
Xiao Lei setelah memastikan semua kemudian dia kembali ke penginapan Beifeng dan menjelaskan kepada Mira.
"Mira, kamu fokus lah berlatih selama empat hari ini. Setelah empat hari lagi, kita akan menghadiri pertunjukan drama dari keluarga Meng di alun-alun kota. Dan setelah pertunjukan drama selesai, kita akan pergi kembali ke hutan devil secara diam-diam, aku ingin menemui seseorang. Oiya ini uang 2 juta gunakanlah untuk memperpanjang penginapan selama sepuluh hari lagi, dan sisanya bisa kamu gunakan. Satu lagi, ini identitas baru mu mulai sekarang namamu Yang She dan namaku Yang Lei ingatlah bahwa kau hanya asisten tabib, dan aku adalah tabib sekaligus alkemis. Paham?"
"Paham Kak Lei, lalu bagaimana dengan Kak Lei selama 4 hari ini?"
"4 hari ini, di siang hari aku akan berlatih di penginapan bersamamu, dan saat malam hari aku akan mengunjungi murid ku yang baru saja aku angkat dan melatihnya, sekaligus mencari informasi dan detail keadaan di luar agar aku bisa mengatur strategi dan rencana yang tepat untuk keluar tetapi tanpa di ketahui."
"Baiklah, Kak Lei aku akan membayar perpanjang penginapan dulu."
"Baiklah."
Setelah itu Xiao Lei lanjut berdiskusi dengan Meme.
"Meme, bagaimana keadaan Mo Fan?"
"Aku belum bisa menganalisis seluruhnya, kita coba lihat besok Tuan."
"Baiklah, besok kita harus memecahkan masalah Mo Fan, waktu kita tidak banyak. Aku akan meninggalkan Mo Fan dalam 4 hari."
"Apa yang kau rencanakan hingga terburu-buru. Tapi boleh juga, aku menyukai tantangan ini."
"Aku ingin menemui teman lama."
"Oh, aku paham Tuan. Tuan bagaimana dengan malam ini?"
"Aku akan membuat pil penetral racun untuk orang-orang itu dulu, dan juga membuat pil untuk pelatihan Mo Fan dan Mo Ci kedepannya."
"Baiklah, Tuan. Mulailah meracik pil obat dan berlatih besok pagi."
"Baiklah, tapi Meme bagaimana poinku saat ini?"
"Poin Tuan hanya tersisa 50 poin saja Tuan."
"Ah kalau begitu malam ini aku akan membuat banyak pil obat, 50 poin tukarkan dengan bahan untuk bahan-bahan pil obat aliran meridian." (pil obat aliran meridian adalah pil yang sangat langka dan berharga karena membuat pil ini sangatlah sulit, tetapi Xiao Lei yang mendapatkan resep pil ini dari sistem menjadikan nya sangat mudah di buat bahkan dari bahan-bahan yang sangat murah.)
"Baiklah, silahkan Tuan ada 10 bahan, setiap bahan 100 gram. Poin Tuan langsung di potong dan saat ini poin Tuan habis tanpa sisa."
"Baiklah, aku tahu itu. Aku akan mulai meracik sekarang. Jangan ganggu aku Meme, dan jagalah di sekitar."
"Baiklah Tuan."
__ADS_1
Xiao Lei pun langsung meracik pil obat. Mira yang telah kembali pun tak mengganggu Xiao Lei, Mira pun patuh untuk berlatih lagi dan ketika sudah larut Mira memutuskan untuk tidur. Sedangkan Xiao Lei masih fokus dalam menyuling pil obat aliran meridian itu, hanya saja sampai pagi pun Xiao Lei hanya dapat membuat 50 pil, tapi itu sudahlah sangat hebat karena baru Xiao Lei satu-satunya yang bisa.
Ketika pagi hari tiba
"Meme, tukarkan 20 pil ini dengan poin."
"Baik, Tuan poin telah di tambahkan. Poin Tuan saat ini yaitu 400 poin."
"Baiklah, tukarkan dengan bahan penawar racun masing masing 10 gram saja."
"Baiklah, Tuan. Silahkan, barangnya. Tuan saatnya berlatih."
"Bentar Meme, aku menyelesaikan penyulingan dulu. Meme bantu aku siapkan juga bahan untuk pil obat Mo Fan."
"Baik Tuan. Barang telah siap."
Xiao Lei akhirnya terus melanjutkan menyuling hingga telah mendapatkan pil penawar racun dan beberapa pil untuk Mo Fan. Kemudian Xiao Lei melanjutkan berlatih tanpa istirahat, hanya Meme memberikan Xiao Lei pil stamina.
Malam hari pun tiba, Mira yang masih berlatih sehingga Xiao Lei tak ingin mengganggunya dan pergi tanpa berpamitan. Xiao Lei menuju ke rumah Mo Ci.
"Mo Ci, dimana Mo Fan?"
"Fan, gurumu datang." ucap Mo Ci membuat Mo Fan langsung membukakan pintu dan menyambut Xiao Lei.
"Salam kepada Guru."
"Bagaimana? Apa kau sudah pulih bocah kecil?"
"Sudah Guru, ini semua berkat pil obat dari Guru. Mo Fan mengucapkan terima kasih pada Guru. Tapi guru, Mo Fan belum bisa berlatih."
"Tak usah terburu-buru, jika kau ingin sukses dalam latihan bela diri mu kau harus memperhatikan kondisimu dan jangan terburu-buru."
"Terima kasih atas arahan dari Guru. Lalu Mo Fan harus bagaimana Guru?"
"Biar, ku periksa denyut nadi mu dahulu!"
"Silahkan guru."
"Meme, nadi nya terasa seperti ada suatu gejolakan di darahnya."
"Coba ambil sampel darahnya Tuan."
__ADS_1
"Mo Fan, aku akan mengambil sedikit darah mu."
"Baiklah, Guru."
Xiao Lei pun mengambil darah Mo Fan dan menyerahkannya pada Meme untuk di teliti lebih lanjut oleh sistem. Selama menunggu hasil, Xiao Lei pun mengajar mereka berbincang.
"Mo Ci, Mo Fan, 3 hari lagi aku akan pergi dari sini, lebih tepatnya setelah pertunjukan drama Keluarga Meng."
"Mengapa cepat sekali Tuan?"
"Ya, Guru mengapa terburu-buru? Aku bahkan belum berlatih mengapa kau meninggalkan aku? Apa murid mu ini sangat tidak penting?"
"Bukan begitu, kalian harusnya mengerti aku melakukan ini pasti karena ada suatu alasan yang penting. Untuk Mo Ci teruslah berlatih hingga hebat. Dan untuk Mo Fan akan ku pastikan sebelum pergi kau telah dapat berlatih bela diri dan nantinya aku akan memberikan beberapa teknik bela diri yang cocok untuk mu pelajari selain itu akan ku beri 5 mantra kirim pesan manfaatkan lah sebaik mungkin, dan tiba saat nya kita bertemu nanti, aku sangat berharap kalian menjadi orang hebat yang mendominasi."
"Ya Tuan, Mo Ci mengerti. Mo Ci akan terus berusaha."
"Ya Guru, Mo Fan juga akan terus berusaha."
"Tuan, Mo Fan dia di segel pada darahnya di titik meridian. Ini segel yang sangat unik dan langka bisa di bilang sebenarnya darah Mo Fan memiliki darah kuno yang hebat."
"Lalu, bagaimana cara menyembuhkannya?"
"Mudah, Tuan. Tuan dapat menebus mata langit dan kemudian melakukan teknik akupuntur pada Mo Fan di titik-titik sesuai nyala yang terlihat di mata langit itu dapat menyembuhkannya."
"Berapa poin yang di butuhkan untuk mendapatkan mata langit?"
"1200 poin Tuan, poin Tuan saat ini belum mencukupi."
"Tukarkan 30 pil obat aliran meridian ini dengan poin Meme!"
"Baik Tuan, Poin Tuan menjadi 940 poin saat ini."
"Tunggu, aku akan membuat pil obat aliran meridian lagi."
"Tuan, Tuan, Ada apa Tuan?" ucap Mo Ci karena Xiao Lei melamun.
"Tak apa, Mo Fan aku akan menyuling pil obat sekarang, kamu bantu jaga aku. Dan Mo Ci tolong cari informasi jalur-jalur tersembunyi untuk keluar dari sini.
"Baiklah." ucap mereka menurut.
Xiao Lei pun kembali menyuling pil obat aliran meridian.
__ADS_1