
"Ampun, Tuan. Kami akan mati jika memberitahukannya." ucap penguntit beserta jajarannya 🤔
"Ini keputusanmu untuk memilih mati sekarang juga!"
"Ampun, Tuan. Ampun. Kami di utus oleh keluarga Meng Tuan. Mohon jangan bunuh kita."
...
"Meme beri aku racun untuk mengontrol mereka!"
"Baik, Tuan."
"Berani sekali, makanlah pil ini jika kalian tak mau mati!" ucap Xiao Lei sembari melemparkan pil kepada mereka.
"Baik, Tuan." ucap mereka sembari berpandangan. Mereka berniat tidak memakannya karena berfikiran Xiao Lei tidak melihat ke arah mereka.
"Mereka tak memakannya Tuan." ucap Meme
"Kesempatan tidak datang dua kali!" ucap Xiao Lei membuat beberapa penguntit itu memakannya.
"Meme beritahu aku koordinat orang yang tak memakan pil!"
"Sudut 30° dan geser ke barat 2 langkah kaki dewasa, Tuan." ucap Meme membuat Xiao Lei mengaktifkan kecerdasan dari sistem, dengan jeniusnya Xiao Lei menembakkan jarum ke titik vitalnya membuat orang itu mati dalam sekejap, dan itu semua membuat orang-orang lain merasa ketakutan, dan semua akhirnya memakan pil itu.
"Mohon ampun Tuan!" ucap mereka berulang-ulang.
"Pil itu pil racun dan hanya aku yang mempunyai penawarnya, jadi kalian sekarang harus tahu Tuan kalian yang sebenarnya."
"Baik Tuan, Tuan satu-satunya Tuan kita, Hormat kepada Tuan. Mohon ampun Tuan."
"Apa tujuan kalian mengikuti ku?"
"Kita hanya di perintahkan untuk mengikuti Tuan dan melaporkan segalanya kepada keluarga Meng, tentang tempat tinggal Tuan, kelebihan, dan kelemahan Tuan. Dan jika ada kesempatan, kami di perintah untuk mendapatkan barang berharga dari Tuan."
__ADS_1
"Kembali dan laporkan pada keluarga Meng bahwa aku tinggal di penginapan Beifeng, dan bilang juga kepada mereka jika aku sangat menyukai hadiah, dan keterampilan drama yang dimainkan oleh seorang pembela diri, bertema pengkhianatan." ucap Xiao Lei yang mengisyaratkan jika keluarga Meng benar-benar ingin merekrut ku harusnya menyajikan hadiah dan pertunjukan. Dengan keluarga Meng yang penuh pengkhianatan itu walaupun mudah tetapi semua anggota akan menutup diri mereka sendiri, dan itu nantinya akan di limpahkan pada anggota tidak resmi keluarga Meng seperti Meng Wang.
Xiao Lei kembali ke penginapan serta para penguntit kembali ke keluarga Meng, hanya saja mereka menunggu waktu agar berjalan lebih lama terlebih dahulu.
"Mira, cepatlah ganti bajumu ke penyamaran seperti di gerbang dan bersiap-siap pindah ke penginapan Beifeng terlebih dahulu!"
"Sebenarnya ada apa Kak Lei?"
"Akan ku jelaskan nanti, sekarang kita harus cepat!"
"Baik Kak Lei!"
Setelah semua siap mereka pergi ke penginapan Beifeng lewat jendela mereka diam-diam agar tak ketahuan dan tidak membongkar identitas mereka.
Xiao Lei dan Mira pun sampai di kediaman Beifeng.
"Tuan utusan! Semua, ikut sambut di depan ada tamu penting." ucap penjaga penginapan.
"Baiklah, berapa biayanya?"
"Tak perlu Tuan, ini pelayanan spesial kita untuk Tuan. Semoga Tuan dapat mengetahui niat baik kami."
"Sebutkan!"
"Ah... iya Tuan biayanya seribu untuk per malam."
"Oke, 3hari dulu, nanti kedepannya akan di perpanjang jika perlu."
"Baiklah, Tuan. Kamar telah siap, mari Tuan saya antar menuju lantai paling atas."
Penjaga penginapan pun memandu jalan.
"Mira, kali ini aku pinjam uangmu lagi untuk membayarnya, tiga hari lagi aku akan mengembalikannya." bisik Xiao Lei
__ADS_1
"Tenanglah, Kak Lei. Mira tak ingin uang itu di kembalikan, sementara ini aku masih memiliki seratus ribuan lebih itu bisa menghidupi kita untuk beberapa tahun jika kita menghemat nya."
"Tidak perlu, nanti setelah tiga hari aku akan mengembalikannya dan membelikan semua yang kamu inginkan." ucap Xiao Lei membuat wajah Mira merah merona.
"Baiklah, Kak Lei." ucap Mira sembari membatin "Aku tak boleh berharap lebih, uang dari mana Kak Lei dalam tiga hari mendapatkan begitu banyak. Pasti Kak Lei hanya menghiburku saja. Tapi hiburan ini sangat-sangat membuatku bahagia."
"Silahkan Tuan ini kamarnya dan ini kuncinya Tuan."
Xiao Lei menerima kunci sedangkan Mira membayar tagihan. Kemudian penjaga penginapan itu pun kembali turun. Xiao Lei dan Mira memasuki ruangan yang ternyata sangat mewah (pada jamannya) dan sangat luas.
"Kak Lei, mengapa kita harus pindah dan harus menyamar lagi?" tanya Mira penasaran membuat Xiao Lei menceritakan apa yang telah terjadi di pelelangan hingga akhirnya ketika dia bertemu penguntit-penguntit itu. Hanya saja cerita tentang Mo Ci membuatnya cemburu dan berdiam diri.
Tidak lama setelah Xiao Lei selesai bercerita, berita tentang Xiao Lei yang mereka sebut Tuan utusan tinggal di penginapan Beifeng tersebar dan menjadi topik utama. Para keluarga-keluarga besar, kaya, ataupun berpengaruh mulai untuk bersiap-siap mengunjungi Xiao Lei. Keluarga pertama yang datang kesitu pun yaitu keluarga Meng karena telah memiliki mata-mata terlebih dahulu.
"Tok... Tok... Tok... Maaf Tuan mengganggu, diluar ada keluarga Meng ingin bertemu dengan Tuan."
"Suruh kirim dua atau tiga orang sebagai perwakilan untuk naik menghadap ku jika ingin bertemu denganku!"
"Baik, Tuan. Akan saya sampaikan."
Dengan perintah Xiao Lei tersebut membuat keluarga Meng kesal tetapi tak berani melawan. Akhirnya tetap saja mereka mengirim tiga utusan untuk naik ke ruang Xiao Lei, yaitu pemimpin keluarga (Meng Yanju) dan anak buahnya yang terkuat dan sangat di takuti oleh masyarakat Yela.
"Tok.. Tok... Tokk...!"
"Masuk!"
"Tuan, saya adalah kepala keluarga Meng."
"Ada perlu apa?"
"Maafkan saya Tuan, yang mengganggu istirahatmu. Kami hanya ingin menyambung persaudaraan ataupun sebatas teman. Dan ini ada beberapa hadiah untuk Tuan. Dan ini undangan pertunjukan drama, minggu depan yang akan di adakan keluarga Meng di alun-alun kota. Mohon kehadirannya."
"Lihat nanti saja."
__ADS_1