Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 423 Membunuh Patriak Ming dan Tetua Sekte


__ADS_3

****


Xiao Feng perlahan berdiri dan mengeluarkan Pedang Elemen sekaligus Pedang Kegelapan dan membenturkan kedua pedang itu. Yuan Li tahu kalau Xiao Feng sudah mengeluarkan Pedang Kegelapannya berarti dia akan membunuh sekaligus melenyapkan orang itu hingga tidak bisa bereinkarnasi lagi karena baik energi maupun jiwanya pasti akan dihisap oleh Pedang Kegelapan.


"Srakkk!"


"Klankkk!"


Bunyi rantai terdengar kedua mata Xiao Feng berubah menjadi emas dan aura kuat menyebar, patria Ming dan tetua sekte Serigala Hitam terkejut menyaksikan perubahan itu, mereka merasakan ketakutan ketika tatapan tajam Xiao Feng seolah menembus jiwanya.


"Klan Ming!"


"Sekte Serigala Hitam!"


"Kalian harus musnah!"


Tiga kalimat dari mulut Xiao Feng menggelegar dan membuat semua orang merinding, patriak Ming dan tetua sekte Serigala Hitam memasang wajah waspada ketika melihat Xiao Feng melesat sangat cepat dengan tangan kanannya menusukkan pedang elemen sementara tangan kiri menyeret Pedang Kegelapan hingga meninggalkan bekas di atas tanah.


"Cih anak muda sembrono bisa apa didepanku, aku Yang Tian akan membunuhmu" ucap tetua Sekte Serigala Hitam pongah dia segera mengeluarkan sebuah tombak panjang, Xiao Feng memang menargetkan tetua Sekte Serigala Hitam terlebih dahulu.


"Matilah sialan!"


Xiao Feng tidak menahan diri dia langsung menebaskan Pedang Elemennya, Yang Tian mengangkat tangannya yang memegang tombak.


"Trankkk!"


Benturan tombak dan pedang menimbulkan percikan api, tombak itu langsung retak dan tangan Yang Tian perih disertai panas dia menatap tombaknya yang retak. Xiao Feng kembali menebaskan pedangnya sambil dialiri elemen cahaya, titik putih digagang pedang bersinar dan sebuah cahaya mendatar muncul.


Yang Tian tidak berani gegabah dia mengalirkan elemen kegelapan ke dalam tombak dan langsung menusukkannya ke depan.


"Nguuung!"


"Blaarr!"


Tombak mengeluarkan suara dengungan seperti ratusan lebah menghantam cahaya memanjang yang dikeluarkan Xiao Feng. Terlihat diudara kedua elemen berlawanan itu saling mendorong, secara perlahan elemen kegelapan Yang Tian terdorong dan akhirnya pecah hingga menimbulkan ledakan keras.

__ADS_1


Yang Tian mundur sejauh sepuluh meter dia merasakan sakit di tangan kanannya yang memegang tombak, dia segera bersiap ketika Xiao Feng kembali melesat ke arahnya.


Xiao Feng bergerak cepat dengan memainkan kedua buah pedangnya. Menebas, menusuk, menyabet, memotong. Yang Tian memutar tombaknya sedemikian rupa untuk menghalau serangan teknik pedang Xiao Feng yang seperti hujan deras.


"Brengsekk"


Yang Tian memaki kesal tidak bisa keluar dari serangan Xiao Feng dia berusaha mati-matian bertahan. Yang Tian dengan putus asa mengeluarkan semua kekuatannya di ranah Dewa Emas tahap awal.


Auranya perlahan naik tetapi Xiao Feng tidak memberikan kesempatan dia dengan sangat cepat langsung mengirimkan tebasan ke arah leher dengan Pedang Elemennya.


"Wusshh!"


Biarpun terlambat bereaksi Yang Tian masih mampu menghindari dengan memundurkan kepalanya ke belakang dan lehernya tergores ujung pedang, dia bergerak mundur sejauh sepuluh meter namun serangan susulan Xiao Feng dengan Pedang Kegelapannya tidak bisa dihindari.


Xiao Feng melemparkan Pedang Kegelapannya dan dengan tepat menusuk dada Yang Tian.


"Srakkk!"


"Uhukkk!"


Ketika sudah berada dihadapan Xiao Feng pandangannya langsung kosong ketika menatap kedua mata emas Xiao Feng. Tentu saja Xiao Feng langsung menetapkan teknik mata ilusinya untuk membaca ingatan Yang Tian.


"Matilah sialan!"


Xiao Feng berteriak marah lalu menebas lehernya dengan Pedang Elemen, sebuah kepala melayang tinggi diudara dan jatuh ke bawah tak hanya sampai disitu Xiao Feng ketika kepala Yang Tian yang hampir menyentuh tanah Xiao Feng membuat gerakan sangat cepat hingga akhirnya kepala Yang Tian berjatuhan menjadi serpihan kecil daging disertai cipratan darah dan bau amis.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Dewa Emas tahap awal mendapatkan 100 juta PS dan 10 milyar PP]


Semua orang yang melihat kekejaman itu merasa mual, Patriak Ming dan Ming Qinrou sampai tidak bisa berkata-kata karena tetua sekte Serigala Hitam yang terkenal kuat bisa dengan mudah dibunuh oleh anak muda. Lin Chang dan tetua klan Lin juga tidak bisa berkata-kata.


Patriak Ming dan Ming Qinrou bergetar ketika Xiao Feng menatapnya.


"Ka..kau berani membunuh tetua sekte Serigala Hitam"


"Sekte Serigala Hitam tidak akan melepaskan mu!"

__ADS_1


Patriak Ming berkata dengan suara bergetar dia sangat ketakutan melihat kekejaman Xiao Feng.


"Sekte Serigala Hitam dan klan Ming akan kuhapus keberadaannya dari alam dewa!"


Setelah berkata seperti itu Xiao Feng langsung melesat cepat menebaskan pedangnya dan tak lama kemudian dua sosok tubuh Patriak Ming dan Ming Qinrou langsung terbelah menjadi potongan kecil. Xiao Feng belum puas lalu mengeluarkan api emasnya dan membakar potongan daging kecil Patriak Ming dan Ming Qinrou hingga menjadi abu dan menghilang tertiup angin.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Dewa Hitam tahap awal mendapatkan 40 juta PS dan 4 milyar PP]


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Dewa Merah tahap awal mendapatkan 8 juta PS dan 80 juta PP]


Suasana langsung hening dan tidak ada yang berbicara, Xiao Feng menyimpan kedua pedangnya dan berkata.


"Yuan Li bereskan klan Ming bunuh para kultivator dan lepaskan wanita serta anak-anak!" seru Xiao Feng.


"Baik!"


Yuan Li menangkupkan kedua tangannya dan langsung melesat menghabisi sisa anggota klan Ming yang masih berada di kediaman Lin, teriakan kematian disertai potongan kepala berjatuhan menjadi pemandangan yang mengerikan, setelah selesai Yuan Li langsung bergerak keluar dari kediaman klan Lin menuju ke kediaman Klan Ming.


Xiao Feng juga hendak bergerak langsung menuju bagian dalam pusat alam dewa untuk menuju ke tempat sekte Serigala Hitam tetapi sebelum bergerak dia dihentikan Feng Xi.


"Rubah hitam apa kau akan pergi begitu saja, obati dulu Mei Ling!" seru gadis itu, Xiao Feng tersadar dan perlahan matanya kembali normal lalu menghampiri Feng Xi yang masih memangku Lin Mei Ling dan ada Lin Feng disisinya.


Xiao Feng hanya menatap tajam Lin Feng "Bawa Mei'er ke kamar untuk ku obati!"


Lin Feng menghela nafasnya dan menganggukkan kepala "Ayo ikuti aku!"


Lin Feng hendak menggendong Lin Mei Ling namun dihentikan oleh Xiao Feng, dia masih marah dalam hatinya. Jika bukan karena Lin Feng sebagai ayahnya tidak tegas tentu kejadian ini tidak akan terjadi akhirnya ketiga orang itu segera masuk ke dalam kediaman dengan Lin Mei Ling digendongan Xiao Feng.


Lin Chang dan tetua klan Lin tidak berkomentar melihat itu mereka masih merasa syok akan kejadian yang secara tiba-tiba berubah dari hari bahagia menjadi hari pembantaian dan tidak menyangka kalau anak muda berusia sekitar dua puluhan membunuh tetua sekte Serigala Hitam dan Patriak Ming.


"Leluhur bagaimana ini?"


"Hah,,, bereskan dulu sisa kekacauannya" ucap Lin Chang sambil masuk ke dalam kediaman, semua tamu sudah bubar dari tadi dan kini dihalaman klan Lin hanya terlihat para penjaga yang membereskan sisa kekacauan.


****bersambung****

__ADS_1


__ADS_2