Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 293 Pertarungan Pertama di Alam Dewa


__ADS_3

****


Orang berpakaian kuning yang berkepala botak mulai menyerbu Xiao Feng, dia mengirimkan tinjuan ke arah dada namun dengan santai Xiao Feng memiringkan tubuhnya dan tinjuan itu lewat disamping tubuh Xiao Feng. Merasa serangan pertamanya gagal orang berpakaian kuning itu membuka tangannya dari tadi nya kepalan dirubah menjadi serangan pinggir tapak tangan mengarah leher, Xiao Feng menahan dengan tangan kanan dan tangan kiri dia layangkan tinjuan.


Namun pria berpakaian kuning sudah tahu, dia merundukkan kepala menghindari serangan Xiao Feng, namun itulah hal fatal ketika merunduk dengan cepat lutut Xiao Feng sudah sampai di mukanya dan langsung menghantam hidung pria itu.


"Bukk!"


"Aarrghh!"


Kepala pria berpakaian kuning terangkat ke atas ketika lutut Xiao Feng menghantam wajahnya, dengan tangan kanan nya masih memegang tangan pria kuning itu Xiao Feng menariknya lagi ke bawah. Lalu Xiao Feng meraih sebuah selendang yang tergantung di leher pria berpakaian kuning itu dan melilit kepalanya. Pria berpakaian kuning megap-megap tangannya menggapai kesana kemari ketika kepalanya tertutup kain selendang yang dililitkan Xiao Feng.


Xiao Feng kemudian mengirimkan tamparan bulak balik kiri kanan di wajah pria itu.


"Bukk!"


"Plakk!"


"Plakk!"


"Aww!"


Sebanyak lebih dari sepuluh kali tamparan Xiao Feng kirimkan dan membuat pria berpakaian kuning itu sempoyongan lalu Xiao Feng menarik dengan cepat kain selendang dan pria berpakaian kuning itu berputar dan jatuh di tanah. Pria berpakaian kuning itu langsung berdiri dan menggelengkan kepala menghilangkan rasa pusing dan langsung memasang kuda-kuda tapi bukan menghadap Xiao Feng malah menghadap ke arah temannya.


"Hei musuhmu disana" ucap temannya sambil tertawa terbahak-bahak melihat temannya dihajar Xiao Feng. Pria berpakaian kuning yang dihajar Xiao Feng kemudian berbalik hendak bertarung lagi namun temannya langsung menahan.


"Waktumu habis,, sana duduk dan perhatikan!" Ucapnya lalu memberikan benda penghitung waktu, temannya yang tadi dihajar Xiao Feng kemudian mundur dan duduk dibatang pohon yang tumbang sambil memperhatikan.


"Saudara Cheng Bu hati-hati dia sangat licik!"


"Kau saja yang bodoh jangan samakan aku denganmu!" Ucap pria yang dipanggil Cheng Bu itu, dia mendekati Xiao Feng dan menggerak-gerakkan kakinya, Xiao Feng melihat kaki orang itu sedikit berotot dan menyimpulkan kalau orang ini lebih banyak melatih kakinya.


"Majulah baju kotoran!" Seru Xiao Feng, pria yang bernama Cheng Bu sontak marah mendengar Xiao Feng mengatakan bajunya seperti kotoran.


"Bajingan,, akan kuhajar kau, hiyyaa!" Cheng Bu kemudian melesat ke arah Xiao Feng dan membabatkan kakinya ke arah kepala, Xiao Feng menunduk dan menjulurkan tangan kanan dengan dua jari dipentang lurus. Xiao Feng berencana mengincar urat pahanya untuk melemaskan kaki Cheng Bu.

__ADS_1


"Tusukan Jari sakit seribu tahun!" Ucap Xiao Feng asal.


Namun tentu saja Cheng Bu tahu gelagat, sebelum serangan tusukan jari Xiao Feng sampai dia melompat dan bersalto satu kali ke belakang. Begitu mendarat dia maju lagi dengan mengirimkan tendangan dengan kaki kiri kanan secara bergantian. Xiao Feng dengan santai menepis semua tendangan itu dengan tangan kanan kiri.


"Bukk!"


"Plakk!"


"Plakk!"


"Waktumu habis Cheng Bu!" Teriak temannya yang sedang duduk memperhatikan.


"Diam sialan aku belum menghajar bajingan ini!" Teriak Cheng Bu dengan marah, temannya hanya tertawa. Cheng Bu kembali menyerang dengan kakinya yang mengarah ke arah kepala, Xiao Feng kemudian menepis serangan ke samping dan dengan cepat Cheng Bu mengirim lagi tendangan dengan kaki kiri. Xiao Feng mengangkat kaki kirinya dan langsung beradu dengan kaki kiri Cheng Bu.


"Bukk!"


Namun Cheng Du yang masih kesal dia terus menyerang dan beradu kaki dengan Xiao Feng.


"Bukk!"


"Bukk!"


"Ayo lagi!" Ucap Xiao Feng, tentu saja Xiao Feng tidak sakit sama sekali dia berdiri sambil tersenyum. Cheng Bu lebih marah lagi ketika Xiao Feng tidak merasakan sakit dia berlari dan menendang dengan kaki kanannya, Xiao Feng bergerak ke samping dan menyapu kaki kiri Cheng Bu yang menjadi tumpuan. Sontak saja Cheng Bu terjatuh dengan kedua kaki lurus diatas tanah.


"Uhuuhuu ini sakit sialan!" Teriak Cheng Bu, namun Xiao Feng tidak peduli dia langsung mengirimkan tendangan memutar ke arah wajah Cheng Bu.


"Shiuutt!"


"Buukk!"


"Arrghh!"


Cheng Bu terlempar dan menabrak temannya yang sedang duduk melongo, keduanya bergulingan dan menabrak pohon.


"Bajingan ini aku akan menghajarnya" teriak temannya kemudian bangkit dan membanting alat peenghitung waktu lalu bergerak dengan cepat ke arah Xiao Feng, Cheng Bu juga bangkit dan bergerak menyusul temannya. Kali ini kedua orang berpakaian kuning itu menggunakan senjata berupa pedang ditingkat 6, mereka ingin membalas penghinaan setelah dihajar Xiao Feng dengan membunuhnya secara cepat. Xiao Feng santai saja, dia juga mengeluarkan kipasnya dan dipegang ditangan kanan.

__ADS_1


"Trankk!"


"Trank!"


Kedua pedang beradu dengan kipas Xiao Feng menimbulkan suara seperti beradunya logam keras, tentu saja kipas Xiao Feng memang keras dan perbedaan tingkat senjata juga dua tingkat tentu saja hal yang mudah bagi Xiao Feng menahan serangan kedua pedang itu. Kedua pria berpakaian kuning kembali menyerang dengan cepat namun secepat apapun gerakan mereka tetap lambat dipenglihatan Xiao Feng.


Setelah bertarung puluhan gerakan kedua pria berpakaian kuning mundur dengan nafas terengah-engah, mereka tidak menyangka kalau lawan yang dihadapi sangat kuat biarpun berada di bawahnya.


"Brengsek dia sangat tangguh!"


"Ayo serang lagi aku yakin dia hanya beruntung saja!"


"Ya ayoo!"


Kali ini mereka menyerang dengan senjata yang dilapisi elemen api, kedua pedang itu diselimuti api dan langsung menyerang Xiao Feng. Xiao Feng juga mengalirkan elemen esnya ke dalam kipas dan mengibaskannya. Serangkum angin dingin dengan butiran es berjatuhan tercipta dari kipas Xiao Feng dan langsung menabrak kedua orang berpakaian kuning.


"Wushh!"


"Boom!"


Kedua orang berpakaian kuning terhempas ke belakang dan menabrak pohon, Xiao Feng dengan cepat melesat dan berdiri didepan kedua orang itu.


"Ampun tuan kami menyerah!" Ucap Cheng Bu namun Xiao Feng tidak peduli dia menebaskan pinggiran kipas yang tajam dan langsung memenggal kepalanya.


"Plukk!"


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Raja Emas mendapatkan 18.000 PS dan 180.000 PP]


Kepala Cheng Bu jatuh dan menggelinding diatas tanah, temannya sangat kaget melihat itu. Dia hendak bangkit untuk lari namun Xiao Feng sudah menginjak dadanya.


"Kau sangat salah mencari lawan, apa ada kata terakhir!"


"Uhukk,, sekteku tidak akan melepaskan mu!" Ucapnya lalu sebuah batu kecil berwarna hijau keluar dari balik bajunya dan melesat dengan sangat cepat ke arah langit dan menghilang. Xiao Feng tidak mengejar dia membiarkan saja, Xiao Feng tanpa basa basi langsung menebas lehernya dan pria berpakaian kuning itupun tewas dengan kepala terpenggal.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Raja Emas mendapatkan 18.000 PS dan 180.000 PP]

__ADS_1


Xiao Feng kemudian mengeluarkan api emas dan membakar kedua mayat itu lalu dia melesat meninggalkan tempat itu.


*** Bersambung ***


__ADS_2