Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
Ch. 25 Pelelangan Jinduo


__ADS_3

"Hari yang sempurna dan aku telah siap untuk memberi kejutan." ucap Xiao Lei penuh semangat menggunakan kostum jubah dan topeng kemarin.


"Kak Lei mau kemana?" tanya Mira penasaran


"Aku ada urusan di luar hari ini Mira tak usah ikut." larang Xiao Lei.


"Tapi Mira ingin ikut dengan Kak Lei." ungkap Mira dengan tampang imutnya.


Xiao Lei yang tampak terpesona akhirnya sadar kembali dan berkata "Mira yang patuh ya... Aku cuma sebentar saja." sembari menyentuh kepala Mira dengan lembut.


"Baiklah kalau gitu Mira akan patuh."


Xiao Lei pun berpaling dan pergi.


"Meme, tunjukan jalannya."


"Baik Tuan, ikuti arahan Meme saja." ucapnya membuat Xiao Lei terus mendengarkan Meme memberi arahan.


Tidak lama kemudian, akhirnya mereka sampai di pelelangan Jinduo.


"Selamat datang Tuan, untuk kursi lantai satu cukup dengan 1000 koin emas, dan kursi lantai dua bisa diperoleh dengan 10000 koin emas. Tuan ingin kursi mana?" ucap pelayan berbaju pink yang sangat cantik dan sopan.


"Cih... uang dari mana dia untuk naik ke lantai dua, palingan kursi lantai satu saja sudah menghabiskan uangnya. Hei, jangan menyia-nyiakan waktumu." ucap pelayan lain dengan pandangan meremehkan.


"Tuan, cepat keluarkan parfume aromatik itu dan beri tau dia itu ramuan yang hanya dapat diracik oleh alkemis paling hebat di dunia ini yang sedang bersembunyi. Dan Tuan tunjukan lencana keagungan sekte angkasa itu. Buat wanita itu menderita! Aku benar-benar jijik dengan ucapannya yang meremehkan Tuan pemilik sistem." ucap Meme sembari marah-marah dan menunjuk-nunjuk pelayan yang tidak sopan tadi.


"Baiklah-baiklah sesuai perintah Meme kecilku." Xiao Lei menggoda sekaligus menenangkan Meme.

__ADS_1


"Nona, aku kesini diutus untuk melelang kan ramuan ciptaan alkemis terhebat di dunia ini hanya saja master itu sekarang sedang menjauhi hal duniawi dan melakukan pelatihan tertutup, barang ini hanya ada 10 botol. Bisakah Nona membantuku?" ucap Xiao Lei profesional sembari menunjukan dua botol kepada pelayan tadi.


"Wah... Apa benar ini ramuan dari alkemis terhebat. Apa kegunaan ramuan ini? Aku akan membantumu, Tuan." ucap pelayan tadi dengan senang. "Semoga ini benar barang bagus sehingga aku akan mendapatkan bonus lebih untuk adik." batin pelayan itu.


"Mengarang cerita siapa yang tidak bisa! Masih berbicara sembarangan! Penjaga bawa orang ini keluar! Dia penipu." ucap pelayan sombong membuat penjaga pelelangan segera mendekat.


Xiao Lei mengeluarkan lencana keagungan sekte angkasa dan berkata "Apakah kau berani mengusirku keluar! ****** sepertimu mengapa bisa bekerja di tempat seperti ini dan meremehkan semua tamu!"


"Astaga! Sek.. Sekte angkasa, maaf kan aku Tuan, aku buta menilai Tuan mohon ampun Tuan. Aku hanyalah pelayan rendahan." ucap pelayan itu memohon ampun dengan bersujud di hadapan Xiao Lei.


Xiao Lei tidak terlalu menggapai permohonan maaf itu dan langsung mendekati pelayan yang justru malah sedang bengong.


"Nona, bisakah kau membantuku?" tanya Xiao Lei mengagetkan pelayan cantik itu.


"Bisa Tuan, mohon Tuan tunggu dulu di ruang tunggu dan saya akan membawa ini kedalam untuk di cek."


"Baiklah." Xiao Lei menunggu di ruang tunggu.


"Tuan, mohon terima hormat saya. Saya pemilik pelelangan ini, nama saya Wan Ru. Saya mendengar Tuan utusan dari sekte angkasa untuk menjual ramuan ajaib ini."


"Aku kesini atas utusan master alkemis terhebat di dunia ini yang sedang melakukan pelatihan tertutup. Untuk lencana sekte angkasa sebenarnya aku tak ingin mengeluarkannya tapi pelayanmu diluar sana sungguh arogan, aku hanya ingin memberi sedikit pelajaran."


"Maafkan atas pelayanan kami yang buruk Tuan. Bagaimana cara kami menebusnya Tuan?"


"Bagaimana ramuannya?"


"Ya Tuan, ramuan ini memiliki efek pewangi yang sangat lembut dan harum, wangi ini benar-benar tak pernah ada di mana-mana selain itu ini juga dapat bertahan lama, Tuan pelayan kami memberitahuku ramuan ini ada 10 botol, Apa Tuan berminat untuk melelang semuanya?."

__ADS_1


"Itu tergantung aku nanti, tunggu saja saat pelelangan."


"Baiklah Tuan, kami akan menunggu kabar baik dari Tuan. Harga untuk ramuan ini kami beri harga awal 100ribu untuk satu botolnya dan potongan 10% dari hasil penjualan, Tuan."


"Wow... 100ribu hanya dengan botol kecil itu bukankah aku untung banyak kali ini." ucap Xiao Lei di dalam hatinya.


"Tuan, beri tahu kegunaan lain dari ramuan itu yang bisa untuk mengusir serangga. Monster yang berjenis serangga level berapapun tak akan menyerang dengan adanya ramuan itu."


"Oh iya, aku hampir saja lupa. Meme ku memang yang terbaik."


"Tuan, Tuan, Tuan." panggil Wan Ru


"Oh, tadi hanya sedang telepati dengan master alkemis. Satu lagi yang perlu kau tau, ramuan ini juga dapat berfungsi untuk mengusir serangga. Serangga yang di maksut yaitu segala jenis hewan biasa ataupun hewan monster yang berjenis serangga tak akan menyerang jika kau menggunakannya."


"Apa! Maaf Tuan, Wan Ru hanya kaget saja. Ramuan ini dapat menghindarkan kita dari monster serangga, bolehkah saya tau hingga monster level berapa yang dapat di hindari, Tuan?"


"Tidak ada batasan, selama itu berjenis serangga."


"Apa!! Maafkan saya Tuan. Saya akan mengecek ulang." ucap Wan Ru yang kemudian langsung pergi mengecek dengan hewan monster serangga level 6 yang ada disana dengan mengorbankan dirinya sendiri untuk percobaan.


Berbeda dengan pelayan cantik itu yang justru berdiri di tempat dan melamun membayangkan bonus-bonus dari penjualan itu.


Wan Ru pun telah membuktikan keampuhan ramuan itu dengan memasuki kandang monster serangga level 6 yang biasanya ganas itu justru malah menghindar ketika dia mendekatinya dengan menggunakan ramuan itu. Wan Ru pun kembali menghampiri Xiao Lei.


"Maaf kan saya Tuan, saya terlalu bersemangat. Tuan ini lencana VIP pelelangan Jinduo, Tuan akan menjadi tamu kehormatan pelelangan Jinduo. Untuk ramuan ini kita tak menarik potongan dari transaksi, pelelangan kami sudah sangat berterimakasih dengan sampel yang Tuan berikan. Harga awal untuk ramuan ajaib ini 1juta Tuan. Apakah Tuan puas?"


"Kita lihat nanti saja." ucap Xiao Lei yang kelihatannya cuek dengan harga segitu namun sebenarnya sedang berbunga-bunga membayangkan kekayaannya.

__ADS_1


"Tuan, silahkan saya antar kan menuju ruang VIP lantai tiga." ucap pelayan cantik itu dengan senyum yang menawan.


"Baiklah."


__ADS_2