
Di halaman keluarga Xiao, ayah Xiao Lei mengajak anaknya untuk duduk di taman kediaman keluarga Xiao.
"Ayah, apa yang ingin ayah bicarakan? Xiao Lei akan mendengarkan." ucap Xiao Lei dengan hormat
"Bagaimanapun juga ayah tak bisa untuk membuatmu tetap di sini, dan ini saat nya kau belajar tentang hidup yang sebenarnya di luar sana. Ayah berharap kau akan lebih baik dan lebih kuat. Walaupun meridianmu hancur tapi kamu masih bisa untuk berlatih alkemis di luar sana. Jangan sampai mengecewakan ayah." ucap ayah Xiao Lei dengan tatapan yang serius.
"Baik ayah, Lei tak akan mengecewakan ayah. Lei juga akan belajar alkemis dan mencari cara agar meridian Lei bisa di sembuhkan dan mulai berlatih hingga puncaknya." ungkap Xiao Lei penuh semangat.
"Sudah waktunya peninggalan ibu mu ku berikan padamu, lihatlah di dalam kantong penyimpanan kecil itu." ucap ayah Xiao Lei.
__ADS_1
"Aku adalah tuan kantong penyimpanan ini?" tanya Xiao Lei sambil menerima kantong tersebut.
"Ya, itu telah menjadi kantongmu sejak kamu lahir. Ibumu meninggalkan kantong itu kepadamu, dulu ibumu selalu berkata kantong itu akan sangat berguna untukmu." jelas Xiao Le.
"Ibu? Kenapa ibu meninggalkan kita? Jika ibu begitu peduli tentangku, kenapa ia tak di sini menemani aku." ucap Xiao Lei yang bersedih.
"Ya ayah, aku akan berjuang dan berusaha keras!" ucap Xiao Lei penuh semangat dan percaya diri.
"Ayah, Lei akan ke kamar dan pergi besok pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit. Lei pamit." ucap Xiao Lei sembari meninggalkan ayahnya.
__ADS_1
Xiao Lei berjalan dengan tegak ke kamarnya walaupun banyak orang bahkan para pelayan yang menghinanya. Tetapi, Xiao Lei justru semakin terbuka dan dewasa, dia tidak merasa kesal sedikitpun. Sesampainya di kamar Xiao Lei langsung menutup pintu dan jendela rapat-rapat. Kemudian dia pun membuka kantong penyimpanan peninggalan ibunya itu. Didalamnya ada sebuah peta yang menggunakan banyak sekali isyarat untuk memecahkan rahasia peta itu. Ada juga sepotong giok yang tidak terlihat asing baginya. Selain itu juga ada sebuah lencana keagungan dari penguasa kawasan tengah yaitu sekte angkasa.
Dengan adanya barang-barang itu Xiao Lei semakin bersemangat dan semalaman dia terus mencari maksut dari peta dan potongan giok itu. Giok itu terlihat tidak asing karena ternyata giok itu berkaitan dengan giok yang Lei beli pada kios waktu itu. Walaupun belum jelas kegunaannya seenggaknya Xiao Lei sudah mengerti apa yang membuatnya tak terlihat asing. Dan untuk peta sebenarnya dia menuju ke hutan divil bagian paling dalam di suatu tempat yang tersembunyi ada sebuah harta berharga peninggalan Kaisar Dewa, konon katanya Kaisar Dewa ini adalah pimpinan para dewa bahkan dapat meratakan dunia yang terdiri dari lima kawasan dengan mudah. Semua ini berarti ibunya sudah tau sedari awal jika akan terjadi seperti ini dan menyiapkan segalanya untuk Xiao Lei.
Menjelang pagi, Xiao Lei yang baru saja memahami semuanya langsung bergegas pergi ke hutan divil. Sayangnya berita tentang Xiao Lei yang pergi pun tersebar sebelum bisa pergi, sehingga Xiao Lei pergi dengan banyak musuh yang mengejarnya.
Bagaimana terusannya???
Xiao Lei akan tertangkap atau tidak ya....
__ADS_1