Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 137 Kembali Naik Tingkat


__ADS_3

****


Setelah kembali berpisah dengan Lin Mei Ling, Xiao Feng bersama Bai Hu dan Qing Long masih terus terbang pelan. Tadi dia telah melewati dan singgah sebentar disebuah kota kecil dan mendapat informasi kalau ada penempa tingkat Grandmaster di sebuah bukit kecil tidak jauh dari kota itu.


Xiao Feng ingat kalau dia mendapatkan batu hitam misterius yang bisa digunakan untuk memperbaiki atau membuat kipasnya lebih baik. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari penempa itu. Setelah setengah jam terbang akhirnya terlihat sebuah bukit kecil dan ada kediaman besar dipuncak nya. Kediaman itu tidak terlalu besar namun bersih dan elegan ditambah ada dua penjaga yang berdiri didepan pintu gerbang.


Xiao Feng turun dan berjalan mendekati gerbang.


"Berhenti ini wilayah pribadi apa keperluanmu" ucap penjaga ketika melihat dua orang sedang berjalan dan berhenti didepannya lima langkah. Xiao Feng menangkupkan tangannya.


"Maaf tuan penjaga aku Feng Xi dan ini bawahanku Qing Long, aku kesini ada keperluan dengan Penempa Grandmaster"


"Tunjukan identitas!"


Xiao Feng seketika bingung sebab dia tidak memiliki sesuatu untuk menunjukan identitas, tidak mungkin kan dia mengeluarkan token pangeran Youngzhou atau token pemimpin paviliun Gagak Hitam. Seketika dia ingat pernah diberi token oleh kakek Ying Chan ketika dia menolongnya di air terjun dan diberikan lukisan. Xiao Feng mengeluarkan benda itu dan menunjukannya kepada penjaga.


Kedua penjaga yang melihat itu seketika berubah sikapnya. Tidak ada lagi wajah garang namun kedua penjaga itu malah membungkuk dan menangkupkan kedua tangan.


"Mohon maaf mengganggu Tuan Muda,, silahkan masuk Tuan Muda aku akan antarkan kepada Master" ucap penjaga mempersilahkan


Xiao Feng dengan heran menganggukkan kepala, setelah menyimpan token Xiao Feng dan Qing Long berjalan mengikuti penjaga. Suasana di dalam kediaman sangat asri dengan udara sejuk. Terdapat lima enam bangunan yang berdiri rapi mengelilingi sebuah lapangan. Penjaga itu membawa Xiao Feng ke bangunan lantai dua di ujung lapangan.


Penjaga mengetuk pintu dan sebuah suara terdengar dari dalam.


"Masuk"


Penjaga kemudian masuk ke ruangan dan diikuti Xiao Feng dan Qing Long. Ruangan itu tidak terlalu luas hanya terdapat meja dan kursi saja. Seorang pria paruh baya sedang duduk sambil menikmati seguci arak. Xiao Feng yang melihat pria itu kaget.


"Pak tua Ying Chan!?"


"Hoho anak muda kau datang menemuiku, lama tidak mendengar kabarmu dan kau semakin tampan saja, silahkan duduk!" Ternyata kakek tua yang ditolong ketika hendak dirampok lukisannya adalah Ying Chan si Grandmaster penempa. Xiao Feng kemudian duduk dan Qing Long seperti biasa dia bagai patung berdiri tegak dibelakang Xiao Feng.

__ADS_1


"apa kabar kakek tua kulihat kau semakin sehat saja"


"Hoho kau pandai memuji,, eh dimana kucingmu itu" Ucap Ying Chan yang hanya melihat Qing Long dan Xiao Feng saja.


"Oh Bai Hu, dia sedang berkultivasi disuatu tempat"


"Lalu ini..?"


"Ini bawahanku Qing Long"


Ying Chan mengamati Qing Ling mencoba mengukur kultivasinya namun tidak terasa. Ying Chan beranggapan kalau Qing Long sudah pasti lebih kuat darinya karena tidak mungkin Xiao Feng membawa orang yang tidak memiliki kekuatan.


"Oh iya kakek Ying aku selain berkunjung juga membutuhkan bantuanmu"


"Bantuan apa tuan muda Feng, jika itu masih dibawah kemampuanku aku akan berusaha"


Xiao Feng mengeluarkan kipas hitamnya dan sebuah batu ukuran sekepalan tangan berwarna hitam. Lalu menyodorkan ke Ying Chan.


Ying Chan mengambil batu dan memutarnya "Hmm batu misterius ini bukan berasal dari Alam Roh, aku merasakan energi lain" ucapnya sambil mengetuk-ngetuk batu.


"Ya aku juga tidak tahu jenis apa, tapi ini adalah logam dan cocok untuk meningkatkan senjataku, untuk bayaran tenang saja. Kakek sebutkan berapa nanti aku akan membayar penuh" ucap Xiao Feng sambil tersenyum


Ying Chan tertawa mengekeh dia menaruh batu dan meminum segelas arak "Hoho,, tidak perlu sungkan tuan muda sejak kau menolongku tempo hari, aku berhutang Budi padamu, baiklah aku akan mencoba meningkatkan kipasmu paling membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Tuan Muda bisa beristirahat di kediaman samping khusus untuk tamu"


"Santai saja kakek, aku tidak terburu-buru!"


"Hoho baiklah kalau begitu kita berbincang dulu!"


Xiao Feng dan Ying Chan berbincang ringan sampai sore hari, lalu dengan diantar penjaga Xiao Feng dan Qing Long menuju kediaman samping tempat beristirahat para tamu Ying Chan.


****

__ADS_1


Pada esok harinya Ying Chan mulai menempa dia memasukkan batu dan kipas ke dalam perapian untuk meleburnya. Kedua benda itu membentuk sebuah bongkahan seukuran buah kelapa. Ying Chan mengambil dan mulai memukul benda itu berulang - ulang lalu di masukkan lagi kedalam api.


Xiao Feng sendiri dia sedang berada di ruang kultivasi dunia jiwa, disana sudah ada Bai Hu yang tampak seperti sedang tidur namun sebenarnya Bai Hu sedang berkultivasi. Xiao Feng kemudian duduk bersila dan mulai menggunakan teknik kultivasi Pelahap Bintang.


Qi tebal dan berwarna warni mulai terbentuk disekitar tubuh Xiao Feng, qi itu perlahan bergerak pelan dan memasuki tubuh Xiao Feng mengalir ke Meridian dan terus menuju ke arah dantian. Xiao Feng tetap fokus dan mulai merasakan hawa hangat memasuki tubuhnya.


"Bumm!"


"Bumm!"


[Ding.. selamat Tuan telah naik ke level Raja Emas *6]


[Ding.. selamat Tuan telah naik ke level Raja Emas *7]


Setelah satu bulan kemudian suara ledakan teredam terdengar dari tubuh Xiao Feng yang menandakan dia telah naik tingkat. Xiao Feng membuka kedua matanya.


"Memang semakin tinggi semakin sulit aku hanya mampu dua tingkat saja" gumamnya. Jika ada kultivator lain yang mendengar mungkin Xiao Feng akan dikutuk. Bagaimana tidak seorang kultivator normal membutuhkan waktu sekitar 1-2 tahun hanya untuk naik satu tingkat.


Xiao Feng kemudian berdiri dia melihat kalau Bai Hu masih saja tertidur. Tidak ingin mengganggu Xiao Feng kemudian keluar dari ruang kultivasi dan pergi ke kebun herbal.


"Sudah lama sekali aku tidak melihat tempat ini dan herbal yang aku tanam usianya sudah lebih dari 500 tahun" gumam Xiao Feng sambil melihat ke sekeliling kebun. Dia memetik satu buah apel emas dan langsung mengunyahnya.


"Memang aku tidak akan naik tingkat dengan mengkonsumsi ini, setidaknya aku bisa merasakan rasa manisnya, haha aku jadi ingat kalau ada Xixi pasti habis buah disini!" Xiao Feng tersenyum.


"Bagaimana kabarnya Xixi, kakak pertama dan paviliun Gagak Hitam" Xiao Feng yang sedang duduk menguyah apel tiba-tiba memikirkan dunianya. Terbayang kakak pertama Xiao Chen yang menyayanginya dan keluarga paviliun Gagak Hitam, Li Ying, Sun Sie, Sun Ling'er, Sun Guan, Zhu Que, Yuan Li dan gurunya Ren Zhi, Ren Yun dan Ren Yan. Terkahir terlintas bayangan wajah cantik Bai Feng Xi yang suka meledeknya entah kenapa didalam hati Xiao Feng muncul sebuah kerinduan. Xiao Feng sedikit tersenyum memikirkan itu.


"Jika urusan disini sudah selesai aku akan segera kembali"


Xiao Feng pun bangkit dan menuju ke istananya untuk sekedar membersihkan diri dan tidur.


**** bersambung

__ADS_1


__ADS_2