
****
Bagaimana tiba-tiba Xiao Feng muncul?
Setelah berjalan-jalan bersama Feng Xi menjelajahi dunia jiwa dan membangun beberapa tempat yang bagus, Xiao Feng pun segera keluar dari dunia jiwa dan Feng Xi kembali berlatih, Qing Long dan Bai Hu ditugaskan Xiao Feng untuk mencari sisa anggota kelompok Kapak Ganda setelah dia mengirimkan informasi berupa data setiap anggota berdasarkan ingatan yang diserap dari agen nomor 10 yang dibunuh Qing Long tempo hari.
Mereka bertiga berpencar, Xiao Feng jalan sendiri dimulai dari tempat pembunuhan agen nomor 10, dirasa tidak menemukan petunjuk Xiao Feng melanjutkan perjalanan melewati beberapa kota kecil dan sampai digunung tinggi dan besar seolah dinding yang membatasi pinggiran alam dewa dan pusat alam dewa.
"Hmm susah juga mencari sisa anggota itu terhitung aku sudah menghabiskan waktu untuk berlatih selama satu bulan, sisa lima bulan lagi misi nya" gumam Xiao Feng yang terbang dengan kecepatan sedang.
Saat sedang terbang, dia mendapatkan batu gioknya bergetar, Xiao Feng segera mengambil batu dan mengalirkan energi Qi nya, dia melihat gambaran adegan percakapan dan pertarungan antara Lin Mei Ling dan dua orang pria, Xiao Feng bergetar tubuhnya karena marah melihat keadaan Lin Mei Ling terlebih dua orang itu adalah anggota dari organisasi yang dicarinya, mungkin Lin Mei Ling tidak tahu kalau batu giok komunikasi Xiao Feng bisa menampilkan adegan tidak hanya mengirim pesan saja.
Xiao Feng tanpa berlama-lama melesat dengan teknik ruang dan waktunya menuju lokasi Lin Mei Ling yang berjarak sekitar 500 kilometer, dengan level di ranah Prajurit Dewa kemampuan Xiao Feng meningkat secara signifikan dimana seluruh tekniknya juga ikut naik level termasuk elemen ruang dan waktu. Kini dia bisa berteleport dengan jarak yang lebih jauh.
Xiao Feng sampai tepat disaat kedua pria itu hendak menyentuh Lin Mei Ling yang terbaring tidak berdaya karena kehabisan energi akibat pertarungan yang berat sebelah, dia langsung melesat sekaligus mengirimkan tendangan ke arah dua orang itu yang tak lain Zhang Rui dan Cang Zhui.
"Siapa yang berani menyentuhnya, aku tamatkan riwayatnya delapan generasi!" seru Xiao Feng lalu mengirimkan tendangan dan berhasil dihindari kedua pria itu, Xiao Feng melihat keadaan Lin Mei Ling yang berantakan dengan bajunya dibeberapa bagian robek besar dan beberapa luka. Xiao Feng dalam hatinya terharu melihatnya apalagi mendengar ucapan Lin Mei Ling yang bahkan rela dipermalukan daripada memberitahu keadaan dirinya.
"Mei Ling apakah cintamu kepadaku sangat besar hingga kau rela dipermalukan untuk melindungiku daripada memberitahukan diriku" gumam Xiao Feng dalam hatinya, Lin Mei Ling yang juga melihat keadaan Xiao Feng tersenyum disertai air mata mengalir di pipi putihnya.
Xiao Feng lalu mengeluarkan pakaian untuk menutupi tubuh Lin Mei Ling, dia memangku kepala Lin Mei Ling dan memasukkan pil ke dalam mulutnya. Lin Mei Ling tersenyum dengan mata masih berair dia memegang tangan hangat Xiao Feng.
"Feng,, benarkah kau ini?"
"Ssstt jangan bicara dulu telan pil ini, biar aku yang menghajar mereka" ucap Xiao Feng, Lin Mei Ling menganggukkan kepalanya dan segera menelan pil itu. Xiao Feng kemudian bangkit berdiri dan berhadapan dengan Zhang Rui dan Cang Zhui si agen nomor 9 dan nomor 8 dari organisasi Kapak Ganda.
****
Zhang Rui dan Cang Zhui melihat kedatangan Xiao Feng menyeringai. "Kau muncul juga, jadi kau orangnya yang membunuh agen nomor 10!" seru Zhang Rui.
Xiao Feng menatap tajam keduanya "Aku yang membunuh sampah tidak berguna itu dan selanjutnya kalian, berani menyentuh orangku maka kematian jalan akhirmu!" jawab Xiao Feng, Zhang Rui dan Cang Zhui tertawa lebar.
"Hahaha, pemuda dua puluhan sudah sesumbar dihadapan ku, majulah anak muda akan ku tunjukan apa itu organisasi Kapak Ganda" ucap Cang Zhui lalu dia mengeluarkan senjatanya berupa pedang yang ujungnya bercabang seperti lidah ular, terlihat kalau ujung pedang itu berwarna ungu kehitaman. Ya pedang itu konon direndam didalam cairan racun ular ekor ungu yang sangat beracun selama sepuluh tahun. Cang Zhui telah membunuh banyak sekali kultivator hebat oleh pedang racunnya dan sampai saat ini belum ditemukan penawarnya bahkan Cang Zhui sendiri tidak memiliki penawar. Lantas bagaimana dia bisa menguasai pedang itu, hal itu dikarenakan Cang Zhui juga menguasai elemen racun.
"Sistem analisa"
__ADS_1
[Ding,,]
Nama : Zhang Rui
Ras : Manusia
Usia : 80 tahun
Level : Kaisar Raja *5
Elemen : Petir, Api
[Ding,,]
Nama : Cang Zhui
Ras : Manusia
Usia : 45 tahun
Elemen : Racun, Es, Tanah
Setelah mendapatkan informasi dari sistem, Xiao Feng tanpa berbasa basi langsung menyerbu, melawan dua orang di alam Raja, tentu hal yang mudah bisa saja Xiao Feng hanya dengan satu hentikan jari, namun dia tidak ingin memberikan kematian mudah setelah kedua orang itu sebelumnya menyakiti Lin Mei Ling. Dengan kipas dikembangkan ditangan kanan, Xiao Feng menebaskan pinggiran kipas yang tajam secara mendatar dari kiri ke kanan disertai energi Qi angin.
"Wusshhh!"
Sebuah siuran angin melengkung dan tajam keluar dari kipas dengan cepat menuju ke arah Zhang Rui dan Cang Zhui, kedua orang itu waspada. Cang Zhui dengan elemen tanah segera membuat perisai penghalang, dia membuat segel tangan dan menyatukan telapak tangan kanan dan kiri.
"Gerbang Pelindung Raja Neraka"
"Wuuungg!"
Dari bawah tanah muncul gerbang dengan pintu tertutup bermotif kepala iblis bertanduk dan lidah terjulur dari elemen tanah yang keras seperti batu dan berdiri kokoh didepan Cang Zhui dan Zhang Rui. Bilah angin yang dikeluarkan Xiao Feng menghantam dengan telak gerbang itu.
"Kraakkk!"
__ADS_1
Tidak ada dentuman atau ledakan tetapi gerbang itu terpotong menjadi dua, melihat itu Zhang Rui dan Cang Zhui segera melompat ke atas menghindari bilah angin Xiao Feng yang terus melesat setelah memotong gerbang pelindung Cang Zhui.
"Brengsek kekuatan bocah ini!" seru Cang Zhui yang sedikit kesal gerbangnya dengan mudah dihancurkan serangan sepele Xiao Feng padahal gerbang itu sangat kokoh dan bagi kultivator di ranah yang sama sekalipun tidak akan bisa menghancurkan nya.
"Ayo kita serang bersama, biar cepat membunuh bocah itu dan bersenang-senang dengan sicantik itu" seru Zhang Rui.
"Didepanku kalian masih berfikiran kotor terhadap wanitaku!" seru Xiao Feng entah sadar atau tidak dia berkata seperti itu namun bagi Lin Mei Ling yang mendengar itu seperti suara merdu dari surga, gadis cantik itu tidak bisa berkata apa-apa dengan fikiran kosong mendengar ucapan Xiao Feng.
Zhang Rui dan Cang Zhui menyerang bersama mereka berlari cepat diatas tanah dengan posisi zig zag, Xiao Feng mengamati Zhang Rui yang berlari sangat cepat ke sisi kanan nya, dikaki nya terlihat kilatan biru kecil. Sementara Cang Zhui bergerak berseluncur ke sisi kiri, di kakinya terlihat menunggangi gundukan kecil tanah yang bergerak.
"Hmm dia menggunakan elemen petir untuk menambah kecepatan" gumam Xiao Feng, lalu dia menggunakan teknik Langkah Petir yaitu teknik kedua dari Petir Mengguncang Langit.
"Ddrrzztt!"
Xiao Feng menerjang ke arah Zhang Rui terlebih dahulu karena orang itu yang terlebih dahulu sampai, Xiao Feng menghantamkan tangan kiri yang mengepal ke arah Zhang Rui.
"Teknik Petir Mengguncang Langit : Bola-Bola Petir!"
"Ddrrzztt!"
Tiga buah bola kecil berwarna biru kekuningan disertai kilatan listrik muncul di tangan kiri Xiao Feng dan langsung menerjang ke arah Zhang Rui, pria tua itu kaget ketika melihat teknik elemen petir Xiao Feng dengan cepat dia bergerak ke samping sambil menghantamkan tangan kanan disertai mengalirkan elemen petir.
"Pedang Petir Pemotong!"
"Wusshh!"
Siluet pedang dari elemen petir muncul, Zhang Rui dengan cepat memegang gagang pedang lalu menggerakkan tangannya menebas tiga buah bola petir Xiao Feng.
"Blaaarr!"
"Blaaarr!"
"Blaaarr!"
Tiga ledakan beruntun tercipta disertai bunyi keras dan debu ketika bola petir menyentuh pedang petir. Zhang Rui terjajar mundur ke belakang dengan kondisi tangan kanan tampak berwarna kemerahan dan mengeluarkan asap, terlihat tangan kanan dari jari sampai siku melepuh.
__ADS_1
**** bersambung ****