Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 57 Keluar dari Makam Kuno


__ADS_3

*****


Didalam gua Xiao Feng dan masuk ke dunia jiwa.Xiao Feng dan Bai Hu kini sedang berada di gazebo sedangkan Feng Xi tampak berada dikamarnya juga berkultivasi.


"Sistem status"


[Status]


Nama : Xiao Feng


Umur : 17 tahun


Ras : Manusia


Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan


Level : Alam Langit *4


Garis Keturunan : Tubuh Surgawi


Skill :


• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)


• Langkah Bayangan (100%)


• Mata Ruang (100%)


• Teleportasi (100%)


Elemen :


• Es Abadi (100%)


• Api Emas (100%)


• Racun (100%)


• Ruang dan Waktu (100%)


Job :


• Alkemis (Surgawi)


• Tabib (Surgawi)


Point Sistem : 12.070.320


Point Pengalaman : 4.540.120/35.500.000


Point Pemahaman : 40.000


Shop :


Penyimpanan :


• Pedang Dewa Elemen (8)


• Kipas Elemen(7)


• 2 kotak sedang perak,,


• 2 pil Dewa Obat,,


• 1 Telur Binatang Suci Phoenix Api


Setelah melihat tampilan data dirinya,,Dia mengeluarkan telur phoenix itu.Kemudian dia mengamati telur merah sebesar kepalan tangan.Karena sudah pernah menetaskan Bai Hu,Xiao Feng lalu menggigit telunjuknya dan meneteskan darahnya ke telur itu tiga tetes. Tak lama kemudian telur itu bersinar dan mulai retak,sepasang kaki mulai keluar menendang keluar telur dan telur itu menetas.Tampaklah seekor anak burung berbulu merah keluar dari cangkang,anak burung itu melihat Xiao Feng sebentar dan memakan cangkang telur sampai habis.

__ADS_1


Xiao Feng yang melihatnya tetap saja mengerutkan kening.


"Apakah semua hewan suci suka memakan cangkangnya begitu menetas" gumam Xiao Feng.


"Itu wajar tuan,,karena cangkang telur mengandung esensi kehidupan dan qi yang besar,,makanya cangkang telur itu keras" kata Bai Hu menjelaskan.


"Ohh pantas saja kau dulu begitu"


"Benar Tuan,,"


"Kiiaakk...kiiaakk"


Burung Phoenix itu terbang dan hinggap di bahu Xiao Feng mengeluskan kepala ke leher Xiao Feng.


"sistem analisa"


Nama : -


Ras : Binatang Suci Phoenix


Umur : -


Gelar : Dewa Mata Angin Selatan


Level : Raja Perunggu *5


Elemen : Api


Skill :


• Semburan Api Phoenix


• Hujan Bulu Phoenix Api


• Bola Api Membakar Langit


Setelah melihat kekuatan phoenix itu lagi-lagi Xiao Feng hanya menghela nafas,,


"Seperti yang diharapkan dari hewan suci"


"Baiklah,,burung kecil kau sangat cantik,apa kau sudah punya nama?"


"Kiiakk belum Tuan,,hamba akan menerima apa saja pemberian Tuan"


Xiao Feng yang tidak kaget karena baru menetas sudah bisa bicara,wajar saja tingkat kultivasinya sama dengan Bai Hu,,mungkin karena di gua sebelumnya ketika menjadi telur banyak sumber daya di dekatnya jadi mempengaruhi terhadap telur.Berbeda dengan Bai Hu yang mungkin berada dipelelangan lama dan hanya disimpan begiu saja.


"Hmm baiklah bagaimana kalau kau kuberi nama Zhu Que,apa kau suka?"


"Kiaakk..kiaakk hamba menyukainya Tuan" kata Phoenix itu kemudian terbang rendah berputar-putar.


"Dan ini kakan pertamamu kalian harus akur"


Xiao Feng mengenalkan Bai Hu pada Zhu Que,sebenarnya tidak perlu dikenalkan Bai Hu dan Zhu Que sudah saling mengenal sebagai hewan suci tentu mereka tahu dan saling mengenal.


"Kiaak,,hamba sudah tahu Tuan,,kami sebagai hewan suci mengenal satu sama lain"


"Hoo,,baguslah kalau begitu"


Xiao Feng mengeluarkan beberapa sumber daya yang dia ambil dari gua tempat Phoenix itu berada sebelumnya.Semua sumber daya itu berkarakteristik elemen api.


Xiao Feng melanjutkan kultivasinya,sementara Bai Hu dan Zhu Que pergi bermain-main.


****"


Setelah 7 bulan berkultivasi di dunia jiwa Xiao Feng meningkat lagi satu tingkat ke Alam Langit *5 dan Feng Xi ke Alam Langit *3,keduanya kini sedang menunggu terbukanya gerbang di tempat awal Xiao Feng.Tidak lama kemudian sebuah gerbang kecil muncul,Feng Xi yang kemudian di masukkan ke dunia jiwa dan Xiao Feng kemudian masuk ke dalam gerbang itu.


*****

__ADS_1


"Wusshh"


Xiao Feng kini mendarat di hutan belantara lebat,dia kebingungan kenapa berada di tempat ini.Setelah bertanya pada sistem akhirnya dia faham,tidak semua yang keluar dari situs makam kuno kembali ke tempat pertama kali masuk.Mereka di kembalikan secara acak dan hanya beberapa yang kembali ke tempat awal.


Feng Xi yang sudah keluar memandang sekeliling dan bertanya heran.


"Heii rubah hitam kenapa kita disini?"


"Aku juga tidak tahu kenapa kita bisa disini,mungkin kita dikembalikan secara acak"


"Ayo kita cari jalan keluar"


Mereka pun terbang dari hutan menuju ke arah timur.


"Sistem apa kau tahu,,arah kota terdekat?"


[Ding...230 km arah timur ada kota Tuan]


Setelah mendengar itu,Xiao Feng dan Feng Xi terbang menuju kota itu.Setelah terbang selama satu jam lebih Xiao Feng mulai melihat ada bangunan-bangunan yang bertebaran di kelilingi tembok tinggi melingkar. Xiao Feng dan Feng Xi kemudian turun 200 meter sebelum gerbang,mereka tidak ingin kelihatan mencolok dengan terbang.


"Kenapa kita tidak terbang rubah hitam?"


"Yah,,biar tidak kelihatan mencolok saja Xixi"


Kemudian tak lama keluar Bai Hu dan Zhu Que,yang hinggap di kiri kanan bahu Xiao Feng.


"Tuan,,kucing itu menindasku" kata Zhu Que tiba-tiba mengadu.


"Kau yang duluan membakar ekorku burung jelek"


"Karena kau selalu mengambil makanan yang diberikan Tuan,Tuan berikan keadilan untukku"


"Tuang jangan tertipu rayuannya,dia memang pengadu" kata Bai Hu


"Kau yang pengadu kucing bau"


"Kau.."


"Kau.."


Xiao Feng yang melihat itu merasa pusing dengan perdebatan mereka.Langsung memegang tengkuk Bai Hu dan Zhu Que.


"Kalian,,membuatku pusing saja" kata Xiao Feng gemas.


Feng Xi yang juga melihat Zhu Que yang berbulu merah orange dan terlihat cantik,langsung mengambil Zhu Que dari Xiao Feng dan mengelusnya.


"Waah,,kau sangat cantik siapa namamu?"


"Zhu Que nona,,"


"Zhu Que artinya burung phoenix merah yang cantik,,tapi kenapa penglihatanmu buruk?"


"Maksud Nona?" tanya Zhu Que heran,bahkan Xiao Feng dan Bai Hu mengerutkan kening.


"Burung phoenix itu selalu terbang tinggi dan hinggap di pohon willow terbaik,,kenapa kau malah mencari rubah hitam yang licik" kata Feng Xi melihat Xiao Feng sambil tertawa.


"Hahaha"


Bai Hu dan Zhu Que sontak tertawa.Xiao Feng hanya melihat mereka kesal.


"Sudahlah ayo kita masuk,aku ingin tahu dimana kita berada"


Xiao Feng kemudian berjalan,Bai Hu langsung melompat ke pundak Xiao Feng.Zhu Que yang terbang mau hinggap ditangkap Feng Xi.


"Kau ikut denganku"


Feng Xi dan Zhu Que kemudian berjalan menyusul Xiao Feng,,mereka kemudian sampai di gerbang kota.

__ADS_1


**** bersambung


__ADS_2