
****
Kini hanya tersisa Xiao Feng, Lin Mei Ling, Yue Han, Pangeran Zhu Lian, Gu Jong dan pengawal pribadi Zhu Lian yang belum meninggalkan alun-alun kota.
"Feng apa nanti kita akan bertemu lagi?" Ucap Lin Mei Ling sambil memegang tangan Xiao Feng dengan sorot mata berkabut memandang Xiao Feng, pria muda itu tersenyum.
"Tentu selama langit terkembang, sungai masih bermuara ke laut dan matahari masih bersinar kita akan bertemu lagi, mungkin aku juga dilain waktu akan mampir ke sektemu ucap Xiao Feng, Lin Mei Ling tersenyum manis hingga membuat semua pria disana kecuali Xiao Feng terpana.
"Aku harap kita bisa bertemu lagi dan aku tunggu kedatangan mu!" Ucap Lin Mei Ling "Baiklah Feng, aku pamit dulu ke pulang!" Lanjutnya.
"Yue Han bukankah kau ingin ikut bersama Mei Ling" ucap Xiao Feng sambil melirik gadis cantik itu.
"Itu,, emm,, tidak tahu kakak Mei saja!" Ucap Yue Han.
"Ikut aja Yue nanti aku akan bicara sama tetua disana" ucap Lin Mei Ling dan Yue Han hanya menganggukkan kepalanya saja. Zhu Lian pun maju selangkah dan berbicara kepada Xiao Feng.
"Tuan muda Feng Xi aku sekali lagi mengucapkan terimakasih atas pertolonganmu, lain kali mampir lah ke kerajaan aku akan selalu menyambutmu" ucap Zhu Lian, Xiao Feng menganggukkan kepala dan memberi hormat. Zhu Lian sedikit terkejut dengan cara penghormatan Xiao Feng yang mana itu adalah cara penghormatan ala kerajaan dan tidak semua orang tahu kecuali kalau anggota sebuah kerajaan. Namun Zhu Lian tidak bertanya dia hanya tersenyum tipis.
"Hei Feng Xi ini tidak sederhana, dia terlalu misterius beruntung aku memiliki hubungan baik dengannya" gumam Zhu Lian dalam hatinya.
Akhirnya satu persatu orang meninggalkan alun-alun, Zhu Lian bersama pengawalnya, Lin Mei Ling dan Yue Han bersama Gu Jong. Xiao Feng pun segera meninggalkan tempat itu setelah kepergian semua orang, dia menuju penginapannya untuk bersantai sejenak.
****
Xiao Feng sudah sampai dipenginapan nya dan langsung memasuki kamarnya dan membuka dunia jiwa.
"Tuan!" Sapa Bai Hu dan Qing Long yang sedang duduk di kursi taman ketika melihat Xiao Feng muncul, Xiao Feng menganggukkan kepalanya membalas sapaan kedua bawahannya lalu duduk di kursi.
"Apakah sudah selesai kompetisinya tuan?" Tanya Bai Hu seraya menuangkan teh hangat.
"Sudah dan aku baru saja meninggalkan alun-alun kota" jawab Xiao Feng.
"Lalu apa rencana kita selanjutnya?" Tanyanya lagi, Xiao Feng menyesap dulu tehnya dan tampak memikirkan sesuatu.
"Hmm entahlah yang jelas kita akan bertualang dulu di alam dewa dan aku ada sedikit urusan dengan sekte Golok Kuning" ucap Xiao Feng, sejak keluar dari situs makam kuno dia memang memperhatikan ada seorang pria tua dengan gerak gerik mencurigakan dan selalu memperhatikannya, Xiao Feng melihat pria tua itu ada sedikit kemiripan dengan Han Di dari sekte Golok Kuning yang dia bunuh tempo hari di situs warisan. Jadi besar kemungkinan pria tua itu ayahnya atau keluarganya, namun pria tua itu belum bergerak dan hanya mengamati dari jauh sampai dia memasuki penginapan ini.
"Apakah kita akan berpesta lagi?"
"Ck kau ini,, selalu saja dalam fikiranmu bertarung" ujar Xiao Feng sambil menggelengkan kepalanya pelan dan Bai Hu hanya meringis mendengarnya.
"Ya mau bagaimana lagi tuan, aku sudah pegal ototku jadi perlu berolahraga sejenak, hehehe"
"Aku mau ke dalam dulu" ucap Xiao Feng lalu bangkit berdiri dan berjalan menuju istananya, dia tidak langsung menuju kamar tapi dia berjalan ke arah kanan. Tak lama kemudian Ciao Feng sampai didepan ruangan tidak terlalu besar, dia membuka pintunya dan langsung masuk.
Didalam ruangan tidak terlalu besar itu berjejer beberapa rak di kiri dan kanan ruangan, terlihat di bagian kiri ada sekitar lima rak besar diisi dengan buku-buku teknik dan di kanan diisi banyak jenis senjata, sedangkan dibagian tengah terlihat banyak peti berisi koin emas, inti kristal dan disalahsatu bagian lain ada banyak peti berisi sumberdaya herbal banyak sekali. Ternyata ruangan itu merupakan gudang penyimpanan harta, Xiao Feng kemudian mengeluarkan sumberdaya, senjata dan kitab teknik yang dia dapatkan di situs warisan lalu menyusunnya di rak-rak tersebut. Untuk batu roh dia tetap menyimpannya di dalam cincin penyimpanan.
"Hmm aku memang pria yang dipenuhi keberuntungan!" Gumam Xiao Feng sambil tersenyum, dia mengamati isi ruangan yang semakin bertambah apalagi senjatanya berada di tingkatan 6-9. Setelah selesai Xiao Feng meninggalkan ruangan gudang penyimpanan dan menuju kamarnya.
Xiao Feng melemparkan tubuhnya ke ranjang empuk miliknya dia memejamkan sejenak matanya lalu duduk.
"Sistem status"
[Ding]
[Status]
Nama : Xiao Feng
Umur : 24 tahun
__ADS_1
Ras : Manusia
Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius
Level : Alam Raja Kristal *5
Garis Keturunan : Tubuh Surgawi
Skill :
• Teknik Pelahap Bintang
• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)
• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)
• Teknik Petir Mengguncang Langit (100%)
• Teknik Pelahap Kegelapan (100%)
• Teknik Pedang Yin Yang (100%)
• Teknik Bintang Angin (100%)
• Langkah Bayangan (100%)
• Mata Ruang (100%)
• Teleportasi (100%)
• Mata Ilusi (100%)
Elemen :
• Api Emas (100%)
• Racun (100%)
• Ruang dan Waktu (100%)
• Petir Hitam (100%)
• Kegelapan (100%)
• Cahaya (100%)
• Angin (100%)
Job :
• Alkemis (Surgawi)
• Tabib (Surgawi)
• Array (Surgawi)
Point Sistem : 3.940.820.320
Point Pengalaman : 112.793.000 (16%)
__ADS_1
Point Pemahaman : 10.000
Shop :
Penyimpanan :
• Pedang Dewa Elemen (8)
• Kipas Elemen (8)
• 1 kotak sedang perak
"Sistem buka kotak!" Perintah Xiao Feng ketika melihat ada kotak perak di tabel penyimpanannya.
[Ding,, membuka kotak perak]
[Ding,, selamat tuan mendapatkan voucher kenaikan satu ranah dilevel apapun]
Xiao Feng kaget mendengarnya dia mengucek kedua matanya untuk memastikan kalau itu benar.
"Apa,, kenaikan satu ranah apa satu tingkat sistem!?" Seru Xiao Feng
[Ding,, satu ranah tuan]
"Be,,, berarti ak,, aku langsung bisa naik ke ranah Raja Sejati?" Ucap Xiao Feng.
[Ding,, benar tuan]
Xiao Feng melompat kegirangan dan tertawa kencang diatas kasurnya lalu berbaring.
"Haha ini keberuntunganku yang paling besar" ucap Xiao Feng dengan senang, dia tahu kalau menaikkan tingkat semakin tinggi akan semakin banyak poin yang dibutuhkan tapi mendengar dia mendapatkan jackpot naik satu ranah tentu dia sangat senang.
"Baiklah sistem gunakan voucher itu!" Ucap Xiao Feng.
[Ding,, mengaktifkan voucher]
Xiao Feng melihat voucher itu terbakar dan dia mulai merasakan aura Qi bergerak dalam tubuhnya, Xiao Feng tanpa fikir panjang langsung berteleportasi ke ruang kultivasi dan mengambil sikap lotus. Ternyata tidak membutuhkan waktu lama, sekitar setengah jam terdengar bunyi ledakan teredam dalam tubuhnya.
"Boom!"
"Boom!"
"Boom!"
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Kristal *6 mendapatkan 25 juta PS dan 30 juta PP]
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Kristal *7 mendapatkan 26 juta PS dan 31 juta PP]
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Kristal *8 mendapatkan 27 juta PS dan 32 juta PP]
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Kristal *9 mendapatkan 28 juta PS dan 33 juta PP]
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Sejati *1 mendapatkan 35 juta PS dan 40 juta PP]
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Sejati *2 mendapatkan 40 juta PS dan 50 juta PP]
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Sejati *3 mendapatkan 50 juta PS dan 60 juta PP]
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Sejati *4 mendapatkan 60 juta PS dan 70 juta PP]
__ADS_1
[Ding,, selamat tuan naik tingkat ke level Raja Sejati *5 mendapatkan 60 juta PS dan 80 juta PP]
*** bersambung ***