
****
Setelah selesai makan Xiao Feng berbincang dengan pemilik rumah makan. Dia ingin menanyakan apa yang menyebabkan terjadinya pembantaian di desa sebelah.
"Kejadian ini berawal dari tiga bulan lalu, setiap satu bulan purnama gelombang binatang buas akan menyerang desa dan kota dibagian barat kerajaan Qingzhou, namun aku juga sendiri tidak tahu kenapa bisa terjadi sebab dari dahulu binatang buas mendiami hutan lebat tidak pernah ada kejadian seperti ini, binatang buas itu menghisap tubuh orang-orang sampai kering. Karena hal itu kami menyudahi kegiatan walaupun masih sore" ucap pemilik rumah makan menjelaskan
"Lalu apakah pihak istana sudah mengirim bantuan?"
"Pihak istana sudah beberapa kali mengirim bantuan namun karena binatang buas itu sangat ganas tidak menyisakan satupun akhirnya tidak ada yang melapor"
Ketika Xiao Feng hendak bertanya lagi dia menerima pesan dari Bai Hu, Xiao Feng bangkit berdiri "Kakek tutup semua pintu dan jendela dengan rapat aku merasakan gelombang binatang buas akan mendekat ke sini" ucap Xiao Feng yang tentu saja membuat pemilik rumah makan ketakutan.
"Lalu kita harus bagaimana tuan muda" pemilik rumah makan berkata dengan panik.
"Kakek tenang saja aku akan berusaha menghalau mereka" sehabis berkata seperti itu Xiao Feng kemudian menghilang dan muncul disamping Bai Hu dengan teknik teleportasinya.
"Ada apa Bai Hu?"
"Tuan aku merasakan kalau jarak 5 kilometer ada aura kuat mendekat ke kota ini" ucap Bai Hu sambil menunjuk ke arah depan. Mereka berdua sedang berdiri di atas gerbang.
Xiao Feng langsung menggunakan teknik matanya dan melihat ada gerombolan binatang buas berbagai bentuk berjumlah sekitar 1000 ekor dengan kekuatan bervariasi, yang terlemah di ranah Alam Bumi *5 dan yang terkuat di Alam Langit *8.
"Kau benar Bai Hu didepan sana sekelompok binatang buas sedang mendekat kemari,, ayo kita cegat di tengah jalan dan biar Qing Long yang menjaga desa"
"Baik Tuan"
Xiao Feng ditemani Bai Hu segera melesat ke arah binatang buas yang bergerak menuju desa. Dia tidak ingin pertarungannya menghancurkan sekitar desa.
__ADS_1
Xiao Feng dan Bai Hu sudah tiba dan kelompok binatang buas berhenti lalu meraung ketika melihat dua manusia didepannya. Para binatang buas langsung menyerang seolah melihat makanan lezat. Xiao Feng tentu saja sangat mudah menghabisi seribu binatang buas itu hanya dengan auranya saja, namun dia tidak melakukan seperti itu. Xiao Feng ingin berlatih menggunakan elemen kegelapan.
Xiao Feng mengeluarkan pedang rantai hitamnya lalu menyerbu ke depan, Bai Hu tidak ikut dia hanya mengamati tuannya saja karena faham kalau bertarung tuannya tidak ingin diganggu atau hanya mengandalkan bawahan terlebih kekuatan tuannya jauh diatas kelompok binatang buas itu.
Xiao Feng seolah menari di tengah banyaknya binatang buas yang mengepungnya, tebasan pedang yang diayunkan dengan rantai yang bisa memanjang dan memendek membuat kelompok binatang buas tidak bisa melawan. Apalagi Xiao Feng menambahkan elemen kegelapan ke dalam pedangnya.
Kini rantai dan pedangnya mengeluarkan sinar redup lalu dengan sangat cepat pedang itu menebas kesana kemari. Yang membuat kelompok binatang buas itu tidak bisa melawan karena energi dan kekuatan mereka sedikit demi sedikit berkurang seolah terhisap sesuatu ketika dekat dengan pedang rantai itu.
Tidak berselang lama hanya dalam waktu setengah jam Xiao Feng telah menghabisi sekitar 2/3 binatang buas. Kini sisanya Xiao Feng tuntaskan dengan mengeluarkan ratusan pedang dari elemen es untuk memusnahkan ratusan binatang buas yang tersisa. Akhirnya semua binatang buas habis menyisakan gunungan mayat dan darah menggenangi tempat itu. Xiao Feng lalu menggunakan teknik Pelahap Kegelapan untuk menyerap energi maupun qi dari mayat binatang buas.
Kedua tangan Xiao Feng dikembangkan dan sebuah portal kecil muncul didepan tangannya.
"Teknik Pelahap Kegelapan!"
Seketika aura gelap keluar dari setiap tumpukan mayat binatang buas membentuk untaian panjang dan meliuk-liuk seperti asap. Kemudian secara cepat menuju Xiao Feng masuk ke dalam pusaran portal kecil. Xiao Feng memejamkan kedua mata merasakan sebuah energi qi memasuki tubuhnya dengan cepat, namun berkat keistimewaan tubuh surgawinya Xiao Feng tentu tidak akan mendapatkan masalah ketika luapan energi besar masuk. Kalau orang normal biasa ketika dimasuki sejumlah besar energi Qi tentu akan berakibat fatal.
"Boom!"
Ledakan kecil terdengar dari tubuh Xiao Feng menandakan dia naik satu tingkat dan kini Xiao Feng sudah berada diranah Raja Platinum *2.
[Ding.. selamat tuan telah naik satu tingkat ke ranah Raja Platinum *2 mendapatkan 1 juta PS dan 10 juta PP]
Xiao Feng membuka kedua matanya lalu bangkit berdiri "Teknik ini benar-benar luar biasa bisa menaikkan tingkat dengan cepat" gumamnya.
"Ayo Bai Hu kita kembali, sebelumnya kita bersihkan dulu tempat ini!" Ucapnya lalu mengeluarkan api emasnya dan membakar habis semua mayat binatang buas sampai tak tersisa, lalu mereka berdua berteleportasi kembali ke rumah makan sebelumnya.
Pemilik rumah makan terkejut dengan kemunculan Xiao Feng yang tiba-tiba.
__ADS_1
"Tuan muda bagaimana keadaannya?"
Xiao Feng duduk dulu sebelum menjawab, kakek pemilik rumah makan menuangkan arak untuk Xiao Feng.
"Semuanya sudah aku bereskan namun ini baru awal dan aku yakin mereka akan datang kembali"
"Lalu kita harus bagaimana?"
"Kakek tenang saja besok aku akan ke istana Qingzhou dan meminta bantuan untuk mengirim pasukan ke setiap kota dan desa di bagian barat Qingzhou yang berhubungan langsung dengan hutan" ucap Xiao Feng. Kakek pemilik rumah makan sedikit bernafas lega.
"Tuan muda terimakasih atas pertolongannya jika tidak ada tuan muda mungkin kota ini bernasib sama dengan desa lain"
"Kakek aku juga seorang warga kekaisaran jelas tidak akan duduk diam jika ada hal yang mengancam kekaisaran ini!"
"Baiklah tuan muda, berhubung sudah malam mari saya antarkan tuan muda untuk beristirahat karena dilantai dua ini ada kamar khusus untuk tamu!"
"Baik, maaf merepotkan!"
****
"Hmm rupanya ada orang yang berani bermain denganku, sangat menarik aku tidak sabar bertemu dengannya" Sosok bertudung berkata pelan, dia sedang duduk dan mendapat laporan kalau seribu binatang buas yang dikirim untuk menginvasi kota kecil musnah tak tersisa. Ini adalah sebuah kerugian juga karena untuk mengumpulkan dan mengendalikan binatang buas apalagi memiliki kekuatan tinggi jelas membutuhkan sumberdaya tidak sedikit.
Sosok bertudung hitam kemudian memanggil bawahannya untuk menangguhkan menginvasi desa atau kota.
"Besok kita jangan dulu bergerak, aku yakin orang itu sudah melakukan sesuatu kita tunggu dulu keadaan sambil mencari informasi"
"Baik tuan aku akan segera mengaturnya!"
__ADS_1
****bersambung