Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 152 Kembali ke Alam Manusia


__ADS_3

****


"Haha memang kau sendiri sangat kuat!"


Lin Mei Ling tersenyum cerah lalu mendekati Xiao Feng "Tuan Muda Feng selamat telah berhasil menyingkirkan pembawa masalah itu" ucapnya sambil memegang tangan Xiao Feng. Xian Hu'er yang melihat itu juga mendekati Xiao Feng.


"Tidak kusangka kau berhasil menghabisi She Mo!"


"Yah ini semua berkat kalian juga,,"


Semuanya memberi ucapan selamat kepada Xiao Feng, lalu mereka meninggalkan tempat itu.


"Tunggu,, tempat ini sebelumnya dipasang array oleh She Mo!" ucap Xiao Feng yang membuat semua orang terkejut heran.


"Pantas saja kenapa ketika kita bertarung tadi tempat ini tidak hancur, rupanya dia memang ingin menjebak kita!" Ao Xuan menimpali.


"Tuan Muda Feng apa kau memiliki cara?" tanya Cheng Tian.


Xiao Feng melihat dulu susunan array dengan teknik matanya, array itu memang sedikit rumit karena ada satu titik yang membutuhkan benda untuk menghilangkannya. Xiao Feng melihat ke arah Xian Hu'er


"Peri, bukankah kau juga master array siapa tahu mau mencoba!"


"Cih,, kau juga master array kenapa tidak kau saja!" ucap Xian Hu'er dingin. Xiao Feng menghela nafasnya lalu bertanya kepada sistem.


"Sistem apa kau tahu benda apa yang dibutuhkan untuk menghilangkan array"


[Ding,, sistem menganalisa array ini membutuhkan batu giok yang ada di tangan Tuan]


"Batu giok apa?"


[Batu Giok Tujuh Warna]


Biarpun heran kenapa membutuhkan batu itu, Xiao Feng tetap mengeluarkannya. Semuanya orang diam mengamati apa yang hendak dilakukan pemuda itu. Xiao Feng lalu mendekati titik array yang berada di bagian bawah pintu kemudian membuat segel tangan. Array kecil muncul dan Xiao Feng membuka titik tempat meletakkan batu giok.

__ADS_1


Batu giok yang berada di tangan kanan tiba-tiba mengeluarkan cahaya dan secara otomatis batu itu melayang ke tempat titik array yang barusan dibuka Xiao Feng.


Beberapa saat kemudian cahaya hijau merambat dari titik batu kemudian ke seluruh array, terdengar bunyi mendengung lalu ruangan itu bergetar. Semua orang bahkan Xiao Feng pun terkejut dengan kejadian itu, tiba-tiba sebuah portal besar muncul. Qing Long dengan sigap segera melesat ke belakang Xiao Feng.


Portal besar itu mengeluarkan daya hisap sangat kuat dan dengan cepat semua orang yang masih berada didalam ruangan itu terhisap ke dalam portal. Beberapa saat kemudian portal menghilang dan kini ruangan tempat kediaman She Mo hening hanya menyisakan mayat-mayat yang bergelimpangan.


*****


Sebuah cahaya berwarna - warni muncul di atas langit dan seperti sebuah sinar laser cahaya itu memanjang dari langit sampai ke permukaan tanah, kira-kira jarak 100 meter dari permukaan tanah cahaya itu melambat sampai akhirnya ujung cahaya itu menyentuh tanah.


Cahaya itu kemudian menghilang dan terlihat dua sosok pria muda berdiri tegak, keduanya merupakan pria tampan dan salahsatunya memiliki mata emas. Ya mereka adalah Xiao Feng dan Qing Long, sesaat sebelum mereka terhisap Xiao Feng memegang tangan Qing Long karena berkaca pada kejadian dulu pas pertama kali terhisap dan menuju Alam Roh dia sempat terpisah dengan Bai Hu walaupun akhirnya bertemu lagi.


Xiao Feng memandang ke sekeliling wilayah itu yang rupanya sebuah Padang rumput luas.


"Dimana ini, apakah masih di Alam Roh?" gumam Xiao Feng.


"Tuan sepertinya kita tidak berada di Alam Roh lagi, karena aku merasakan energi Qi disini lebih tipis" Qing Long juga melihat sekeliling.


"Sistem analisa tempat ini!"


Xiao Feng terkejut mendengar pemberitahuan itu "Berarti saat ini aku berada di benua Awan Biru Alam Manusia?"


[Benar Tuan]


Xiao Feng dalam hatinya sangat senang akhirnya dia bisa kembali ke alamnya lagi, namun sedikit sedih mengingat Ao Xuan, Lin Mei Ling, Xian Hu'er.


"Tidak tahu kapan aku berkunjung kembali ke Alam Roh, batu gioknya juga menghilang, namun apakah mereka juga terhisap dan terlempar kesini atau alam lain?" Xiao Feng bergumam dalam hatinya.


"Baiklah kita cari dulu kita terdekat dan beristirahat!"


"Baik Tuan!"


Mereka berdua pun terbang meninggalkan tempat itu. Berhubung sudah di wilayah kerajaan Qingzhou, Xiao Feng tidak khawatir tersesat karena semua wilayah benua Awan Biru sudah dipetakan oleh sistem.

__ADS_1


*****


di sebuah tempat lain disebuah bangunan sekte seorang gadis sangat cantik duduk melamun di atas kursi, beberapa guci arak tampak tergeletak di atas mejanya. Seekor burung Phoenix berwarna biru melompat-lompat di bahunya.


"Hhaaah,,,, Sudah hampir satu tahun berlalu tapi aku belum mendapat kabar dari rubah hitam, kemana dia menghilang" gadis itu mendesah pelan dia lalu menuangkan araknya ke dalam gelas.


Gadis itu tidak lain adalah Feng Xi atau Putri Xi Yun, sejak Xiao Feng menghilang dan bertualang di Alam Roh, Feng Xi mencari kabar pria itu, namun sampai saat ini dia masih belum menemukannya. Burung Phoenix biru itu adalah telur yang didapat dulu saat bersama Xiao Feng dan sudah lama dia menetas sejak Xiao Feng menghilang.


****


Kerajaan Youngzhou


"Apa kau sudah mendapat kabar dari adik kedua?" Ucap Pangeran Pertama Xiao Chen.


"Belum pangeran, kami sudah menyebar orang tapi belum menemukan keberadaan pangeran kedua!" ucap seorang bawahan pribadi Xiao Chen sambil berlutut satu kaki.


"Sampahh,, sudah hampir setahun tapi kalian belum mendapat sedikit informasi, apa kalian sudah mencari dari Paviliun Gagak Hitam?"


"Sudah pangeran bahkan paviliun Gagak Hitam juga belum mendapat informasi"


"Sudahlah terus kalian cari lagi!" ucap Xiao Feng


"Baik pangeran!" kedua bawahannya langsung menghilang. Xiao Feng memegang keningnya lalu duduk dikursi.


"Dimana sebenarnya kau adik kedua, kenapa tidak ada kabar berita sedikitpun sudah hampir satu tahun, dulu ketika bertualang saja dia sering memberi kabar" Xiao Chen sedikit frustasi karena Xiao Feng menghilang. Bahkan sampai tugasnya sebagai pangeran sedikit terbengkalai. Raja Xiao Dong tidak mempermasalahkan sebab dia tahu Xiao Chen seperti itu karena sibuk mencari Xiao Feng.


Yuan Li dan Ren Yan di paviliun Gagak Hitam juga sibuk mencari, pernah juga mengirim pesan lewat batu giok komunikasi namun hasilnya nihil juga. Bahkan Yuan Li sampai berkeliling di semua kerajaan untuk mencari kabar tuannya.


"Teruskan kalian cari kabar dari Tuan Muda, Sun Xie kau bertanggung jawab untuk mengatur paviliun pusat aku akan mencari di wilayah kerajaan lain!" ucap Yuan Li memberi perintah.


"Baik Wakil Ketua!"


Memang sejak menghilangnya Xiao Feng semua orang terdekatnya sibuk mencari keberadaan pemimpin mereka, bahkan seluruh dunia tahu kalau Pemimpin Rahasia Paviliun Gagak Hitam dikabarkan menghilang. Ada yang merasa sedih dan ada beberapa kelompok yang senang sebab paviliun Gagak Hitam adalah salahsatu kekuatan tidak bisa dianggap remeh yang dimana didalamnya diisi orang-orang yang memiliki kekuatan mengerikan biarpun masih muda-muda.

__ADS_1


****bersambung


__ADS_2