
*****
"Kakek Ying sepertinya lukisan ini menunjuk ke suatu tempat" kata Xiao Feng sambil menunjuk air terjun dalam lukisan. Ying Sun juga memperhatikan
"Iya kau memang benar, sepertinya ini ke sebuah tempat"
"Apa kau tahu tempat di alam ini yang seperti lukisan?"
"Hmm aku menjelajah ke berbagai tempat tapi belum pernah menemukan tempat seperti ini"
Xiao Feng menganggukkan kepala namun diam-diam dia sudah memindai lukisan itu dengan matanya dan disalin ke sistem menjadi sebuah peta. Setelah beberapa lama Xiao Feng pun pamit.
"Baiklah kakek Ying aku pergi dulu terima kasih atas jamuanmu"
"Memangnya kau mau kemana tuan muda Feng?"
"Aku hanya bertualang mengikuti langkah kaki"
"Hahaha kau benar dulu selagi aku masih muda juga suka bertualang bahkan sampai sekarang aku masih suka bertualang, baiklah kalau begitu sebagai rasa terimakasihku ambil ini" ucap Ying Shan sambil mengeluarkan token kecil berwarna putih. Xiao Feng kemudian menerima dan menyimpannya.
*****
Xiao Feng kini sedang duduk dipunggung Bai Hu dia melihat peta yang sudah sistem analisa dari lukisan, rupanya tempat itu lumayan jauh sekitar 200 kilometer dari posisinya dan terletak di Kerajaan Angin Utara, Xiao Feng kemudian menyuruh Bai Hu menambah kecepatan terbangnya menuju lokasi dengan panduan sistem.
Dengan kecepatan terbang Bai Hu tidak lama sekitar 30 menit Xiao Feng sudah sampai di lokasi tersebut. Dia melihat ada dua air terjun tinggi dan besar dan bias air pantulan diujung bawah air terjun menimbulkan pelangi abadi menambah keindahan tempat itu. Xiao Feng kemudian turun dan Bai Hu kembali melompat ke bahu Xiao Feng.
"Benar ini tempatnya tapi rahasia apa yang terkandung didalamnya aku ragu kalau ada harta disini tapi kalau benar aku akan panen" Xiao Feng berkata dia menggosok-gosokkan tangannya. Xiao Feng berjalan mendekati air terjun dan mengamati kalau dari dekat air terjun itu benar-benar besar. Dia memandang sebuah batu besar yang berdiri ditengah kolam tampak terlihat banyak guratan aneh bekas cakaran binatang.
"Apa yang kau lihat tuan?" tanya Bai Hu, Xiao Feng menunjuk batu ditengah kolam.
"Lihat batu itu seperti ada bekas cakaran binatang" ucap Xiao Feng dan Bai Hu menajamkan pandangannya memang benar ada bekas cakaran besar melintang dibatu itu.
"Air terjun memang benar seperti dalam lukisan namun batu besar tidak ada dalam lukisan"
"Mungkinkan sengaja agar tidak mudah dipecahkan petunjuk dalam lukisan" kata Xiao Feng, lalu dia terbang mendekat ke arah batu, ketika sudah sampai setengah jalan Xiao Feng mendengar peringatan dari sistem.
__ADS_1
[Ding.. ada mahluk besar dibawah air]
Xiao Feng terkejut dan dengan cepat melihat ke bawah kolam dengan teknik matanya, samar-samar terlihat bayangan besar seperti ular bergerak dengan cepat menuju permukaan.
"Byuurrr"
Air kolam bergemuruh dan memancur, Xiao Feng dengan cepat menjauh, dia kaget ketika sosok itu keluar dari dalam air. Ukurannya sangat besar dan panjang dengan sisik berkilauan terkena sinar matahari.
"Rupanya ada seekor naga disini" gumam Xiao Feng
Memang benar ternyata itu bukan ular melainkan seekor naga besar berwarna biru, tampak dari hidungnya menghembuskan asap tipis.
"Anak manusia berani sekali kau datang kesini?" Xiao Feng kaget naga itu bisa berbicara sementara Bai Hu tidak kaget karena sangat mengenal sosok Naga itu.
"Tuan dia adalah salahsatu dewa penjaga empat mata angin, dia adalah Qing Long penjaga gerbang timur" ucap Bai Hu, Xiao Feng mendengar itu kemudian menganalisa dengan sistem.
"Sistem analisa"
Nama : Qing Long
Umur : 110 tahun
Ras : Naga
Level : Raja Berlian *1
Elemen : Kayu
Xiao Feng tidak kaget lagi melihat kultivasi naga itu, namun dia yakin naga itu masih bisa bertumbuh kekuatannya karena dilihat dari umurnya dia masih sangat muda kemungkinan dia juga seperti Bai Hu, namun perbedaan waktu didunia ini yang berbanding 1 : 5 yang artinya 5 tahun di alam roh sama dengan satu tahun di alam manusia, Xiao Feng tidak heran.
"Qing Long lama tidak bertemu" ucap Bai Hu tiba-tiba, naga biru yang mendengar sebuah suara menegakkan badannya dan melihat sosok harimau kecil sedang duduk dibahu Xiao Feng.
"Apa benar kau Bai Hu"
Bai Hu tidak menjawab dan langsung melompat turun dari bahu Xiao Feng. Dia membesarkan badannya sampai hampir menyamai ukuran Qing Long lalu mengaum keras.
__ADS_1
"Ggrroaaahh"
"Grooaahh"
Naga biru membalas mengaum dia terbang ke udara dan berputar lalu turun perlahan diatas air.
"Setelah perang penciptaan seribu tahun lalu melawan ras iblis tidak kusangka kau melemah dan menjadi budak manusia"
"Aku tidak menjadi budak namun aku mengikutinya dengan suka rela"
"Haha kau kini berada di ranah Raja Emas berbeda jauh dengan kondisi puncakmu"
Xiao Feng terkejut mendengar itu tidak disangka kalau Bai Hu sudah mencapai ranah Raja Emas selama ini. Xiao Feng memang tidak menggunakan sistem untuk menganalisanya sebab dia yakin kalau Bai Hu memang kuat namun kenyataannya Bai Hu memang jauh lebih kuat darinya.
"Aku terlahir kembali sekitar lima tahun di alam manusia dan sudah mencapai Raja Emas dan kau disini sudah lama tapi baru mencapai ranah Raja Berlian fikirkan siapa yang lebih lemah" ucap Bai Hu. Qing Long pun terdiam dengan apa yang dikatakan Bai Hu, memang benar dia dari sejak dilahirkan kembali hingga berusia 110 tahun baru mencapai ranah Raja Berlian sedangkan Bai Hu hanya lima tahun tapi sudah mencapai ranah Raja Emas dua tingkat dibawahnya, hal itu membuat Qing Long juga penasaran.
[Ding.. jadikan Qing Long sebagai binatang kontrak Tuan akan mendapatkan peningkatan sebanyak dua ranah dan 10 juta PS dan 20 juta PP]
Xiao Feng yang mendengar suara pemberitahuan sistem sedikit terkejut dengan hal itu, namun bagaimana caranya dia mengikat kontrak sebab dia tahu kalau ras Naga semuanya sangat sombong dan tidak mudah tunduk.
"Bagaimana apakah ucapanku benar Qing Long?" ucap Bai Hu lali melanjutkan "Jika kau ingin lebih kuat dimasa depan sebaiknya mengikuti tuanku selain itu Zhu Que juga sudah mengikuti tuanku"
Qing Long tertegun memikirkan hal itu, sebagai ras paling kuat diantara binatang dia memiliki gengsi tinggi namun melihat kekuatan Bai Hu yang hampir sama dengannya padahal usia dia juga jauh dia bingung memilih.
"Aku tidak pernah tunduk kepada siapapun" Qing Long akhirnya berkata "Namun jika anak manusia itu bisa menahan auraku aku akan suka rela mengabdi kepadanya"
Xiao Feng tersenyum namun juga sanksi apakah dia sanggup menahan aura dari empat ranah diatasnya atau tidak. Tapi misi tiba-tiba dari sistem juga cukup menguntungkan.
"Baiklah kita coba"
"Apa kau yakin manusia?"
"Aku Xiao Feng tidak menarik ucapanku"
"Hoho aku suka itu, baiklah teguhkan hatimu siapkan jiwamu dan kuatkan tubuhmu"
__ADS_1
Qing Long dan Xiao Feng bersiap, Bai Hu kemudian menepi menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya
**** bersambung