yang menonton menggigil kedinginan.Sementara Feng Xi mengeluarkan tombak es besar dilangit dan langsung melesat ke arah ular.
Ular putih yang melihatnya membuka mulutnya lebar-lebar kemudian memuntahkan cairan putih yang dia semprotkan memanjang di tanah.Dari cairan itu dengan cepat menjadi sebuah dinding es tebal yang melindungi ular itu dari serangan angin dingin dan tombak es.
"Boom"
Suara dentuman akibat tabrakan serangan dengan dinding es terdengar menggelegar dan angin hembusan menerbangkan pepohonan dan para kultivator termasuk Feng Xi yang terhempas sejauh 10 meter.Dengan cepat Xiao Feng menangkapnya.
"Sial ular ini sangat kuat,,rubah hitam apa kau punya rencana,,?" tanya Feng Xi
"Wajar saja kuat dia berada di Alam Bumi *5 dua tingkat diatasmu,,apa kau masih ingin melawannya?" tanya Xiao Feng sedikit mengejek.
"Jangan mengejekku rubah hitam.Tentu saja,,sekalian melihat batasan pada diriku berapa lama aku bertahan "
"Baiklah kau dukung aku dari belakang aku akan menyerang terlebih dahulu"kata Xiao Feng.
Xiao Feng dan Feng Xi kembali menyerang kali ini Xiao Feng mengeluarkan bola api keemasan dari kipasnya.Feng Xi menyusul dengan menusukkan selendangnya yang sudah keras dilapisi elemen es.
"Wuushh"
"Boom"
"Trannkk"
__ADS_1
Kembali benturan serangan terjadi,namun kali ini bola api Xiao Feng menyebabkan dampak besar.
****bersambung