
*****
Sebuah portal berwarna warni tiba-tiba muncul di atas langit dan seberkas cahaya berbentuk tabung menukik keluar dari portal menghujam bumi, jarak 200 meter dari permukaan tanah daya jatuhnya berbuah menjadi perlahan. Akhirnya bagian bawah cahaya menyentuh tanah dan beberapa saat kemudian cahaya itu samar-samar menghilang. Bersamaan dengan menghilangnya cahaya itu kini terlihat sosok pria muda berpakaian hitam berdiri tegak dia tertegun beberapa saat kemudian tersadar. Mata emasnya memandang berkeliling.
"Eh dimana ini dan dimana Bai Hu?" Xiao Feng memandang daerah sekitarnya yang merupakan hutan lebat namun yang berbeda adalah pepohonan disana sangat besar dan aneh, ada jamur raksasa dan bunga raksasa serta beberapa serangga yang biasa kecil kini terlihat oleh Xiao Feng berukuran raksasa.
"Apakah ini dunia Monster?"
[Ding... bukan Tuan ini sepertinya dunia berbeda dari dunia Monster]
"Hmm kalau begitu apa kau tahu dunia apa ini?"
[Ding... sistem belum tahu tapi kalau Tuan bisa bertanya tentang nama dunia kepada mahluk penghuni disini mungkin sistem bisa mendeteksi]
"Hhh baiklah,, dan giok ini sepertinya akses ke dunia ini" Xiao Feng mengeluarkan batu giok tujuh warna lalu menyimpan kembali setelah melihat beberapa saat. Kemudian dia terbang ke arah timur.
Beberapa saat terbang dari arah depan tampak banyak titik hitam mendekat, Xiao Feng melihat menggunakan teknik matanya "Oh segerombolan capung tapi yang jelas bukan monster karena tidak memiliki aura kultivasi namun sangat besar" Capung itu semakin mendekat lalu dengan tiba-tiba menyerang Xiao Feng.
Xiao Feng yang sedikit kaget langsung menghindar, dia mendorongkan telapak tangannya ke arah capung "Teknik Tapak Dewa Naga"
"Wusshh"
Siluet kepala naga berwarna merah keluar dari tangan Xiao Feng, mulut naga terbuka lebar dan langsung melahap gerombolan capung dan langsung habis tidak menyisakan anggota tubuh sekalipun, Xiao Feng berhenti sejenak dan menurunkan tangannya.
"Dunia ini sangat aneh, aku harus segera mencari informasi"
Xiao Feng melanjutkan terbangnya dia bergerak pelan sambil melihat-lihat ke bawah, namun ada yang menarik perhatiannya. Didekat pohon besar ada sosok sedang duduk dengan mata terpejam dan kakinya tampak terbenam di tanah, Xiao Feng lalu mendekat dan ia terkejut karena ukuran tubuh sosok itu. Sosok itu berukuran besar, Xiao Feng memperkirakan kalau tinggi badan dia hanya sebatas lutut sosok itu.
Sosok raksasa itu membuka kedua matanya dan melihat ke arah Xiao Feng, Xiao Feng tergagap kaget dan tidak sadar mundur dua langkah dia merasakan aura sosok itu berada di Raja Perak *5.
"Gila, dunia apa ini bahkan sosok yang seperti gelandangan ini berada di ranah Raja Perak" Xiao Feng bergumam, lalu memperhatikan sosok itu dari atas ke bawah.
"Siapa yang kau sebut gelandangan mahluk kerdil" sosok itu berkata, suaranya besar dan parau matanya menatap tajam Xiao Feng.
"Maaf Tuan aku baru sampai disini dan tersesat" Xiao Feng menangkupkan tangan. Sosok itu yang tidak lain adalah Ao Xuan mengusap dagunya.
__ADS_1
"Sepertinya kau bukan dari Alam ini, mencium aroma tubuhmu kau adalah dari ras manusia murni"
"Benar aku dari Alam Manusia tidak sengaja terpesat kesini, kalau boleh tahu dunia apa ini?"
"Ini adalah Alam Roh yang dihuni oleh ras peri dan siluman" Ao Xuan berucap "Dan tempat ini adalah hutan gunung Shizuan yang berada di kerajaan Angin Timur"
"Dan aku adalah Ao Xuan lalu kau siapa namamu?" Ao Xuan bertanya
"Aku Hei Feng Xi dari Alam Manusia" Xiao Feng mengenalkan diri "Kenapa kau terduduk disini?" ucap Xiao Feng sambil melihat ke arah kaki Ao Xuan yang terpendam. Ao Xuan melihat juga kakinya lalu berucap lirih.
"Aku adalah raja di kerajaan Angin Timur, baiklah tidak ada salahnya aku menceritakan kisahku jika kau sudi mendengarkan"
Mendengar cerita Ao Cuan yang di tuturkannya membuat Xiao Feng terdiam lalu menghela nafas panjang "Apa kau sudah mengira siapa yang berbuat seperti itu kepadamu?"
"Siapa lagi kalau bukan si bajingan Ying Chan, tapi aku yakin dia bekerja sama dengan orang lain, kekuatan dia dua tingkat dibawah ku tidak mungkin bisa mencelakai diriku sampai seperti ini"
"Apa kau tahu siapa yang membantunya?" Xiao Feng kembali bertanya.
"Di Alam ini hanya satu orang yang memiliki kemampuan seperti ini, dia adalah seorang dukun sesat dari klan Gagak Ci Wuya, aku bersumpah akan membunuhnya"
"Kau benar, sudah satu tahun aku terkubur disini dan kakiku tidak bisa digerakkan, hari-hari ku lewati dengan berlatih kultivasi"
"Memangnya kau tidak punya cara melepaskan diri?"
"Aku sudah berkali-kali mencoba, namun tidak berhasil. Caranya hanya satu yaitu Ci Wuya terbunuh atau dia mati sendiri dengan begitu tekniknya akan lepas sendiri. Namun berapa lama dia akan mati sedangkan mahluk disini berusia ratusan bahkan ribuan tahun m, Ci Wuya baru berusia 99 tahun"
"Bagaimana kalau aku mencoba" Xiao Feng berucap. Ao Xua terdiam sebentar lalu tertawa.
"Tubuhmu saja setinggi lutut bagaimana mungkin melepaskan kakiku" Xiao Feng meringis dan memang benar Ao Xuan kekuatannya lebih tinggi darinya saja tidak bisa apalagi Xiao Feng yang satu ranah dibawah.
"Sistem apa kau punya cara?" tanya Xiao Feng dibenaknya.
[Ding... ada satu cara yaitu memotong kedua kakinya lalu Tuan bisa memakai pil Pemulih Otot dan Tulang]
Xiao Feng tersenyum lalu dia dia melihat ke arah Ao Xuan "Aku bisa membantumu namun apa kau bersedia atau tidak?"
__ADS_1
"Selama kau bisa membantuku aku bersedia"
"Namun kau harus memotong kakimu"
Mata Ao Xuan membulat kaget mendengar ucapan Xiao Feng,"Apa kau gila,, kalau cuma memotong dari dulu aku sudah melakukannya"
"Benar sekali tapi tenang saja aku bisa memulihkan dan menumbuhkan kembali kakimu"
"Tapi,, apakah benar"
"Kau mau atau tidak terserah padamu aku hanya menyarankan" ucap Xiao Feng, Ao Xuan dalam hati bimbang antara percaya atau tidak sebab untuk menumbuhkan anggota tubuh yang hilang atau terpotong baru bisa dilakukan jika sudah mencapai ranah Raja Berlian, namun melihat keseriusan di wajah Xiao Feng, Ao Xuan mencobanya.
"Aku akan berjudi denganmu jika benar aku sangat berterima kasih jika tidak aku dengan mudah melenyapkanmu"
Xiao Feng hanya tersenyum wajar Ao Xuan berkata seperti itu, apalagi kepada orang asing dia belum sepenuhnya percaya.
"Baiklah kalau kau sudah siap" Xiao Feng kemudian tanpa lama-lama mengeluarkan pedangnya lalu dengan cepat menebas kedua kaki Ao Xuan.
"Hei,,, tu,, tunggu dulu" teriak Ao Xuan, namun Xiao Feng tidak mendengar dia langsung menebas kakinya sebatas betis.
"Crashh"
"Ahhhh"
Darah menyembur dan Ao Xuan tubuhnya menggigil, Xiao Feng lalu mengeluarkan pil yang telah dibeli dari sistem sebelumnya lalu melemparkan ke Ao Xuan yang langsung di tangkap sekaligus ditelan.
Ao Xuan merasakan aliran hangat dari perut menyebar ke seluruh tubuhnya lalu menjalar ke arah kedua kaki. Dia membelalak kaget ketika secara ajaib kakinya perlahan tumbuh mulai dari tulang, urat, otot, daging, kulitnya benar-benar kembali seperti semula.
"Lu,, luar biasa,, ii,,ini,,," Ao Xuan tidak bisa berkata-kata. Dia lalu melompat berdiri dan menendangkan kakinya ke udara.
"Haha terima kasih sobat kau adalah penolongku, mulai hari ini aku Ao Xuan akan menjadi saudaramu senasib sepenanggungan bersama menghadapi rintangan denganmu" Ao Xuan lalu melukai jari telunjuknya dan darah menetes digoreskan ke tanah.
Xiao Feng heran melihat itu "Sedang apa kau?"
"Ini adalah tradisi Alam Roh untuk mengikat persaudaraan, saudaraku mulai hari ini kau dan aku resmi menjadi saudara"
__ADS_1
***** bersambung