Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 313 Kalajengking Penjaga Menara


__ADS_3

****


Tak berselang lama Xiao Feng sudah sampai disebuah padang rumput luas dan hijau disertai angin semilir berhembus, dikejauhan terlihat sebuah menara menjulang tinggi ke atas seolah menantang langit, Xiao Feng mengedarkan pandangannya melihat tidak ada tanda-tanda atau aura kehidupan yang sebelumnya mendatangi tempat itu.


"Hmm kenapa sepi sekali sepertinya belum ada yang datang kesini" ucap Xiao Feng bermonolog, dia terus berjalan menuju ke arah menara yang berdiri dengan tegak dan gagah.


"Tapi kalau dilihat dari peta yang dibuat sistem dengan ditandainya titik merah berarti itu berbahaya, tapi dimana bahayanya!"


Xiao Feng terus berjalan sambil memasang sikap waspada tak lupa Xiao Feng juga tetap menggunakan teknik matanya untuk melihat sekeliling, karena dia tahu semakin sunyi suatu tempat maka semakin berbahaya. Dan benar saja ketika jaraknya sudah 200 meter dari menara, Xiao Feng merasakan tanah yang dipijaknya bergetar pelan dan lambat laun getaran itu semakin keras.


Dengan sigap Xiao Feng melompat ke udara dan memperhatikan keadaan tanah yang kini getarannya bukan hanya disatu tempat melainkan di beberapa tempat. Xiao Feng dengan segera melihat dengan teknik matanya untuk melihat lebih jelas keadaan didalam tanah.


Kedua mata Xiao Feng membulat ketika dia melihat apa yang menyebabkan tanah bergetar dan tak berselang lama muncul retakan tanah dibeberapa tempat disertai lubang menganga yang kemudian muncul. Dari dalam setiap lubang muncul sekitar belasan ekor kalajengking berwarna biru besar, ukuran kalajengking itu sebesar kerbau dengan ekor terangkat dan meneteskan cairan pekat berwarna hijau kekuningan.


"Grooahhh!"


Kini di Padang rumput luas sudah bermunculan banyak sekali kalajengking biru, Xiao Feng dengan cepat melihat kalau jumlah kalajengking itu sekitar 200 ekor lebih dengan kekuatan setara Raja Berlian *1.


"Heran kenapa biasa ada monster dengan kekuatan seperti ini disitus warisan bukankah sangat berbahaya apalagi kekuatan yang masuk ditekan ke ranah Raja Emas *1" ucap Xiao Feng sedikit terkejut. Beruntung dirinya yang pertama sampai terlebih dahulu jika yang lain atau Lin Mei Ling akan dipastikan sangat berbahaya biarpun kultivasi Lin Mei Ling tidak ditekan. Namun Xiao Feng melihat itu tidak gemetar atau takut malah dia mengeluarkan senyum menyeringai.


"Tempat berbahaya adalah tempat penuh harta dan mereka adalah awal dari hartaku kuyakin didalam menara ada sesuatu yang lebih spesial" ucap Xiao Feng sambil menggosokkan tangan kiri-kanan. "Dengan begini aku bisa sedikit mengganti kerugian poinku yang dirampok sistem" lanjutnya lalu mengeluarkan pedang elemennya.


Kumpulan kalajengking itu mengeluarkan suara mendesis tajam dan melihat Xiao Feng yang melayang diudara.


"Grooahhh!"


Kumpulan kalajengking itu memekik keras lalu menyemburkan bisa atau racun dari ekornya ke arah Xiao Feng dengan deras, Xiao Feng dengan gesit menghindari semburan racun itu, biarpun dia memiliki elemen racun dan tubuhnya tidak mempan dengan segala jenis racun namun tidak dengan pakaiannya. Itu terlihat ketika cairan racun itu mengenai rumput, langsung rumput itu menghitam dan mengering seperti terbakar.

__ADS_1


Xiao Feng mendaratkan tubuhnya ditanah dan para kalajengking itu berlari dengan sangat cepat ke arah Xiao Feng.


"Mereka cepat sekali sialan!" Ucap Xiao Feng namun tetap tenang karena dipenglihatan nya pergerakan mereka tetap lambat. Xiao Feng kemudian berlari cepat dan dikejar kalajengking, tiba-tiba Xiao Feng melompat ke depan lalu membalikkan badannya sambil menebaskan pedangnya tiga kali berturut-turut.


"Teknik Pedang Membelah Langit : Tebasan Bulan Sabit!"


"Swooshh!"


Tiga siluet bulan sabit dari elemen es padat melesat ke arah kawanan kalajengking disertai butiran es berjatuhan, serangan Xiao Feng berhasil mengenai beberapa ekor kalajengking yang berlari paling depan.


"Boomm!"


"Grooahh!"


Kalajengking yang terkena serangan memekik keras ketika terkena bulan sabit es Xiao Feng, namun tidak ada luka serius hanya goresan besar saja dan tidak sampai mematahkan anggota tubuh kalajengking.


"Sial ternyata mereka keras juga,, kuharap kepalanya tidak keras juga seperti Xixi yang keras kepala!" Ucap Xiao Feng, bisa-bisanya dia berkata seperti itu disaat sedang bertarung.


****


Feng Xi atau Putri Xiyun yang sedang berkultivasi di ruang kultivasi kerajaan Qingzhou yang dulu dibangun Xiao Feng menghentikan sejenak kegiatannya karena tiba-tiba dia bersin.


"Huuh siapa yang berani mengatakan hal buruk terhadap gadis super cantik ini" ucapnya sambil menggosok hidungnya lalu kembali melanjutkan kultivasinya.


****


Kalajengking itu semakin marah ketika Xiao Feng terus menerus menyerangnya, kini Xiao Feng terus bergerak menghindari semburan racun yang cukup merepotkan. Xiao Feng pun mulai menyerang kembali dengan mengarahkan pedang nya ke atas.

__ADS_1


"Teknik Pedang Membelah Langit : Hujan Seribu Pedang"


Seketika muncul ratusan pedang es padat dengan ujungnya mengarah ke depan diatas kepala Xiao Feng. Xiao Feng lalu memukulkan pedangnya ketanah dan ratusan pedang itu langsung menyerang kawanan kalajengking yang bergerak ke arahnya.


"Swooshh!"


"Groaahh!"


"Boom!"


"Boom!"


Ratusan pedang es padat dengan telak menghantam kawanan kalajengking dibarisan depan dan menimbulkan ledakan beruntun hingga debu mengepul menghalangi pandangan, ketika debu menghilang mulai terlihat beberapa ekor kalajengking menggelepar-gelepar dengan beberapa bagian tubuhnya yang sudah terpotong.


[Ding,,, selamat tuan telah membunuh 6 ekor dilevel Raja Berlian mendapatkan 432.000 PS dan 4.320.000 PP]


"Haaa,, aku sudah mengeluarkan teknik ini hanya membunuh enam ekor saja!" Ucap Xiao Feng tidak percaya, dia sakit hati melihat tekniknya hanya mampu membunuh sedikit saja.


[Ding,,, karena monster itu memiliki tubuh keras seperti batu jadi wajar kalau teknik tuan hanya mampu membunuh sedikit]


Xiao Feng menganggukkan kepala faham, karena teknik bulan sabit saja hanya mampu menggores kulitnya yang keras. Xiao Feng lalu menyerang secara langsung dengan menebaskan pedang elemennya. Dipadukan dengan Langkah Dewa Petir yang memunculkan petir disepanjang jalur yang dilewatinya, Xiao Feng berhasil membunuh beberapa ekor lagi.


[Ding,,, selamat tuan telah membunuh 10 ekor dilevel Raja Berlian mendapatkan 720.000 PS dan 7.200.000 PP]


"Petir dan angin adalah kelemahan elemen tanah, kuyakin monster sialan ini memendam diri cukup lama didalam tanah hingga memiliki kulit keras seperti batu!"ucap Xiao Feng lalu dia kembali menyerang dan memotong setiap bagian tubuh kawanan kalajengking dengan pedang elemen yang sangat tajam. Pedang elemen Xiao Feng selain bisa mengalirkan qi seluruh elemen juga memiliki ketajaman luar biasa mampu memotong besi atau baja sekalipun.


Dengan tangan kirinya Xiao Feng terus meluncurkan serangan bola-bola petir hitam dipadu dengan serangan pedang maka terlihat kalau Xiao Feng seperti dewa kematian bagi setiap mahluk, dia seolah menari memainkan pedangnya dan bergerak sangat cepat hingga serangan racun kalajengking yang mencoba melawan gagal mengenainya.

__ADS_1


Xiao Feng tampak sangat menikmati adegan pembantaian ya dia terlihat senang dengan menyerang secara langsung kendati Xiao Feng sebenarnya bisa memusnahkan mereka sekali serang apalagi kekuatannya beda satu ranah tentu akan sangat mudah, namun Xiao Feng memang lebih senang jika bertempur secara langsung dibandingkan langsung membunuhnya karena selalu ada kepuasan dalam dirinya sekaligus dia melatih tekniknya agar terbiasa dalam pertempuran melawan sesama kultivator.


*** Bersambung ***


__ADS_2