Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 408 Menerobos Kediaman Klan Jian


__ADS_3

****


Kediaman klan Jian terlihat lenggang dengan hanya beberapa orang dengan pedang di pinggang berlalu lalang yang sepertinya mereka bertugas sebagai penjaga. Sebagian besar orang sudah tidur hingga membuat suasana di klan Jian terlihat sepi, beberapa penjaga yang duduk disebuah pos dekat gerbang terlihat berbincang sambil ditemani arak.


Xiao Feng yang sudah sampai tidak langsung masuk, dia melayang diudara sambil memindai sekitaran dengan matanya.


"Hmmm patriak Jian dan anak muda kemarin yang aku lihat belum tidur" gumamnya setelah melihat ke arah bangunan paling mewah ada sepasang pria paruh baya dan anak muda yang bertarung dengan Xiao Yu.


"Klan di pusat alam dewa memang cukup luar biasa, bahkan seorang yang memiliki ranah Raja Penguasa hanya dijadikan penjaga kalau di empat kerajaan alam dewa sudah dipastikan dia akan menjadi tokoh"


Setelah memastikan Xiao Feng turun dan berjalan pelan menuju gerbang. Penjaga yang melihat segera menghadang.


"Berhenti,, siapa kau dan mau apa malam-malam begini memasuki kediaman klan Jian?" ucap penjaga sambil menyilangkan pedang, Xiao Feng tidak menjawab melainkan langsung dengan gerakan cepat merampas pedang dan ketika penjaga masih terkejut Xiao Feng sudah menebaskan pedangnya ke arah leher.


"Swooshh!"


"Apa!"


Penjaga sangat kaget dan berusaha menghindari namun gerakan Xiao Feng sangat cepat dan penjaga harus merelakan lehernya di tebas Xiao Feng. Darah menyembur deras disertai kepala dan tubuh yang telah terpisah jatuh ke tanah.


"Plukk!"


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Raja Penguasa *5 mendapatkan 576.000 PS dan 5.760.000 PP]


Temannya yang lain terkejut "Brengsekk kau cari mati!" seru penjaga lain dengan marah dan langsung menyerang Xiao Feng dengan tinju disertai kekuatan penuh.


"Wuutt!"


Tangan yang digunakan untuk meninju tampak dibaluti api membara dan bersinar di kegelapan malam, Xiao Feng tersenyum tipis lalu memiringkan tubuhnya ke samping dan tinju penjaga lewat begitu saja, masih dengan posisi miring kaki kanan Xiao Feng bergerak cepat membuat gerakan menendang dada penjaga.


"Wuutt!"


"Buuukk!"


"Uuhuukk!"


"Blaarr!"

__ADS_1


Saling cepatnya gerakan Xiao Feng penjaga tidak mampu menghindari dan dadanya terkena tendangan Xiao Feng menyebabkan beberapa tulang rusuknya patah dan menusuk jantung serta paru-parunya disertai memuntahkan darah. Tubuhnya melesat dan menghantam pintu gerbang yang keras dan menghancurkannya.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Raja Penguasa *5 mendapatkan 576.000 PS dan 5.760.000 PP]


Setelah menendang Xiao Feng memasuki gerbang "Patriak Jian keluar dan hadapi kematianmu!" seru Xiao Feng disertai pengerahan energi Qi hingga suaranya terdengar lantang dan terdengar sampai ke kediaman Jian Duanhu.


****


Didalam kediaman Patriak Jian saat ini Jian Duanhu dan anaknya sedang membicarakan sesuatu.


"Ayah apa sudah ada kabar dari seseorang yang ayah utus?"


"Belum ayah juga heran kenapa dia tidak memberi kabar"


"Memangnya tujuan ayah merekrut master formasi dari klan Xiao untuk apa aku masih belum mengerti"


Mendengar pertanyaan anaknya Jian Duanhu tertawa kecil "Kau masih bocah,, tentu saja ayah berusaha merekrut master formasi agar bekerja kepada kita dengan begitu klan Xiao tidak akan bisa menjual lagi formasi sekali pakai seperti yang ayah lakukan ketika klan Xiao menjual pil ayah juga yang menyuruh alkemis untuk memberikan pil kualitas lebih rendah" ucap Jian Duanhu.


"Ayah memang benar-benar berpengetahuan!"


Ketika sedang berbincang mereka berdua dikejutkan dengan suara teriakan seseorang dari arah luar.


"Brengsek siapa yang berani macam-macam diklan Jianku malam-malam begini!" ucap Jian Duanhu berang.


"Ayah ayo kita lihat!"


Jian Duanhu menganggukkan kepala dan bangkit berdiri "Kau bangunkan para tetua, ayah akan melihat orang sialan ini" perintahnya dan Tuan muda klan Jian langsung bergerak cepat.


****


Xiao Feng duduk santai di sebuah kursi yang diambil dari pos penjaga dengan menyilangkan kakinya sesekali mulutnya menghembuskan asap putih tipis ke udara.


"Akhirnya datang juga!" ucapnya ketika melihat sosok pria paruh baya muncul dan mengeluarkan aura kuat di ranah Dewa Hitam tahap awal.


"Siapa kau berani berbuat onar di wilayah kediaman klan Jianku?" seru Jian Duanhu menatap Xiao Feng yang sedang duduk dia mengeluarkan auranya untuk memberi peringatan sekaligus menindas Xiao Feng, namun keningnya sedikit berkerut melihat anak muda didepannya masih duduk santai dan tidak terpengaruh bahkan sesekali menjentikkan benda putih dijarinya yang ujungnya membara oleh api dan asap tipis dikeluarkan dari mulutnya.


Xiao Feng tersenyum tipis lalu melemparkan rokoknya ke tanah dan menginjaknya.

__ADS_1


"Aku atas nama klan Xiao hari ini akan menagih utang berikut bunganya" ucap Xiao Feng, Jian Duanhu tersenyum meremehkan.


"Klan Xiao hahaha apa sudah tidak orang hingga mengirimkan bocah sepertimu untuk membuat keributan, bahkan jika si tua Tianjun sendiri yang datang dia tidak akan berani sesumbar seperti itu" ucapnya dengan nada menghina, tepat saat itu tuan muda klan Jian dan lima orang tetua sudah datang.


Lima orang tetua klan Jian rata-rata berada di ranah Dewa Merah tahap akhir dan satu orang di ranah Dewa Hijau tahap awal.


"Ayah,, aku kenal siapa orang itu dia yang membantu Xiao Yu ketika kami bertarung"


"Ohh jadi kau rupanya ya kebetulan sekali ada ular mencari tongkat"


"Langsung saja tidak usah basa basi aku memberi pilihan kepada kalian satu pilih tunduk kepada klan Xiao atau kalian bunuh diri sendiri dan atau pilihan ketiga aku akan membantu kalian bunuh diri" ucap Xiao Feng dengan senyum tipisnya.


"Bocah brengsek besar sekali bicaramu,, patriak ijinkan aku merobek mulutnya!" seru tetua pertama dengan wajah memerah karena marah.


"Bocah ku akui kau berani tapi bicara juga harus melihat kondisi, tetua pertama silahkan tunjukan kepada dia seperti apa klan Jian" ucap Jian Duanhu, tetua pertama langsung melesat ke arah Xiao Feng dengan cepat sambil melepaskan serangan tapak kuat ranah Dewa Hijau tahap awal, ya tetua pertama klan Jian adalah yang tertinggi diantara para tetua dalam hal kultivasi.


"Bocah sombong rasakan serangan tapakku,, Tapak Api Membakar Jiwa!"


"Wuuusshh!"


Sebuah tapak besar dari elemen api merah yang panas langsung muncul dan melesat ke arah Xiao Feng, Xiao Feng dengan santai mengibaskan kipasnya yang dialiri energi Qi elemen es.


"Wusshh!"


Angin dingin disertai butiran es berjatuhan langsung muncul dan membuat udara malam yang sudah dingin kini semakin dingin.


"Booom!"


Ledakan tercipta ketika tapak api bertabrakan dengan angin dingin, tampak tapak api itu masih berusaha menerobos angin dingin Xiao Feng namun itu tidak pernah terjadi.


Angin dingin disertai butiran es Xiao Feng terus merangsek dan lambat laun tapak api tetua pertama berangsur menyusut dan akhirnya padam dengan menimbulkan asap tipis seperti kabut.


"Cesss!"


Tetua pertama terkejut melihat serangannya dengan mudah dipatahkan biarpun itu bukan teknik andalannya namun tetap saja memiliki kekuatan besar apalagi itu teknik tingkat Surgawi rendah.


****bersambung****

__ADS_1


__ADS_2