Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 326 Memulai Pembantaian


__ADS_3

****


Sekitar sepuluh menit kemudian munculnya banyak sekali orang, mereka berkumpul didepan Xiao Feng dan kedua bawahannya, tak lama kemudian muncul kembali sepuluh orang pria tua dengan janggut, rambut dan alisnya yang sudah memutih. Sepuluh orang itu melayang dan perlahan mendarat didepan barisan orang-orang yang pertama muncul.


Sembilan pria tua itu berada di ranah Raja Kristal *1 dan satu orang di ranah Raja Kristal *4.


"Jadi kau yang membuat keonaran disekteku!" Ucap salahsatu pria tua yang merupakan penatua agung, Xiao Feng mengamati sejenak pria tua dan tersenyum tipis.


"Benar" ucap Xiao Feng.


"Kuakui kau masih muda memiliki keberanian besar, menyatroni sekteku namun kau salah besar jika ingin memusnahkan kami hanya dengan tiga orang!" Seru penatua agung.


"Sebenarnya aku sendirian saja mudah menghabisi kalian, namun aku terlalu malas memusnahkan sekte kecil seperti ini" ucap Xiao Feng dan membuat semua orang didepannya terbakar amarahnya.


"Lancang sekali apa kau tahu berhadapan dengan siapa!" Seru tetua sambil menunjuk Xiao Feng.


"Hooii pak tua turunkan telunjukmu atau aku yang akan mematahkan tanganmu!" Seru Bai Hu.


"Sudah tidak usah basa basi dengan mereka langsung saja habisi!" Ucap penatua agung memberi perintah.


"Baik tetua!"


Lalu orang-orang yang berkumpul langsung bergerak menyebar mengurung Xiao Feng dan kedua bawahannya, Xiao Feng memperkirakan kalau jumlahnya ada sekitar 200 an orang dengan kultivasi hanya di ranah Raja Emas dan Platinum dan besar kemungkinan itu adalah seluruh anggota sekte.


Dua ratus orang yang menyebar langsung menyerang bersamaan, suara teriakan terdengar membahana seolah air bah tampaknya mereka ingin berlomba-lomba mencincang ketiga pria muda dihadapannya, bahkan sepuluh tetua juga santai saja melihatnya mereka berfikir kalau Xiao Feng dan kedua bawahannya hanya di Raja Platinum kalau melihat dari usianya.


"Bai Hu dan Qing Long selesaikan cepat aku ingin bermain dengan sepuluh tetua itu!" Ucap Xiao Feng sambil menutup kipasnya lalu menghilang dengan teknik teleportasinya dan langsung muncul didepan 10 orang tetua. Tentu saja sepuluh tetua itu sangat kaget dan mereka sontak melompat mundur mengira Xiao Feng akan langsung menyerang. Xiao Feng tertawa kecil melihat kepanikan sepuluh tetua.


"Haha tetua biarkan kedua bawahanku bermain dengan mereka, aku akan menemani kalian bermain!" Ucap Xiao Feng sedikit mencibir.


"Sombong,, ayo habisi dia!" Seru penatua agung lalu melesat terlebih dahulu diikuti sembilan tetua lainnya dengan masing-masing mengeluarkan goloknya.


"Wuutt!"

__ADS_1


Sepuluh orang tetua menyebar dan mengurung Xiao Feng di tengah lalu menusukan goloknya bersamaan, Xiao Feng melompat ke atas dan menginjak golok mereka yang terjulur dibawah kakinya. Lalu Xiao Feng memutar tubuhnya 360° dengan kaki kanan dipentang lurus.


"Wuutt!"


Tentu saja Xiao Feng mengincar kepala sepuluh tetua, namun tetua itu juga luas pengalaman, ketika melihat Xiao Feng melompat dan menginjak golok mereka langsung melompat mundur dan berhasil menghindari tendangan Xiao Feng namun tetap saja mereka terdorong mundur karena terkena efek angin serangan.


"Sialan dia lumayan kuat juga!" Seru salahsatu tetua sambil menyeimbangkan tubuhnya yang terdorong lalu berdiri tegak, Xiao Feng sudah mendarat di tanah dengan kipas terkembang ditangannya.


"Kuyakin kipas itu senjata bagus, ayo cepat ringkus dia!" Penatua agung memberi perintah, pertarungan pun dilanjutkan kembali. Walau dikeroyok sepuluh orang berkemampuan tinggi tetap saja Xiao Feng tidak tertekan malah sebaliknya menekan, sepuluh tetua itu seperti menghadapi banteng mengamuk karena sangat sulit mendaratkan serangan malah beberapa kali mereka terkena serangan Xiao Feng.


Kombinasi serangan sepuluh tetua cukup membuat Xiao Feng kagum, mereka kompak menyerang dan bertahan walau terkena beberapa kali serangannya. Xiao Feng memang tidak ingin langsung membunuhnya dia ingin bermain-main sebentar.


Puluhan gerakan sudah terlewat namun sepuluh tetua masih belum bisa mendaratkan serangan kepada Xiao Feng, bahkan dengan teknik golok maupun elemennya tetap saja tidak bisa menyentuh, bahkan hanfu yang dikenakan Xiao Feng saja tidak tersentuh.


"Apa sudah selesai pak tua?" Ucap Xiao Feng sambil tersenyum tipis. Penatua agung dan tetua lainnya mengeram kesal karena melawan bocah yang usianya seperempatnya tidak bisa menyentuhnya.


"Bocah sombong sialan,, matilah kau!" Penatua agung dengan emosi menyerang Xiao Feng, inilah yang ditunggu Xiao Feng dia senang mempermainkan perasaan lawannya. Karena dalam pertarungan jika tidak bisa menguasai diri akan berakibat fatal.


"Wuuutt!"


"Tap!"


Penatua agung melotot karena terkejut serangannya bisa dipatahkan hanya dengan dua jari padahal dia mengerahkan hampir 40% qi ke dalam golok.


"Tringgg!"


Xiao Feng menyentil golok penatua agung hingga terlempar ke udara, lalu menggerakkan kaki kanan ke arah dada.


"Buukk!"


"Uhuukk!"


Penatua agung terlempar ke belakang dan langsung dibantu dua tetua, dari mulutnya keluar darah kental. Penatua agung segera memasukkan pil pemulih. Tujuh tetua lainnya langsung menyerang dengan ganas, Xiao Feng dengan langkah Bayangnya berkelebat kesana kemari dengan cepat.

__ADS_1


****


Disisi lain Bai Hu dan Qing Long menghadapi dua ratus orang sangat mudah sekali, jelas saja lawannya berada di ranah Raja Emas dan Raja Platinum seperti anak-anak melawan orang dewasa. Qing Long merapatkan kedua telapak tangan.


"Teknik Kayu, Penciptaan Akar!"


"Sreett!"


Dari dalam tanah muncul akar tanaman sangat banyak menjalar dengan cepat melilit kaki setiap penyerangnya.


"Sialan apa-apaan ini!" Seru seseorang yang tampak memotong akar dengan golok, namun tidak berhasil. Ketika mereka sedang berusaha membebaskan diri, Bai Hu dengan elemen anginnya menyerang dengan ganas.


"Elemen Angin, Cakar Harimau!"


Bai Hu mengibaskan tangan kanan, seketika muncul banyak siluet cakar harimau dari elemen angin yang langsung menuju dua ratus orang yang terlilit akar kayu Qing Long, mereka berusaha melawan dengan membuat perisai namun tentu saja gagal.


"Wusshh!"


"Boom!"


"Slaashh!"


"Arrghh!"


Tidak membutuhkan waktu lama dia ratus orang anggota sekte Golok Kuning tewas mengenaskan dengan keadaan tubuh terpotong-potong, Qing Long menggerakkan tangan lalu akar kayu yang masih melilit berubah menjadi sebuah bunga pemakan serangga lalu dengan cepat melalap setiap potongan tubuh dan membungkusnya. Setelah selesai membungkus tumbuhan itu kembali masuk ke dalam tanah. Kini tempat itu yang tadinya ramai menjadi sunyi hanya menyisakan percikan darah dan banyak sekali senjata tergeletak di atas tanah.


"Qing Long teknikmu sangat mengerikan!" Ucap Bai Hu ketika melihat teknik Qing Long, dia sedikit heran apakah Qing Long semakin naik kultivasinya maka tekniknya juga semakin beragam. Qing Long memandang datar Bai Hu.


"Tentu saja, jika kau membuat ulah dan membuat malu tuan maka kau akan seperti mereka!" Ucap Qing Long dan Bai Hu hanya meringis.


"Kau ini terlalu serius!"


*** Bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2