Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 402 Leluhur Klan Xiao


__ADS_3

****


"Terimakasih patriak padahal tidak usah repot"


"Hmm,, tidak apa-apa boleh tahu ada hal yang bisa kubantu kudengar dari Xiao Yu tuan muda ingin mengunjungiku" ucap patriak Xiao yang diketahui bernama Xiao Tianjun, melihat Xiao Feng dan Yuan Li, Xiao Tianjun tidak berani bersikap gegabah karena Yuan Li saja dia tahu berada di tingkat Dewa Merah sedangkan Xiao Feng tidak bisa terlihat kekuatannya membuat Xiao Tianjun menarik kesimpulan kalau Xiao Feng berasal dari kekuatan besar.


"Namaku Hei Feng Xi, tidak ada hal penting aku hanya kebetulan lewat dan mendengar kehebatan klan Xiao" ucap Xiao Feng sambil tersenyum.


"Hmm Hei Feng Xi seperti tidak asing seperti orang yang menimbulkan sensasi dipinggiran alam dewa dan kerajaan Zhu apa kau orangnya?" ucap Xiao Tianjun.


"Hahaha patriak terlalu melebih-lebihkan anak muda ini dan patriak sangat berpengetahuan " Xiao Feng tertawa kecil.


"Hohoho tidak kusangka kalau klan Xiao kedatangan tokoh muda hebat, wajar saja karena kami memiliki kabar dari seluruh alam dewa kecuali bagian inti" ucap Xiao Tianjun.


"Sebenarnya ada hal yang ingin kubicarakan serius patriak, menurut Xiao Yu, keluarga Xiao baru berdiri dua ratusan tahun tentu masih muda untuk ukuran keluarga besar tetapi sudah memiliki reputasi apakah klan Xiao ini berasal dari sini atau dari daerah lain?" ucap Xiao Feng, Xiao Tianjun menajamkan matanya menatap Xiao Feng. Dia sedikit waspada kenapa anak muda didepannya menanyakan hal ini, aura ranah Dewa Ungu tahap akhir merembes dari tubuh lelaki tua ini membuat Yuan Li yang berdiri dibelakang Xiao Feng merasa sesak.


"Katakan apa yang kau rencanakan, jika tidak aku tidak segan-segan jika berlaku sopan!" ucap Xiao Tianjun dengan berat, Xiao Feng menanggapi dengan senyum santai lalu mengibaskan pelan kipas ditangannya dan tekanan yang menekan Yuan Li langsung lenyap. Xiao Tianjun terkejut melihat itu, bagi kultivator biasa menghilangkan tekanan sangat sulit jika berada di bawahnya namun dengan enteng Xiao Feng menghilangkannya, besar kemungkinan kultivasi lebih tinggi itu yang difikirkan Xiao Tianjun.


Xiao Feng dengan santai kembali berkata "Aku hanya ingin informasi saja tidak ada maksud lain"


Merasa pihak lain memang tidak memiliki maksud tersembunyi itu terlihat dari sorot matanya Xiao Tianjun mulai menceritakan sedikit dirinya tetapi tidak semua karena dia tidak langsung percaya begitu saja.


"Baiklah anak muda, memang klan Xiao baru di alam dewa sebenarnya aku bukan berasal dari alam dewa tetapi dari alam lain aku ke alam dewa karena tekanan primordial dan membuatku sampai disini sekitar 200 tahun lalu dan mendirikan klan Xiao" ucap Xiao Tianjun. Xiao Feng menganggukkan kepalanya, dia merasa kalau pria tua didepannya pernah melihat tapi entah dimana.


"Apakah patriak dari alam manusia?" ucap Xiao Feng, Xiao Tianjun sedikit terperanjat namun dengan cepat menutupinya tetapi Dimata Xiao Feng tetap saja perubahan ekspresi itu terlihat walaupun kecil.


"Alam manusia aku baru mendengarnya"


"Patriak tidak usah berbohong jujur saja karena aku juga berasal dari alam manusia"


Kali ini mau tidak mau Xiao Tianjun terkejut lalu menatap lekat Xiao Feng "Kalian dari alam manusia? Berarti kalian baru memasuki alam dewa?"

__ADS_1


"Benar patriak aku juga tahu kalau patriak dari alam manusia sebab aku tahu ada klan Xiao juga di alam manusia" ucap Xiao Feng.


Setelah menghela nafasnya sejenak akhirnya Xiao Tianjun menganggukkan kepala "Benar aku dari alam manusia dan merupakan leluhur dari klan Xiao yang menguasai sebuah kerajaan bernama Youngzhou, ketika aku naik ke alam dewa kekuasaan di lanjutkan anakku dan mungkin sekarang di tangan cucuku Dong'er karena anakku telah meninggal" ucapnya sambil menerawang ke atas.


"Brukk!"


"Kau kenapa?"


Xiao Tianjun terkejut melihat Xiao Feng berdiri dan tiba-tiba berlutut diikuti Yuan Li.


"Salam hormat leluhur, semoga leluhur panjang umur maafkan Junior ini sudah tidak sopan" ucap Xiao Feng menangkupkan kedua tangan.


"Berdirilah maksudnya apa aku tidak mengerti" ucap Xiao Tianjun, Xiao Feng bangkit dan kembali duduk lalu mengeluarkan lencana yang hanya dimiliki oleh keturunan raja Youngzhou dari permaisuri sah. Melihat token atau lencana kedua mata Xiao Tianjun membulat seketika, dengan tangan gemetar dia mengambil token dan memeriksanya seksama di tambah Xiao Feng mengeluarkan aura darah klan Xiao membuat Xiao Tianjun lebih terkejut.


Tak lama senyum menyeruak di wajah tuanya lalu menatap Xiao Feng "Kau benar-benar keturunan Xiao, kau anak dari Dong'er,, haha tidak terasa bocah bau nakal itu sudah memiliki anak" ucapnya lalu berdiri dan menepuk pundak Xiao Feng.


"Leluhur maaf sebelumnya kalau Junior ini tidak sopan" ucap Xiao Feng sambil tersenyum.


"Hohoho sepertinya ajaran klan Xiao tentang etika masih melekat, tidak masalah aku hanya sangat bahagia ada keturunanku bisa naik ke alam dewa,, lalu siapa namamu sebenarnya?" ucap Xiao Tianjun setelah duduk kembali.


"Lalu apakah ayahmu Xiao Dong masih menjabat sebagai raja Youngzhou coba kau ceritakan aku sudah lama tidak mendapat kabar semenjak aku menginjakkan kaki di alam dewa" ucap Xiao Tianjun.


"Ayah sudah lama turun tahta leluhur dan saat ini tampuk kekuasaan di pegang oleh kakak pertama Xiao Chen" ucap Xiao Feng lalu dia mulai bercerita garis besar tentang di alam manusia hingga sampai ke alam dewa, mendengar cerita itu Xiao Tianjun sangat bangga.


"Hahaha kau memang pantas sebagai keturunan klan Xiao masih berusia 20 an sudah memiliki prestasi sebesar itu, kutebak kekuatanmu pasti sudah berada di ranah Raja Dewa"


Xiao Feng tersenyum lalu sedikit membocorkan aura kultivasinya di ranah Dewa Emas tahap awal, tidak menunjukan kultivasi aslinya yang berada di ranah Dewa Giok tahap awal tetapi tetap saja membuat Xiao Tianjun tidak bisa berkata-kata sebab kekuatan Xiao Feng lebih tinggi darinya.


"Anak baik, anak baik pantas pengawalmu sendiri berada di ranah Dewa Merah dan kau bisa dengan santai menghilangkan auraku tadi" Xiao Tianjun sangat bahagia terlihat senyumnya yang terus menerus diperlihatkan.


Xiao Feng dan Xiao Tianjun terus berbincang ringan apalagi Xiao Tianjun begitu antusias mendengar cerita Xiao Feng dia merasa lebih muda puluhan tahun ketika mendengar kehebatan keturunannya yang berhasil menyatukan kekaisaran di alam manusia, Yuan Li sendiri juga kagum bisa melihat secara langsung leluhur dari klan Xiao karena selama ini dia hanya tahu dari buku sejarah kerajaan.

__ADS_1


"Aku sangat senang sekali Feng'er kau sebagai keturunan klan Xiao tidak pernah mengecewakan harapan leluhur yang sejak dulu tidak bisa dicapai bahkan melampaui ku"


"Leluhur tidak perlu bersikap seperti itu, ini semua berkat ayah dan ibu yang mencintaiku,, oh iya leluhur aku masih buta tentang alam dewa dan aku ingin bertanya tentang lapisan luar alam dewa karena aku memiliki teman disini" ucap Xiao Feng.


"Hmm siapa temanmu"


"Seseorang dari keluarga Lin"


"Keluarga Lin ya? Kutebak pasti temanmu wanita?" ucap Xiao Tianjun, Xiao Feng hanya menganggukkan kepala.


"Hahaha keluarga Lin memang terkenal dengan parasnya yang tampan dan cantik,, kau pasti tertarik dengan salahsatu anggota wanita keluarga Lin kah?"


"Hehe tidak leluhur temanku memiliki masalah, aku hanya ingin membantunya saja, dia adalah anak Lin Feng"


"Lin Feng? Patriak keluarga Lin saat ini? Menurut informasi dia tidak memiliki anak dan kabarnya belum menikah"


"Itu tidak benar, Lin Feng dan aku bertemu di alam roh dia memiliki istri dan putri dan belum lama ini dia kembali ke alam dewa"


"Hmm baiklah kalau begitu,," lalu Xiao Tianjun menceritakan sedikit yang dia tahu mengenai keluarga-keluarga yang menghuni kota-kota di lapisan luar alam dewa. Xiao Feng menyimak saja sambil sesekali menghisap rokoknya.


"Apa leluhur mau mencoba?" tawar Xiao Feng


"Apa itu?"


"Di alam manusia disebut rokok sebenarnya tidak ada khasiat hanya sebagai cemilan saja, cukup dihisap lalu hembuskan kembali"


Karena penasaran Xiao Tianjun mencoba mengisap, dia terbatuk begitu menghisapnya sementara Xiao Feng tertawa ringan.


"Huh ini isinya racun semua dan rasanya tidak enak"


"Wajar leluhur aku juga pertama kali mencoba rasanya seperti itu"

__ADS_1


Akhirnya setelah beberapa kali mencoba mereka berdua asyik bercerita dengan ditemani arak dan sekotak rokok Xiao Feng sementara Yuan Li sebagai pengawal pribadi tetap berdiri dibelakang Xiao Feng.


**** bersambung ****


__ADS_2