
*****
Xiao Feng dan Yuan Li sudah sampai dipenginapan sebelumnya, mereka berdua langsung naik ke lantai atas.
"Kau beristirahat dulu Yuan Li aku juga mau istirahat!" ucap Xiao Feng sambil memasuki kamar, Yuan Li menangkupkan kedua tangan lalu dia juga memasuki kamarnya.
Didalam kamar Xiao Feng duduk di atas tempat tidur.
"Uhh efeknya masih terasa biarpun dengan tubuh surgawiku"
Wajah Xiao Feng sedikit memucat, karena efek dia mengeluarkan energi Yang dari tubuhnya untuk mengobati luka Lin Mei Ling biarpun sudah menelan pil dari sistem namun tetap harus melakukan pemulihan sementara waktu, sedangkan dia langsung bertarung dan menyebabkan tubuhnya mengalami sedikit kelelahan.
Xiao Feng lalu duduk bersila mengedarkan energi Qi ke seluruh tubuh untuk menstabilkan kondisinya, tidak ada cidera yang serius hanya kelelahan.
Setelah beberapa saat Xiao Feng menyudahi aktifitasnya dan menelan satu pil pemulihan.
"Sistem status!"
[Status]
Nama : Xiao Feng
Umur : 25 tahun
Ras : Manusia
Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius
Level : Alam Kaisar Dewa (Dewa Giok Akhir)
Garis Keturunan : Tubuh Surgawi
Skill :
• Teknik Pelahap Bintang
• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)
• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)
• Teknik Petir Mengguncang Langit (100%)
• Teknik Pelahap Kegelapan (100%)
• Teknik Pedang Yin Yang (100%)
• Teknik Bintang Angin (100%)
• Teknik Cahaya Kehancuran
• Langkah Bayangan (100%)
• Mata Ruang (100%)
• Teleportasi (100%)
• Mata Ilusi (100%)
Elemen :
• Es Abadi (100%)
__ADS_1
• Api Emas (100%)
• Racun Langit (100%)
• Ruang dan Waktu (100%)
• Petir Hitam (100%)
• Kegelapan (100%)
• Cahaya (100%)
• Angin (100%)
Job :
• Alkemis (Surgawi)
• Tabib (Surgawi)
• Array (Surgawi)
Point Sistem : 57.339.820.320
Point Pengalaman : 134.220.793.000 (95%)
Point Pemahaman : 10.000
Shop :
Penyimpanan :
• Pedang Dewa Elemen (8)
• 1 kotak sedang perak
• 1 kotak misteri
"Setelah membantai sekte Serigala Hitam ternyata belum cukup untukku naik ke ranah Dewa Bumi, benar saja semakin tinggi kultivasi semakin sulit" gumamnya, Xiao Feng berfikir dengan membunuh banyak anggota sekte Serigala Hitam dia akan naik tingkat ternyata belum hanya sedikit lagi.
****
Di tempat lain
Tetua pertama klan Lin berkunjung ke kediaman leluhur Lin, Lin Chang.
"Salam leluhur" ucap tetua pertama
"Ada apa tetua mengunjungiku?" tanya Lin Chang sambil meletakkan cangkir kecil berisi teh.
"Begini leluhur, rencana kita menjodohkan nona muda dengan keluarga Ming gagal dan tidak hanya itu pemuda bernama Hei Feng Xi ini telah membunuh tetua sekte Serigala Hitam, jika sekte Serigala Hitam menyerang kita tidak mungkin bisa menahannya biarpun pemuda itu mengalahkan tetua tentu saja patriak Sekte Serigala Hitam akan membalas dendam" ucap tetua pertama.
Lin Chang juga memikirkan masalah ini karena kabar kehancuran sekte Serigala Hitam belum tersebar bahkan dibagian dalam pusat alam dewa sekte-sekte lain belum mengetahui.
"Aku juga memikirkan hal ini, pemuda bernama Hei Feng Xi ini membawa bencana bagi klan Lin"
"Lalu apa yang harus kita lakukan leluhur?"
Lin Chang berdiam sejenak memikirkan sesuatu "Aku juga belum memiliki cara untuk saat ini tetapi aku memiliki kenalan di Kedai Tianwei"
"Bukankah Kedai Tianwei organisasi bawah tanah di pusat alam dewa?"
__ADS_1
Lin Chang menganggukkan kepalanya "Benar,, dan aku rasa kita bisa menjodohkan Mei Ling dengan tuan muda Kedai Tianwei, perlu diketahui Kedai Tianwei memiliki kekuatan dan pendukung salahsatu sekte di bagian dalam pusat alam dewa dan sekaligus kita bisa menyingkirkan Hei Feng Xi dengan bantuan Kedai Tianwei, bukankah Kedai Tianwei juga menerima pesanan membunuh seseorang dengan bayaran" ucap Lin Chang
"Apakah Kedai Tianwei setuju?"
"Pasti setuju apalagi kita memberikan Lin Mei Ling, pasti mereka bersedia"
"Jika seperti itu aku menyetujui usul leluhur tapi bagaimana dengan Patriak?"
"Urusan Feng'er biar aku saja yang mengurus kau sebaiknya hubungi pihak Kedai Tianwei!" ucap Lin Chang sembari mengeluarkan token identitas miliknya "Kau temui manager Kedai Tianwei dan katakan saja aku yang menyuruhmu" lanjutnya, tetua pertama mengambil token lalu menangkupkan kedua tangan dan tanpa berbicara lagi dia segera meninggalkan kediaman leluhur.
Tanpa disadari dengan melakukan itu Lin Chang telah menggali kuburannya sendiri.
****
Tetua pertama klan Lin memasuki sebuah bangunan besar dia menunjukan tokennya lalu dengan diantar pengawal dia menuju lantai dua ruangan manager.
"Salam Manager Zhao"
"Salam tetua Lin silahkan duduk!"
Kedua pria paruh baya itu langsung duduk "Ada apa tetua klan Lin mengunjungiku malam-malam begini?" ucap manager Kedai Tianwei Zhao Tang.
"Begini manager Zhao aku diperintahkan leluhur Lin untuk menyewa jasa Kedai Tianwei" ucap tetua klan Lin sembari mengeluarkan token Lin Chang, Manager Zhao melihat itu mengangkat alisnya.
"Siapa targetnya?" ucap manager Zhao langsung faham.
"Hei Feng Xi, aku sendiri tidak tahu darimana dia berasal namun dia memiliki kekuatan besar, manager Zhao mungkin mendengar kalau pernikahan klan Lin dan klan Ming batal karena pemuda itu"
"Iya aku juga mendengar bahkan klan Ming sendiri kabarnya dimusnahkan hanya wanita dan anak-anak yang tidak dibantai tetapi disuruh meninggalkan kota Matahari" ucap manager Zhao yang membuat tetua klan Lin kaget.
"Benarkah manager"
"Benar dan itu sudah di konfirmasi informanku, walau aku belum tahu siapa yang berbuat itu namun kemungkinan besar yang melakukan adalah seorang pemuda dari Paviliun Gagak Hitam"
"Paviliun Gagak Hitam itu darimana?"
"Belum ada informasi yang pasti di kediaman klan Ming ada bendera segitiga bergambar burung gagak terbang,, oh iya mengenai Hei Feng Xi itu tentu saja dia memiliki kekuatan besar dan yang pasti apa yang klan Lin ajukan untuk penawaran?"
"Leluhur berkata jika Kedai Tianwei berhasil maka nona muda kami dipersembahkan bukan kah tuan muda Kedai Tianwei belum menikah" ucap tetua Lin, mendengar itu manager Zhao bersinar matanya.
"Baiklah sepakat, kau tunggu saja paling lambat dua hari aku akan membawa kepala Hei Feng Xi itu" ucap manager Zhao, setelah berbicara sedikit tetua Lin kemudian pamit. Manager Zhao tersenyum misterius.
"Hehe dengan begini aku akan naik posisi dan mendapat tempat utama di Kedai Tianwei, nona muda klan Lin aku yakin sangat cantik jika bisa dihadiahkan kepada tuan muda akan sangat berguna" ucapnya lalu memanggil dua orang.
"Manager?"
"Hei Feng Xi, ini gambarnya paling lama dua hari kepalanya harus berada disini!" ucap manager sambil menyodorkan secarik kertas, tidak perlu disebutkan lagi karena tetua klan Lin melihat Xiao Feng jadi sebelum dia menemui manager Zhao dia telah meminta seseorang untuk membuat sketsa wajah Xiao Feng.
****
Keesokan harinya Xiao Feng sudah mandi dan berganti pakaian, rambutnya bagian belakang sengaja dibiarkan tergerai dan atasnya digelung dengan rambut di sisi kiri kanan bagian pelipis yang berwarna putih keemasan dibiarkan terjatuh.
Dia keluar kamar dan mendapati Yuan Li sudah berdiri didepan pintu, keduanya turun ke lantai pertama dan duduk di meja. Seorang pelayan dengan sigap menyajikan hidangan.
"Tuan Muda, apakah kita kembali ke klan Lin atau ke klan Xiao dulu?" ucap Yuan Li sambil menuangkan teh ke dalam cangkir, Xiao Feng menyesap tehnya sejenak.
"Ke klan Lin, aku yakin si tua bangka Lin Chang menyusun siasat lain"
"Apakah mungkin?"
"Aku tidak terlalu yakin tetapi melihat karakternya seharusnya seperti itu"
__ADS_1
Xiao Feng dan Yuan Li menyelesaikan sarapannya dan mereka berdua meninggalkan rumah makan menuju kota Matahari.
****bersambung***"